Berkunjung

"Ya Allah Sa,Ngel kalian darimana saja?kenapa baru sampai?"Tanya nenek begitu kawatir dengan kami.

"Itu nek kak Angel yang lama jemput Angel,"Adu Angel dengan wajah ditekuk.

"Tadi kan sudah kakak jelasin dek kenapa kakak telat jemput,masih untung kita dapat tumpangan tadi,"Jelas Natasha.

"Sudah sudah kok malah berantem,ayo masuk terus bersihkan diri dulu lanjut nanti ngobrolnya yang penting kalian baek baek saja,"Ucap Nenek melerai kami berdua.

Kami lalu masuk,Natasha menuju kamarnya dan langsung membersihkan diri.Sang nenek lalu masuk ke dapur untuk menyiapkan makan siang untuk mereka.

Sore harinya Natasha dan Angel mendapat tamu yaitu tetangga baru mereka telah datang berkunjung mereka membawa banyak makanan dan juga buah.

Selamat sore Natasha,"Sapa mbk Fitri dan dibelakangnya ada Kevin suami mbak Fitri tengah tersenyum.

"Selamat sore,eh mbak Fitri ada apa ya mbak?"Tanya Natasha.

"Begini Sa,kami akan makan malam bersama boleh?ini kami masak banyak karena sengaja ingin merayakan kepindahan kami disini dan kita bisa menjadi tetangga yang baik,"Jelas mbk Fitri.

"Oh,mari mbak masuk ada nenek di dalam sama Adek aku,"Jawab Natasha mendahului mereka berjalan.Natasha lalu mempersilahkan mereka duduk dan Natasha memanggil neneknya di kamar.

"Oh ini to tetangga baru kita Sa,wah mereka masih muda muda ternyata,"Sapa nenek Tami yang berjalan ke arah mbak Fitri dan Kevin.

"Hehe iya nek,perkenalkan kami tetangga baru disebelah rumah ini,saya Fitri dan ini suami saya Kevin,"Ucap Fitri lalu berjabat tangan dengan nenek Tami

"Saya Tami nenek dari Natasha dan Angel orang tua mereka kebetulan sedang keluar kota jadi hanya ada kami bertiga disini,"Jelas nenek.

"Oh begitu nek,em nek nanti kita akan makan malam disini dan ini saya sudah membawa banyak makanan,"Ucap Fitri sambil memperlihatkan rantang isi makanan.

"Waahh terimakasih banyak nak,pakai repot repot segala seharusnya kami yang menyediakan makanan untuk kalian,"Jawab nenek Tami.

"Ahh gak apa apa nek,itung itung salam perkenalan kita,ya kan mas?"Ucap Fitri sambil menyenggol suaminya.

"I iya nek,"Jawab Kevin gelagapan karena dia sedari tadi melirik Natasha.

"Sa,ini makananya kamu tata dimeja makan sana dan sekalian buatkan minum untuk tamu kita,"Perintah nenek dan diangguki oleh Natasha.

Natasha lalu membawa rantang berisi makanan untuk dibawa ke meja makan,dia mulai menata dengan cekatan,Angel keluar lalu menghampiri kakaknya.

"Kakak itu di depan siapa?kok rame banget?"Tanya Angel

"Tetangga baru kita dek yang tadi memberi tumpangan kita,"Jawab Natasha.

"Oh kakak sedang apa?Boleh Angel bantu?"Ucap Angel.

"Boleh dong sini bantu kakak dulu kalau begitu,"Jawab Natasha dan Angel pun dengan sigap membantu kakaknya.

Kakak beradik itu dengan cekatan menyiapkan makan malam dengan cepat dan rapi,saat mereka tengah asik menata meja makan Kevin menghampiri mereka dan bertanya dimana letak toilet.

"Maaf Sa,toilet dimana ya?"Tanya Kevin

"Oh,disana mas lurus saja,"Ucap Natasha sambil menunjuk ke arah toilet.

"Ok makasih,"Jawab Kevin lalu berjalan ke arah yang ditunjuk Natasha.

