EMPAT

Selama acara berlangsung, Snowy dan Mahesa tak pernah tersenyum. Ini benar benar mengesalkan.

Satu gedung menipunya, yah semua orang tahu siapa yang akan menikah, terkecuali mempelai wanita dan prianya.

Walau semua orang juga amat sangat yakin, jika alasan Snowy dan Mahesa setuju untuk menikah bukan perkara takut tak dapatkan warisan melainkan sama-sama masih suka.

"Kado dari Gue." Roland menyengir sambil meletakkan sekotak hadiah pernikahan pada meja yang ditumpuki kado-kado.

"Yang ini dari Gue." Gladys yang kali ini menyengir sambil melakukan seperti yang Roland lakukan. Sebelum, King, Dewa, Aisha dan lainnnya juga memberikan kado

Mahesa yakin, dari sekian banyak temannya pasti hanya Aisha yang tulus dan benar-benar memberikan kado berfaedah.

Karena Mahesa yakin, teman seper somplak-nya akan memberikan kado aneh sama seperti saat pernikahan King dan Roland dulu.

"Snowy pasti suka kado dari Gue." Roland berbisik. Mahesa yakin, suami Shanaz ini memberinya kado yang berhubungan dengan benda bergetar.

"Lo kira Gue bakal buka?!" ketus Mahesa yang dijawab dengan gelak tawa temannya.

Selain pernikahan, hari itu tak ada yang spesial, Snowy tidur di kamar pengantin seorang sendiri. Sementara Mahesa menemani teman-temannya ngobrol di luar.

🏔️🏔️🏔️🏔️

^^^🏔️🏔️🏔️🏔️^^^

Sah sudah status nikah Mahesa dan Snowy, keduanya harus tinggal bersama dengan status baru mereka dan tinggal di penthouse untuk berbulan madu.

Yah, jika ikut tinggal di rumah mertua, pasti tak ada waktu untuk bisa berinovasi. Rega paham situasi karena dia berpengalaman.

Rega berikan penthouse itu sebagai hadiah pertama pernikahan mereka. Usai sudah drama unduh dan antar mantu.

Sekarang, di penthouse ini Mahesa dan Snowy harus menikmati masa dan misi membuat cucu untuk memenuhi syarat menjadi pewaris dari Kakek dan Neneknya.

Yang padahal, malam pertama itu tidak mungkin bagi keduanya. Yah, Mahesa tak berpikir akan langsung unboxing karena Snowy pasti menolaknya.

Di meja sofa, ada tiket pesawat untuk liburan ke Bali, Raja Ampat, Pantai Ora Maluku, Island hopping di Karimun Jawa, dan pulau Kanawa.

Lama hidup di negara bersalju, Rega yakin Snowy merindukan tempat hangat yang dicampur dengan desiran angin pantai di penjuru Indonesia yang eksotis.

"Kamar cuma satu?" Snowy mengelilingi penthouse, dan sialnya hanya ada satu kamar di lantai atas. Itu pun dengan satu tempat tidur saja.

"Kamu pikir Papi nggak tahu maksud pikiran kalian hmm? Kalian sudah sah! Jangan harap bisa tidur terpisah!" Sayangnya Rega lebih licik dari Snowy dan Mahesa.

"Tinggal di sini berdua saja. Dan selamat berbulan madu Sayang. Masalah makanan, kalian bisa gunakan jasa pesan antar."

Rega memberikan wejangan sambil mencium pipi putrinya yang mendengus.

"Masalah bersih-bersih. Nanti ada Bibi Bibi yang bantu kalian. Mereka akan datang pagi dan pulang sore." Vanessa menambahkan.

Sementara Selena mengusap kepala putranya yang diam saja. "Jagain Snow ya, Esa."

Tak ada jawaban dari Mahesa, sedang Snow hanya bisa mendengus lirih sembari menatap nanar tenggelamnya Rega, Vanessa dan Selena di lift hitam luxury.

Rupanya berniat sekali Papi Rega membuat Snowy dan Mahesa tidur di kamar yang sama. Sampai-sampai sengaja memesan penthouse dengan desain satu kamar saja.

Dalam diamnya berdiri, Mahesa melirik Snowy, begitu pula sebaliknya, mereka sepertinya sedang menyinkronkan pikirannya.

Kalau hanya satu kamar di penthouse ini, itu berarti mereka harus berebut tempat tidur sebelum memutuskan untuk beristirahat.

Snowy refleks berlari setelah Mahesa lebih dulu berlari menaiki anak tangga. Mahesa yang lebih dulu sampai, pria itu menyingkap selimut lalu masuk ke dalamnya.

"Kak Esa!" Snowy mendorong tubuh suaminya yang tak mau beringsut sedikit pun untuk mengalah padanya. "Ini tuh tempat boboknya Snowy!"

