Akhirnya bertemu dengan Mommy

Rose telah selesai menjalani pemeriksaan, gips yang melekat di kakinya telah di ganti dengan yang baru. Gadis itu menatap sebal pada pria berbadan kekar yang masih menunggunya di depan ruangan dokter.

“Niat banget sih!” dumel Rose pada pria berbadan kekar itu.

“Sudah selesai, Nona, saya antarkan Anda ke ruang rawat Nona Mika sekarang ya,” ucap pria tersebut sangat antusias.

“IYA!” jawab Rose dengan nada kesal. Pipinya menggembung dan bibirnya mengerucut tajam, bertanda kalau dia sangat-sangat jengkel pada pria yang mengikutinya itu.

Dengan langkah pelan, Rose mengikuti pria tersebut menuju lift yang akan membawanya ke kamar Mika.

“Anda jangan terkejut saat sampai di ruang rawat Nona Mika, karena Anda akan bertemu dengan Tuan Arkan,” ucap pria tersebut seolah mewanti-wanti gadis yang berdiri tidak jauh darinya itu agar tidak takut atau pun syok dengan segala sikap dingin bossnya.

“Nggak peduli!” jawab Rose dengan ketus, singkat, padat dan jelas.

Bodyguard tersebut menanggapinya dengan deheman pelan, lalu menghela nafas panjang. Dia pikir, gadis itu adalah gadis yang lemah, ternyata dia salah.

TING!

Lift yang membawa dua orang itu sudah sampai di lantai tiga, pria berbadan kekar itu membantu Rose keluar dari lift, akan tetapi gadis itu menolaknya dengan kasar.

“Aku bisa sendiri, dan jangan menyentuhku!” tegas Rose, menatap tajam pria tersebut.

“Maaf.” Bodyguard tersebut berjalan mendahului menuju kamar rawat inap Mika.

Tok ... Tok ...

Bodyguard tersebut mengetuk pintu ruangan tersebut beberapa kali, tak berselang lama terdengar sahutan dari dalam ruangan sana yang dia yakini adalah suara Arkan—bossnya.

“Silahkah masuk, Nona.” Dia membukkan pintu dengan lebar untuk Rose.

Rose mengangguk dan memasuki ruang rawat tersebut dengan langkah pelan.

Mika yang masih merengek di pangkuan ayah langsung terdiam ketika melihat seseorang memasuki ruang rawatnya.

“Mommy!!!” seru Mika dengan suara melengking, terlihat jelas kalau gadis kecil sangat bahagia dengan kedatangan sosok wanita yang sangat di rindukannya.

Arkan menoleh ke arah pintu, manik tajamnya menatap lekat pada seorang wanita yang berdiri di tengah pintu dengan bantuan tongkat di kedua tangannya. Tapi, bukan tongkat yang di perhatikan Arkan, melainkan wajah wanita tersebut yang sama persis seperti wajah mendiang istrinya.

Jantung Arkan berdetak sangat cepat, respon tubuhnya sama persis saat dia pertama kali bertemu dengan mendiang istrinya yang membuatnya jatuh cinta pada pandangan pertama.

“Hai, gadis kecil,” sapa Rose tersenyum tulus pada gadis kecil yang kini turun dari pangkuan ayahnya lalu berjalan ke arahnya.

“Mommy kenapa lama sekali? Mika sangat rindu.” Gadis kecil itu langsung memeluknya dengan sangat erat dan penuh kerinduan.

“Bernahkah? Mommy juga sangat rindu Mika.” Rose mengatakannya dengan tulus, tapi padahal dia hanya akting belaka, karena dia merasa tidak nyaman berada di posisi seperti ini.

Di panggil dengan sebutan ‘Mommy’ oleh gadis kecil yang sama sekali tidak di kenalnya. Oh, Tuhan, duniaku kenapa jungkir balik seperti ini, batin Rose mengeluh dengan keadaannya yang sekarang ini.

Arkan beranjak dari duduknya, kedua matanya tidak berkedip menatap wanita tersebut. Wajah wanita tersebut sangat persis seperti mendiang istrinya—bak pinang di belah dua.

Di dalam ruangan tersebut hanya ada mereka bertiga saja karena sus Riri izin pulang untuk mengambil pakaian Mika. Rose merasa di ruangan tersebut sangat dingin dan mencekam ketika menyadari kalau pria yang bediri tidak jauh darinya itu menatapnya dengan tajam.

“Daddy, ini Mommy ‘kan? Sama ‘kan dengan foto Mommy yang ada di rumah,” ucap Mika ketika melepaskan pelukannya dari Rose.

