Ketika semua geng Serigala Putih kabur, mereka bahkan membawa mayat dari komandan Wong Jun dan juga beberapa teman mereka yang terluka.
Cecilia Pang dan Joan Shang tidak percaya lelaki muda di depan mereka bisa mengalahkan gen Serigala Putih seorang diri. Mereka memberanikan diri keluar dari mobil setelah semua keadaan tenang.
Andy Chen dan teman-temannya pun tercengang tidak menduga kejadiannya berakhir terbalik seperti itu. Dia sebelumnya akan mengira Jasonlah yang akan terkapar di lantai itu, dan mereka benar-benar tidak menduga hal sebaliknya.
Pengawal pribadi keluarga Pang, Yuan Li akhirnya tiba di tempat itu bersama beberapa bawahannya. Mereka segera mengamankan sekitar tempat itu dan mendekati Cecilia Pang untuk mengetahui apa yang telah terjadi.
Jason sudah menghilang terlebih dahulu dari tempat itu setelah seluruh geng Serigala Putih melarikan diri. Dia tidak ingin malam ini menjadi bertambah panjang dan mengganggunya beristirahat.
“Cepat sekali perginya pemuda itu,” gumam Cecilia Pang ketika dia mencari keberadaan Jason di sekitar tempat itu.
Cecilia Pang kemudian diantarkan oleh pengawalnya kembali ke kediaman keluarga Pang, sementara temannya Joan Shang diantarkan oleh bawahan keluarga Pang untuk menjaga keamanannya.
Keesokan paginya, Jason telah dibangunkan oleh panggilan telepon, dan matanya tiba-tiba menatap layar teleponnya dimana nama Angel muncul memanggilnya.
“Iya nona Angel, aku sudah bangun,” sahut Jason.
“Aku akan segera menjemputmu. Bersiaplah!” kata Angela Qin dengan tegas.
Jason kemudian membersihkan tubuhnya dan bersiap menunggu kedatangan Angela Qin yang akan menjemputnya. Dia masih terlihat bingung dengan ujian ini. Di masa lalu saat masih berguru di perguruan bela diri dia telah menghadapi beberapa kali ujian, namun semuanya adalah ujian praktek dengan pertandingan bela diri secara langsung.
Selang beberapa menit, mobil Angela telah terlihat di depan apartemen menunggu Jason. Setelah Jason turun dari kamarnya, mereka pun melaju menuju kampus untuk mengikuti ujian susulan bagi Jason.
Di tengah perjalanan menuju kampus, mereka melihat sebuah kecelakaan mobil. Sebuah mobil mewah tampak terbalik dan terhimpit oleh truk yang menabraknya. Bagian pintu kursi pengemudi tertutup oleh depan truk yang melesak ke dalam rangka mobil mewah tersebut.
Jason meminta Angela untuk menghentikan mobilnya agar dia bisa melihat keadaan pengemudi mobil tersebut. Jason adalah seorang pendekar yang memiliki jiwa penolong di masa lalu. Dan ketika dia melihat keramaian dengan bau darah dan nyala api di tempat itu membuat hatinya ingin membantu.
Jason lalu menyelinap di kerumunan orang-orang untuk melihat lebih dekat korban kecelakaan itu. Kondisi mobil mewah terlihat lebih parah daripada truk. Tampak dua orang yang duduk di kursi depan, seorang pengemudi pria dan wanita muda yang berada di kursi kopilot mobil tersebut.
Untung mereka menggunakan sabuk pengaman, sehingga tubuh mereka terhindar oleh hempasan akibat benturan. Dan karena itu mobil mewah yang telah dilengkapi dengan kantung udara yang akan mengembang pada saat terjadinya benturan, dan juga rangka mobil mewah itu lebih kuat dari mobil biasanya.
Namun demikian, kondisi mobil yang terbalik dan terhimpit oleh truk membuat pengemudi dan kopilot terhimpit tidak bisa bergerak sehingga menyulitkan mereka untuk keluar dari dalam mobil.
“No-Nona Pang, apakah kamu baik-baik saja?” Pengemudi itu bertanya pada wanita muda di sebelahnya dengan menahan sakit di kakinya yang terjepit oleh rangka mobil dan bagian depan truk.
Wanita muda di kursi kopilot terdiam tidak sadarkan diri, sedangkan darah mengalir dari pelipisnya akibat benturan saat mobil terguling beberapa kali.
Orang-orang di sekitar yang berkerumun telah memanggil tim medis dan juga tim penanggulangan bencana untuk segera datang menyelamatkan para korban. Namun mereka tidak ada yang berani mendekati mobil tersebut yang tampak mulai terbakar karena posisi mobil yang terbalik.
