TIGA BELAS

"Pengeretan!" Mahesa mengumpat. Matanya kemudian mengarah pada wanita berusia 30 tahunan yang berjalan kesulitan di antara pasir-pasir.

"Heh! Prabu!"

Mahesa tersenyum miring, dia tahu targetnya kali ini seorang pengeretan. Simpanan Tante girang, dan dia sendiri yang undang secara langsung Tante milik Prabu.

Jelas Prabu datang ke sini bersama Tante girangnya. Dan itu Mahesa ketahui saat dia mencari tahu di mana Prabu menginap.

Bukan main ternyata, dia mendapati Tante girang bersama kekasih Snowy masuk ke dalam kamar yang sama.

Cinta buta, begitu pula dengan Snowy. Dia cerdas, tapi tak mau peka terhadap jahatnya dunia di sekelilingnya. Termasuk, kejahatan berondong seperti Prabu.

"T-tante!"

Prabu berdiri sambil mendelik terkejut, tentu saja karena dia tak menyangka Tante Melisa akan bentrok dengan Snowy.

"Enak ya kamu!" bentak Melisa.

Snowy juga bangkit, dia menatap wajah cantik yang lebih tua darinya. "Siapa, Tante?"

"Pacarnya!" tukas Melisa. "Kamu siapa?"

Prabu angkat bicara. "Dia cuma temen kok, Tante. Jadi nggak usah marah."

"What?!" Snowy terperangah tak percaya sama sekali. Ternyata Prabu menganggapnya teman setelah transferan uangnya. "Aku cuma temen, kamu bilang?" lanjutnya menyentak.

Prabu mencebik. "Maaf Bee. Tapi aku merasa, selama ini kita cuma seperti temen. Nggak ada kiss, nggak ada apa pun selain ngobrol dan saling dukung. Aku butuh pacar, bukan seorang Kakak yang bisanya kasih saran."

"Jadi?" Snowy terheran-heran.

"Kita putus, Bee, maaf. Tante ini pacar sesungguhnya aku." Prabu menarik Melisa pergi dan benar-benar pergi meninggalkan Snowy seorang diri.

"Balikin duit, Gue cowok matre!" Snowy berteriak, tapi lebih kepada kesal karena Prabu memilih Melisa yang tidak lebih muda darinya.

Snowy meneriaki lautan, dia mengumpat, dia sarkas, dia murka karena hidupnya selalu diliputi oleh orang-orang yang memanfaatkan kekayaannya, tiada yang mau tulus padanya.

Snowy membuang kesah dengan mengais ngais pasir yang lantas di terjang ombak kecil. Dia menangis, bukan karena kehilangan Prabu, tapi tak mau kalah dalam hal apa pun.

Sedari kecil dia memiliki segalanya, dia tak suka mengalah apa lagi dikalahkan. Snowy paling anti menerima kekalahan. "Brengsek!"

"Prabu brengsek!" teriaknya.

Snowy berjalan luntang-lantung di sepanjang pesisir pantai, dia masih kesal. Sampai tiba di kursi malas yang entah milik siapa, dia duduk beristirahat di sana.

"Nyebelin!" Lelah membuat Snowy kantuk, tak lama dari dia duduk, matanya terpejam. Biar dia tidur di sini, pulang pun tak punya energi.

Melihat itu, Mahesa yang sedari tadi hanya menguntit di belakang tanpa diketahui, kini pria itu mendekat. Berdiri di sisi kursi malas, memandangi wajah sedih Snowy.

"Sudah ku bilang. Selama ini kamu hanya membuang waktu mu saja," gumamnya.

Setelah membuka penutup kepala miliknya, Mahesa meraih sapu tangan dari saku celana untuk membersihkan kaki-kaki jenjang penuh pasir milik istrinya. Kemudian, mengangkat raga berkulit putih itu ke dadanya.

"Hah?"

Tak berapa lama dari ayunan kakinya, Snowy terkaget dan membuka matanya, dia cukup terkejut dengan kedatangan Mahesa yang tiba-tiba.

"Diam atau kita akan jatuh!" Sebelum Snowy meronta, Mahesa memberikan ultimatum.

Snowy diam karena dia tak mau jatuh, lagi pula dia memang malas berjalan. "Ngapain Kak Esa di sini?" tanyanya. Lain di mulut lain pula di hati, Snowy butuh seseorang saat ini.

