Bab 6. Lantai 0

Haa... Mereka berhasil kabur, ya. Aku tidak menduga hal ini. Meskipun begitu kurasa ini bukanlah sebuah kerugian untukku. Pikir Nightmare sambil membuang nafas.

Setelah melewati malam tanpa tidur sedikitpun. Nightmare mulai kembali berburu di pagi harinya, kali ini tujuannya adalah monster yang tertidur di siang hari dan aktif di malam hari, kelelawar darah.

Mencari sarang mereka bukanlah hal yang mudah bahkan sekelas MC pun harus mematuhi prinsip ini. Tapi, berkat pengetahuan yang ku peroleh dari novel yang aku buat sendiri, membuat semuanya terasa lebih mudah bagiku.

Untuk menemukan mereka, pertama-tama aku harus mencari tempat yang tinggi serta mempunyai aliran air yang cukup besar. Ini terjadi karena kelelawar darah lebih sering menghisap darah dari ikan segar ketimbang monster yang punya ketahanan fisik yang kuat.

Lagipula, siapa juga yang mau bertarung dengan monster yang jauh lebih kuat daripada diri sendiri. Pikirku.

Tapi, secara tiba-tiba sebuah serpihan ingatan muncul di kepala Nightmare Mengingatkannya dengan sesuatu yang cukup familiar. Disana, dia melihat dirinya sendiri dengan wajah cukup senang, menulis bagaimana Mc dari cerita ini selalu bertarung melawan monster yang jauh lebih kuat darinya.

Nightmare yang mengingat scene itu merasa cukup malu dengan dirinya sendiri, dia kemudian dengan tangan terbuka menutupi wajahnya, berusaha menyembunyikan emosinya sepenuhnya. Namun setelah tangannya sampai di wajahnya dia akhirnya sadar bahwa topeng khas Ghoul masih melekat disana.

"Ah ...aku benar-benar bodoh." katanya pelan.

3 hari berlalu dengan cepat.

[ Nama :      Nightmare ]

Level : 5

Strength : 7

Axbility : 10

Stamina : 8

Power  : 6

Skill.      : Bola api (9), panah beracun (9), sabit darah (8)

Skill bawaan : Peniadaan sihir (8), Nafas gelap (8)

Poin yang belum digunakan : 10 ]

"Hmm ... Perkembangan tanpa poin statistik benar-benar membutuhkan waktu dan kerja keras, ya. tapi kurasa ini sepadan dengan hasilnya."Kata Nightmare pelan dengan tangan yang beberapa kali mengusap dagunya.

"Kurasa sudah waktunya masuk ke sana, ke Dungeon yang mengarah ke lantai 0 tempat ini."kata Nightmare "Setelah tiga hari berkeliling tanpa henti, aku akhirnya menemukan Dungeon yang cocok untuk pergi ke tempat itu. Pada dasarnya teka-teki yang di beritahukan pada kami di awal permainan merujuk pada lantai 0 tempat ini."

"Langit yang kamu lihat adalah permukaan, permukaan yang kamu lihat juga adalah langit. teka-teki ini sebenarnya tidak serumit yang orang-orang pikirkan. 'langit yang kamu lihat adalah permukaan' jika kita pikirkan baik-baik maka, tempat ini berada di dalam tanah dan jika kita melihat ke atas... Terdapat langit seperti langit pada umumnya.

Tapi, yang kita lihat sebenarnya bukan langit. Itu hanyalah sebuah ilusi untuk tidak membingungkan para player. Rupa sebenarnya adalah permukaan, dari lantai atas atau lantai 2." Jelas Nightmare Kemudian melanjutkan.

"Itu adalah tempat yang paling dasar di antara semuanya, jangan terlalu terpaku pada angka yang terlihat. Tempat paling dasar merujuk pada lantai terbawah yakni lantai 0. Sedangkan untuk kata 'jangan terpengaruh oleh angka' digunakan untuk membuat player sadar bahwa semua hal dimulai dari nol."

Itu dulu.

Kini, Nightmare telah berdiri di pintu masuk Dungeon menuju lantai 0, dia dengan satu panah dipunggung dan satu pedang di pinggang telah siap untuk melangkah masuk kedalam.

