Bab 05 persiapan pernikahan

Bagas terus berjalan tanpa sedikitpun menoleh kepada Nizma. Dia pun tahu bahwa gadis itu sejak tadi mengekor di belakangnya.

Diam-diam Bagas memiliki niat jahil. Dia menghentikan langkahnya dengan tiba-tiba.

DUKK..

Kepala Nizma langsung menabrak punggung belakang Bagas.

"Astaghfirulloh.." Nizma langsung memundurkan dirinya. Sementara Bagas langsung berbalik.

"Lo jalan pake mata nggak sih. Nggak lihat apa gue berhenti." Bagas menyembunyikan tawanya dan pura-pura ketus.

"Maaf Abang, tadi Nizma nunduk." ucap Nizma lembut.

"Lo sengaja buntutin gue?"

"Eh, enggak kok. Kan Nizma mau pulang juga ke rumah. Lagian Abang di sini mau ngapain?" Nizma sebenarnya mulai jengkel dengan sikap Bagas.

"Gue ada urusan sama Pak Ustad." Bagas berbalik dan kembali berjalan.

'sama calon istri tapi ngomongnya lo gue, mana ketus banget lagi. Ya Allah semoga stok sabarku nanti melimpah.' batin Nizma sembari menghela nafasnya.

Saat sampai di rumah Nizma dikejutkan oleh segerombol pria berpakaian hitam dengan tubuh kekar serta wajah sangarnya. Hampir semua dari mereka memiliki Tatto.

"Wah, ini ya calon Bu Bos. Cantik bener makanya Pak Bos ngebet banget pengen cepet nikah. Orang calon istrinya bidadari Surga gini." celetuk salah satu pria tersebut.

Bagas tak menjawab ucapan anak buahnya namun hanya tatapan tajam yang terasa menusuk dada.

Nizma hanya menyapa mereka seadanya. Kemudian dia segera masuk ke dalam rumah.

"Wah, keluarga besar calon kakak ipar benar-benar seperti gangster di film-film ya." celetuk seorang anak laki-laki berusia lima belas tahun.

"Iqbal. Kapan kamu pulang dek? Yaampun Kakak kangen tau." Nizma langsung memeluk Iqbal.

Iqbal merupakan adik kandung Nizma dan satu-satunya saudara yang dia miliki. Saat ini dia sedang mengenyam pendidikan di salah satu pesantren di jawa timur.

"Iya lah Kak Nizma kangen aku. Kan emang aku ngangeni." jawab Iqbal dengan menggoda kakaknya.

"Mulai deh ya. Emang kamu itu adek paling jahil." Nizma mencubit kedua pipi Iqbal.

"Mulai deh mulai Kakak ini. Padahal yang jahil situ tapi yang dituduh selalu aku." keduanya pun sama-sama terkekeh.

Meski banyak jahilnya namun keduanya begitu menyayangi. Terbukti jika saling berjauhan mereka selalu saling merindukan.

"Kak, kalau boleh tanya Kak Nizma emang sudah benar-benar siap nikah sama Bang Bagas?" Iqbal kembali menanyakan perihal pernikahan ini.

"Insyaallah Dek, doain kakak ya semoga ini yang terbaik." ujar Nizma.

Meski ada guratan kegelisahan namun Nizma tak ingin adiknya merasa bersedih. Nizma sudah ikhlas apapun yang akan terjadi kedepannya semua adalah takdir dari Tuhan.

"Pasti kak. Aku juga lega akhirnya tidak ada yang jahil padaku lagi." Iqbal tersenyum sambil berlari menggoda Nizma.

"Dasar punya adek ngeselin banget sih." Nizma pun tak mau kalah. Dia langsung mengejar Iqbal.

Namun saat Iqbal berlari keluar dia melihat Bagas dan Ustad Yusuf sedang mengobrol. Tatapan Bagas beralih kepada Nizma. Untuk berapa saat kedua Netra tersebut saling bertemu.

