Malaikat penolong

"Selamat pagi, bisa bertemu dengan Ibu Vera?"

Suara berat dari seorang lelaki menghentikan Shana dari langkahnya, baru saja Ia akan kembali ke dalam rumah selepas mengantar sang suami yang akan pergi ke kantor.

"I-iya, bapak siapa ya? Ada perlu apa?"

Shana nampak gugup melihat tiga orang pria berbadan tinggi besar berdiri di hadapannya, belum lagi melihat penampilan mereka yang seperti preman.

"Ada apa Shana kenapa kamu lama se--" Ucapan Vera terputus di udara.

Karan Shana tak kunjung kembali ke dalam rumah, Vera bermaksud untuk mengecek keadaan putrinya secara langsung.

Namun keberadaan debt collector di depan rumahnya mengbuat Vera terkejut, ini sudah yang ketiga kalinya debt collector itu menyambangi kediamannya.

"Ini mah, ada yang nyariin mama."

Ucap Shana, padahal Vera baru akan balik kanan dan bersembunyi seperti biasanya.

"Selamat pagi bu Vera, apa kabar?"

Sapa seorang Debt Collector berwajah garang tersebut.

Sepertinya dia adalah pemimpinnya, karna 2 orang pria berwajah garang lainnya hanya diam sedari tadi. Hanya tatapan tajam mereka saja yang berbicara, seakan ingin membunuh.

"B-baik." Jawab Vera tergugup.

"Mohon maaf bu Vera, anda sudah menunggak cicilan mobil selama tiga bulan. Jika anda tidak bisa melunasinya, dengan sangat terpaksa kami akan menahan mobil bu Vera."

Walaupun penampilannya sangat menyeramkan, tapi pria itu masih berbicara dengan cara yang sopan.

"Jangan pak, tolong beri saya waktu beberapa hari lagi. Saya janji akan melunasinya." Ucap Vera dengan wajah memelasnya.

"Tidak bisa Bu, ini sudah kebijakan dari kantor. Jika dalam waktu 3 bulan Ibu tidak membayar cicilan secara berturut-turut, maka mobil Ibu akan kami tahan." Jelas pria berwajah sangar itu lagi.

"T-tapi pak." Vera masih tidak rela jika mobilnya akan di tarik leasing.

"Mohon kerja samanya bu, serahkan kunci mobilnya sekarang. Kalau tidak, terpaksa saya mengambilnya dengan cara paksa!"

Gertak Pria itu sembari meregangkan otot-otot lehernya.

"Mah, kan kemarin kak Shaira udah ngasih uang 10 juta. Kenapa gak mama pake buat bayar cicilan mobil."

Ucap Shana setengah berbisik di telinga sang mama.

"Masih kurang Nha, itu cuma cukup untuk cicilan 2 bulan. Kurang lima juta lagi. Kamu bisa bantu mama gak?"

"Aku duit darimana mah, kan aku udah gak kerja di restoran lagi."

Jawab Shana dengan wajah sendunya.

"Oh iya, akukan punya kartu ATM yang diberikan mas Alvin"

Ucap Shana dalam hati, tanpa aba-aba gadis itu langsung berlari ke dalam rumah dan menaiki tangga menuju kamarnya.

"Shana, mau kemana?"

Vera semakin panik karna kini hanya dia sendiri yang menghadapi debt collector itu.

***

***

"Nah ini dia!"

Shana menemukan amplop coklat yang berisi kartu ATM berserta buku tabungan yang masih tersimpan rapih di dalam tas miliknya. Belum sekalipun Shana mengecek Isi saldo di dalamnya.

"APA? Satu Milyar?"

Gadis itu membelalakan matanya, ketika melihat nominal yang begitu banyak tertera di kartu ATM tersebut, nyaris saja Shana menjatuhkan ponselnya karna seumur hidup dia tidak pernah memiliki uang dalam jumlah sebanyak itu.

"Jangan pak! Tolong beri saya waktu sebentar lagi."

Teriakan Vera sayup-sayup terdengar sampai ke lantai atas tempat kamar Shana berada.

"Mama!"

Gadis itu segera berlari menuju ke lantai bawah, suasana sudah berubah menegang saat Shana kembali menemui mereka.

Jefry mencoba menenangkan Vera yang terus meronta karna tak terima mobil kesayangannya akan di ambil debt collector.

Beberapa tetangga juga sudah mengerumuni mereka, karna teriakan Vera yang histeris mengundang perhatian para warga sekitar.

"Tunggu pak, saya akan melunasi semua cicilan mobil mama sekarang juga!"

