Satu minggu sudah Angel berada di tanah air tercintanya. Setelah memastikan keadaan aman, Angel baru berani keluar. Ia mulai dengan mencari tempat tinggal yaitu sebuah apartemen yang ia sewa untuk beberapa bulan ke depan.
Angel mulai mencari pekerjaan dengan memasukkan lamaran ke beberapa perusahaan. Namun ia tetap menghindari perusahaan milik keluarganya. Ya, kali ini Angel kembali ingin bekerja di perusahaan karena jika kerja di restoran atau toko ia takut akan bertemu dengan banyak orang.
Setelah dua hari memasukkan lamaran, Angel mendapatkan panggilan interview di salah satu perusahaan. Pagi-pagi sekali ia sudah bersiap. Angel menatap penampilannya di depan cermin. Ia sendiri tidak yakin akan di terima bekerja di perusahaan itu dengan penampilannya yang culun seperti ini. Karena perusahaan itu sangat besar.
Tepat pukul delapan pagi Angel sudah sampai di perusahaan tempat ia akan di interview. Ada beberapa orang juga yang akan di interview di sana dan penampilan mereka semuanya sangat bagus jika Angel membandingkan dengan penampilannya saat ini.
Mereka menatap Angel dengan tatapan yang entah. Ada juga yang terlihat meremehkannya. Angel tahu mereka mungkin sedang membicarakannya. Namun Angel sama sekali tidak peduli. Sedikitpun ia tidak merasa insecure.
Sekarang tiba giliran Angel yang di panggil. Seorang wanita senior yang berusia sekitar empat puluh tahunan yang akan mewawancarainya. Wanita itu menatap Angel dari atas sampai ke bawah. Tak heran jika nilai ijazahnya tinggi. Dari penampilannya saja sudah bisa di pastikan ia seorang kutu buku.
"Selamat. Kamu di terima." putus wanita itu setelah mengajukan beberapa pertanyaan.
"Terima kasih, Bu."
"Ini kontrak kerjanya." wanita itu memberikan sebuah berkas kepada Angel.
"Silahkan di tandatangani." lanjutnya lagi.
Sebelum menandatangani, Angel membaca isi kontrak kerja itu lebih dulu. Sama seperti surat kontrak pada umumnya tapi disini isi perjanjiannya lebih banyak. Setelah selesai membaca Angel pun tanpa ragu untuk menandatanganinya. Kemudian ia menyerahkan kembali kepada wanita itu.
"Selamat bergabung di perusahaan kami. Besok kamu akan mulai bekerja. Pastikan untuk selalu mematuhi aturan dan datang tepat waktu." ucap wanita itu lagi.
"Baik. Saya permisi." balas Angel kemudian ia pun keluar dari ruangan itu.
Ternyata perusahaan ini lebih memilih kualitas sumber daya manusia dari pada rupa dan penampilan. Pantas saja perusahaan ini maju dan berkembang.
Keesokan harinya Angel datang tepat waktu, bahkan lima belas menit lebih cepat sebelum jam masuk kantor. Sudah menjadi sebuah kebiasaan bagi Angel untuk bersikap disiplin dalam bekerja.
Seorang staf HRD mengantarkan Angel ke meja kerjanya dan menerangkan apa saja tugas yang harus Angel kerjakan. Karena berdasarkan CV lamaran yang Angel ajukan kemarin ia baru saja lulus kuliah dan belum memiliki pengalaman kerja sama sekali.
Angel mendengarkan keterangan dari seniornya yang merupakan seorang pria sambil memasang wajah serius, seolah-olah dia tidak tahu apapun. Pria itu sama seperti pria lainnya yang bersikap datar dan enggan melihat wajah Angel yang jelek dengan kaca mata tebal dan besar bertengger di wajahnya.
Dasar ! semua pria sama saja. Sukanya hanya melihat yang bening dan cantik. Gumam Angel dalam hatinya setelah pria itu pergi.
Pagi itu Angel langsung di berikan beberapa pekerjaan untuk menyalin hasil rapat dan membuat proposal.
Astaga. Apa mereka pikir aku ini anak magang. Batin Angel merasa diremehkan.
Ia menatap tiga buah berkas di tangannya dan tanpa membuang waktu lagi ia langsung mengerjakan tugas yang menurut Angel bukan levelnya. Tak sampai satu jam, Angel sudah pun menyelesaikan semua tugasnya itu.
"Astaga. Ini terlalu sempurna untuk anak baru." Angel menatap hasil pekerjaan yang sudah ia print.
Angel melihat jam di pergelangan tangannya, baru tiga puluh lima menit. Ia harus menunggu setidaknya satu jam untuk menyerahkan tugas yang sudah ia buat.
Satu jam untuk tiga buah tugas menurut Angel itu masih terlalu cepat untuk anak baru yang masuk kerja pada hari pertama. Angel pun pura-pura mengotak atik komputer miliknya agar dikira masih mengerjakan tugas yang seolah belum selesai sambil menunggu waktu satu jam.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 71 Episodes
Comments
Sri Rahayu
sepertinya tempat Angel kerja itu perusahaan Melvin suaminya....pucuk dicinta ulam tiba, Melvin tdk usah payah2 menemukan Angel, dia datang sendiri 🤩🤩🤩🤩🤩
2025-03-24
0
Marlina Selian
apa kah anggel kerja di perusahaan Marvin
2025-03-01
0
Fitria Ningsih
nama samaran apa beda dengan nama ijasah, aneh kan
2024-10-01
0