Nizma yang salah tingkah cepat-cepat menunduk dan masuk ke dalam rumah. Dia sangat malu, bagaimana bisa dia sampai lupa jika ada Bagas di rumahnya.

Sementara Bagas yang semula sedang membicarakan persiapan pernikahannya jadi tak fokus. Bayang-bayang wajah cantik Nizma terus terbersit di pikirannya.

"Jadi bagaimana Nak Bagas?"tanya Ustad Yusuf.

"eh, ada apa Pak Ustad?" Bagas celingukan.

"Persiapannya Nak Bagas." Ustad Yusuf pun tampak tersenyum.

"Oh, semua pasti beres biar diurus anak buah saya. Kalau begitu saya permisi dulu. Tolong sampaikan ini kepada Nizma." Bagas memberikan sebuah paper bag besar sebelum beranjak pergi.

'gadis itu terlalu cantik dan teduh wajahnya. Aku takut itu adalah trik untuk mencari kelemahanku.' batin Bagas.

Sementara Nizma yang berada di dalam kamarnya kini dihampiri oleh Ustad Yusuf.

"Nizma, ini ada sesuatu dari Nak Bagas. Dia titipkan ini kepada Abah." ucap Ustad Yusuf sembari memberikan paper bag tersebut.

"Iya Abah terimakasih." Nizma menerima paper bag tersebut. Paper bag yang sejak tadi di bawa oleh Bagas.

"Padahal dari tadi juga ketemu kenapa nggak di kasihkan langsung saja?" gerutu Nizma.

"Iya, ada apa Nizma?" Ustad Yusuf ternyata belum beranjak dari kamar itu.

"Eh, enggak kok abah." Nizma hanya menyengir.

Kemudian Ustad Yusuf mengusap lembut puncak kepala Nizma dan tersenyum padanya sebelum beranjak meninggalkan tuangan itu.

Nizma membuka isi dari paper bag tersebut. Dia melihat dua kotak besar serta kotak berukuran sedang. Karena penasaran Nizma pun membukanya.

Alangkah terkejutnya saat Nizma mengetahui isis dari kotak tersebut. Kotak pertama berisi gaun lace berwarna putih lengkap dengan jilbab Syar'i.

Sementara kotak lain yang berukuran lebih kecil berisikan sebuah sepatu hak tinggi berwarna putih begitu cantik. Senada dengan gaunnya.

Terakhir Nizma membuka kotak yang paling kecil. Kotak beludru berwarna biru tua dengan merk perhiasan ternama.

Satu set perhiasan terdiri dari kalung dengan liontin berlian serta anting, gelang dan cincin berlian. Yang sudah jelas harganya pasti sangat fantastis.

Nizma tertegun dengan semua hadiah itu. Entah mau senang atau sedih. Nizma bahkan bingung mengekspresikannya.

Wanita mana yang tak senang dengan sebuah hadiah. Tapi melihat sikap Bagas yang begitu dingin membuatnya serba salah juga.

Terlebih Nizma belum sepenuhnya mengetahui siapa Bagas, apa pekerjaannya dan bagaimana kesehariannya.

Nizma hanya takut jika semua hadiah ini berasal dari uang... 'tidak halal.'

"Ah tidak, aku percaya Abah. Mas Bagas nggak mungkin kasih aku semuanya dengan uang yang tidak Halal."

...****************...

Dua minggu rasanya sangat cepat bahkan segala persiapan pernikahan itu hampir sembilan puluh persen rampung.

Sebuah dekorasi indah tertata di depan rumahnya. Meski tak mengundang banyak orang namun agaknya persiapan ini sedikit berlebihan.

Apalagi sebelumnya Bagas ingin acara pernikahannya di lakukan di sebuah gedung hotel berbintang. Tentu saja Nizma langsung menolaknya.

Nizma tidak mengerti dengan jalan pikiran Bagas apalagi selama ini mereka tak pernah saling berbicara.

