bab 12

Dion dan Sierra saling bertatapan kembali, karena sekarang mereka dipaksa oleh Rea dan Brenda untuk bermain berdua agar mendapatkan hadiah yang akan diberikan kepada mereka. Dalam permainan itu, hanya orang tua yang bisa bermain untuk mendapatkan hadiah karena perlombaan itu bertujuan untuk menguji kekompakan antara orang tua siswa.

Friiiiiit

Bunyi peluit telah dibunyikan pertanda perlombaan telah dimulai. Para orang tua siswa yang lain sudah bermain sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan, tapi Dion dan Sierra masih berdiri diam saling menatap dengan tajam. Tidak ada di antara mereka yang ingin memulai permainan itu.

Wuhaaaa

Suara tangis Rea dan Brenda terdengar di telinga mereka, dan menyadarkan mereka dari bersikap diam saja.

"Ayo lakukan!" Sierra sedikit mengalah karena tidak ingin orang-orang akan menatap ke arah mereka karena terganggu dengan suara tangis Rea dan Brenda.

Sierra telah menggerakkan tubuhnya agar mereka bisa berjalan, tapi Dion masih sedikit keras kepala dan mempertahankan egonya. Saat ini mereka harus menyelesaikan itu, karena tubuh mereka saling terikat, dan untuk memenangkan pertandingan itu mereka harus melangkah bersama agar bisa sampai ke tujuan.

"Jika kamu masih keras kepala begini, kamu akan melihat tangisan dua anak itu tidak berhenti. Aku tidak mau jadi pusat perhatian orang-orang di sini." Sierra menekan suarannya karena marah.

Tanpa adanya aba-aba dari Dion, dia melangkah dan hampir membuat Sierra terjatuh karena tidak ada persiapan.

"Apa yang kamu lakukan?"

"Kamu mengatakan kita harus melakukannya, aku sudah melakukannya."

"Tapi kamu juga harus beritahu aku kalau ingin bergerak." Sierra marah dengan Dion.

Mulai dari garis awal hingga ke garis finish, mereka berdua tidak berhenti saling menyerang dengan kata yang mereka ucapkan. Untuk kali ini, pertandingan itu tidak dapat mereka menangkan.

Brenda hanya bersikap biasa saja ketika mereka tidak bisa menang dalam pertandingan itu, tapi tidak dengan Rea. Dia masih menangis dan kecewa kepada mereka.

"Sayang, jangan menangis, Mom janji akan berusaha lagi supaya bisa menang."

Sierra sedikit merasa tidak tega melihat kesedihan Rea.

"Daddy jahat." Rea beralih menyalahkan Dion, selama ini Dion selalu bisa memenangkan setiap pertandingan yang dia ikuti di sekolahnya.

Pada akhirnya Dion kembali ikut pertandingan bersama Sierra untuk menenangkan gadis kecilnya itu. Kali ini mereka benar-benar bekerjasama untuk bermain. Sesekali mereka juga saling mentap karena permainan yang mereka ikuti benar-benar membuat mereka menjadi seperti sepasang suami istri yang terlihat bahagia, sedangkan mereka sebenarnya tidak dalam ikatan itu.

Dari kursinya Nancy melihat mereka dengan tatapan tajam penuh arti. Dia juga tahu kalau sejak tadi ada kamera yang menangkap gambarnya juga, tapi dia tidak peduli dengan itu karena dia tidak rela jika harus mengikuti permintaan Rea untuk bermain sampai mengotori pakaiannya. Selama ini Rea tidak masalah jika dia yang memilih pertandingan karena dari dulu dia yang selalu ikut menemani Rea dan Dion jika ada acara yang melibatkan keluarga di sekolah Rea. Mama Dion selalu memberitahu kepadanya, sementara dia akan memanfaatkan waktu itu untuk bisa dekat dengan Dion. Tapi kali ini, dia melihat Rea sangat keras kepala dan tidak ingin mengganti permainan yang dia inginkan.

"Lihat, Mom dan Dad memenangkannya." Rea berkata dengan senang dan sudah menghentikan tangisnya. Sementara Brenda hanya tersenyum kecil melihat itu.

Dion dan Sierra membawa beberapa hadiah karena mereka memenangkan beberapa pertandingan.

"Aku ingin bonekanya." Rea berkata setelah melihat Sierra membawa hadiah berupa boneka berukuran besar.

"Tidak! Itu untukku!" Brenda tidak ingin mengalah, karena dia juga menginginkan boneka itu.

Sierra sedikit bingung untuk memberikan boneka itu, karena ke dua putrinya sama-sama menginginkan boneka yang ada di tangannya.

"Biarkan ini untuk putri-ku!" Dion menarik boneka dari tangan Sierra dan memberikan beberapa hadiah kecil yang ada di tangannya kepada Sierra.

"Sayang...bagaimana kalau ini untukmu?" Sierra mencoba membujuk Brenda yang sudah berwajah masam melihat Dion menarik boneka itu dari tangannya.

"Aku juga ingin bonekanya, Mom."