"Kamu di sofa!"

"Ogah!"

Mahesa mendorong Snowy hingga tergelatak di ranjang. Lalu, Snowy mendorong kembali raga lelaki itu. "Kak Esa sana yang di sofa!"

Keduanya melakukan aksi saling dorong, tak mau kalah satu sama lain. Snowy naik ke atas tubuh Mahesa dan Mahesa yang bergantian naik di atas tubuh Snowy.

Keduanya berguling ke kanan dan kiri, tanpa sadar mereka sudah sedekat itu. Brakkk...

"Ahh!" Mahesa meringis, pinggang terasa patah karena harus terjatuh dan tertimpa Snowy pula. "Aw!"

"Ya Tuhan, Kakak!" Snowy menganga lebar, dia baru sadar jika dirinya sedang berada di atas Mahesa.

Secepat kilat dia ingin beranjak, tapi gagal karena gerakannya yang tiba-tiba membuat Snowy terjatuh lagi dan menumpahkan bibir di atas bibir Mahesa yang melotot.

"Huaaaa!" Setelah kecupan tak disengaja itu, Snowy bangkit dan melepeh. "Puih, puih!"

Mahesa tak terima mendapat perilaku mengejek Snowy. "Kamu ngapain melepeh gitu hah?" pekiknya.

"Nggak suka ciuman sama, Kak Esa!"

"Puih, puih, apa lagi aku!" Mahesa juga melakukan hal yang sama seperti Snowy.

"Hiiihhh..." Snowy bergidik geli, dia lantas berlari ke kamar mandi untuk meraih pasta dan sikat gigi.

Mahesa mengejarnya, dia masih tidak suka melihat perilaku Snowy yang seolah jijik telah berciuman dengannya. Padahal, dulu saat masih bertunangan, Snowy lah yang sering menciuminya lebih dulu.

"Ngapain gosok gigi segala? Kamu pikir mulutku sarang kuman?" Mahesa mengernyit heran menatap gerakan gosok gigi istrinya.

Snowy tak peduli, dia melanjutkan menyikat gigi hingga bersih dan dipastikan sudah tidak ada lagi jejak Mahesa di bibirnya.

Snowy juga mengumur mulutnya dengan cairan khusus. "Ahh, hah hah!" Snowy transfer udara dari mulut ke tangan.

Sudah wangi, bahkan dari tempatnya berdiri, Mahesa sudah bisa mencium aroma manis di mulut istrinya. "Kamu pikir dengan sikat gigi, kumur-kumur, bisa ngilangin jejak bibirku di bibir kamu gitu?"

"Ya iyalaaa...."

Ucapan Snowy tak bisa berlanjut, mulutnya yang bersih dari bakteri telah dijejali kecupan dan pagutan Mahesa kembali. Snowy mundur karena dorongan dominasi tubuh Mahesa.

Snowy tersudut di permukaan dinding. Pria itu merengkuh punggung di area bawah Snowy agar menyatu dengannya, meletakan remasan di tengkuk istrinya demi perdalam pagutan basahnya sambil terpejam.

Enyah, enyah, Snowy membatin. Tapi tidak bisa menepis atau sekedar menolak kecupan pemaksaan dari suaminya.

Puas dengan ciuman halal pertama mereka, Mahesa mundur untuk menyeringai. "Gosok gigi lagi, sana! Sepuluh kali kamu bersihkan mulutmu, sepuluh kali aku cium kamu lagi!"

Snowy masih hanya ternganga lebar. Matanya melirik ke samping, seketika pria di depannya melangkah pergi melewati pintu. "Ya Tuhan..."

Snowy baru bisa kembali bernapas setelah Mahesa tak lagi berada di dekatnya. Sialan, sialan, sialan, kenapa jantungnya berpacu sangat cepat!

📌 Mau ngemis vote... Malu... Haha...

Terpopuler

Comments

Yuyu sri Rahayu

Yuyu sri Rahayu

yaa allah padahal mau tapi gengsinya setinggi himalaya /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/

2025-01-22

0

Tiffany_Afnan

Tiffany_Afnan

gosok gigi lagi snow.. biar dpt piring cantik.. ee.. dpt bang esa ganteng mksutnya 🤭

