4 tahun kemudian.
Ditengah benua Khaaslonia terdapat hutan kematian yang tidak dihuni oleh manusia yang terletak ditengah tiga kerajaan dan satu kekaisaran. Tidak ada kerajaan bahkan kekaisaran pun tidak mau mengakui hutan kematian sebagai daerah kepimilikan.
Di bagian selatan diakui sebagai daerah kerajaan Spinx, bagian barat kerajaan Folly, bagian timur sebagai kepimilikan kerajaan Onix dan bagian utara yang luasnya mecapai tiga kali lipat daerah lainnya sebagai tempat berkuasanya kekaisaran Azruth.
Tidak ada negara yang mau menklaim hutan kematian karena merupakan tempat tinggal Raja iblis yang berkuasa. Memang raja iblis sudah dimusnahkan Empat ratus tahun lalu oleh pahlawan dari kekaisaran Azruth dan gabungan dari para kesatria dari tiga Kerajaan lainnya.
Walaupun Raja Iblis sudah di musnahkan bukan tidak mungkin masih ada Iblis yang tersisa, jadi keempat negara tersebut tidak mau mengambil resiko yang dapat mengancam kesejahteraan negara masing-masing. Ditambah ada rumor mengatakan terdapat Entitas gelap dan binatang roh yang memiliki kekuatan diluar nalar manusia.
Disaat keempat negara masih merasakan ketakutan mendengar sebutan hutan kematian, terdapat Istana megah ditengah-tengah hutan kematian, didalam istana megah di isi oleh tiga Entitas berwujud Manusia.
Diatas singgahsana atau lebih tepatnya sofa berukuran Queen size, terlihat seorang gadis berparas cantik dengan rambut ikal berwarna hitam legam yang bergerai hingga kepunggunnya menggunakan pakain Maid. Gadis itu sedang menyuapi junjungannya dengan anggur segar berkualitas tinggi yang sedang bersantai dan bermalas-malasan di pangkuannya.
"Shushu kamu sangat cantik hari ini." ucap seorang gadis yang berada dipangkuan pelayan itu. Ucapannya membuat wajah gadis pelayan itu memerah malu.
"Nona berhentilah menggoda shushu, lihatlah wajahnya sangat merah, Shushu kamu sakit?" ucap laki-laki berpakaian butler yang memiliki ketampanan tak terbantahkan.
Gadis itu menatap butlernya memainkan alisnya. "Baba kamu yang sedang menggodanya, kenapa kamu menuduhku menggodanya." gadis itu dengan mimik wajah memelasnya.
Laki-laki bernama baba itupun hanya bisa tersenyum melihat nonanya. Sangat menggemaskan melihat junjungannya bersikap seperti itu.
"Hey kau, ambilkan lagi anggur untuk nona." ucap gadis pelayan bernama Shushu tersebut sambil menunjuk Baba.
"Shushu jangan begitu. Jika kamu bersikap seperti itu, nanti tidak ada yang mau menjadikanmu kekasih." ucap gadis itu dengan suara lembut nan anggun.
"Dengar perkataan nona Gabby, Shushu." Baba berkata sambil terseyum kepada Shushu. Shushu hanya menatap Baba dengan sengit, mata mereka saling betatapan seakan mengeluarkan arus listrik yang saling beradu di mata mereka.
Shushu mengalihkan pandangannya kepada nonanya yang memejamkan mata dipangkuannya. "Nona, sudah empat tahun berdiam diri didalam istana. Nona tidak ada niat keluar?, sekedar mencari angin." ucap Shushu dengan lembut pada nonanya.
Gadis itupun perlahan membuka matanya dan melirik Baba. "Bagaimana keadaan mereka?"
"Mereka baik-baik saja nona, dan untuk Tuan Leon..." ucap Baba terputus. Ia mengelus dagunya sambil berfikir. "Leon memiliki roh angin Slyph dan roh api Ifrit. Untuk seukuran manusia Leon cukup jenius." sambungnya.
Gadis itupun tersenyum mendengar perkataan baba. "Mungkin besok aku akan pergi kekerajaan Spinx" tutur gadis itu.
"Hah!, untuk apa nona kesana, buang-buang waktu saja, lebih baik nona bersantai dipangkuan saya, saya akan menyuapi nona dengan angur yang segar dan manis." ucap Shushu tak terima jika nonanya yang memiliki kecantikan diatas tingkat dewi pergi ketempat yang banyak manusia. Shushu sangat senang saat nonanya berada dipangkuaannya dia merasakan kebahagiaan tiada tara.
Karena menurut Shushu keserakahan dan nafsu bejat manusia pasti membuat mereka menatap lapar nonanya. Ingin rasanya shushu membantai manusia yang di daratan ini, tapi diurungkan mengingat nonanya memperingati bahwa habisi manusia yang memang pantas untuk di habisi.
Gadis itupun mendogakkan kepalanya menatap Shushu dan mencubit pipinya.
"Aku hanya mencari angin saja." ucap gadis itu dengan lembut. "Shushu boleh ikut denganku." sambungnya membuat Shushu tersenyum lebar memperlihatkan gigi putih nya.
Gadis itupun mengarahkan pandangannya ke baba. "Baba, aku memberimu tugas untuk sementara ini, jaga kedua adikku dan kakek-nenekku."
