Ch. 19

Melvin tertegun melihat seorang wanita yang berdiri membelakanginya di depan lemari pendingin. Gaun tidur minim di atas lutut berbahan satin dan bertali spageti cukup untuk mengekspose sebagian besar tubuh wanita itu. Membuat darah Melvin berdesir seketika.

Rambut cruly yang di sanggul acak di tengah kepala memperlihatkan leher jenjang putih mulus milik wanita itu.

Aahh

Tubuh Angel terhuyung kebelakang karena begitu terkejut melihat Melvin yang tiba-tiba berdiri di belakangnya saat ia membalikkan badan. Beruntung Melvin dengan sigap menarik pinggang Angel sehingga tidak membentur lemari pendingin. Sebelah tangan Melvin juga sempat menyambar botol minuman di tangan Angel yang terjatuh dan hampir mengenai kakinya.

Untuk beberapa saat mereka dalam posisi berpelukan karena masih sama-sama terkejut. Melvin sama sekali tidak berkedip melihat wajah wanita di depannya dari jarak yang sangat dekat.

"Lepaskan aku !" suara Angel yang terdengar marah langsung membuyarkan lamunan Melvin.

Mendengar itu Melvin pun langsung melepaskan tangannya dari pinggang Angel dan karena posisi Angel yang tidak siap membuat wanita itu terjatuh ke lantai.

Aawww

Angel mengusap bok**g nya yang sakit akibat terbentur sudut lemari pendingin.

"Mengapa kau melepaskan ku ?" kata Angel masih dengan nada marah.

"Hey, bukankah kau yang minta di lepaskan tadi." balas Melvin kesal.

Telinganya masih berfungsi dengan baik ketika wanita itu mengatakan 'Lepaskan aku'.

"Tapikan aku belum siap menegakkan kaki ku." kata Angel beralasan karena ia tidak mau mengakui kesalahannya.

Karena suasana hati yang sedang kacau, Melvin malas untuk berdebat. Ia pun tidak membalas lagi ucapan Angel. Melvin mengulurkan tangannya untuk membantu Angel bangun dan Angel tidak menolak karena ia memang sedang membutuhkan bantuan.

Angel menyambut uluran tangan Melvin dan Melvin pun segera menariknya. Melvin yang salah memperkirakan berat badan Angel menarik dengan kuat sehingga tubuh Angel menabrak tubuhnya. Dan sekali lagi mereka berada di posisi saling berpelukan. Namun fokus Melvin kali ini bukan lagi wajah Angel. Melainkan di bagian dada wanita itu.

Angel yang mengerti ke mana arah tatapan mata Melvin langsung meggeram kesal.

"Apa yang kau lihat ?" tanya Angel dengan menekan setiap kata.

Mendengar itu Melvin pun tersadar dan segera mengalihkan pandangannya. Melvin segera melepaskan tangannya yang sedang memeluk tubuh Angel setelah memastikan wanita itu berdiri dengan benar. Dengan tanpa mengatakan apa pun Melvin pergi meninggalkan Angel terlebih dulu.

Setelah Melvin pergi, Angel pun dengan cepat masuk ke dalam kamar dan langsung mengunci pintunya.

"Dasar ! semua pria sama saja." umpat Angel kesal.

Angel memang sudah terbiasa berpakaian seksi. Hanya saja sejak ia melakukan pelarian, Angel terpaksa mengubah cara berpakaiannya menjadi nerd style. Tapi jika sendirian di rumah Angel tetap menjadi dirinya sendiri.

Sudah hampir satu minggu Angel tinggal di sini dan sekalipun Melvin tidak pernah datang. Karena itu ia berani memakai pakaian seksi.

Angel bergidik ngeri membayangkan jika Melvin sama seperti para mantan kekasihnya yang hanya menyukai keseksiannya. Karena itulah Angel selalu memutuskan pacarnya jika pacarnya itu mulai ingin mencium dan menyentuh tubuhnya.

Angel ingin mencari pria yang benar-benar mencintainya. Bukan mencintai kecantikan dan tubuh seksinya saja.

Angel langsung mengganti pakaiannya dengan yang lebih tertutup. Tak lupa juga kaca mata yang membuatnya menjadi Angle. Bukan Aurora.

Terpopuler

Comments

Yuli Yuli

Yuli Yuli

ksih visualnya thorr

2024-09-20

0

Anskarius

Anskarius

👍🥰

2024-04-11

4

Fenty Dhani

Fenty Dhani

awal yang mengesankan...awas g bisa tidur Vin🤭

2024-01-30

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!