2024-12-09

0

Dessy Rinda

Dessy Rinda

selena nm suaminya siapa ya,ada yg tau gak?mau dong infonya🙏

2025-01-22

0

lihat semua
Episodes
1 SATU
2 DUA
3 TIGA
4 EMPAT
5 LIMA
6 ENAM
7 TUJUH
8 DELAPAN
9 SEMBILAN
10 SEPULUH
11 SEBELAS
12 DUA BELAS
13 TIGA BELAS
14 EMPAT BELAS
15 LIMA BELAS
16 ENAM BELAS
17 TUJUH BELAS
18 DELAPAN BELAS
19 SEMBILAN BELAS
20 DUA PULUH
21 DUA SATU
22 DUA DUA
23 DUA TIGA
24 DUA EMPAT
25 DUA LIMA
26 DUA ENAM
27 DUA TUJUH
28 DUA DELAPAN
29 DUA SEMBILAN
30 TIGA PULUH
31 TIGA SATU
32 TIGA DUA
33 TIGA TIGA
34 TIGA EMPAT
35 TIGA LIMA
36 TIGA ENAM
37 TIGA TUJUH
38 TIGA DELAPAN
39 TIGA SEMBILAN
40 EMPAT PULUH
41 EMPAT SATU
42 EMPAT DUA
43 EMPAT TIGA
44 EMPAT EMPAT
45 EMPAT LIMA
46 EMPAT ENAM
47 EMPAT TUJUH
48 EMPAT DELAPAN
49 EMPAT SEMBILAN
50 LIMA PULUH
51 LIMA SATU
52 WAJIB BACA
53 LIMA DUA
54 LIMA TIGA
55 LIMA EMPAT
56 LIMA LIMA
57 LIMA ENAM
58 LIMA TUJUH
59 LIMA DELAPAN
60 LIMA SEMBILAN
61 ENAM PULUH
62 ENAM SATU
63 ENAM DUA
64 ENAM TIGA
65 ENAM EMPAT
66 ENAM LIMA
67 ENAM ENAM
68 ENAM TUJUH
69 ENAM DELAPAN
70 ENAM SEMBILAN
71 TUJUH PULUH
72 TUJUH SATU
73 TUJUH DUA
74 TUJUH TIGA
75 TUJUH EMPAT
76 TUJUH LIMA
77 TUJUH ENAM
78 TUJUH TUJUH
79 TUJUH DELAPAN
80 TUJUH SEMBILAN
81 DELAPAN PULUH
82 DELAPAN SATU
83 DELAPAN DUA
84 DELAPAN TIGA
85 BONUS CHAPTER
86 BONUS CHAPTER
87 BONUS CHAPTER LAGI
Episodes

Updated 87 Episodes

1
SATU
2
DUA
3
TIGA
4
EMPAT
5
LIMA
6
ENAM
7
TUJUH
8
DELAPAN
9
SEMBILAN
10
SEPULUH
11
SEBELAS
12
DUA BELAS
13
TIGA BELAS
14
EMPAT BELAS
15
LIMA BELAS
16
ENAM BELAS
17
TUJUH BELAS
18
DELAPAN BELAS
19
SEMBILAN BELAS
20
DUA PULUH
21
DUA SATU
22
DUA DUA
23
DUA TIGA
24
DUA EMPAT
25
DUA LIMA
26
DUA ENAM
27
DUA TUJUH
28
DUA DELAPAN
29
DUA SEMBILAN
30
TIGA PULUH
31
TIGA SATU
32
TIGA DUA
33
TIGA TIGA
34
TIGA EMPAT
35
TIGA LIMA
36
TIGA ENAM
37
TIGA TUJUH
38
TIGA DELAPAN
39
TIGA SEMBILAN
40
EMPAT PULUH
41
EMPAT SATU
42
EMPAT DUA
43
EMPAT TIGA
44
EMPAT EMPAT
45
EMPAT LIMA
46
EMPAT ENAM
47
EMPAT TUJUH
48
EMPAT DELAPAN
49
EMPAT SEMBILAN
50
LIMA PULUH
51
LIMA SATU
52
WAJIB BACA
53
LIMA DUA
54
LIMA TIGA
55
LIMA EMPAT
56
LIMA LIMA
57
LIMA ENAM
58
LIMA TUJUH
59
LIMA DELAPAN
60
LIMA SEMBILAN
61
ENAM PULUH
62
ENAM SATU
63
ENAM DUA
64
ENAM TIGA
65
ENAM EMPAT
66
ENAM LIMA
67
ENAM ENAM
68
ENAM TUJUH
69
ENAM DELAPAN
70
ENAM SEMBILAN
71
TUJUH PULUH
72
TUJUH SATU
73
TUJUH DUA
74
TUJUH TIGA
75
TUJUH EMPAT
76
TUJUH LIMA
77
TUJUH ENAM
78
TUJUH TUJUH
79
TUJUH DELAPAN
80
TUJUH SEMBILAN
81
DELAPAN PULUH
82
DELAPAN SATU
83
DELAPAN DUA
84
DELAPAN TIGA
85
BONUS CHAPTER
86
BONUS CHAPTER
87
BONUS CHAPTER LAGI

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!