Semua orang ketakutan akan ledakan yang bisa saja terjadi pada mobil itu. Tapi hanya Jason yang dengan sigap maju untuk mencoba memadamkan api tersebut.
“Hei nak, hati-hati! Mobil itu bisa meledak kapan saja.” Seseorang dari kerumunan berteriak mengingatkan Jason untuk jangan bertindak sembarangan.
Jason tidak mempedulikan teriakan orang-orang disekitarnya. Dia melepaskan bajunya sehingga memperlihatkan tubuhnya yang kekar dengan dada yang bidang dan roti sobek di bagian perutnya yang membuat para wanita yang berkerumun berteriak histeris. Sebagian dari mereka mengeluarkan telepon untuk mengabadikan kejadian tersebut.
Wajah Angela yang juga telah berada di kerumunan menjadi merah melihat tubuh bagian atas Jason yang tanpa mengenakan baju dan bergerak menuju ke arah api yang masih menyala.
Jason menggunakan bajunya untuk mengipas api tersebut beberapa kali hingga padam. Namun tidak ada yang mengetahui sebenarnya dia menggunakan tenaga dalam dan jurus Angin Musim Semi untuk memadamkan api tersebut. Dan orang-orang hanya memperhatikan baju yang digunakan olehnya serta tubuh Jason yang kekar tanpa baju.
“Tolong selamatkan nona muda,” kata pengemudi lirih ketika melihat sekilas datangnya Jason yang membantu.
Mendengar hal itu, Jason berlari ke pintu kopilot untuk melihat kondisi wanita muda yang tidak sadarkan diri itu. Dengan menggunakan mata Surgawi dia melihat keadaan wanita muda itu dan juga pengemudi di sampingnya.
Pengemudi mengalami luka memar di sekujur tubuhnya namun kaki serta tangan kirinya patah akibat terjepit oleh rangka mobil. Sedangkan wanita muda mengalami luka di bagian kepala akibat benturan saat mobil beberapa kali terguling.
“Disamping luka di kepala, sepertinya wanita muda ini juga memiliki kelainan pada jantungnya sehingga dia terkejut oleh kejadian ini dan membuatnya mendapat serangan jantung secara tiba-tiba.” Jason mengamati lebih detail wanita muda yang tak sadarkan diri itu.
Kemudian Jason yang telah mengenakan kembali bajunya mencoba untuk menarik paksa pintu kopilot dengan ekspresi wajah keras, meskipun sebenarnya dia tidak mengeluarkan banyak tenaga untuk melakukan hal itu. Hal itu dia lakukan untuk mengelabui kekuatan dirinya dari mata para penonton di sekitarnya.
Brakkk!
Pintu kopilot terbuka dengan paksa, lalu Jason berusaha untuk mengeluarkan wanita muda dari dalam mobil lalu membaringkannya di jalan dengan perlahan.
“Hei apa yang akan kamu lakukan? Sebaiknya tunggu para medis datang untuk menolongnya!” Seseorang berteriak setelah melihat apa yang dilakukan oleh Jason pada wanita muda itu.
Jason tidak mempedulikan teriakan orang-orang disekitarnya, dia memalingkan wajahnya mencari batu kerikil yang sebesar kepalan tangan. Kemudian setelah menemukannya dia mengambil batu itu dan meletakkannya di dada wanita muda itu.
Orang-orang merasa tidak senang ketika Jason membuka pakaian wanita muda itu dan meletakkan kerikil di atas dadanya tepat di atas jantung wanita itu.
“Apa yang dilakukan oleh laki-laki itu. Apakah dia melakukan hal tidak senonoh pada gadis itu?” gumam seorang wanita setengah baya di kerumunan.
Saat itu para medis sudah tampak datang bersama tim penanggulangan bencana. Namun Jason masih tetap mengalirkan energinya melalui batu kerikil itu untuk menyerap penyakit di jantung wanita muda itu.
Perlahan jantung wanita muda itu mulai berdetak kembali dan wajahnya berangsur pulih. “Karena ini luka lama sejak lahir, akan butuh waktu lama untuk menyerapnya ke dalam batu ini,” batin Jason.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 143 Episodes
Comments
InSaf
serah lo dah, kerikil sebesar kepalan tangan. jangan2 upil sebesar kepala ayam dsini
2024-12-12
0
MATADEWA
Bakalan banyak gadis yg terpikat.....
2025-03-02
0
Atuk
Up
2025-01-14
0