Semua persiapan dipilih dan di tentukan oleh Bagas. Bahkan Ustad Yusuf dilarang mengeluarkan uang sepeserpun untuk pernikahan ini.

"Bos, semua sudah hampir rampung. Tinggal eksekusinya saja." ucap salah satu anak buah Bagas.

"bagus, aku ingin lihat bagaimana reaksi mereka. Dan untuk gadis itu aku harus tetap berhati-hati." ujar Bagas.

"Tapi Bos, sepertinya keluarga Ustad Yusuf itu baik-baik. Apalagi Putrinya yang calon istri bos. Dia sangat cantik dan santun mana mungkin dia berbahaya?"

"Apa kau lupa? Justru seorang yang kadang terlihat begitu lemah bisa jadi musuh terberat kita." geram Bagas.

Ya, Bagas yang telah lama bekerja di dunia gelap tentu saja selalu was-was. Apalagi masa lalunya yang penuh lika liku membuatnya sulit untuk mempercayai seseorang.

Permintaan Ustad Yusuf untuk menikahkan dirinya dengan Nizma tanpa alasan yang jelas memang membuat Bagas bertanya-tanya.

"Aku ikhlaskan dan serahkan semuanya pada-Mu. Jika ini adalah takdirku maka aku akan menjalaninya dengan sepenuh hati. Jadikan aku seorang wanita dan seorang istri yang berbakti kepada suami. Lancarkanlah jalanku dalam memulai pernikahan ini." Untaian Doa itu terus terlantun di hati Nizma.

...****************...

Terpopuler

Comments

tsuraya kenko

tsuraya kenko

abah sm bagas pny rhs masing2.