"Orang hotel bilang kamu tidur di pantai, makanya aku ke sini." Tak ada ekspresi apa pun lagi selain datar dan acuh Mahesa yang selalu diburaikan.

Sudah bisa dipastikan, kedatangan Mahesa bukan karena khawatir, tapi lebih kepada tak mau ditanya ini itu oleh Papi Rega jika sampai dia hilang di kota ini.

"Hueee!" Dengan bibir mewek Snowy menangis cukup dramatis.

"Kak Esa pasti ketawa puas! Snowy baru diputusin sama Prabu! Dia bilang kami cuma temen, dia lebih milih Tante Tante dari pada Snowy. Ini pasti gara-gara Snowy makin gemuk, hiks, hiks huaaa."

Mahesa berdecak dan mengernyit secara bersamaan, dia lupa menyumpal telinganya dengan earphone. Kini, tangisan Snowy buat telinganya benar-benar pekak.

"Huhuhu ... Pokoknya Snow harus langsing lagi kayak dulu, Snowy mau diet, pacar Snow nggak boleh minta putus lagi!" putus Snowy.

Mahesa berdecak. "Ngapain berubah demi orang yang nggak mau tulus hmm?" Mahesa sedikit melirik kecil ke wajah gadis itu, dan Snowy cukup tertampar hingga terdiam.

"Mereka yang menyukai mu karena alasan yang bisa mereka lihat. Berarti tidak tulus padamu. Mengerti?" wejangan Mahesa.

"Cari pria yang tulus. Dia yang bisa terima kekurangan kamu, tidak peduli kamu cantik, jelek, cerewet, pendiem, kaya, miskin, gemuk, langsing, berarti dia yang tulus padamu."

"Mana ada yang begitu!" sanggah Snowy dengan nada ketus.

Lagi pula, cowok yang di sekolah dulu dikenal anti cewek mana tahu urusan hati. Dasar sok tahu, sok bijak, sendirinya juga tidak tulus dan menyakiti.

"Ada banyak cowok baik, bukan tidak ada, tapi kamu yang terlalu bodoh pilih pacar!"

"Nggak usah sok nasehati!" Snowy tak terima mendengar ucapan suaminya. "Turunin Snow di sini cepet!"

Brakkk....

"Ahh!" Snowy menyesal setelah Mahesa benar-benar menurunkannya tanpa basa-basi.

Pantatnya harus mendarat di tumpukan pasir dan itu cukup sakit. "Mahesa Bakhtiar jeleeeek!"

Mahesa berlari tertawa setelah Snowy mengejarnya. Barusan Snowy yang minta diturunkan, tapi Snowy sendiri yang menerjang naik lagi ke punggungnya.

"Pantat Snowy sakit tahu!"

Snowy menggigit telinga Mahesa sebagai balasannya. Mahesa terkikik, meski demikian dia masih setia dengan gendongannya.

Sepanjang perjalanan, banyak orang yang melihat ke arah mereka. Orang-orang pasti berpikir, Snowy dan Mahesa pasangan yang akur dan romantis padahal tidak sama sekali.

Terpopuler

Comments

Nanik Kusno

Nanik Kusno

🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣 masih ada 17 pacar lagi .... semangat Esa ....suka n salut banget ma Esa....👍👍👍👍👍👍👍👍

2025-03-12

0

Nendah Wenda

Nendah Wenda

lucu banget🤣🤣🤣🤣😂😂😂

2025-02-14

0

Yuyu sri Rahayu

Yuyu sri Rahayu

lucu /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Joyful//Joyful//Joyful//Joyful//Joyful//Joyful//Joyful/