“Mika, Sayang. Mommy Mika sudah berada di surga. Dan untuk wanita ini hanyalah wanita asing yang wajahnya mirip dengan Mommy,” jelas Arkan dengan nada pelan, tapi cukup menyakitkan di dengar oleh anak sekecil Mika.

Wajah Mika yang berbinar bahagia langsung berubah murung setelah mendengar ucapan ayahnya. Dia mendongak, menatap Rose dengan kedua mata yang berkaca-kaca.

Rose berdecak seraya menggeleng pelan saat melihat sikap pria yang di panggil dengan sebutan Daddy oleh Mika.

“Kamu ini kasar sekali!” sahut Rose, karena tidak tega melihat gadis kecil itu bersedih.

“Diam! Aku tidak bicara denganmu!” balas Arkan dingin, menatap tajam pada wanita tersebut.

“Wah!!!” Rose memekik ketika baru menyadari kalau pria yang ada di hadapannya ini adalah pria yang sudah menabraknya beberapa hari yang lalu. “Kayaknya kamu belum pernah di jadikan kambing guling ya!!!” kesal Rose sambil menatap sengit pada pria tersebut.

“Apa kau bilang?! Dasar gadis aneh!” umpat Arkan dengan nada kesal.

“Aneh? Hei kau yang ...” ucapan Rose terhenti ketika melihat pria tersebut memanggil bodyguard-nya yang menunggu di luar ruangan.

Bodyguard yang berjaga di luar sudah berada di dalam ruang rawat.

“Jaga putriku sebentar, aku ingin berbicara dengan wanita ini!” titah Arkan seraya menunjuk Rose yang berdiri di dekatnya.

“Baik, Tuan,” jawab bodyguard tersebut patuh.

“Daddy, jangan lama-lama. Mika masih rindu Mommy,” mohon Mika pada ayahnya.

“Iya, sayang,” jawab Arkan lembut, lalu beralih menatap Rose dengan tatapan garang.

“Ikut aku, ada yang ingin aku bicarakan kepadamu!” ucap Arkan, dingin dan datar.

“Ogah!” balas Rose menolak ajakan Arkan.

“Ikut aku Nona Park!” tegas Arkan penuh penekanan, kedua matanya melotot tajam pada Rose.

“Hei, bagaimana bisa kamu tahu nama margaku?!” tanya Rose sangat terkejut di barengi dengab rasa penasaran.

“Jika ingin tahu jawabanny, ikut aku sekarang juga!” Arkan segera keluar dari ruangan tersebut.

Rose yang sangat penasaran, akhirnya mengalah dan mengikuti pria tersebut dengan langkah pelan dan hati-hati.

"Mata kamu buta ya! Nggak lihat kalau kaki aku pincang!" Rose mengumpati pria yang berjalan mendahuluinya dengan sangat cepat, membuatnya sulit mengimbangi.

Arkan menghentikan langkahnya, seraya menoleh ke belakang, menatap dingin pada gadis tersebut.

"Kau mau ngesot juga aku tidak akan peduli!" balas Arkan, dingin.

"Owh, begitu rupanya. Oke, lebih baik aku pulang saja!" Rose mencebikkan bibir, menatap sengit pada pria sok ganteng itu.

"Lagi pula aku nggak penasaran lagi dan nggak mau jadi mommy-mommy untuk anakmu itu!" Rose memundurkan langkahnya, lalu balik badan, melangkahkan kakinya menuju lift, dia berniat pulang karena sudah malas berada di sana.

"Gadis ini membuatku sangat kesal!" geram Arkan, berkacak pinggang lalu segera mengejar Rose yang sudah akan masuk ke dalam lift. Arkan langsung mengangkat tubuh gadis itu ala brydal style, tanpa memedulikan dua tongkat milik Rose yang jatuh ke atas lantai.

"Hei!!!" teriak Rose lantaran terkejut ketika merasakan tubuhnya tiba-tiba melayang. "Kurang ajar, turunkan aku!"

"Diam!"

****

🤣🤣🤣

Jangan lupa jempolnya di tekan ya😘

Terpopuler

Comments

Rianti Dumai

Rianti Dumai

😅😂t'nyata kocax juga,,,

2024-04-24

0

Muj Ran

Muj Ran

Arkan awas loh lama² bisa jatuh cinta kau sama Rose

2024-02-27

0

Ernadina 86

Ernadina 86

bagus Rose..

