Selesai makan dan membersihkan diri yoona memaksa ingin turun karena sudah bangun sangat siang dan tidak enak pada ayah max walaupun max sudah mengatakan akan ayah max tidak keberatan tetap saja yoona tidak enak.
Turun bersama ayah max yang sedang duduk di ruang tamu menatap dengan tersenyum
" kenapa kau bangun terlalu pagi "
" ayah aku tidak mau tidur lagi "
" apakah max yang menyuruh mu turun biar ayah hukum dia "
" ayah max tidak "
" baiklah ayah tidak kan menghukumnya jangan takut "
Yoona hanya mengangguk dengan malu
Tinggal di rumah ayah max selama dua hari dan dibawa max untuk tinggal di rumah max
Walaupun awalnya menolak tapi karena bujukan akhirnya yoona luluh
Selama di vila yoona sangat di manjakan oleh max membuat yoona sangat senang dan selama itu juga max telah mengajukan perceraian terhadap karin
Di lain tempat seorang gadis dengan tampilan acak-acak menatap cermi dengan marah
" sial kenapa kau bisa kalah dari wanita itu apa kurangnya aku "
" akh " teriaknya sambil mengengam surat perceraian
" tidak max kau hanya milik ku " dengan serkame
Ditengah malam max bangun karena guntur yang tidak berhenti merasakan firasat buruk menatap gadis yang tertidur kelelahan karena olahraga dia bangkit dengan hati-hati berjalan menuju jendela menatap keluar dengan wajaj tertekuk
Yoona yang sudah bangun dari awalnya sengaja berpura-pura karena tau malam ini adalah malam dimulainya akhir zaman
" max " suara khas bangun tidur membuyarkan pikiran max berjalan ke arah yoona dengan lembut mengelus gadis itu
Akh
Akh tolong
Yoona terkejut dengan teriakan dari luar " max itu ada apa " yoona ketakutan mendengar suara teriakan dan minta tolong
Max mengengam tangan yoona " sayang dengar diluar sangat berbahaya sekarang "
Yoona mendekatkan wajah pada dada bidang pria itu " max apa yang terjadi " suara yoona penuh kekhawatiran
" sayang aku tidak tau apa yang terjadi tapi sepertinya mereka terkena virus membuat mereka menjadi kanibal "
Yoona terkejut " apakah ayah baik-baik saja "
Max menatap dengan tegas " jangan khawatir ayah memiliki banyak anak buah yang dapat di percaya mereka pasti melindungi ayah "
Menatap mata pria itu yoona mengangguk percaya walaupun sedikit khawatir
Dengan hati-hati max membujuk gadis itu untuk tidur lagi...
Setelah melihat yoona tidur dia bangkit mengambil ponsel menghubungi nomor seseorang
" halo max akhirnya kau ingat punya sahabat juga "
" jangan banyak omongan liat keluar jendela "
" ada apa "
" liat sekarang "
" okok "
Suara tak dengar tapi suara gugup, cemas dan takut kemudian terdengar " apa yang terjadi "
" aku tidak segera ke vila ku bawa semua perbekalan yang ada "
" aku akan datang "
" hmm "
Telpon dimatikan max menghubungi ayahnya
" halo max apakah yoona baik-baik saja "
" ayah yoona baik "
" bagus ingat jangan keluar "
Sambung pihak disana mati max menghela nafas jika bukan karena wajahnya mirip dengan ayahnya dia akan berfikir bahwa dia adalah anak angkat
Melihat gadis yang tertidur hati max tenang berbaring mengikuti gadis itu ke dalam mimpi
┅┅┅┅┅┅┅༻❁༺┅┅┅┅┅┅┅
Esok harinya bangun lebih awal turun kebawah menyiapkan makanan vila sama sekali tidak memiliki pelayanan bukan karena miskin emang max ingin membesarkan gadisnya sendiri
Tok tok tok
Suara ketukan pintu membuat max waspada mengambil samurai pajangan di dinding
Membuka pintu memperlihatkan samuel sahabat max " hiks max " tangisnya pecah
" cih menjijikan "
" ah max kau sangat jahat " mengeluh
Membawa masuk samuel, max menutup pintu dengan cepat
" max hiks kau tidak tau apa yang aku liat saat kesini " gemetar ketakutan
Max menatap samuel dengan sedikit minat
" apakah ada yang masih hidup ? "
" ada sebagai mereka bersembunyi di rumah tapi ada juga yang keluar dari rumah dan dimakan " mengigil ketakutan.
