Makan Malam Berdua

"Ya Allah kamu kenapa Sa,kok pucet banget Sa kenapa Vin?"Tanya bu Mega panik.

"Gak apa apa bu,Sa tadi pingsan dikampus makanya ini saya antar pulang,"Jelas Kevin.

"Dibilangin suruh sarapan gak mau,jadi gini kan akibatnya,"Jawab Bu Mega marah marah.

"Ma,Sa pusing jangan ngomel ngomel terus,"Jawab Natasha dengan masih dipapah Kevin.

"Ayo mama antar ke kamar,em Vin makasih ya sudah mau mengantar Natasha,"Ucap Bu Mega.

"Iya sama sama tante,kalau begitu saya permisi ya tan,"Jawab Kevin lalu berbalik arah menuju rumahnya.

Sampai dirumah Fitri terkejut mendapati suaminya pulang lebih awal "Loh mas,kok sudah pulang?apa kamu sakit mas?"Sapa Fitri sambil memegangi jidat suaminya.

"Enggak sayang,aku tadi mengantar Natasha pulang tadi pingsan dikampus,"Jawab Kevin memeluk pinggang istrinya.

"Apa,Sa sakit?sekarang kondisinya gimana mas?"Tanya Fitri nampak kawatir.

"Hanya kelelahan sayang,kata mamanya dia tadi pagi juga gak sarapan,kamu masak apa yang aku lapar ne,"Ucap Kevin.

"Oh nanti malam kita kesana yuk mas,sekalian jenguk,"Saran Fitri.

"Oh ya ayo mas makan dulu aku udah masakin kesukaan kamu,"Ajak Fitri lalu mendahului berjalan ke dapur dengan Kevin mengekor dibelakangnya.

Setelah Kevin berganti pakaian dia lalu menuju meja makan dan makan bersama Fitri,tetapi Fikiran dia tertuju pada Natasha entah kenapa dia memikirkan dia sudah baikan apa belum?.

"Mas kok melamun,gak enak ya mas masakannya?"Tanya Fitri.

"Eh enggak ko sayang,eeemm aku hanya teringat tadi pekerjaan dikantor ada yang belum aku tanda tangani,"Bohong Kevin.

"Ohh,sudahlah mas jangan difikirkan kan besak masih bisa lagian kamu juga masih jadi dosen pembimbing kan?"Tanya Fitri.

"Ya Fit,masih dua bulan dikampus oh ya kabar ibu sama bapak dikampung gimana Fit?"Tanya Kevin.

"Sehat mas,mereka nanyain kamu terus kapan kesana,"Jawab Fitri.

"Oh ya Fit,aku ada acara camping selama 4hari di desa ibu sama bapak,rencananya aku akan mampir kamu mau ikut gak?"Tanya Kevin.

"Gak lah mas,itu kan acara kamu nanti kalau aku ikut malah repot hehe,"Jawab Fitri sambil terkekeh.

"Ya gak apa apa sayang,kan kita suami istri,"Jawab Kevin.

"Tapi para anak didik kamu gak bisa fokus lagi nanti marah marah gara gara dosen gantengnya bersama istri,"Ucap Fitri.

"Eehh kok ngomongnya gitu seh,"Rajuk Kevin.

"Natasha cerita sama aku jika kamu jadi idola kampus mas,tapi aku yakin kamu enggak akan tergoda dengan gadis gadis itu,"Ucap Fitri.

"Terimakasih sayang kamu sudah percaya sama aku,"Jawab Kevin.

Dan seperti rencana Fitri tadi siang malam ini mereka datang kerumah Natasha untuk melihat keadaan dia.Fitri sudah membeli aneka buah untuk Natasha.

"Selamat malam tante,om,"Sapa Fitri.

"Malam Nak,wah ada apa ini malam malam kesini?"Tanya pak Bam.

"Kami mau menjenguk Natasha om tadi pagi diantar mas Kevin pulang katanya pingsan,"Jelas Fitri.

