Ryan terdiam dan Kini Zula juga terdiam, Zula perlahan kembali menangis dan makin sesak rasanya
Ryan menyadari kalau dia salah, kalau dia yang tidak tanggung jawab sebagai suami
Dia justru percaya omongan orang adeknya tanpa mencari tau kebenarannya
Rumah tangganya yang lebih dari 20 tahun kini bermasalah, dan Kalau sudah Zula seperti ini susah, susah untuk kembali dan susah untuk kembali ke awal lagi
Dia tau siapa Zula, diamnya Zula bukanlah diam yang gak mau tau, akan tetapi diam yang menyimpan dendam yang mendalam
Sopan dan ramahnya Zula bukan ramah biasa, sabar dan Ramah yang akan meledak di waktu yang tepat
" Silahkan talak saya, " ucap Zula meminta di talak lagi pada Ryan
" Gak akan pernah" jawab Ryan cepat dan menggenggam tangan Zula
Dengan cepat Zula mengipatkan dan
" Auuu...... " Ucap Zula saking kencangnya terasa sakit di bagian jarum infus yang ada di tangannya
" Abang gak mau, lebih baik abang mati aja kalau kamu minta pisah" ucap Ryan lagi
" Ya udah aku yang ke pengadilan" jawab Zula lagi
" Aku gak jadi nikah sayang, aku hanya sayang kamu, aku gak bisa duain kamu" ucap Ryan lagi dan mencoba mendekatu Zula lagi
" Enggak..... Kamu gak sayang lagi sama aku, kamu bajingan kamu pendusta, kamu menghancurkan perasaanku" jawab Zula makin memanas
Dan kali ini Ucup abang angkat Zula, datang kerumah Zula di kala mengetahui kabar Zula dari Bibi selaku owner restoran yang mana dia juga bekerja dan sebagao pemegang salah satu restoran di daerahnya
Bibi bilang kalau Zula tidak baik baik saja, dan bercerita kalau Ryan begini bigini pada Zula
Sebagai abang walaupun bukan abang kandung tapi Zula adalah prioritas utama Ucup setelah anak dan istrinya
Dia bisa seperti ini karena lantaran keluarga Zula
Dia yang dulu anak yatim dan gak punya apa apa, sekarang bisa memulyakan anak istrinya untuk hidup bahagia berkecukupan
" Maaf pak ada pak Ryan di dalam" ucap Suster saat Ucp hendak masuk
" Biarkan saya masuk" jawab Ucup keras dan melawan pada perawatnya
Dan hal itu membuat Aira dan Syifa yang gak jauh dari mereka ikut kaget dan mendekat
" Saya mau masuk" ucap Ucup dengan muka kejamnya
Dia lembut tapi dia gak bisa kalau melihat sahabat atau adeknya di sakiti
Dia faham betul siapa Zula, dan bagai mana Zula apa lagi mendengar teriakan dari dalam dan tangisan Zula dari dalam Ucup sudah gak tahan lagi dan
Debrak....
Ucup membuka paksa pintu kamar itu langsung masuk
Dia gak peduli di anggap menyalahi atau mengganggu rumah tangga Zula dan Ryan
Yang penting sekarang Zula tenang, bukan makin tertekan
Tenang dulu, bukan tambah tertekan lagi
Dia faham Zula gak bisa kalau harus langsung selesai urusannya dalam keadaan seperti ini, dia perlu ketenangan bukan penyelesaian terlebih dahulu
Ryan dan Zula spontan menoleh kompak ke arah Pintu dan Zula yang melihat Ucup langsung berteriak dan menangis kencang
" Ucup......" Panggil Zula dengan suara tangisnya yang makin menjadi
Ucup mendekat dan Zula langsung memeluknya
" Ucup.... Tolong GueUcup" ucap Zula dengan tangisan yang maki ke sini makin menjadi jadi
" Gue gak mau berada di posisi terendah lagi Cup, APA SALAHKU... Apa dosaku? Apa kurangnya Gue Cup, Kenapa hidup Gue selalu seperti ini Cup, gue pengen hidup bebas bahagia Cup, kenapa gue selalu menderita Cup" ucap Zula terus meluapkan isi hatinya pada sahabatnya sekaligus kakak angkatnya itu
" Loe bisa, elo kuat, loe hebat La, Elo adek gue yang luar biasa, loe gak ada kurangnya di mata gue, loe sosok tangguh dan hebat La" Ucap Ucup membalas pelukan dari Zula
Gak peduli mereka dengan keberadaan suami atau Ryan yang ada di sebelahnya justru Zula memeluk laki laki lain yang jels buka Makhromnya