" diam jangan keras-keras "
Samuel cemberut tidak senang ....
" apakah sudah menelpon Ryan dan Jack "
" sudah mereka akan tiba sebentar lagi karena membawa muatan senjata dan perbekalan "
Samuel mengangguk puas karena sahabatnya masih memiliki otak dari pada Samuel yang harus diingatkan jika tidak dia pasti akan lupa
Benar saja tak lama suara kendaraan berhenti di vila max
Tok tok
Suara ketukan terdengar lagi max langsung membuka pintu melihat kedua sahabat datang dengan wajah suram
" kenapa ? "
" ah max kau tidak akan tau apa yang kami alami dijalan sangat mengerikan "
" benar kami melihat semua orang hanya mementingkan diri sendiri bahkan seorang ibu melempar anaknya untuk selamat "
Max menghela nafas tau akan ada masalah dalam adap manusia tapi ini benar-benar sangat mengilukan
" sudah masuk dulu "
Mereka mengangguk masuk kedalam duduk di sofa
" terus sekarang apa yang harus kita lakukan keadaan diluar sangat kacau " Ryan angkat bicara
" apalagi kita membutuhkan perbekalan "
" kita akan menjadi berkal dan tinggal di vila ini selama beberapa hari untuk melihat situasi " perintah max
Mereka semua tidak menolak setuju dengan pendapat max karena tau max selalu memiliki pikiran kedepan dari pada mereka
" ah aku sangat lapar ayo buat makanan "
Samuel baru saja berdiri tiba-tiba suara gadis lembut terdengar menuruni tangga memperlihatkan sosok gadis cantik dan imut
Semua terpana
" max " yoona menatap semua yang ada disana dengan bingung
Max yang ditampil menghampiri gadis itu " kenapa bangun lebih awal, tidurlah"
Yoona menggeleng seperti anak kecil " aku lapar "
" aku akan buatkan " max tersenyum dengan perhatian membiarkan gadis itu duduk dan dia pergi dengan sukarela memasak
Semua masih terkejut dengan tindakan max
Apakah ini sahabat kita....
Ah sangat berbeda.....
Samuel yang emang lebih terbuka dan friendly dari yang lain bertanya dengan penasaran " max siapa gadis itu "
" wanita ku " kata-kata max membuat Samuel yang berada di sampingnya terkejut
" bukan kah karin istri mu "
" emang tapi hanya status saja "
Samuel tentu saja tau peristiwa pernikahan paksa itu jadi tidak membujuk sahabatnya
" tapi apakah kau tidak menculik gadis itu " Ryan bertanya
Max menaikan alis menatap sahabatnya itu
" benar siapa yang mau dengan kulkas dua pintu seperti mu "
" cih apakah kalian ingin mati " ancam max membuat mereka menyusut
Menyajikan hidangan di bantu para sahabatnya max langsung membawa yoona duduk " wow apakah kalian yang masak "
Tanpa sadar sahabat max mengangkat wajah bangga
" kalian sangat hebat " puji yoona mulai menyantap bersama mereka
Mata serakah yoona benar-benar sangat imut membuat para sahabat max langsung tau kenapa max menyukai yoona
Karena yoona berbeda dari pada gadis yang mengejar max dia sangat polos dan matanya bersinar seperti samudra tanpa sadar benar-benar menarik
Selesai makan mereka berkumpul di sofa " max apakah ayah baik-baik saja "
" dia baik-baik saja "
Yoona lega melihat berita yang penuh dengan berita virus menyebar dan meminta untuk setiap orang tetap di rumah
Mata yoona ketakutan melihat para monster itu , melihat itu max dengan lembut membujuk gadis itu agar tenang dan jangan takut
Merasakan kehangatan dari pria nya yoona tenang tersenyum pada max
Para bujangan mengigit jari melihat ke mesraan mereka
Apakah mereka tidak liat ada orang disini ?
Ah untung sahabat !
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 57 Episodes
Comments