"Tidak! Boneka itu untuknya, kamu boleh ambil yang lainnya." Dion menghentikan Brenda yang terus menatap tajam ke arahnya.

"Bonekanya sangat bagus." Nancy muncul di tengah-tengah ketegangan di antara mereka.

Sierra melihat ke arah Nancy yang sudah berdiri di samping Dion, kemudian dia kembali melihat Rea yang menampakkan wajah bahagianya karena mendapatkan hadiah yang dia inginkan.

"Ayo kita pergi!" Dion mengajak Rea dan Nancy untuk pergi, karena acara di sekolah Rea juga sudah selesai.

"Ayo, Sayang. Kita akan beritahu nenek kalau Daddy memenangkan pertandingannya." Nancy menggenggam tangan Rea. Sementara Dion berjalan sambil menyunggingkan senyum samar di bibirnya.

"Mom." Brenda masih berwajah kesal. Dia juga tidak menyangka Rea kembali mengacuhkannya setelah beberapa waktu mereka bekerjasama agar daddy dan mommy mereka bisa bermain bersama.

"Mom akan membelikan yang baru untukmu nanti, bagaimana?" Sierra mencoba membujuk Brenda agar tidak berlarut dalam kekesalnnya.

"Tapi a-," perkataan Brenda terhenti karena ponsel Sierra yang berbunyi.

"Apa?" wajah Sierra terlihat terkejut setelah mendengar apa yang dikatakan oleh seseorang yang menghubunginya saat ini.

"Ayo, Sayang. Kita pulang dulu! Mom janji akan membelikan boneka itu." Tangan Brenda sudah ditarik oleh Sierra dan bergegas membawanya menuju mobil.

Mobil Sierra berjalan sedikit kencang, karena dia ingin cepat sampai ke rumah. Saat tiba di halaman rumah mereka, dia melihat banyak sekali para wartawan dan orang-orang sedang berkerumun.

Sierra tidak berani turun dari mobil saat ini, karena dia tidak ingin diburu oleh para wartawan tersebut. Tapi dia juga belum menemukan cara bagaimana supaya dia bisa masuk ke dalam rumah itu.

"Ada apa, Mom?" Brenda juga heran melihat keadaan rumah itu yang ramai didatangi oleh orang-orang.

"Tidak, Sayang."

Sierra memutuskan untuk memundurkan mobilnya dan pergi dari situ, dia akan kembali jika keadaan rumah itu telah sepi. Dia juga memberanikan diri menghubungi papa nya kembali untuk memberi tahu bahwa dia akan datang ketika keadaan sudah sepi. Papanya terdengar begitu marah, tapi dia hanya diam dan tidak ingin melawan saat ini, dia akan menerima kemarahan papanya saat dia pulang nanti.

Dia pergi ke sebuah taman bersama Brenda agar gadis kecilnya itu tidak merasa bosan. Dia membuka ponselnya untuk melihat apa yang terjadi saat ini dengan rumahnya, karena dia yakin bahwa kejadian itu sudah tersebar di berbagai media saat ini.

Benar saja, karena berita teratas saat ini adalah tentang keluarganya yang dituntut oleh beberapa perusahaan dan para karyawan yang bekerja di SAHILA GROUP. Mereka menuntut hak mereka yang selama ini belum terbayarkan. Sierra mengepalkan tangannya karena dia tahu siapa yang menjadi pemicu dari semua keributan itu.

Dia juga dikejutkan dengan satu buah berita terhangat saat ini, gambarnya dengan Dion yang sedang ikut pertandingan di sekolah Rea dan Brenda sudah tersebar. Dia sudah melupakan hal itu saat dia menyetujui untuk ikut bermain atas permintaan anak-anak nya.

Huffff

Sierra menghembuskan nafasnya dengan kuat, dia harus menyiapkan diri untuk menghadapi papanya saat tiba di rumah nanti.

Terpopuler

Comments

Atikah ⭐

Atikah ⭐

kasihan bgt tertekan ... relain aja deh perusahaan nya ... pergi jauh dah ...