"Natasha sudah mendingan nak,tadi sudah saya bawa kedokter ayo mari masuk nak,Natasha ada dikamarnya bersama adeknya,"Ucap Bu Mega lalu mendahului berjalan menuju kamar Natasha.

Sedangkan Kevin dia mengobrol bersama pak Bam diruang tamu "Vin bagaiman Skripsi Sa,apa dia benar benar serius?"Tanya pak Bam.

"Sa baik kok om,bekerja keras,dan dia juga gampang mengerti justru banyak mahasiswa yang bertanya ke Sa,dibanding ke saya bila Sa tidak mengerti baru ke saya,"Jelas Kevin.

"Baguslah Vin,om gak sia sia mendidik keras Sa selama ini,om hanya gak mau anak om susah seperti om dulu,"Ucap pak Bam.

"Anak anak om adalah anak yang pintar,Kevin yakin mereka kelak akan menjadi anak yang sukses,"Jelas Kevin.

Pak Bam tersenyum menanggapi cerita Kevin,lalu dia mengajak Kevin bermain catur,sedangkan dikamar Fitri mengobrol dengan Natasha Fitri menceritakan awal mula mereka bertemu hingga menikah dan entah kenapa Natasha merasa sakit mendengarkan cerita mbak Fitri.

Akhirnya yang ditunggu tunggu tiba Kampus Natasha mengadakan acara Camping di Bromo dan Natasha juga ikut karena dia ketua mapala juga dikampus.

"Sa kamu sudah siapkan semuanya alat alat untuk campingnya,"Ucap Bu Mega siang itu saat bersama Natasha.

"Sudah ma,obat obatan juga udah,"Jawab Natasha.

"Sa pesan mama,disana jaga tata krama,tingkah laku,dan ucapan ya jangan sembarangan bicara,permisi dulu jika mau ngapa ngapain,"Nasehat bu Mega.

"Iya mama ku sayang,em ma aku mau ketempat mbak Fitri dulu ya siapa tahu dia mau ikut camping,"Jawab Sa lalu meninggalkan mamanya diteras.

Natasha pun datang kerumah mbak Fitri untuk mengajaknya camping,tetapi mbak Fitri menolak,dengan alasan dia ada acara reunian bersama teman SMAnya dulu.

Singkat cerita para mahasiswa sudah bersiap siap untuk berangkat ke Bogor tak terkecuali Kevin juga Natasha,mereka sudah bersiap masuk ke rombongan bus mereka dan tanpa mereka sadari ternyata pak Kevin dan Natasha dalam satu bus yang sama.

Bus berhenti sejenak untuk istirahat dan yang muslim menjalankan Shalat,mereka semua juga pada lapar dan akan makan malam bersama tak terkecuali Natasha juga Kevin tapi sayangnya mereka tidak kebagian tempat duduk dan akhirnya memilih lesehan disamping restoran yang berbentuk seperti taman dan justru terlihat romantis.

"Pak yakin kita makan disini?"Tanya Natasha ragu pasalnya dia takut tempat gelap.

"Iya Sa,terpaksa memangnya kenapa?kamu takut Sa?"Tanya pak Kevin.

"I iya pak,saya ikut Putri ya pak,"Ucap Natasha.

"Kamu gak lihat didalam penuh,mau makan berdempet dempetan Sa,udah disini saja sama aku,"Jelas Kevin sambil menunjuk ke dalam Restoran.

"Tapi pak,,,"Belum sempat menyelesaikan omongannya pelayan datang membawakan makanan dan juga lampu penerangan,Natasha nampak sedikit lega.

"Maafkan kami ya pak,anda harus makan disini,tetapi sebagai permintaan maaf kami,kami telah memberikan diskon untuk bapak dan kekasihnya,"Ucap pelayan tersebut.

"Ya gak masalah mbak,disini malah bisa melihat pemandangan,"Jawab Kevin.

"Pemandangan setan pak,"Seloroh Natasha kesal.

"Hussstt Sa,,,maafkan pacar saya ya mbak dia memang takut tempat gelap,"Ucap Pak Kevin sambil tersenyum.