2025-01-22

0

lihat semua
Episodes
1 SATU
2 DUA
3 TIGA
4 EMPAT
5 LIMA
6 ENAM
7 TUJUH
8 DELAPAN
9 SEMBILAN
10 SEPULUH
11 SEBELAS
12 DUA BELAS
13 TIGA BELAS
14 EMPAT BELAS
15 LIMA BELAS
16 ENAM BELAS
17 TUJUH BELAS
18 DELAPAN BELAS
19 SEMBILAN BELAS
20 DUA PULUH
21 DUA SATU
22 DUA DUA
23 DUA TIGA
24 DUA EMPAT
25 DUA LIMA
26 DUA ENAM
27 DUA TUJUH
28 DUA DELAPAN
29 DUA SEMBILAN
30 TIGA PULUH
31 TIGA SATU
32 TIGA DUA
33 TIGA TIGA
34 TIGA EMPAT
35 TIGA LIMA
36 TIGA ENAM
37 TIGA TUJUH
38 TIGA DELAPAN
39 TIGA SEMBILAN
40 EMPAT PULUH
41 EMPAT SATU
42 EMPAT DUA
43 EMPAT TIGA
44 EMPAT EMPAT
45 EMPAT LIMA
46 EMPAT ENAM
47 EMPAT TUJUH
48 EMPAT DELAPAN
49 EMPAT SEMBILAN
50 LIMA PULUH
51 LIMA SATU
52 WAJIB BACA
53 LIMA DUA
54 LIMA TIGA
55 LIMA EMPAT
56 LIMA LIMA
57 LIMA ENAM
58 LIMA TUJUH
59 LIMA DELAPAN
60 LIMA SEMBILAN
61 ENAM PULUH
62 ENAM SATU
63 ENAM DUA
64 ENAM TIGA
65 ENAM EMPAT
66 ENAM LIMA
67 ENAM ENAM
68 ENAM TUJUH
69 ENAM DELAPAN
70 ENAM SEMBILAN
71 TUJUH PULUH
72 TUJUH SATU
73 TUJUH DUA
74 TUJUH TIGA
75 TUJUH EMPAT
76 TUJUH LIMA
77 TUJUH ENAM
78 TUJUH TUJUH
79 TUJUH DELAPAN
80 TUJUH SEMBILAN
81 DELAPAN PULUH
82 DELAPAN SATU
83 DELAPAN DUA
84 DELAPAN TIGA
85 BONUS CHAPTER
86 BONUS CHAPTER
87 BONUS CHAPTER LAGI
Episodes

Updated 87 Episodes

1
SATU
2
DUA
3
TIGA
4
EMPAT
5
LIMA
6
ENAM
7
TUJUH
8
DELAPAN
9
SEMBILAN
10
SEPULUH
11
SEBELAS
12
DUA BELAS
13
TIGA BELAS
14
EMPAT BELAS
15
LIMA BELAS
16
ENAM BELAS
17
TUJUH BELAS
18
DELAPAN BELAS
19
SEMBILAN BELAS
20
DUA PULUH
21
DUA SATU
22
DUA DUA
23
DUA TIGA
24
DUA EMPAT
25
DUA LIMA
26
DUA ENAM
27
DUA TUJUH
28
DUA DELAPAN
29
DUA SEMBILAN
30
TIGA PULUH
31
TIGA SATU
32
TIGA DUA
33
TIGA TIGA
34
TIGA EMPAT
35
TIGA LIMA
36
TIGA ENAM
37
TIGA TUJUH
38
TIGA DELAPAN
39
TIGA SEMBILAN
40
EMPAT PULUH
41
EMPAT SATU
42
EMPAT DUA
43
EMPAT TIGA
44
EMPAT EMPAT
45
EMPAT LIMA
46
EMPAT ENAM
47
EMPAT TUJUH
48
EMPAT DELAPAN
49
EMPAT SEMBILAN
50
LIMA PULUH
51
LIMA SATU
52
WAJIB BACA
53
LIMA DUA
54
LIMA TIGA
55
LIMA EMPAT
56
LIMA LIMA
57
LIMA ENAM
58
LIMA TUJUH
59
LIMA DELAPAN
60
LIMA SEMBILAN
61
ENAM PULUH
62
ENAM SATU
63
ENAM DUA
64
ENAM TIGA
65
ENAM EMPAT
66
ENAM LIMA
67
ENAM ENAM
68
ENAM TUJUH
69
ENAM DELAPAN
70
ENAM SEMBILAN
71
TUJUH PULUH
72
TUJUH SATU
73
TUJUH DUA
74
TUJUH TIGA
75
TUJUH EMPAT
76
TUJUH LIMA
77
TUJUH ENAM
78
TUJUH TUJUH
79
TUJUH DELAPAN
80
TUJUH SEMBILAN
81
DELAPAN PULUH
82
DELAPAN SATU
83
DELAPAN DUA
84
DELAPAN TIGA
85
BONUS CHAPTER
86
BONUS CHAPTER
87
BONUS CHAPTER LAGI

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!