🌹Voteeee sebelum membaca yaaa ghaisss🌹
🌹Follow juga igeh emak : @Redlily123🌹
🌹Jangan lupa baca Stuck with an Arrogant CEO🌹
Ini adalah Novel Romantis Komedi. Jadi akan ada saatnya keromantisan atau humor humor yang mendominasi. Namun meski ini novel romantic komedi, pasti akan ada konflik yang menguras air mata.
Dan terima kasih kepada para pembaca setia yang selalu memberikan support dan masukan masukan.
Terima kasih telah membaca karya receh ini.
Ini adalah buku ke-2 dari series David- Sebastian – Luke. Jadi ada tiga sahabat yang mengalami kisah cinta yang berbeda beda.
Maka dari itu, saya sangat menyarankan alias memerintahkan kalian membaca :
STUCK WITH AN ARROGANT CEO.
Jadi kalian bisa tahu bagaimana asal usul persahabatan mereka, dan sifat Sebastian yang jahil. Di sana juga ada awal mula pertemuan Nana si gadis kampong yang melempar Sebastian dengan sandal saat dia menggodanya.
Bagaimana cara membacanya? Tinggal klik profil RED LILY alias saya sendiri kemudian cari judul ini.
Selamat membaca.
🌹🌹🌹🌹🌹
Hiruk piruk klab malam membuat orang orang menggila, mereka meliuk liukan tubuh mengikuti irama musik yang selaras.
Lantai dansa dipenuhi wanita wanita haus belaian yang mendekati pria pria berdompet tebal yang datang.
Sebastian menghabiskan waktu di lantai dua, menatap satu per satu wanita yang mungkin bisa membangunkannya.
Sampai seorang pria mendekat. "Bas!"
"Oh shiittt! Kenapa kau di sini?" Tanya Sebastian dengan malas, dia mematikan rokoknya untuk menuangkan minuman alkohol.
David duduk di samping temannya. "Kau sendirian?"
"Hans mengawasiku."
"Hans?"
"Pengacara pribadiku."
"Kenapa tidak kristoff saja?" Tanya David menyalakan rokok.
Membuat kening Sebastian mengkerut. "Apa yang kau katakan?"
"Atau Olaf?"
"Apa itu?" Tanya Sebastian.
Membuat David tertawa. "Kau tidak tahu? Mereka ada di film Frozen."
"Kau menonton Frozen?" Tanya Sebastian yang mana membuat David terdiam, dia menatap sahabatnya yang memperlihatkan wajah spechless. "Kau menonton Frozen? Es beku itu?"
"Aku menontonnya karena anak anakku menontonnya."
Sebastian berdecak. Diantara tiga persahabatan dirinya, David dan Luke, David yang menikah lebih dulu. Di susul oleh Luke yang bertunangan dan kini dikendalikan tunangannya hingga tidak bisa berkumpul lagi bersama sama.
Menurut Sebastian, pernikahan menghancurkan bagi orang orang yang tidak percaya akan komitmen. Dan kehancuran Sebastian disebabkan oleh Lucille yang meninggalkannya.
"Kenapa kau ke sini? Apa Lily tau? Perlu aku menelponnya dan mengatakan kalau kau sedang di sini."
"Hei, ayolah. Kau tau istriku sangat sempurna. Selama aku tidak bermain wanita, aku aman." David merokok, dia menatap lantai dansa yang selama ini jarang dia datangi. "Kau masih menjadi penjahat di atas ranjang?"
"Apa itu masalah?"
Sebenarnya David dan Luke tidak mengetahui keadaan Sebastian yang sebenarnya. Mereka hanya tau Sebastian hancur dan menjadi pria dingin karena kekasihnya menikah dengan ayahnya.
"Bagaimana kabar Lucille?"
"Kau ingin membahasnya."
"Hei, kekasihmu itu melahirkan adikmu. Siapa namanya? Michael?"
"Berhenti bicara, David."
"Bas, aku dengar Arnold akan memberikan perusahaannya pada adikmu. Biarkan saja, lagipula kau memiliki perusahaan kapal pesiar terbaik."
