Esokan paginya yoona bangun dengan suasana gembira dia hanya perlu menunggu pulangnya suaminya pada tahun baru selama itu dia hanya perlu membagun reputasi
Yanyan telah menghancurkan reputasi sendiri karena membiarkan barang bukti tetap ada
Saat yoona menyapa para bibi hanya rasa simpati yang di liat yoona pura-pura tersenyum dia bersiap ke kota membeli beberapa makana
Dia melihat surat yang di tinggalkan chen dia mengatakan uang ini bisa dia belikan untuk apapun yang dia mau
Karena itu yoona pergi ke agen pemasokan membeli 2 Kati daging, beberapa rempah-rempah berencana membuat makanan untuk dikirim ke cheng selama sehari sibuk di dapur harinya makana olahan seperti dendeng, acar, saus daging dan beberapa ham setelah semuanya siap memasukam kedalam tas besar yoona tak lupa menyisakan beberapa untuk ayah dan ibunya
Disaat dia kembali ke rumah di sambut baik oleh ibu dan ayahnya yanyan yang pulang menatap ketiga orang yang duduk di halama sambil tertawa bahagia merasa kesal
' yoona liat saja aku akan membuat cheng membenci mu '
Yanyan merasa keluarga ini benar-benar tidak cocoknya tapi menahan amarah tetap tersenyum menyapa ayah , ibu dan yoona kemudian kembali ke kamar
Yoona tersenyum menatap kepergian yanyan
' kau salah jika melawan ku ' benak yoona menyeringai
Setelah makan siang yoona kembali ke rumah menulis surat tentang dirinya yang baik-baik saja dan bertanya dengan kabar cheng puas melihat isi surat itu yoona membawa dua tas besar ke kantor pos
" lesbian apakah objek anda adalah tentara " tanya staff wanita di sana tersenyum pada yoona
Yoona malu-malu " bibi dia adalah suami ku "
" bagus-bagus memiliki suami tentara itu sangat bagus "
Yoona tersenyum membuat siapa saja yang lewat tidak bisa tidak menatap wajahnya yoona
Setelah membayar uangnya yoona kembali ke desa disepanjang jalan yoona tak sengaja bertemu dengan bibi dari keluarga suaminya
" bibi " sapa yoona dengan ramah
" ah yoona kau dari mana "
" bibi aku baru saja mengirim surat untuk cheng " yoona agak malu-malu
Bibi ding yufeng tersenyum melihat wajah yoona yang malu " itu bagus kalian harus lebih banyak berkomunikasi "
" bibi aku tau "
Setelah berbicang sebentar dengan bibi ding yufeng , yoona kembali agak larut
Keesokan harinya yoona bangun lebih pagi membersihkan rumah membuat beberapa hidangan rumah baru kemudian yoona ke gunung berencana menanam beberapa bunga di rumah
Membawa kerajang yoona menaiki gunung mengambil beberapa bibit bunga mawar,rempah-rempah dan beberapa bibit buah
Saat yoona turun gunung matahari telah tepat di kepalanya melewati sawah tak sengaja melihat kerumunan dengan penasaran menghampiri orang-orang itu
Ternyata seorang anak mengalami sengatan membuat dia demam melihat hal itu yoona mengambil botol minumnya menyerahkan pada ibu anak itu " bibi berikan pada anak mu ini akan menurun panasnya "
Bibi itu meminumkan air itu setelah meminumkan bocah itu membuka mata dengan linglung memanggil ibu
" yoona terimakasih " ibu anak itu dengan tulus berterimakasih
" bibi jangan berterimakasih sebaiknya bawa putra mu ke dokter " yoona menolak dengan sopan
Diingatkan ibu dan ayah bocah itu yang baru datang langsung membawa putra mereka ke dokter
Kebetulan kapten melihat itu bertanya kepada yoona tentang air itu
" kapten ini adalah air dengan campuran mint aku melihat beberapa penduduk kota mengunakan ini untuk menghilangkan sengatan panas" jelas yoona