"Pak Kevin apaan seh aku bilangin mbak Fitri ne,"Ancam Natasha.

"Bilangin aja sana,bisa bisa kamu yang diterkam Fitri Sa,"Jawab pak Kevin dan Natasha mendengus kesal.

Natasha hanya diam memperhatikan Pak Kevin makan,dia ingin sekali makan tetapi karena takut dia tidak bernafsu hingga pak Kevin menyuapi Natasha,awalnya menolak tapi karena cacing perutnya terus berbunyi Natasha pun mau disuapin pak Kevin jadinya mereka makan malam romantis.

Episodes
1 Kecewa
2 Tetangga Baru
3 Mendekati
4 Berkunjung
5 Terpesona
6 Mengobrol Berdua
7 Dosen Ganteng
8 Nasehat
9 Kagum
10 Kejutan
11 Salting
12 Makan Malam Berdua
13 Semakin Dekat
14 Berkunjung
15 Tersesat
16 Berpelukan
17 Malu
18 Semakin Dekat
19 Marah
20 Ungkapan Cinta
21 Kencan
22 Senang
23 Menyatakan Cinta
24 Berlibur
25 Hampir Saja
26 Cemburu
27 Curiga
28 Bos Ganteng
29 Kehebohan Pagi Hari
30 Ketahuan Putri
31 Bimbang
32 Hampir Saja
33 Anting Siapa?
34 Marah
35 Ke luar Kota
36 Dilema
37 Rio Tahu
38 Hamil
39 Sakit Tapi Tak Berdarah
40 Bertengkar
41 Hati yang Terluka
42 Ke Rumah Sakit
43 Mabuk
44 Bertemu Faro
45 Hancur
46 Bertemu Kevin
47 Bertengkar
48 Rio Meninggal
49 Shock
50 Menyesal
51 Jalan-Jalan
52 Diculik
53 Ternyata?
54 Terobsesi
55 Dipaksa menikah
56 Mengatur Rencana
57 Meminta Bantuan Mafia
58 Panik
59 Berhasil Kabur
60 Curiga
61 Kedatangan Ayah Mertua
62 Berkunjung Ke Rumah Mertua
63 Berubah
64 Terbongkar
65 Melabrak Natasha
66 Kenyataan Menyakitkan
67 Pergi
68 Kemarahan Pak Tanto
69 Diusir
70 Curhat
71 Bercerita
72 Masa Bodoh
73 Jebol Gawang
74 Mambantu
75 Menemui Fitri
76 Bertengkar
77 Resmi Bercerai
78 Bertemu Orang Tua Faro.
79 Kenzo Hilang
80 Rencana Pernikahan
81 Perasaan Apa Ini?
82 Bertengkar
83 Operasi
84 Kehebohan Pagi Hari
85 Melepas Rindu
86 Pulang
87 Diapeli Dua Laki laki
88 Resmi Menikah
89 Menginap Bersama
90 Mengejutkan
91 Jalan Jalan
92 Menyesal
93 Terkejut
94 Mulai Menderita
95 Kecelakaan
96 Rencana Menikah
97 Menjenguk Natasha
98 Kritis
99 Nenek Tami Meninggal
100 Siuman
101 Kebersamaan
102 Dekat
103 Makan Malam Bersama
104 Kepergok
105 Nasehat
106 Curiga
107 Gugatan Cerai
108 Sakit
109 Kenyataan Menyakitkan
110 Pingsan
111 Mencintai Dalam Diam
112 Pergi ke Makam
113 Bertemu Lina
114 Surat
115 Bimbang
116 Diam diam Menjenguk
117 Penyesalan
118 Bangkrut.
119 Pindah
120 Melahirkan
121 Bertemu Kevin
122 Kesedihan Nata
123 Permintaan Kevin
124 Manja Bersama Kenzo
125 Pasrah
126 Rencana Rujuk
127 Rujuk
128 Perpisahan
129 Sah
130 Draft
131 Ziarah Ke Makam Rio
132 Semakin Memburuk
133 Gelisah
134 Ke Masjid
135 Sadar
136 Bimbang
137 Mengingat Masa Lalu
138 Panik
139 Keajaiban
140 Pulang
141 Ke Makam Rio
142 Bahagia
Episodes