"Tidak bisa." Sebastian kembali menyalakan rokok. "Itu peninggalan mediang ibuku juga. Aku tidak mau Lucille dan anaknya menikmatinya."
"Dan aku dengar kau akan menikah."
Sebastian diam, asap mengepul di sekelilingnya.
"Bas."
"Ya, aku akan menikahi wanita penurut seperti milikmu."
"Tidak ada yang sama dengan istriku, dia barang langka."
"Akan aku temukan seorang boneka."
"Kau tahu pernikahan bukan permainan."
Sebastian membalas dengan kalimat, "Kau tahu aku tidak percaya pada pernikahan. Ini akan menjadi kedok saja."
"Siapa calonnya?"
"Kau akan tahu nanti, aku akan menyebar undangan."
Sebastian berkata dengan mata mencari wanita yang bisa menarik perhatiannya, sampai dia melihat wanita bergaun merah yang menaiki tangga. "Apa kau tidak ingin pergi? Aku akan menikmati segumpal daging."
David berdecak, dia memukul Sebastian dengan bantalan sofa di sana. "Oma menanyakanmu, dia takut kau terkena rabies karena tidak datang."
"Apa kau bilang?"
"Oma yang bilang," ucap David menjauh pergi.
Saat itulah ada wanita mendekat, membuat Sebastian memberi isyarat pada Hans untuk membiarkannya.
Wanita itu datang dan duduk di pangkuan Sebastian. "Aku tahu siapa kau."
"Benarkah?" Tanya Sebastian.
"Ya, kau ada di sampul majalah pria pebisnis, Tuan Sebastian."
Sebastian menghirup aroma mawar di leher wanita itu.
"Ingin pergi?" Tawar wanita itu. "Bagaimana dengan hotel?"
Tanpa berkata lagi, Sebastian berdiri dan membawa wanita itu pergi ke sebuah kamar hotel.
Sesampainya di kamar hotel, wanita itu bersiap membuka pakaiannya.
Namun, Sebastian menahannya.
"Kenapa tidak minum dulu?" Tanya Sebastian menuangkan minuman.
Itu bukan alkohol biasa, ada beberapa zat yang membuat wanita itu terlelap dalam waktu hitungan menit.
"Thank you," ucapnya meminum itu.
Dan sesuai perkiraan, wanita itu terlelap. Sebastian menidurkannya di atas kasur, dia kembali memastikan sesuatu.
Sayangnya, alat miliknya tidak kunjung bangun.
Setelah mengecek, Sebastian menutup tubuh wanita itu dengan selimut dan keluar dari sana. Dia menghubungi Hans.
"Hallo, Tuan?"
"Urus wanita di kamar 2341."
"Baik, Tuan."
Itu yang membuat para wanita mengira kalau mereka bermain semalaman dengan Sebastian. Kenyataanya bukan dia yang melakukannya.
Belum ada obat yang bisa menyembuhkannya dari trauma patah hati oleh Lucille.
Ketika keluar dari hotel, Sebastian melihat sandal swallow di tempat sampah. Mengingatkannya pada gadis desa yang pernah melemparinya sendal hanya karena menggodanya.
"Astaga, itu sandal sellow."
Saat hendak mengendarai mobil, Hans kembali menelpon. "Ada apa, Hans?"
"Tuan, saya mendapatkan gadis desa yang bisa dipercaya."
"Datang ke apartemenku besok."
"Baik, Tuan."
Menutup telpon, Sebastian mengendarai mobilnya kembali.
🌹🌹🌹
Sebastian sudah berada di Indonesia sejak lama. Mengenal Luke dan David membuatnya datang, apalagi sang Ibu memang asli orang Indonesia.
Itu yang membuat Arnold sang ayah juga tinggal di lingkungan orang orang Indonesia di Los Angeles.
Menatap wajah cantik ibunya dalam foto membuat Sebastian merindukannya. Dan saat itu terjadi, Sebastian selalu memasak makanan kesukaan ibunya.