2024-02-23

2

lihat semua
Episodes
1 Mendadak menjadi Mommy
2 Rindu Mommy
3 Rapuh
4 Pencarian gadis bertongkat dua
5 Nyet!
6 Rosalinda Park
7 Aku akan menemuinya!
8 Akhirnya bertemu dengan Mommy
9 500 juta!
10 The Power Of Money
11 Surat Kontrak
12 Surat Kontrak - 2
13 Dasar jelek dan dekil!
14 Sialnya Rose
15 Ossobuco alla milanese
16 Tua-Tua Keladi
17 Mencoba melarikan diri
18 Calon Ibu Mertua?
19 Cup!
20 Ciuman Pertama
21 Kalian berpacaran?!
22 Terima kasih ciumannya
23 Permintaan Mika
24 Mika Yang Cerdik
25 Demi Mika, Rose.
26 Keangkuhan Arkan
27 Terkejutnya Ibu Sita
28 20 tahun yang lalu
29 Bertanda Apa Ini?
30 Tingkah Arkan Yang Gengsian
31 Ingin Adik Bayi
32 Seperti Drama Keluarga
33 OTW Lamaran
34 Kebengkel
35 Lamaran
36 Bukan Dia!
37 Rencana Tuan Park
38 Masa Lalu Yang Getir
39 Jangan Macam-Macam, Arkan!
40 Posisi Pas
41 Marahnya Ibu Sita
42 Permintaan Rose Pada Arkan
43 Rencana Nyonya Park
44 Menghasut Mika
45 Sikap Aneh Dani
46 Merasa Terpojok
47 Menikahi Adik Ipar
48 Kejujuran Tuan Park
49 Bab 49
50 Bab 50
51 Bab 51
52 Bab 52
53 Karya Baru Emak (Glad to see you again)
54 Bab 53
55 Bab 54
56 Bab 55
57 Bab 56
58 Bab 57
59 Bab 58
60 Bab 59
61 Bab 60
62 Bab 61
63 Bab 62
64 Bab 63
65 Bab 64
66 Bab 65
67 Bab 66
68 Bab 67
69 Bab 68
70 Bab 69
71 Bab 70
72 Bab 71
73 Bab 72
74 Bab 73
75 Bab 74
76 Bab 75
77 Bab 76
78 Bab 77
79 Bab 78
80 Bab 79
81 Bab 80
82 Bab 81
83 Bab 82
84 Bab 83
85 Bab 84
86 Bab 85
87 Bab 86
88 Bab 87
89 Bab 88
90 Bab 89
91 Bab 90
92 Bab 91
93 Bab 92
94 Bab 93
95 Bab 94
96 Bab 95
97 Bab 96
98 Bab 97
99 Bab 98
100 Bab 99
101 Bab 100
102 Bab 101
103 Bab 102
104 Bab 103
105 Bab 104
106 Bab 105
107 Bab 106
108 Bab 107
109 Bab 108
110 Bab 109. Balada Telur Goreng
111 Bab 110. Bocil bisa bikin bocil
112 Bab 111. Icikiwir!!
113 Bab 112. Dia juga punya nyawa
114 KARYA BARU EMAK (SEXY OLD BODYGUARD)
115 Bab 113. Ada sesuatu di rahimu
116 Bab 114.
117 Bab 115. Positif
118 Bab 116.
119 Bab 117
120 Bab 118
121 Bab 119
122 Bab 120
123 Bab 121
124 Bab 122
125 Bab 123. Memang kucing, tapi ini bukan tentang kucing!
126 Bab 124. Doa Mami
127 Bab 125. Hadiah Untuk Gebetan
128 Bab 126
129 Bab 127. Ikut Hendra
130 Bab 128
131 Bab 129. Menikmatinya
132 Bab 130. Geli
133 Bab 131. Kesabaran Yang Diuji
134 Bab 132. Malas Kerja
135 Bab 133. Tak Terduga
136 Bab 134
137 Bab 135. Canda, Bro!
138 Bab 136. Ledakkan dia!
139 Bab 137. Kayak Bika Ambon
140 Bab 138
141 Bab 139. Sakit!
142 Bab 140. Dalam lubang semut
143 Bab 141. Ingin melupakanmu
144 Bab 142. Tak Butuh Penjelasan!
145 Bab 143. Deburan Ombak!
146 Bab 144. Di atas hamparan pasir putih
147 Bab 145
148 Bab 146
149 Bab 147. Dikiranya...
150 Bab 148. Pengen Makan Kamu.
151 Bab 149. Surga Dunia
152 Bab 150
153 Bab 151
154 Bab 152
155 Bab 153
156 Bab 154
157 Bab 155
158 Bab 156
159 Bab 157. Akhir Yang Bahagia (TAMAT)
160 Karya Baru Emak (STUCK WITH A MR. XANDER)
161 Karya Baru Emak (It's Okay If You Forget Me)
162 KARYA BARU EMAK (PERFECT HONEYMOON)
Episodes