Ucap Shana dengan napas terengah-engah. Karna gadis itu berlarian dari kamarnya hingga ke teras rumah.

***

"Memangnya cicilan mobil mama sisa berapa lagi pak?"

Tanya Shana dengan tenang, kini mereka sudah beralih ke ruang tamu. Karna di teras rumah kehadiran tetangga yang kepo semakin tak terkendali.

"Cicilan atas nama bu Vera Veronika sudah masuk sebanyak 24 bulan jadi sisanya 8 bulan lagi mbak."

"Baiklah saya transfer sekarang juga ya pak."

Shana kembali membuka aplikasi M-banking di ponselnya, dan mentransfer sejumlah uang yang telah di sepakati ke no rekening yang sudah diberikan oleh debt collector itu sebelumnya.

Shana melunasi cicilan mobil sang mama beserta bunga-bunganya.

"Baik mbak sudah masuk, terima kasih atas kerja samanya."

Ucap pria itu dibarengi senyuman, namun senyuman itu terlihat seperti seringai di mata Shana. Shana membalas dengan senyum kaku.

"Kami permisi dulu ya bu, pak, mbak Shana. Untuk mengurus surat-surat dan pengambilan BPKBnya silahkan datang langsung ke kantor."

"I-iya. Terima kasih pak."

Jawab Jefry sembari menyalami ke tiga orang berpenampilan menyeramkan itu, sedangkan Shana masih sibuk memeluk Vera yang masih terguncang.

Shana dan orang tuanya bisa bernapas lega setelah ketiga debt collector itu meninggalkan rumah mereka.

"Nha, kok kamu punya uang sebanyak itu? Uang darimana?"

Tanya Vera masih dengan tubuh sedikit gemetar.

"Dari mas Alvin Mah, sepertinya mas Alvin benar-benar menepati ucapannya untuk memberi aku nafkah 20 juta sehari"

"Terima kasih ya, kamu dan Alvin sudah jadi malaikat penyelamat mama hari ini"

Vera menyeka sisa-sisa air mata yang masih membasahi pipinya.

"Nha? Apa uang yang di berikan Alvin masih ada? Kalau masih ada boleh papa pinjam untuk modal usaha?"

Shana mentransfer uang sejumlah 50 juta untuk melunasi cicilan mobil Vera, tentu saja di rekening miliknya masih menyisakan banyak uang.

"Memangnya papa butuh berapa?"

"Gak banyak kok, cuma 500 juta"

"APA? 500 juta?"

Shana membelalakan matanya mendengar nominal yang Jefry minta.

Dengan berat hati Shana memberikan uang yang Jefry minta, Walaupun ada rasa mengganjal di hatinya karna telah menghabiskan banyak uang yang telah di berikan suaminya dalam waktu sekejap.

Tujuan utama Jefry menyetujui perjodohan Shana dan Alvin memang untuk mendapatkan suntikan dana agar usahanya yang di ambang ke hancuran bisa terselamatkan.

Kini Jefry merasa keputusannya itu tidaklah sia-sia.

Terpopuler

Comments

Elizabeth Zulfa

Elizabeth Zulfa

sikap kamu zg sorti ini tuh zg bs dngn mudahnya dimanfaatin org lain termasuk ortumu sndiri...knpa uangnya gak dipakek buat byr uang kuliah zg udah nunggak biar bs msuk kuliah lagi... mlah lngsung aja diberikan ke Jefry 500jt dngn dalih modal usaha dengn mudahnya tnpa pikir2 dlu... hrusnya bicarain dulu ma suamimu meski itu uang udah jdi hak kamu sebagai nafkah tpi kn kamu kmren2 nolak uang itu krna gak mau dikira matre ma alvin... tpi klo sprti ini keknya nnti Alvin bkalan jdi curiga dech...