2023-12-20

1

Uthie

Uthie

Duhhh.. poor Sierra... terus tertekan dengan semua permasalahan nya 😟

2023-10-19

1

lihat semua
Episodes
1 bab 1
2 bab 2
3 bab 3
4 bab 4
5 bab 5
6 bab 6
7 bab 7
8 bab 8
9 bab 9
10 bab 10
11 bab 11
12 bab 12
13 bab 13
14 bab 14
15 bab 15
16 bab 16
17 bab 17
18 bab 18
19 bab 19
20 bab 20
21 bab 21
22 bab 22
23 bab 23
24 bab 24
25 bab 25
26 bab 26
27 bab 27
28 bab 28
29 bab 29
30 bab 30
31 bab 31
32 bab 32
33 bab 33
34 bab 34
35 bab 35
36 bab 36
37 bab 37
38 bab 38
39 bab 39
40 bab 40
41 bab 41
42 bab 42
43 bab 43
44 bab 44
45 bab 45
46 bab 46
47 bab 47
48 bab 48
49 ban 49
50 bab 50
51 bab 51
52 bab 52
53 bab 53
54 bab 54
55 bab 55
56 bab 56
57 bab 57
58 bab 58
59 bab 59
60 bab 60
61 bab 61
62 bab 62
63 bab 63
64 bab 64
65 bab 65
66 bab 66
67 bab 67
68 bab 68
69 bab 69
70 bab 70
71 bab 71
72 bab 72
73 bab 73
74 bab 74
75 bab 75
76 bab 76
77 bab 77
78 bab 78
79 bab 79
80 bab 80
81 bab 81
82 bab 82
83 ban 83
84 bab 84
85 bab 85
86 bab 86
87 bab 87
88 bab 88
89 bab 89
90 bab 90
91 bab 91
92 bab 92
93 bab 93
94 bab 94
95 bab 95
96 bab 96
97 bab 97
98 bab 98
99 bab 99
100 bab 100
101 bab 101
102 bab 102
103 bab 103
104 bab 104
105 bab 105
106 bab 106
107 bab 107
108 bab 108
109 bab 109
110 bab 110
111 bab 111
112 bab 112
113 bab 113
114 bab 114
115 bab 115
116 bab 116
117 bab 117
118 bab 118
119 bab 119
120 bab 120
121 bab121
122 bab 122
123 bab 123
124 bab 124
125 bab 125
126 bab 126
127 bab 127
128 bab 128
129 bab 129
130 bab 130
131 bab 131
132 bab 132
133 bab 133
134 bab 134
135 bab 135
136 bab 136
137 bab 137
138 bab 138
139 bab 139
140 bab 140
141 bab 141
142 bab 142
143 bab 143
144 bab 144
145 bab 145
146 bab 146
147 bab 147
148 bab 148
149 bab 149
150 bab 150
151 bab 151
152 bab 152
153 bab 153
154 bab 154
155 bab 155
156 Bab 156
157 bab 157
158 bab 158
159 bab 159
160 bab 160
161 bab 161
162 bab 162
163 bab 163
164 bab 164
165 bab 165
166 bab 166
167 bab 167
168 bab 168
169 bab 169 (end)
Episodes

Updated 169 Episodes

1
bab 1
2
bab 2
3
bab 3
4
bab 4
5
bab 5
6
bab 6
7
bab 7
8
bab 8
9
bab 9
10
bab 10
11
bab 11
12
bab 12
13
bab 13
14
bab 14
15
bab 15
16
bab 16
17
bab 17
18
bab 18
19
bab 19
20
bab 20
21
bab 21
22
bab 22
23
bab 23
24
bab 24
25
bab 25
26
bab 26
27
bab 27
28
bab 28
29
bab 29
30
bab 30
31
bab 31
32
bab 32
33
bab 33
34
bab 34
35
bab 35
36
bab 36
37
bab 37
38
bab 38
39
bab 39
40
bab 40
41
bab 41
42
bab 42
43
bab 43
44
bab 44
45
bab 45
46
bab 46
47
bab 47
48
bab 48
49
ban 49
50
bab 50
51
bab 51
52
bab 52
53
bab 53
54
bab 54
55
bab 55
56
bab 56
57
bab 57
58
bab 58
59
bab 59
60
bab 60
61
bab 61
62
bab 62
63
bab 63
64
bab 64
65
bab 65
66
bab 66
67
bab 67
68
bab 68
69
bab 69
70
bab 70
71
bab 71
72
bab 72
73
bab 73
74
bab 74
75
bab 75
76
bab 76
77
bab 77
78
bab 78
79
bab 79
80
bab 80
81
bab 81
82
bab 82
83
ban 83
84
bab 84
85
bab 85
86
bab 86
87
bab 87
88
bab 88
89
bab 89
90
bab 90
91
bab 91
92
bab 92
93
bab 93
94
bab 94
95
bab 95
96
bab 96
97
bab 97
98
bab 98
99
bab 99
100
bab 100
101
bab 101
102
bab 102
103
bab 103
104
bab 104
105
bab 105
106
bab 106
107
bab 107
108
bab 108
109
bab 109
110
bab 110
111
bab 111
112
bab 112
113
bab 113
114
bab 114
115
bab 115
116
bab 116
117
bab 117
118
bab 118
119
bab 119
120
bab 120
121
bab121
122
bab 122
123
bab 123
124
bab 124
125
bab 125
126
bab 126
127
bab 127
128
bab 128
129
bab 129
130
bab 130
131
bab 131
132
bab 132
133
bab 133
134
bab 134
135
bab 135
136
bab 136
137
bab 137
138
bab 138
139
bab 139
140
bab 140
141
bab 141
142
bab 142
143
bab 143
144
bab 144
145
bab 145
146
bab 146
147
bab 147
148
bab 148
149
bab 149
150
bab 150
151
bab 151
152
bab 152
153
bab 153
154
bab 154
155
bab 155
156
Bab 156
157
bab 157
158
bab 158
159
bab 159
160
bab 160
161
bab 161
162
bab 162
163
bab 163
164
bab 164
165
bab 165
166
bab 166
167
bab 167
168
bab 168
169
bab 169 (end)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!