Meski dirinya tidak suka, tapi Sebastian memakannya. Dia selalu merasa ibunya ada di sisinya saat memakannya.
Sarapan dengan telur orak arik, Sebastian menatap hamparan gedung pencakar langit di depannya.
Apartemen eksklusif miliknya berada di lantai paling atas dengan akses lift pribadi.
Sebastian memiliki alergi dengan telur, dia selalu merasa gatal dan menyebabkan ruam di kulitnya sesudah memakannya.
Namun, inilah yang bisa dia lakukan untuk mengobati kerinduan. Kuburan ibunya berada di pekarangan rumah ayahnya di Amerika.
Dan jika Sebastian ke sana, pasti Lucille akan mencoba menarik perhatiannya. Entah apa yang dipikirkan Lucille yang kini mencoba menggodanya setelah menjadi ibu tirinya.
Mendengar suara bel, Sebastian membukanya.
Itu adalah Hans sekretaris sekaligus pengacara pribadinya.
"Masuk."
Hans menurut, melihat telur orak arik di meja membuatnya bersiaga. "Dokter Rafi sedang libur, bagaimana dengan dokter Bella?"
"Suruh dia datang saat aku pulang bekerja. Hari ini ada rapat bukan?"
Hans mengangguk. "Ini adalah data dari wanita yang menyanggupi menjadi istrimu, Tuan."
Sebastian menerima berkas itu, dan seketika…., "Astaga, gadis Sellow."
"Anda mengenalnya, Tuan?"
"Ingat gadis yang aku bilang pernah melemparku dengan sandal saat aku liburan?"
Hans mengangguk mengingat majikannya pernah menceritakan itu.
"Dia orangnya," ucap Sebastian tersenyum. Dia merasa ini adalah kebetulan yang memiliki makna. "Astaga, beritahu aku kenapa kau berfikir dia orangnya."
Sebenarnya Hans tidak tahu keadaan sebenarnya dari Sebastian. Hanya Sebastian sendiri yang tau kondisi dirinya.
"Katakan padaku, Hans."
Hans yang berdiri di sana mulai menjelaskan, "Dia adalah anak tunggal, sampai ibunya meninggal dan ayahnya menikah lagi. Memiliki ibu dan kakak tiri parasit. Ayahnya sakit kanker, dia butuh banyak uang."
"Jadi dia menerimanya karena uang?"
"Tidak. Saya mendapatkannya dari pamannya yang merupakan pekerja kebun saya. Saya melakukan penyelidikan sendiri. Gadis bernama Nana Sri Anjani itu tidak pernah sekolah, tidak bisa membaca atau pun menghitung. Tetangganya mengatakan dia orang yang sopan dan baik, juga pekerja keras."
Sebastian mulai paham. "Di sini pamannya yang licik?"
"Ya, saya pikir dia tidak memberitahukan yang sebenarnya hingga menerimanya. Gadis itu berkata pada tetangganya akan menikahi pria yang serius dengannya. Jadi murni dia tidak tahu apa pun. Pamannya yang memegang kebenaran."
Sebastian menyeringai. "Dia mudah dibodohi?"
"Iya, Tuan."
"Bagus," ucap Sebastian. "Tidak punya pendidikan dengan ayahnya yang sakit adalah faktor penting yang akan membuatnya tunduk."
Hans menerima kembali berkas itu. "Apakah kita akan melakukan rencana selanjutnya, Tuan?"
"Ya, bawa dia kemari dua minggu lagi."
"Baik, Tuan."
Sebastian menyeringai. "Ini akan seru, Gadis Sellow."
🌹🌹🌹
To be continue yaaa….
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 205 Episodes
Comments
gia nasgia
Gadis sendal jepit 😂😂
2025-03-04
0
Mama cantik😘💖
sampai mendapatkan julukan gadis swaloww🤭
2024-01-08
0
Sandisalbiah
sama aja nih nasin Nana keluar mulut singa masuk mulut buaya, mana buaya buntung lagi..!! 🤦♀🤦♀
2023-12-02
1