ahhh.. pinisirin.
lanjut thor

2024-02-28

0

Ai Siti Rahmayati

Ai Siti Rahmayati

kayaknya Bagas banyak rahasia . bikin penasaran

2024-01-15

0

Mari Anah

Mari Anah

ada rahasia apa yaaaa🤔🤔aku jdi pinisiriin

2023-10-11

3

lihat semua
Episodes
1 Bab 01 Ikhlas
2 Bab 02 pertemuan pertama
3 Bab 03 Sebuah keputusan
4 Bab 04 berita pernikahan dan pertentangan
5 Bab 05 persiapan pernikahan
6 Bab 06 SAH!
7 Bab 07 Malam pertama
8 Bab 08 sarapan bersama
9 Bab 09 Mendadak gagap
10 Bab 10 aku, kamu
11 Bab 11 saingan baru
12 Bab 12 kurang ajar
13 Bab 13 Sebuah perhatian
14 Bab 14 sensitifnya perempuan
15 Bab 15 rumah baru
16 Bab 16 ingin mengenal lebih jauh
17 Bab 17 ungkapan hati
18 Bab 18 Tragedi dini hari
19 Bab 19 tentang Bagas
20 Bab 20 harus siap ditinggal tugas
21 Bab 21 Bukan siapa-siapa?
22 Bab 22 Spesial di mata orang yang tepat
23 Bab 23 Jadwal Ronda
24 Bab 24 bekal sebelum pergi
25 Bab 25 istri sholeha yang cerewet
26 Bab 26 Adek Marmut
27 Bab 27 tawaran menikah
28 bab 28 cemburu tapi gengsi
29 Bab 29 tak sabar bertemu
30 Bab 30 salah paham
31 Bab 31 takut kehilangan
32 Bab 32 menjaga pandangan
33 Bab 33 Suami posesif
34 Bab 34 kembali mengusik
35 Bab 35 tak jadi bertemu
36 Bab 36 tujuanku memanjakanmu
37 Bab 37 menyadarkan diri
38 Ban 38 kegelisahan hati
39 Bab 39 bertamu
40 Bab 40 Bayangan yang tak sesuai kenyataan
41 Bab 41 pertemuan tak terduga
42 Bab 42 sekelumit kisah masa lalu
43 Bab 43 berusaha mengimbangi
44 Bab 44 wife materials
45 Bab 45 karma dari masa lalu
46 Bab 46 ikhlas dan merelakan
47 Bab 47 pertemuan pertama
48 Bab 48 menahan kesal
49 Bab 49 tetangga toxic
50 Bab 50 Rumah baru
51 Bab 51 Nasehat umi
52 Bab 52 ijin suami
53 Bab 53 Hari pertama jadi dosen
54 Bab 54 pasangan berang-berang
55 Bab 55 cinta yang sama
56 Bab 56 melepas rindu
57 Bab 57 lamaran
58 Bab 58 perasaan tertahan
59 Bab 59 kembalinya masa lalu
60 Bab 60 Insiden kecil di cafe
61 Bab 61 Sah jadi istriku
62 Ban 62 omongan keluarga
63 Bab 63 Rahasia Nizma
64 Bab 63 ungkapan perasaan
65 Bab 65 jangan bersedih
66 Bab 66 tempat tinggal masa kecil
67 Bab 67 Mencium bau pengkhianatan
68 Bab 68 Kemarahan Bagas
69 Bab 69 mengakui kesalahan
70 Bab 70 Modus terselubung Roy
71 Bab 71 Meluapkan keluh kesah
72 Bab 72 berangkat ke Singapura
73 Bab 73 bertemu dokter
74 Bab 74 memilih ikhlas
75 Bab 75 firasat
76 Bab 76 Sudah keluar
77 Bab 77 kejutan dari keluarga
78 Bab 78 Jebakan
79 Bab 79 menyelamatkan Bagas
80 BAB 80 Istriku pahlawanku
81 Bab 81 perjalanan jauh
82 bab 82 honeymoon
83 Bab 83 Tak sengaja bertemu
84 Bab 84 sebuah kabar
85 Bab 85 triplets
86 Bab 86 Aba dan Umma
87 Bab 87 penampilan baru bikin resah
88 Bab 88 pengagum rahasia
89 Bab 89 kejujuran Umi
90 Bab 90 berkumpulnya keluarga
91 Bab 91 meminta restu
92 Bab 92 pernikahan dadakan
93 Bab 93 mulai terkuak
94 Bab 94 sedikit fakta
95 Bab 95 Balasan Sean
96 Bab 96 merasa dibohongi
97 Bab 97 Permintaan Maaf
98 Bab 98 strategi
99 Bab 99 Memulai misi
100 Bab 100 jebakan
101 Bab 101 Secercah harapan
102 Bab 102
103 Bab 103
104 Bab 104
105 Bab 105
106 Bab 106 nasehat Bagas
107 Bab 107
108 Bab 108
109 Bab 109
110 Bab 110
111 Bab 111
112 Bab 112
113 Bab 113
114 Bab 114
115 Bab 115
116 Bab 116
117 Bab 117
118 Bab 118
119 Bab 119
120 Bab 120
121 Bab 121
122 Bab 122
123 Bab 123
124 Bab 124
125 Bab 125
126 Bab 126
127 Bab 127
128 Bab 128
129 Bab 129
130 Bab 130
131 Bab 131
132 Bab 132
133 Bab 133
134 Bab 134
135 Bab 135
136 Bab 136
137 Bab 137
138 EKSTRA PART
139 Karya Baru
Episodes

