Bab 8. Perlawanan?

***

DI WAKTU YANG SAMA.

Didalam bangunan paling besar yang ada di desa Goblin, raja goblin duduk dengan kepala bersandar di tinjunya. Di depannya, ada 16 gadis dari berbagai ras yang baru saja di bawah masuk oleh beberapa goblin, dengan tubuh telanjang.

Melihat pemandangan didepannya, raja goblin tersenyum, puas dengan hasil yang diperoleh bawahannya. Lalu secara perlahan raja goblin mulai menilai satu-persatu gadis didepannya sampai pada titik dimana perhatiannya ditarik oleh gadis cantik dengan telinga runcing.

Dia menyipitkan matanya, mengira dirinya salah lihat lalu kemudian melihat lebih teliti. Namun, telinga dari gadis didepannya nyata, tanpa sihir dan bekas luka yang membuat orang-orang berpikir bahwa itu dipasang dengan sengaja.

Demi memastikan keraguan yang ada di hatinya, raja goblin menoleh ke kanan, melihat ajudan kepercayaannya. Tetapi, ajudannya nampak sangat terkejut dengan apa yang ia lihat.

Raja goblin yang melihat ajudan kepercayaannya ternganga kemudian bertanya. "Apa yang membuatmu terkejut seperti itu? Apa gadis ini langka?"

"Maaf telat menunjukkan sesuatu yang memalukan seperti itu raja." kata ajudan sambil membungkuk. "...Gadis ini tidak diragukan lagi adalah elf."

"Elf?" ulangi raja goblin. "lalu apa keistimewaan ras elf ini dibandingkan ras lain?"

"Dari buku yang saya rampas dari manusia, ada beberapa cerita tentang ras elf ini. Tertulis, 200 tahun yang lalu saat perang besar antara manusia dan ras monster terjadi. Tiba-tiba datang dari langit, Seorang gadis dengan telinga runcing berdiri di atas udara, memandang rendah baik itu manusia maupun monster. Dia dengan bangga menyebut dirinya elf yang terhormat. Lalu ..." dia berhenti sejenak.

"Lalu apa?!" tidak ingin dibuat penasaran, raja goblin mendesak ajudannya untuk segera melanjutkan ceritanya.

"... Hanya dengan satu mantra sihir ... Dia meratakan kedua belah pihak yang berperang. Menyisakan lubang besar yang manusia sebut sampai sekarang sebagai 'lubang penghakiman'." jelasnya.

"...!!" raja goblin terkejut, pupil matanya mengecil, tetapi dengan cepat kembali tenang. Dia harus menunjukkan sesuatu yang layak untuk para bawahannya yang berkumpul di sana saat ini. "Hooh, apa itu berarti gadis ini adalah keturunan dari elf 200 tahun dahulu? Begitu, kah Growl?" tanyanya menatap ajudannya yang bernama Growl.

"Ya raja." kata Growl. "Begitulah kesimpulan saya. lalu, dengan menggunakan gadis ini untuk melahirkan generasi baru, kita tidak akan kekurangan penyihir lagi dimasa depan." Lanjutnya, tersenyum lebar.

"Menarik. Kalau begitu bawa dia ke ruanganku, aku akan langsung menggunakannya." kata raja goblin yang kemudian berdiri dari tempat duduknya.

*Melangkah maju.

"Darurat!! Darurat!!" Seekor goblin dengan satu tangan terpotong berlari masuk dengan panik. lengan yang terpotong masih mengeluarkan banyak darah tetapi dia tidak peduli. Saat jarak antara dirinya dengan Growl cukup dekat, dia bersujud.

"Lapor raja, Kita diserang."

"Diserang?! Berapa banyak musuh yang menyerang, dari ras mana dan berapa jumlah korban kita." kata raja goblin dengan kesal.

"C-cuma 1 orang raja, sedangkan untuk rasnya, dari baunya dia seperti Ghoul ...raja. Dan untuk jumlah korban kita sebanyak 108." katanya gemetaran.

"Ghoul? Apa kamu mengatakan bahwa Ras rendahan itu berani menyerang desa yang kubangun! Dan sekarang jumlah yang terbunuh sudah lebih 100. Growl perintahkan seluruh penjaga untuk berkumpul, aku akan pergi lebih dulu untuk melihat musuh kita." kata raja goblin, mengambil pedang besar didekat singgasana miliknya lalu melesat pergi.

"Baik raja."

Itu dulu.