2025-04-01

0

kalea rizuky

kalea rizuky

ortu matre

2025-03-16

0

Cantika

Cantika

mau satu suami kayak Alvin

2024-06-19

1

lihat semua
Episodes
1 Dipecat
2 perjodohan
3 Pertemuan
4 tukang nangis dan ngompol!
5 menikah
6 Tauge
7 Gym
8 Istri beruntung
9 Tips menaklukan hati suami
10 Curiga
11 merasa kehilangan
12 kucing kawin
13 Mandi bareng
14 Malaikat penolong
15 Sang Mantan
16 Bayang-bayang masa lalu
17 candu
18 Bucin
19 Tak penting
20 Masa Depan
21 Drama
22 Bumbu dalam rumah tangga
23 Ego
24 pencitraan
25 kapal pecah
26 Bahagia dan Pilu
27 Benih Cinta
28 Surprise
29 kerja sama
30 Jebakan sang Mantan
31 Suami Setia
32 Wanita Bodoh
33 Tempat berkeluh kesah
34 Tamu tak tahu diri
35 Tidak Fokus
36 Tak bisa marah
37 sekarang dan untuk selamanya
38 Gelap
39 Dimana Shana?
40 Di Culik
41 Lari
42 Kekuatan Doa
43 Gadis desa
44 Perjalanan Panjang
45 Desa Terpencil
46 Ranjang Usang
47 Terima kasih
48 pulang
49 Ngidam
50 Gagal
51 Nyeleneh
52 Berusaha
53 Menjaga Perasaan
54 Kemanusiaan
55 Tidak enakan
56 Penasaran
57 Tumbang
58 Tanggung Jawab
59 Di khianati
60 Terlalu sempurna
61 Status baru
62 Menyedihkan
63 Mimpi yang jadi nyata
64 Ikatan batin
65 Kembali ke asal
66 Orang baru
67 Bulan Madu kedua
68 Kontraksi di pesawat
69 Alvin Versi Lite
70 Emily
71 Dilema
72 Papih Baru
73 Liontin
74 Menunggu
75 Video viral
76 Dibandingkan
77 Calon suami
78 Mudah lapar
79 Syukuran
80 penyesalan datang terlambat
81 karma
82 Jangan galak-galak
83 Berdebat dengan diri sendiri
84 Semudah itu
85 berpisah
86 Sekolah Baru
87 Rahasia Bu Tia
88 dua orang berbeda
89 Gagal
90 Pengorbanan Emily
91 Terluka
92 Bersatu kembali
93 Dikhianati Suami, Dinikahi Mantan Kemudian
94 Khanza yang malang
95 Married With Foster Brother
96 Gadis Barbar Mengejar Cinta
97 Promo karya baru
98 Pengantin Berdarah
99 promo karya baru
100 Promo Karya Baru
101 Promo Karya Baru
Episodes

Updated 101 Episodes

1
Dipecat
2
perjodohan
3
Pertemuan
4
tukang nangis dan ngompol!
5
menikah
6
Tauge
7
Gym
8
Istri beruntung
9
Tips menaklukan hati suami
10
Curiga
11
merasa kehilangan
12
kucing kawin
13
Mandi bareng
14
Malaikat penolong
15
Sang Mantan
16
Bayang-bayang masa lalu
17
candu
18
Bucin
19
Tak penting
20
Masa Depan
21
Drama
22
Bumbu dalam rumah tangga
23
Ego
24
pencitraan
25
kapal pecah
26
Bahagia dan Pilu
27
Benih Cinta
28
Surprise
29
kerja sama
30
Jebakan sang Mantan
31
Suami Setia
32
Wanita Bodoh
33
Tempat berkeluh kesah
34
Tamu tak tahu diri
35
Tidak Fokus
36
Tak bisa marah
37
sekarang dan untuk selamanya
38
Gelap
39
Dimana Shana?
40
Di Culik
41
Lari
42
Kekuatan Doa
43
Gadis desa
44
Perjalanan Panjang
45
Desa Terpencil
46
Ranjang Usang
47
Terima kasih
48
pulang
49
Ngidam
50
Gagal
51
Nyeleneh
52
Berusaha
53
Menjaga Perasaan
54
Kemanusiaan
55
Tidak enakan
56
Penasaran
57
Tumbang
58
Tanggung Jawab
59
Di khianati
60
Terlalu sempurna
61
Status baru
62
Menyedihkan
63
Mimpi yang jadi nyata
64
Ikatan batin
65
Kembali ke asal
66
Orang baru
67
Bulan Madu kedua
68
Kontraksi di pesawat
69
Alvin Versi Lite
70
Emily
71
Dilema
72
Papih Baru
73
Liontin
74
Menunggu
75
Video viral
76
Dibandingkan
77
Calon suami
78
Mudah lapar
79
Syukuran
80
penyesalan datang terlambat
81
karma
82
Jangan galak-galak
83
Berdebat dengan diri sendiri
84
Semudah itu
85
berpisah
86
Sekolah Baru
87
Rahasia Bu Tia
88
dua orang berbeda
89
Gagal
90
Pengorbanan Emily
91
Terluka
92
Bersatu kembali
93
Dikhianati Suami, Dinikahi Mantan Kemudian
94
Khanza yang malang
95
Married With Foster Brother
96
Gadis Barbar Mengejar Cinta
97
Promo karya baru
98
Pengantin Berdarah
99
promo karya baru
100
Promo Karya Baru
101
Promo Karya Baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!