Menatap berita yang penuh peristiwa menyedihkan itu membuat semua yang melihat sedikit sesak nafas.
" max apa yang harus kita lakukan sekarang " yoona bertanya dengan rasa ingin tau
" untuk saat ini mari kita pantau situasi disekitar dan mencari perbekalan "
" apakah aku boleh ikut " mata yoona yang penuh bintang membuat max sedikit tertegun
" ah baiklah tapi jangan jauh-jauh dari ku " suara max lembut
yoona langsung mengangguk dengan antusias mengecup pipi max
Menerima serangan tiba-tiba max tersenyum
Para sahabatnya memutar mata malas..
Dengan itu setelah bersiap mereka mengunakan mobil baja pergi ke luar dengan persenjataan lengkap
" sial jelek sekali " Ryan menatap jijik
Jack dan samuel mengangguk setuju
yoona tidak mengatakan apa-apa tapi dalam benaknya dia juga setuju
Ah sungguh jelek
Mengendarai mobil baja ke salah satu departemen story paling besar disana mereka dapat melihat para zombie penuh di dalam sana
" ah sangat banyak " yoona terkejut
Ryan juga kaget.....
Max langsung menarik yoona kebelakanya " jangan kemana-mana kau paham "
yoona mengangguk patuh mengengam ujung pakaian max...
Para sahabatnya yang melihat itu melihat kedua orang itu seperti harimau dan tikus
Ah
" berhentilah memperlihatkan kemesraan " samuel kesal menghentakan kaki dengan marah
Jack mengangguk dengan semangat menyetujui perkataan samuel
" iri " nada max bangga
"...... "
Ingin rasanya mereka membunuh max sekarang untung sahabat
yoona merasa malu sungguh tampilan malu-malu itu sangat cantik .
Max menutup pandangan ke arah yoona supaya tidak terlihat oleh orang lain
Melihat perilaku pria itu yoona terkekeh geli...
Kembali ke tujuan awal mereka mulai fokus mencari jalan masuk ke departemen story itu
" aku menemukannya " teriak Ryan
Menemukan pintu samping mereka masuk ke dalam dengan yoona berada di tengah untuk keselamatan gadis itu
" semua aman " Jack memeriksa area
dengan serius
Max mengangguk membawa yoona di belakangnya maju berjalan kedepan mereka bertemu dengan selusin zombie yang kumpul
yoona mengengam pakaian max lebih kuat
" jangan takut " suara tegas max membuat yoona menatap pria itu sosok yang mirip dan rasa yang aman membuat yoona tenang
Melihat toko bahan makanan yang di kunci setelah memastikan makanan max membiarkan yoona ke dalam mengumpulkan makana dan dia bersama yang lain membasmi zombie yang menghalangi jalan mereka..
Ditinggalkan sendiri yoona mengeluarkan roti panas dari sistem mengunyah dengan nikmat
Seakan kejadian diluar tidak ada urusannya dengannya
Selesai makan dia mengumpulkan semua makan memasukan kedalam ransel gunung tanpa terkecuali dan sisanya yang di gudang paling dalam dia masukan kedalam sistem
Perjalannya saat ini sangat bagus mendapatkan panen besar!
Tak lama max dan yang lain datang dengan wajah berkeringat yoona langsung menghampiri max dengan khawatir
" apakah kau baik-baik saja " suara cemas dan khawatir gadis itu menghangatkan hati max yang jarang mendapatkan perhatian
" aku baik-baik saja " suara max melembut
Max menatap sekitar yang telah dimasukan kedalam tas dan kardus menatap gadis itu dengan sedikit rasa bersalah " kerja keras "
yoona tersenyum menggelengkan kepala " kau lebih bekerja keras dari pada aku"
Ryan , Jack dan samuel yang males melihat kemesraan pasangan itu sibuk mengangkat barang-barang itu pergi kedalam mobil
Mengosongkan departemen story itu membuat mobil baja besar mereka penuh langsung
Mata samuel langsung senang karena melihat perbekalan mereka sangat banyak dan tidak tau lagi kalau tidak dapat makan.
Berbada dengan max yang tidak sengaja melewati toko perhiasan melihat cincin pasangan langsung mengambilnya dan memasang ke jari indah gadis itu
Jantung yoona berdebar-debar wajahnya tersenyum bahagia.