"Kakak,itu tamunya ya?yang tadi antar kita"Tanya Angel.

"Ya dek,memangnya kenapa?"Jawab Natasha karena melihat Angel yang senyum senyum sendiri.

"Ternyata ganteeeeeng banget kak,cocok deh sama kakak,"Jawab Angel dengan polosnya.

"Husssttt kamu ini,dia itu sudah memiliki Istri dek jangan bicara sembarangan kan kemaren kita udah bareng naek mobil dia dek,"Ucap Natasha dengan mencubit pipi adeknya.

"Kakak sakitt,ya kan kemaren Angel kesel sama kakak dan gak melihat kakak itu jadi pacar gelap aja kak,heheh,"Jawab Angel dengan tertawa.

"Deeeeekkk,awas ya kamu!Masih kecil bicara seperti itu"Natasha ingin mengejar Angel tapi saat akan melangkah dia tersandung kaki meja dan terjatuh,tapi dengan sigap Kevin menolongnya,sesaat mereka saling tatap hingga suara Anggel menyadarkan mereka.

"Ehm ehm,cie cie kakak,"Ledek Angel.

"Eh,maaf maaf mas,terimakasih sudah menolong saya,"Ucap Natasha kikuk.

"Iya gak apa apa laen kali hati hati,Angel sedang apa disini?"Sapa Kevin

"Lagi bantuin kakak siapin makan malam om"Jawab Angel

"Wah adek yang baek ya,"Ucap Kevin dengan menoel hidung Angel yang membuat Angel tertawa saat mereka tengah asik bercanda Fitri dan nenek Tami datang.

"Wah kalian sangat akrab ya?"Kata Fitri

"Eh mbak Fitri,i iya mbak tadi siang suami mbak Fitri sudah memberi tumpangan kami saat tidak mendapat taksi,"Jelas Natasha

"Haha iya gak masalah Sa,kalian searah deh kayaknya,mas Kevin juga sudah cerita kalau kampus yang kamu tempati sama dengan kampusnya mas Kevin dulu,"Jawab Fitri.

"Sudah sudah ngobrolnya nanti lagi,kita makan sama sama dulu,"Ucap nenek Tami dan mereka akhirnya makan malam bersama Kevin sesekali melirik Natasha Angel yang menyadari itu terkadang meledek kakaknya tanpa sepengetahuan Fitri tentunya.

Sudah seminggu berlalu dan hari ini kedua orang tua Natasha kembali kerumah,Angel sangat gembira kedua orang tuanya telah pulang.

"Horeee papa,mama,Angel kangen,"Ucap Angel berlari menghampiri kedua orang tuanya ayahnya lalu menggendong Angel.

"Uluh uluh anak papa kangen ya?Angel nakal tidak dirumah?"Tanya sang ayah sambil menciumi pipi anaknya.

"Iya pa,Angel kangen,"Jawab Angel dengan suara manjanya.

Mereka saling melepas kangen dan bercanda gurau di ruang tamu,Angel menceritakan tentang tetangga baru mereka,dan juga tentang sikap Kevin kepada kakaknya dan itu semua mendapat pelototan dari Natasha.

"Sa,duduk papa mau bicara?"Ucap pak Bam yang sedang duduk diruang tamu.

"Ya pa,ada apa?"Jawab Natasha lalu duduk disamping ayahnya.

"Apa benar yang dikatakan Angel jika kamu suka sama suami orang?"Tanya pak Bam.

"Hahahahahaha jadi papa percaya sama omongan Angel,kayak gak ada orang laen saja pa,"Jawab Angel dengan tertawa.

"Papa serius Sa,"Tegas pak Bam.

"Pa aku juga serius aku tidak punya hubungan apa apa,memang aku sering pulang bareng mas Kevin karena gak dapat taksi dan itu juga sama Angel dan mbk Fitri istrinya juga sering kesini pa,"Jelas Natasha.

"Syukurlah jika itu benar,papa tidak pernah mengajarkan kamu merusak rumah tangga orang,"Jawab pak Bam.