"Baik nona." balas Baba membungkuk hormat kepada gadis itu.
---Kediaman Duke charlotte
Di kediaman Duke Charlotte sedang bergembira ria dikarenakan putri kedua Duke saat ini berulang tahun yang ke-18 yang di gelar diruangan terbuka dengan sangat mewah. Wajah cantiknya mengulas senyuman yang sangat menawan membuat para pria bangsawan tidak bisa untuk tidak menatapnya.
Di lain sisi hatinya terasa sakit dan rasanya ingin menangis mengingat ini yang keempat kali ulang tahunnya tanpa Gabriella, Mia sangat sedih atas kehilangannya kakak yang disayanginya. Meskipun dia mendapat perhatian yang besar dikeluarga Charlotte tetap masih ada yang kurang dihatinya.
"Selamat ulang tahun kak, semoga kakak panjang umur dan sehat selalu, hanya ini yang bisa kuberikan untukmu." ucap pemuda tampan dengan senyum tipis menyodorkan kotak hadiah.
Mia pun tersenyum melihat Leon tersenyum walaupun hanya sedikit dan hampir tak terlihat, dia tau Leon lah orang yang paling kehilangan semenjak Gabriella hilang. Mia memeluk Leon dengan erat penuh kasih sayang untuk adiknya.
Semejak kepergian Gabriella, Leon berubah drastis yang awalnya ceria menjadi pendiam dan dingin, karena sifatnya dingin dan wajahnya yang tampan membuat ketertarikan sendiri bagi gadis-gadis bangsawan.
Orang yang berada di dalam ruangan terbuka mulai mengucapkan selamat kepada Mia dan memberikan hadiah mereka padanya. Sebastian hanya memperhatikan para bangsawan yang ada di ruangan itu dengan datar. Dia tau ini waktu yang tepat untuk menjilat bagi mereka, dan tidak lama sebastian memperhatikan mereka sudah ada pria yang mencoba mendekati Mia.
Disaat pemuda itu hendak melamar mia, seisi ruangan terutama para gadis bangsawan menahan nafas ketika melihat seorang butler yang luar biasa tampan berjalan menuju Mia.
Seisi ruangan terdiam terutama para gadis yang melihat seyuman butler itu, mereka berfikir bawah apa mungkin pria ini seorang pelayan, atau mungkin seorang bangsawan yang menyamar. Jika memang pria itu seorang butler mereka siap mengeluarkan uang berapapun asalkan bisa mendapatkan butler yang luar biasa tampan itu. Bahkan Nyonya-nyonya bangsawan menatapnya dengan lapar. Rasanya ingin menculik pria ini dan menjadikannya pelayan kamar.
Pria itu menundukkan kepalanya dengan hormat pada Mia dan mengulas senyuman membuat Mia memerah malu. "Selamat ulang tahun My Lady. Saya utusan dari Lady Gabby untuk mengantarkan hadiah kepada anda. Saya mewakili Junjungan saya untuk minta maaf pada Lady Charlotte karena Lady Gabby sangat sibuk sehingga tak bisa hadir." ucap pria itu dengan senyuman.
Seketika ruangan itu langsung riuh, mereka tidak menyangka bahwa buttler tampan itu adalah pelayan Lady Gabby. Tidak ada yang tidak kenal dengan Gabby di kerajaan spinx.
3 tahun lalu ada seorang gadis misterius yang membuka banyak usaha di bidang aksesoris, baju dan persenjataan. Dengan cepat semua perusahaannya merupakan perusahaan paling sukses dalam waktu 3 tahun. Bahkan sejata yang prajurit kerajaan gunakan merupakan produksi dari perusahaannya. walaupun belum pernah ada orang yang melihat bagaimana rupa Lady Gabby, tetapi rumor mengatakan gadis itu seperti jelmaan Dewi.
Mendengar Duke Charlotte mengundang Lady Gabby melalui salah satu mitra usahanya, para bangsawan datang ke acara pesta ulang tahun putri kedua Duke Charlotte sekaligus ingin melihat sosok Lady Gabby yang di gadang-gadang jelmaan Dewi mengingat tidak mudah mengundang Lady Gabby kesuatu acara apalagi ingin bertemu. Sebagian orang dalam acara itu kecewa terutama para pria yang ingin melihat rupa Lady Gabby, tapi berkah bagi para gadis dapat melihat pria yang luar biasa tampan.
"Tidak apa-apa ..."
"Nama saya Baba nona."
"Tidak apa-apa Baba." ucap Mia lembut.
Setelah memberikan hadiah kepada mia, baba permisi pamit, itu membuat para gadis harus bersedih.
Mia melihat hadiah yang diberikan pelayan Lady Gabby. Ia sangat penasaran dengan isinya, untuk ukuran panjang Satu meter dan lebar hanya 20 cm, itu terasa ringan seperti tidak berisi. Ia meletakkan kado itu di tempat berbeda agar dia bisa langsung membukanya nanti setelah acara selesai.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 221 Episodes
Comments
Dhika Ahmad
ktxkucuv
ickycup
ugl
iguigm vc ydys
2022-08-22
0
Ayu Novitasari
gabhi itu Gabriella KH?
2022-08-09
0
Tika Hustatika
mantap geby..
2022-06-01
0