Mendengar itu kapten merasa terobosan karena banyak petani dan anak-anak yang mengalami sengatan panas banyak orang yang jatuh sakit atau meninggal
Karena itu banyak petani mulai tidak merasakan sengatan panas lagi dan para penduduk mulai berterimakasih
Sudah beberapa hari yoona belum mendapatkan kabar tapi selama itu juga dia telah membuat reputasi meningkat pesat dan yanyan dia yang menjadi guru di SD brigadir tidak terlalu baik karena orangtua para murid tidak mau di ajarkan oleh dia karena memiliki ideologis yang buruk
Yanyan yang kembali ke rumah melihat tidak ada makan merasa semakin marah menatap pintu ibu tirinya dengan marah, menahan amarah yanyan memasak sepanci bubur milet
Di ke tentaraan cheng dan pasukannya baru saja kembali dari misi saat dia kembali tiba-tiba dihentikan oleh bawahan yang
" komandan ada paket untuk anda "
Cheng menatap heran siapa yang mengirim ' apakah istrinya? ' tanpa sadar langkah kakinya bergerak lebih cepat
" komandan ini pasukan dan surat anda "
Menerima itu cheng membawa kedua tas itu ke asrama cheng tidak peduli dengan tas itu membuka dulu surat itu membaca isi suratnya cheng merasa bersalah karena harus meninggalkan istrinya dia tidak memiliki perasaan pada mantan tunangnya tapi istrinya dia harusnya menerima kritikan karena kejadian hari itu
Barulah kemudian cheng membuka kedua tas itu berisi makan melihat itu hati cheng hangat tapi juga marah ' gadis bodoh itu kenapa membeli semua makan untuknya '
" komandan aku dengar kau mendapatkan kiriman biarkan kami merasakannya juga " teriak pemuda tiba-tiba saja menerobos masuk
Cheng mengerutkan kening memberikan satu tas kepada mereka dan menyimpan yang satu melihat itu para prajurit senang mencoba dendeng itu " wow sangat enak? Siapa yang mengirim "
" menantu ku " wajah cheng tiba-tiba menjadi bangga
" apakah ada yang mau dengan orang kaku seperti mu " celetuk prajurit lain
Wajah cheng berubah dingin semua menelan ludah melarikan diri.
Mengeluarkan tabungannya cheng mengirim dengan surat berisi kabarnya di tentara serta permintaan maaf karena dia harus meninggalkan dan tidak ikut kembali ke rumah orang tua
Di sisi yoona tengah berbicang dengan Bibi wu seorang janda martil dengan bantuannya yoona belajar membuat sweater dan syal
Para Bibi desa setelah berhubungan dengan yoona mulai menyukai Trempamen yoona yang pemalu, jujur dan ceria.
Kehidupan yoona tidak terlalu buruk di desa hingga surat dari cheng datang melihat itu yoona puas jika dia tidak membalas mungkin yoona memilih untuk meninggalkan pria ini dari pada hidup dengannya..
Yoona menghitung tabungan itu ada sekitar 2.000 membuat yoona terkejut era ini uang segini sangat kaya
Dengan hati-hati menyimpan di tempat yang aman dan tidak mudah terlihat
Hari esoknya yoona yang tengah merajut di halaman rumahnya tiba-tiba melihat yanyan berjalan dengan pria yang merupakan pria yang harusnya menghamilinya
Wajah yoona tidak berubah tetap tersenyum pada yanyan seperti tidak tau apa-apa " kakak perempuan "
" yoona apakah cheng mengirimin mu surat " tanya yanyan seperti menghawatirkan adiknya
Wajah yoona tersenyum bahagia mengangguk " kakak , cheng mengirimkan surat dan tabungannya pada ku "
Raut wajah yanyan tidak terlalu bagus memaksa tersenyum " itu bagus , yoona perkenalkan ini jieqiong dia adalah pemuda dari kota "
" halo "
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 57 Episodes
Comments
Dan Linnda
itu pengen tak hiih
2024-12-09
0