Di atas atap sebuah gubuk tempat goblin menyimpan makanan, Nightmare berdiri dengan santai. Pandangannya tertuju pada Goblin dengan tubuh kekar tidak jauh dari tempatnya berdiri.

"Raja goblin, kah." kata Nightmare pelan. "pantas saja karakter goblin sedikit melenceng, rupanya ada pemimpin yang sudah berevolusi disini."

Evolusi, kata yang digunakan untuk menggambarkan suatu individu monster yang melewati batas level mereka dan melangkah ke tahap yang lebih tinggi. Umumnya, monster hanya akan mendapatkan kekuatan yang melampaui ras mereka, namun, kadang terjadi suatu evolusi unik terjadi, dimana alih-alih mendapat kekuatan mereka justru mendapat kecerdasan.

Raja goblin ini sudah pasti mendapatkan kecerdasan. Tapi, dia bahkan berhasil membangun desa yang mulai modern seperti ini? Apa dia sudah berevolusi beberapa kali...

Nightmare menunggu dan menunggu. Dia berdiri dalam diam, Melihat kedepan, pelan tapi pasti goblin mulai berkumpul di belakang raja goblin dengan rapi. Membentuk formasi yang sangat mengagumkan untuk ras tingkat rendah.

Bagus ... Berkumpullah sebanyak mungkin agar kalian semua mati dengan rasa bangga di pundak kalian. Gumam Nightmare.

15 MENIT BERLALU. Jumlah pasukan yang berdiri di belakang raja goblin kini cukup banyak hingga membuat Nightmare sedikit terkejut.

Bukannya takut, Nightmare justru merasa bahwa hari ini adalah hari keberuntungannya. Dia dengan topeng miliknya turun dari atap, berjalan menuju barisan goblin yang bergerak menuju tempatnya sambil mulai membakar setiap gubuk yang ia lewati.

Tepat setelah dia berdiri di hadapan ratusan goblin, beberapa pertanyaan muncul di benak Nightmare Apa ini keputusan yang terbaik yang bisa ku ambil?... Bertarung secara langsung dengan mereka hanya dengan modal nekad dan pengetahuan saja? Hehe siapa yang peduli.

Akan kugunakan metode efektif lain untuk meratakan mereka, metode yang mungkin hanya aku ... Author dan mc yang tahu.

Dengan nyala api yang berkobar di belakang Nightmare ia mengangkat tangan kanannya ke atas.

"Unlimited sword."

*Menjatuhkan.

[ Power 4 \=> 0 ]

400 ratus pedang muncul secara bersamaan di belakang Nightmare melesat dengan kecepatan tinggi menuju barisan goblin yang masih bingung serta kagum dengan apa yang mereka lihat saat ini.

Namun, secara paksa mereka ditarik kembali ke kenyataan, kini satu persatu Pedang menancap di dada mereka. Membuat darah segar mengalir memenuhi tanah.

Hanya dalam kurun waktu 2 menit, lebih dari tiga ratus goblin telah tumbang dengan pedang yang masih tertinggal di tubuh mereka.

"Sistem, Tambahkan 1 poin statistik pada power."

[ Satu poin ditambahkan pada power ]

[ Power 0 \=> 7 ]

Setelah meningkatkan power miliknya, statistik dari power milik Nightmare kembali ke kondisi puncaknya.

Lalu tanpa basa-basi sedikitpun. Nightmare kembali mengangkat tangan kanannya, membuat ratusan portal kecil muncul sebagai jalur pedang. 700 pedang dengan cepat kembali melesat menuju barisan goblin.

Kali ini, hampir semua goblin telah tumbang. Goblin yang berhasil bertahan sudah bisa di hitung menggunakan jari-jemari. Diantara mereka, Raja goblin dan ajudannya berhasil bertahan dari hujan malapetaka yang menimpa mereka.

Tentu saja tidak cukup dengan luka kecil saja, perut Growl kini telah memiliki lubang yang cukup besar disana. Dia tidak punya pilihan lain selain duduk dengan tangan menutupi luka itu.

Baik Growl maupun raja goblin tidak pernah menduga hal ini. Saat dimana mereka akan dibantai dengan begitu menyedihkan di desa mereka sendiri.

Dengan tekad dimatanya, raja goblin melangkah maju dengan pedang besar di tangan kanannya. Dia memutuskan untuk bertarung satu lawan satu dengan mahluk dihadapannya saat ini.

Episodes

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!