"Lagian papa kenapa percaya sama omongan Angel seh,dia itu suka ngaco pa selalu saja meledek kita,"Jawab kesal Angel.

"Papa lega kalau semua itu tidak benar,"Jawab pak Bam.

"Aku itu masih ingin kuliah,masih ingin kerja dan sukses kaya papa sama mama,"Ucap Natasha lalu memeluk papanya dengan manja.

"Papa bangga sama kamu nak,jadilah anak dan kakak yang baek dan kelak sukses ya seperti cita cita kamu,"Ucap pak Bam lalu mengecup kening putri pertamanya itu.

Karena malam semakin larut Natasha pamit pada ayahnya akan pergi tidur begitupun pak Bam dia juga segera menyusul istrinya yang lebih dulu terlelap karena kecapean.

Episodes
1 Kecewa
2 Tetangga Baru
3 Mendekati
4 Berkunjung
5 Terpesona
6 Mengobrol Berdua
7 Dosen Ganteng
8 Nasehat
9 Kagum
10 Kejutan
11 Salting
12 Makan Malam Berdua
13 Semakin Dekat
14 Berkunjung
15 Tersesat
16 Berpelukan
17 Malu
18 Semakin Dekat
19 Marah
20 Ungkapan Cinta
21 Kencan
22 Senang
23 Menyatakan Cinta
24 Berlibur
25 Hampir Saja
26 Cemburu
27 Curiga
28 Bos Ganteng
29 Kehebohan Pagi Hari
30 Ketahuan Putri
31 Bimbang
32 Hampir Saja
33 Anting Siapa?
34 Marah
35 Ke luar Kota
36 Dilema
37 Rio Tahu
38 Hamil
39 Sakit Tapi Tak Berdarah
40 Bertengkar
41 Hati yang Terluka
42 Ke Rumah Sakit
43 Mabuk
44 Bertemu Faro
45 Hancur
46 Bertemu Kevin
47 Bertengkar
48 Rio Meninggal
49 Shock
50 Menyesal
51 Jalan-Jalan
52 Diculik
53 Ternyata?
54 Terobsesi
55 Dipaksa menikah
56 Mengatur Rencana
57 Meminta Bantuan Mafia
58 Panik
59 Berhasil Kabur
60 Curiga
61 Kedatangan Ayah Mertua
62 Berkunjung Ke Rumah Mertua
63 Berubah
64 Terbongkar
65 Melabrak Natasha
66 Kenyataan Menyakitkan
67 Pergi
68 Kemarahan Pak Tanto
69 Diusir
70 Curhat
71 Bercerita
72 Masa Bodoh
73 Jebol Gawang
74 Mambantu
75 Menemui Fitri
76 Bertengkar
77 Resmi Bercerai
78 Bertemu Orang Tua Faro.
79 Kenzo Hilang
80 Rencana Pernikahan
81 Perasaan Apa Ini?
82 Bertengkar
83 Operasi
84 Kehebohan Pagi Hari
85 Melepas Rindu
86 Pulang
87 Diapeli Dua Laki laki
88 Resmi Menikah
89 Menginap Bersama
90 Mengejutkan
91 Jalan Jalan
92 Menyesal
93 Terkejut
94 Mulai Menderita
95 Kecelakaan
96 Rencana Menikah
97 Menjenguk Natasha
98 Kritis
99 Nenek Tami Meninggal
100 Siuman
101 Kebersamaan
102 Dekat
103 Makan Malam Bersama
104 Kepergok
105 Nasehat
106 Curiga
107 Gugatan Cerai
108 Sakit
109 Kenyataan Menyakitkan
110 Pingsan
111 Mencintai Dalam Diam
112 Pergi ke Makam
113 Bertemu Lina
114 Surat
115 Bimbang
116 Diam diam Menjenguk
117 Penyesalan
118 Bangkrut.
119 Pindah
120 Melahirkan
121 Bertemu Kevin
122 Kesedihan Nata
123 Permintaan Kevin
124 Manja Bersama Kenzo
125 Pasrah
126 Rencana Rujuk
127 Rujuk
128 Perpisahan
129 Sah
130 Draft
131 Ziarah Ke Makam Rio
132 Semakin Memburuk
133 Gelisah
134 Ke Masjid
135 Sadar
136 Bimbang
137 Mengingat Masa Lalu
138 Panik
139 Keajaiban
140 Pulang
141 Ke Makam Rio
142 Bahagia
Episodes