Updated 142 Episodes

1
Kecewa
2
Tetangga Baru
3
Mendekati
4
Berkunjung
5
Terpesona
6
Mengobrol Berdua
7
Dosen Ganteng
8
Nasehat
9
Kagum
10
Kejutan
11
Salting
12
Makan Malam Berdua
13
Semakin Dekat
14
Berkunjung
15
Tersesat
16
Berpelukan
17
Malu
18
Semakin Dekat
19
Marah
20
Ungkapan Cinta
21
Kencan
22
Senang
23
Menyatakan Cinta
24
Berlibur
25
Hampir Saja
26
Cemburu
27
Curiga
28
Bos Ganteng
29
Kehebohan Pagi Hari
30
Ketahuan Putri
31
Bimbang
32
Hampir Saja
33
Anting Siapa?
34
Marah
35
Ke luar Kota
36
Dilema
37
Rio Tahu
38
Hamil
39
Sakit Tapi Tak Berdarah
40
Bertengkar
41
Hati yang Terluka
42
Ke Rumah Sakit
43
Mabuk
44
Bertemu Faro
45
Hancur
46
Bertemu Kevin
47
Bertengkar
48
Rio Meninggal
49
Shock
50
Menyesal
51
Jalan-Jalan
52
Diculik
53
Ternyata?
54
Terobsesi
55
Dipaksa menikah
56
Mengatur Rencana
57
Meminta Bantuan Mafia
58
Panik
59
Berhasil Kabur
60
Curiga
61
Kedatangan Ayah Mertua
62
Berkunjung Ke Rumah Mertua
63
Berubah
64
Terbongkar
65
Melabrak Natasha
66
Kenyataan Menyakitkan
67
Pergi
68
Kemarahan Pak Tanto
69
Diusir
70
Curhat
71
Bercerita
72
Masa Bodoh
73
Jebol Gawang
74
Mambantu
75
Menemui Fitri
76
Bertengkar
77
Resmi Bercerai
78
Bertemu Orang Tua Faro.
79
Kenzo Hilang
80
Rencana Pernikahan
81
Perasaan Apa Ini?
82
Bertengkar
83
Operasi
84
Kehebohan Pagi Hari
85
Melepas Rindu
86
Pulang
87
Diapeli Dua Laki laki
88
Resmi Menikah
89
Menginap Bersama
90
Mengejutkan
91
Jalan Jalan
92
Menyesal
93
Terkejut
94
Mulai Menderita
95
Kecelakaan
96
Rencana Menikah
97
Menjenguk Natasha
98
Kritis
99
Nenek Tami Meninggal
100
Siuman
101
Kebersamaan
102
Dekat
103
Makan Malam Bersama
104
Kepergok
105
Nasehat
106
Curiga
107
Gugatan Cerai
108
Sakit
109
Kenyataan Menyakitkan
110
Pingsan
111
Mencintai Dalam Diam
112
Pergi ke Makam
113
Bertemu Lina
114
Surat
115
Bimbang
116
Diam diam Menjenguk
117
Penyesalan
118
Bangkrut.
119
Pindah
120
Melahirkan
121
Bertemu Kevin
122
Kesedihan Nata
123
Permintaan Kevin
124
Manja Bersama Kenzo
125
Pasrah
126
Rencana Rujuk
127
Rujuk
128
Perpisahan
129
Sah
130
Draft
131
Ziarah Ke Makam Rio
132
Semakin Memburuk
133
Gelisah
134
Ke Masjid
135
Sadar
136
Bimbang
137
Mengingat Masa Lalu
138
Panik
139
Keajaiban
140
Pulang
141
Ke Makam Rio
142
Bahagia

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!