Updated 162 Episodes

1
Mendadak menjadi Mommy
2
Rindu Mommy
3
Rapuh
4
Pencarian gadis bertongkat dua
5
Nyet!
6
Rosalinda Park
7
Aku akan menemuinya!
8
Akhirnya bertemu dengan Mommy
9
500 juta!
10
The Power Of Money
11
Surat Kontrak
12
Surat Kontrak - 2
13
Dasar jelek dan dekil!
14
Sialnya Rose
15
Ossobuco alla milanese
16
Tua-Tua Keladi
17
Mencoba melarikan diri
18
Calon Ibu Mertua?
19
Cup!
20
Ciuman Pertama
21
Kalian berpacaran?!
22
Terima kasih ciumannya
23
Permintaan Mika
24
Mika Yang Cerdik
25
Demi Mika, Rose.
26
Keangkuhan Arkan
27
Terkejutnya Ibu Sita
28
20 tahun yang lalu
29
Bertanda Apa Ini?
30
Tingkah Arkan Yang Gengsian
31
Ingin Adik Bayi
32
Seperti Drama Keluarga
33
OTW Lamaran
34
Kebengkel
35
Lamaran
36
Bukan Dia!
37
Rencana Tuan Park
38
Masa Lalu Yang Getir
39
Jangan Macam-Macam, Arkan!
40
Posisi Pas
41
Marahnya Ibu Sita
42
Permintaan Rose Pada Arkan
43
Rencana Nyonya Park
44
Menghasut Mika
45
Sikap Aneh Dani
46
Merasa Terpojok
47
Menikahi Adik Ipar
48
Kejujuran Tuan Park
49
Bab 49
50
Bab 50
51
Bab 51
52
Bab 52
53
Karya Baru Emak (Glad to see you again)
54
Bab 53
55
Bab 54
56
Bab 55
57
Bab 56
58
Bab 57
59
Bab 58
60
Bab 59
61
Bab 60
62
Bab 61
63
Bab 62
64
Bab 63
65
Bab 64
66
Bab 65
67
Bab 66
68
Bab 67
69
Bab 68
70
Bab 69
71
Bab 70
72
Bab 71
73
Bab 72
74
Bab 73
75
Bab 74
76
Bab 75
77
Bab 76
78
Bab 77
79
Bab 78
80
Bab 79
81
Bab 80
82
Bab 81
83
Bab 82
84
Bab 83
85
Bab 84
86
Bab 85
87
Bab 86
88
Bab 87
89
Bab 88
90
Bab 89
91
Bab 90
92
Bab 91
93
Bab 92
94
Bab 93
95
Bab 94
96
Bab 95
97
Bab 96
98
Bab 97
99
Bab 98
100
Bab 99
101
Bab 100
102
Bab 101
103
Bab 102
104
Bab 103
105
Bab 104
106
Bab 105
107
Bab 106
108
Bab 107
109
Bab 108
110
Bab 109. Balada Telur Goreng
111
Bab 110. Bocil bisa bikin bocil
112
Bab 111. Icikiwir!!
113
Bab 112. Dia juga punya nyawa
114
KARYA BARU EMAK (SEXY OLD BODYGUARD)
115
Bab 113. Ada sesuatu di rahimu
116
Bab 114.
117
Bab 115. Positif
118
Bab 116.
119
Bab 117
120
Bab 118
121
Bab 119
122
Bab 120
123
Bab 121
124
Bab 122
125
Bab 123. Memang kucing, tapi ini bukan tentang kucing!
126
Bab 124. Doa Mami
127
Bab 125. Hadiah Untuk Gebetan
128
Bab 126
129
Bab 127. Ikut Hendra
130
Bab 128
131
Bab 129. Menikmatinya
132
Bab 130. Geli
133
Bab 131. Kesabaran Yang Diuji
134
Bab 132. Malas Kerja
135
Bab 133. Tak Terduga
136
Bab 134
137
Bab 135. Canda, Bro!
138
Bab 136. Ledakkan dia!
139
Bab 137. Kayak Bika Ambon
140
Bab 138
141
Bab 139. Sakit!
142
Bab 140. Dalam lubang semut
143
Bab 141. Ingin melupakanmu
144
Bab 142. Tak Butuh Penjelasan!
145
Bab 143. Deburan Ombak!
146
Bab 144. Di atas hamparan pasir putih
147
Bab 145
148
Bab 146
149
Bab 147. Dikiranya...
150
Bab 148. Pengen Makan Kamu.
151
Bab 149. Surga Dunia
152
Bab 150
153
Bab 151
154
Bab 152
155
Bab 153
156
Bab 154
157
Bab 155
158
Bab 156
159
Bab 157. Akhir Yang Bahagia (TAMAT)
160
Karya Baru Emak (STUCK WITH A MR. XANDER)
161
Karya Baru Emak (It's Okay If You Forget Me)
162
KARYA BARU EMAK (PERFECT HONEYMOON)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!