Setelah dari sana mereka kembali ke vila
" aku akan memasak" yoona menawarkan untuk masak
Max ingin menolak tapi yoona menatap dengan mata penuh harap dan kata-kata yang ingin di katakan tidak jadi keluar
Mengambil kesempatan dari itu yoona memasak dengan mengeluarkan semua keahliannya
Saat waktu makan malam semua sudah duduk di meja makan melihat makana yang disajikan dengan tatapan serakah
" kenapa kalian diam ayo makan " suara lembut yoona mengingat mereka
Max adalah orang pertama yang mencicipi walaupun dia sudah pernah merasakan masakan gadis itu tapi dia tetap tidak tahan apalagi mengingat rasa masakan itu
yoona tersenyum melihat mereka dengan rakus dan lahap menyantap makanan yang dibuatnya
Selesai makanan semuanya memiliki perut buncit apalagi samuel
" kakak ipar liat aku akan menjadi babi sebentar lagi "
Ryan langsung menimbal " bukan kah kau memang babi "
Samuel menatap Ryan dengan tatapan tajam
Semua tertawa melihat itu...
Sebelum mereka tidur mereka menyaksikan beberapa berita tentang kasus zombie yang telah menyebar hingga ke luar negeri
yoona khawatir menatap max " max bisakah kau menghubungi ayah "
Melihat kekhawatiran gadis itu max langsung mengeluarkan ponselnya menghubungi ayahnya
Tersambung max langsung memberikan ponsel itu pada gadisnya
" halo ayah "
" yoona sayang apakah kau baik-baik saja "
Yoona mendengar kekhawatiran pihak lain merasa hangat
" ayah aku baik-baik saja apakah kau baik? "
" aku baik, situasi semakin buruk kau dan max cepatlah ke sini "
" ayah apakah begitu buruk "
" sangat buruk aku mendengar para pemimpin membuat pangkalan di beberapa kota mari kita pergi bersama ke pangkalan "
" ayah aku mengerti "
" jaga kesehatan mu kalau max menganggu mu katakan pada ayah "
Mendengar itu yoona tertawa " ayah tenang saja jika dia menganggu ku aku akan mencari pria lain "
" itu bagus "
Mendengar itu yoona tidak bisa tertawa atau
menangis jika orang lain mendengar mungkin dia akan salah paham berfikir yoona adalah anak haram ayah mertuanya
Mematikan sambungan yoona mengangkat wajah menatap max yang sedikit suram
" kenapa? "
" kau berani mencari pria lain " suara max tidak senang
yoona tertawa " tentu saja jika kau berani menganggu ku "
" aku tidak akan "
yoona tersenyum " aku tau "
Keduanya memiliki pemahaman satu sama lain dan tersenyum saling memandang
┅┅┅┅┅┅┅༻❁༺┅┅┅┅┅┅┅
Esoknya yoona bangun dengan badan pegal-pegal menatap sang pelaku dengan marah
Ditatap oleh gadisnya seperti itu max mengaruk kepala yang tidak gatal " sayang maaf aku tidak bisa menahan diri "
" kau harus bertanggungjawab merawat ku sampai sembuh "
Max mengangguk langsung dengan serius, menatap wajah serius itu membuat yoona tertawa
Sedangkan dibawah para sahabat max sudah menunggu di ruang tamu dengan menyaksikan berita bahwa zombie telah masuk ke dalam pembangkit listrik utama negara dan menyebar ke pembangkit lainnya dan perkiraan negaraa kan mengalami pemadaman secara totalnya dan benar saja tiba-tiba TV mati
" ah monster sialan ini " Jack geram
Max dan yoona yang turun bersama melihat wajah tertekuk orang-orang itu dengan bingung
" ada apa? "
" ah max monster jelek itu sudah sampai ke pembangkit listrik membuat pemadaman total "
max juga tidak akan mengira zombie ini begitu menjengkelkan dan menyusahkan .
" sebaiknya kita bergegas sekarang supaya cepat sampai di pangkalan "
Semua setuju langsung mulai mengemas hal yang penting di vila dan mereka membawa dua mobil dengan kecepatan tinggi meninggalkan vila max
#catatan vila max dan vila ayah dan ibunya berbeda-beda dan kenapa vila ayah dan ibu tirinya pisah karena ayahnya hanya menganggap nyonya vila nya adalah ibu kandung max sedangkan karin tinggal bersama ibu tirinya karena ayah max tidak pernah menyukai karin dan max tidak pernah setuju karin masuk ke vilanya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 57 Episodes
Comments