Dia menarik nafas dalam-dalam lalu membuangnya. Dengan suara pelan dia kemudian mulai memecahkan setiap bagian teka-teki di depan pintu.

"Langit adalah tanah, tanah adalah langit. Namun, apa tanah masih ada di tempat yang seharusnya tidak ada? Huu ... Meminta akses menuju lantai 0."

[ ... ... ... ]

[ akses diberikan ]

[ Anda adalah orang pertama yang berhasil menemukan lantai 0 ]

[ Nightmare ]

[ Untuk player pertama, waktu yang akan diberikan untuk memilih hadiah adalah 1 jam ]

[ Dalam 5 detik player akan dipindahkan secara instan ke lantai 0 ]

[ 5 ... 4 ... 3 ... 2 ... 1 ... 0 ]

[ selamat menikmati waktu anda ]

Perlahan, visi Nightmare menjadi gelap, seluruh Indranya telah dimatikan sepenuhnya oleh sistem. Dan, setelah beberapa saat berlalu penglihatannya perlahan kembali diikuti oleh indra lainnya.

Setelah sadar, dia mendapati dirinya berdiri di tengah ruangan yang dipenuhi oleh buku. seperti sebuah perpustakaan. tiga kata itu tanpa sadar keluar dari mulutnya, kata-kata yang ia gunakan untuk menggambarkan pemandangan di depannya.

Melihat ke atas, Nightmare sama sekali tidak melihat atap dari bangunan itu. Meskipun dia adalah orang yang menulis pengaturan tempat ini dia masih saja terkejut dengan apa yang ia lihat.

Wow! ... Luar biasa! Aku tidak pernah menduga bahwa tempat ini akan jauh melebihi ekspektasiku. Apa aku berkeliling dulu sebentar? Lagipula aku sudah tahu apa yang akan ku ambil. Tapi, masalahnya adalah ... dimana Tangga tempat ini!!

Apa aku harus mendaki untuk naik ke lantai atas?! pikirnya dengan pandangan menghadap ke atas. Haha. Tertawa asam. Kurasa niatku untuk berkeliling harus ku urungkan.

10 menit berlalu.

Setelah berkeliling lantai satu perpustakaan cukup lama, Nightmare akhirnya memutuskan untuk istirahat sejenak, dengan wajah tidak puas.

.... Haa ... Membosankan sekali disini. Semua skill yang ada di lantai ini hanya peringkat 9. kurasa, skill tingkat tinggi ada di lantai atas. tapi ... Bagaimana caraku bisa ke atas sana.

 Gumam Nightmare sekali lagi menoleh ke atas.

"Oh, aku lupa menanyakan ini. Sistem, berada slot yang kupunya dan berapa jumlah skill yang bisa ku ambil?"

[ Lapor ]

[ Player pertama memiliki 10 slot. Player kedua punya 5 slot dan player ketiga punya 2 slot. ]

[ Setiap slot akan terisi tergantung seberapa kuat skill yang dipilih. ]

[ Semisal player 'Nightmare mengambil skill tingkat 1, maka, jumlah slot yang akan digunakan sebesar 10 slot ]

[ begitupun sebaliknya. Semuanya tergantung tingkat skill yang dipilih oleh player ]

"Begitu, ya." kata Nightmare pelan.

"Hmm ... Kurasa aku tidak perlu membuang waktu lagi ditempat ini. Sistem, aku memilih skill Unlimited sword." kataku melihat kedepan.

[ mohon tunggu ... Berhasil ]

[ skill unlimited sword (2) berhasil didapatkan. ]

[ unlimited sword

Deskripsi : memanggil 100 pedang dari dimensi lain, yang bergerak Searah dengan pemikiran pengguna.

Mana yang diperlukan: 1 ]

Deskripsi yang singkat namun hebat. Dan lagi hanya dengan 1 mana bisa memanggil 100 pedang sekaligus. Ini jelas skill yang rusak.

"Karena powerku ada di 6, berarti aku bisa memanggil 600 pedang. Hehe ... Ini jelas sesuatu yang sangat menguntungkan bagiku." kataku keras-keras.

Episodes

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!