Tapi Zula nyaman, berada di dekat Ucup yang sedari dulu selalu melindunginya selalu ada untuknya selalu mensuport apapun padanya
Sebelum mengenal kakak abang dan kekuarga lainnya Zula sudah mengenal Ucup sebagai pelindung dan membelanya
" Gue gak kuat Cup gue gak mampu" jawab Zula masih dengan tangisannya yang makin menjadi
" Elo mampu La.. Elo kuat, Elo wanita hebat yang gue kenal, mana Zula yang gue kenal?" tanya balik Ucup karena dia merasa Zula memang sangat down
" Gue gak sanggup gue benci yang namanya cinta gue benci laki laki Cup, gue goblok cup, kenapa gue harus merasakan Cinta kalau akhirnya gue kembali di sakiti cup" Ucap Zula lagi yang dulu pernah trauma dengan yang namanya Cinta saat di tinggalin oleh Maulana
Deg......... Hati Ryan seolah berhenti berdetup kencang, di saat Zula mengatakan kalau dia trauma dengan cinta kalau dia menyesal pernah merasaka Cinta
Itu tandanya Zula makin sulit apa bila harus kembali ke Dia lagi
" Cup.... Gue gak sanggup, gue selalu sendiri Cup, gue mau mati aja cup, gak ada gunanya gue hidup, gak ada yang peduli sama gue, gue selalu sendiri sejak lahir cup, gue orang yang selalu di duakan gue orang yang jauh dari prioritas utama, gue pengen itu cup, pengen merasakan sayang seutuhnya, gue udah capek sendiri terus, gue bukan siapa siapa cup, gue hanya buangan dan pelampiasan, gue mau mati aja cup, gue capek, gue lelah, gue gak kuat lagi cup, sakit cup, sakit hatiku cup," ucap Zula tanpa sadar dan tanpa peduli dengan keberadaan orang orang di sekitarnya
Zula kini sudah memejamkan mata dan sangat lemas badannya, hatinya terlalu hancur dia sangat tertekan dengan kondisi dan keadaannya seperti ini dia terlalu sakit karena di hianati
" Kenapa gue harus di lahirkan kalau gue harus merasakan sakit cup, kenapa gue harus hidup kalau hanya merasakan sakit, " ucap Zula lagi dengan badan yang sudah berada di dekapan Ucup
Ucup menopang tubuh Zula yang sudah tak berdaya lagi, Yang sudah lemas dan sudah tidak kuat menahan rasa sakit dan beratnya beban hati dan dikirannya
Aira mendekap adeknya melihat kondisi Mamanya yang ternyata sangat parah, jauh dari apa yang tadi dia lihat dan mamanya katakan tadi
" Kenapa gue harus bertemu dan jatuh cinta pada laki laki brerengsek cup, kenapa gue harus menikah dan hamil dan melahirkan anak anak gue Cup, kalau akhirnya gue di sakiti anak dan suami gue Cup,Gue kurang apa Cup, gue salah apa sama mereka??" tambah Zula lagi dan Ucup makin gelisah
Melihat Zula yang jauh dari Zula yang dulu ini sudah pasti makin sakit
Zula pernah menyesali hidupnya, tangisan tapi tangisannya tak separah saat ini
Dan ini sudah di luar batas kemampuan Zula, Zula benar benar gak mampu dan gak kuat lagi saat ini
Dan ...
" Maaf pak Ryan, untuk saat ini, tempat Zula bukan di sini," ucap Ucup pada Ryan
" Ini bapak izinkan atau tidak, saya tetap bawa Zula detik ini juga, " tambah Ucup dengan tatapan yang gak seperti biasa lagi pada Ryan
Ucup akan membawa Zula, ke mana yang biasa Zula datangi saat lagi galau galaunya
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 84 Episodes
Comments
Falsafah Indah
pasri nanti kalau umii jihan & abah Zain pulang tahu anak nya disakiti Riyan pasti di damprat tuh kaya abah zain dulu....
2023-09-19
0
Uni Sannang
zula yang kuat ya, kamu harus kuat tunjukin sama si riyan kalau kamu bisa tampanya, ayo zula semangat jangan bersedih lagi, aku juga mewek bacanya kasian zula thor😭😭
2023-09-19
0
Heni Yuhaeni
jngn lama" mbak othor up nya, jdi penasaran dengan Ryan dan anak" nya, ketika zula di bawa ucup
2023-09-19
0