Updated 142 Episodes

1
Kecewa
2
Tetangga Baru
3
Mendekati
4
Berkunjung
5
Terpesona
6
Mengobrol Berdua
7
Dosen Ganteng
8
Nasehat
9
Kagum
10
Kejutan
11
Salting
12
Makan Malam Berdua
13
Semakin Dekat
14
Berkunjung
15
Tersesat
16
Berpelukan
17
Malu
18
Semakin Dekat
19
Marah
20
Ungkapan Cinta
21
Kencan
22
Senang
23
Menyatakan Cinta
24
Berlibur
25
Hampir Saja
26
Cemburu
27
Curiga
28
Bos Ganteng
29
Kehebohan Pagi Hari
30
Ketahuan Putri
31
Bimbang
32
Hampir Saja
33
Anting Siapa?
34
Marah
35
Ke luar Kota
36
Dilema
37
Rio Tahu
38
Hamil
39
Sakit Tapi Tak Berdarah
40
Bertengkar
41
Hati yang Terluka
42
Ke Rumah Sakit
43
Mabuk
44
Bertemu Faro
45
Hancur
46
Bertemu Kevin
47
Bertengkar
48
Rio Meninggal
49
Shock
50
Menyesal
51
Jalan-Jalan
52
Diculik
53
Ternyata?
54
Terobsesi
55
Dipaksa menikah
56
Mengatur Rencana
57
Meminta Bantuan Mafia
58
Panik
59
Berhasil Kabur
60
Curiga
61
Kedatangan Ayah Mertua
62
Berkunjung Ke Rumah Mertua
63
Berubah
64
Terbongkar
65
Melabrak Natasha
66
Kenyataan Menyakitkan
67
Pergi
68
Kemarahan Pak Tanto
69
Diusir
70
Curhat
71
Bercerita
72
Masa Bodoh
73
Jebol Gawang
74
Mambantu
75
Menemui Fitri
76
Bertengkar
77
Resmi Bercerai
78
Bertemu Orang Tua Faro.
79
Kenzo Hilang
80
Rencana Pernikahan
81
Perasaan Apa Ini?
82
Bertengkar
83
Operasi
84
Kehebohan Pagi Hari
85
Melepas Rindu
86
Pulang
87
Diapeli Dua Laki laki
88
Resmi Menikah
89
Menginap Bersama
90
Mengejutkan
91
Jalan Jalan
92
Menyesal
93
Terkejut
94
Mulai Menderita
95
Kecelakaan
96
Rencana Menikah
97
Menjenguk Natasha
98
Kritis
99
Nenek Tami Meninggal
100
Siuman
101
Kebersamaan
102
Dekat
103
Makan Malam Bersama
104
Kepergok
105
Nasehat
106
Curiga
107
Gugatan Cerai
108
Sakit
109
Kenyataan Menyakitkan
110
Pingsan
111
Mencintai Dalam Diam
112
Pergi ke Makam
113
Bertemu Lina
114
Surat
115
Bimbang
116
Diam diam Menjenguk
117
Penyesalan
118
Bangkrut.
119
Pindah
120
Melahirkan
121
Bertemu Kevin
122
Kesedihan Nata
123
Permintaan Kevin
124
Manja Bersama Kenzo
125
Pasrah
126
Rencana Rujuk
127
Rujuk
128
Perpisahan
129
Sah
130
Draft
131
Ziarah Ke Makam Rio
132
Semakin Memburuk
133
Gelisah
134
Ke Masjid
135
Sadar
136
Bimbang
137
Mengingat Masa Lalu
138
Panik
139
Keajaiban
140
Pulang
141
Ke Makam Rio
142
Bahagia

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!