Bab12

Mendengar semua ucapan Tom. Tiara justru tertawa mengejek dengan raut wajah penuh kebencian.

"Kau berbicara seperti itu seolah-olah aku ini begitu kejam memisahkan kau dengan darah dagingmu. Padahal apa yang kau lakukan dulu lebih kejam bahkan sampai membuat salah satu bayiku meninggal," ucapnya dengan penuh emosi, karena Tom terus menyudutkannya sudah menyembunyikan keberadaan Gio.

Padahal jelas-jelas Tom tak pernah menginginkan anak-anak mereka sejak dalam kandungan. Bahkan Tom sempat meragukan bayi dalam kandungannya apa benar darah daging pria itu, sampai tak pernah peduli untuk sekedar bertanya apakah kandungannya baik-baik saja atau menemaninya untuk periksa ke dokter.

"Asal kau tahu, kalau saja Gio tidak membutuhkan sumsum tulang darimu maka aku tidak akan pernah datang menemuimu. Karena aku tidak sudi mempertemukan Gio dengan pria brengsek sepertimu."

"Kau...!"

Tom yang tersulut emosi mengepalkan kedua tangannya dengan erat. Sungguh ia tak habis pikir dengan mantan istrinya tersebut, padahal jelas-jelas Tom sudah mengakui kesalahannya bahkan sejak beberapa tahun yang lalu. Tapi Tiara seperti menutup mata dengan beban rasa bersalah yang dipikulnya, bahkan membenarkan apa yang sudah dilakukannya dengan menyembunyikan keberadaan putra mereka.

"Kenapa? Apa kau ingin mendorongku lagi sama seperti dulu?" tantang Tiara saat melihat Tom mengepalkan kedua tangannya.

Tom terdiam sesaat sembari menghela napasnya dengan panjang agar tak semakin terbawa emosi. Karena jika diteruskan maka urusannya akan semakin panjang, sedangkan ia ingin mengetahui keadaan dan keberadaan putranya.

"Sekarang di mana putraku? Aku ingin menemuinya.

"Gio saat ini di rawat di rumah sakit."

"Apa?" pekik Tom dengan terkejut. "Kalau begitu sekarang antar aku menemuinya!"

"Tunggu!" Tiara menahan langkah Tom. "Jadi kau bersedia untuk menjadi pendonor bukan?" Ia ingin memastikan terlebih dahulu sebelum mempertemukan Tom dengan Gio.

"Kenapa masih mempertanyakannya? Jangankan sumsum tulangku, nyawa pun akan aku berikan."

Deg.

Tiara menatap Tom dengan intens, guna mencari kebohongan dikedua mata mantan suaminya tersebut. Namun yang ia lihat justru kejujuran dan ketulusan Tom saat mengatakan akan memberikan nyawanya untuk Gio.

"Ayo pergi! Tunggu apa lagi?" ucap Tom dengan mempersilahkan Tiara untuk berjalan lebih dulu.

Tiara pun keluar dari ruangan tersebut dengan diikuti Tom dari belakang. Keduanya segera pergi menuju rumah sakit tempat di mana Gio dirawat.

Setelah dua puluh menit perjalanan, akhirnya mobil yang ditumpangi mereka sampai di rumah sakit. Keduanya langsung menuju ruang rawat, di mana anak mereka tengah terbaring lemah di atas ranjang dengan ditunggu oleh seorang pengasuh.

"Dia Giovano, putra kita ..." ucap Tiara saat melihat Tom berjalan mendekat ke arah ranjang Gio.

Tom yang sejak tadi diam hanya bisa menatap dengan sendu, setelah melihat dengan jelas sosok putranya yang selama ini disembunyikan oleh Tiara. Sosok dengan wajah perpaduan antara dirinya dan Tiara itu tampak tertidur dengan damai tanpa terganggu sama sekali dengan kehadiran mereka.

"Daddy akan menjaga adikmu," lirih Tom sembari mengecup kening putranya.

Ya, kini Tom baru mengerti arti dari mimpi-mimpinya selama ini setelah bertemu dengan Gio. Ternyata putri kecilnya yang telah tiada tanpa sempat menatap indahnya dunia itu, bermaksud memberitahunya tentang keberadaan Giovano. Namun dia yang tidak mengerti dengan arti mimpi tersebut, hanya mengabaikannya begitu saja disaat sang putra tengah berjuang melawan penyakitnya.

"Daddy akan melindungi mereka sayang," lirih Tom kembali yang sempat didengar oleh Tiara.

Namun wanita itu lebih memilih diam lalu keluar dari ruangan tersebut karena tidak bisa menahan tangisnya. Setelah beberapa saat akhirnya Tom menyusul Tiara, lalu mereka berjalan menuju ruangan dokter untuk melakukan tes pencocokan sumsum tulang, setelah sebelumnya meminta pada pengasuh Gio untuk menjaga putra mereka.

Terpopuler

Comments

piyol🤸🤸

piyol🤸🤸

ini part yg sgt nyentuh bgt sih .. mewek aku bacanya ,, seru cerita² mommy ❤️ aku suka .thanks udah bikin cerita² yg bagus kak lanjutkan karyamu .. hadiah dan vote untuk mommy biar semangat bikin cerita selanjutnya 🤗🤗

2025-01-25

0

Ray Siddiq

Ray Siddiq

kalau di ajak rujuk jangan mau ya Tiara, si Tom banyak virus dan bactery nya,,,

2025-01-31

0

Chysea

Chysea

lah..telat, buat apa menyesal? g bisa balikin apa yg sdh terjadi kan?

2025-02-22

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!