Updated 139 Episodes

1
Bab 01 Ikhlas
2
Bab 02 pertemuan pertama
3
Bab 03 Sebuah keputusan
4
Bab 04 berita pernikahan dan pertentangan
5
Bab 05 persiapan pernikahan
6
Bab 06 SAH!
7
Bab 07 Malam pertama
8
Bab 08 sarapan bersama
9
Bab 09 Mendadak gagap
10
Bab 10 aku, kamu
11
Bab 11 saingan baru
12
Bab 12 kurang ajar
13
Bab 13 Sebuah perhatian
14
Bab 14 sensitifnya perempuan
15
Bab 15 rumah baru
16
Bab 16 ingin mengenal lebih jauh
17
Bab 17 ungkapan hati
18
Bab 18 Tragedi dini hari
19
Bab 19 tentang Bagas
20
Bab 20 harus siap ditinggal tugas
21
Bab 21 Bukan siapa-siapa?
22
Bab 22 Spesial di mata orang yang tepat
23
Bab 23 Jadwal Ronda
24
Bab 24 bekal sebelum pergi
25
Bab 25 istri sholeha yang cerewet
26
Bab 26 Adek Marmut
27
Bab 27 tawaran menikah
28
bab 28 cemburu tapi gengsi
29
Bab 29 tak sabar bertemu
30
Bab 30 salah paham
31
Bab 31 takut kehilangan
32
Bab 32 menjaga pandangan
33
Bab 33 Suami posesif
34
Bab 34 kembali mengusik
35
Bab 35 tak jadi bertemu
36
Bab 36 tujuanku memanjakanmu
37
Bab 37 menyadarkan diri
38
Ban 38 kegelisahan hati
39
Bab 39 bertamu
40
Bab 40 Bayangan yang tak sesuai kenyataan
41
Bab 41 pertemuan tak terduga
42
Bab 42 sekelumit kisah masa lalu
43
Bab 43 berusaha mengimbangi
44
Bab 44 wife materials
45
Bab 45 karma dari masa lalu
46
Bab 46 ikhlas dan merelakan
47
Bab 47 pertemuan pertama
48
Bab 48 menahan kesal
49
Bab 49 tetangga toxic
50
Bab 50 Rumah baru
51
Bab 51 Nasehat umi
52
Bab 52 ijin suami
53
Bab 53 Hari pertama jadi dosen
54
Bab 54 pasangan berang-berang
55
Bab 55 cinta yang sama
56
Bab 56 melepas rindu
57
Bab 57 lamaran
58
Bab 58 perasaan tertahan
59
Bab 59 kembalinya masa lalu
60
Bab 60 Insiden kecil di cafe
61
Bab 61 Sah jadi istriku
62
Ban 62 omongan keluarga
63
Bab 63 Rahasia Nizma
64
Bab 63 ungkapan perasaan
65
Bab 65 jangan bersedih
66
Bab 66 tempat tinggal masa kecil
67
Bab 67 Mencium bau pengkhianatan
68
Bab 68 Kemarahan Bagas
69
Bab 69 mengakui kesalahan
70
Bab 70 Modus terselubung Roy
71
Bab 71 Meluapkan keluh kesah
72
Bab 72 berangkat ke Singapura
73
Bab 73 bertemu dokter
74
Bab 74 memilih ikhlas
75
Bab 75 firasat
76
Bab 76 Sudah keluar
77
Bab 77 kejutan dari keluarga
78
Bab 78 Jebakan
79
Bab 79 menyelamatkan Bagas
80
BAB 80 Istriku pahlawanku
81
Bab 81 perjalanan jauh
82
bab 82 honeymoon
83
Bab 83 Tak sengaja bertemu
84
Bab 84 sebuah kabar
85
Bab 85 triplets
86
Bab 86 Aba dan Umma
87
Bab 87 penampilan baru bikin resah
88
Bab 88 pengagum rahasia
89
Bab 89 kejujuran Umi
90
Bab 90 berkumpulnya keluarga
91
Bab 91 meminta restu
92
Bab 92 pernikahan dadakan
93
Bab 93 mulai terkuak
94
Bab 94 sedikit fakta
95
Bab 95 Balasan Sean
96
Bab 96 merasa dibohongi
97
Bab 97 Permintaan Maaf
98
Bab 98 strategi
99
Bab 99 Memulai misi
100
Bab 100 jebakan
101
Bab 101 Secercah harapan
102
Bab 102
103
Bab 103
104
Bab 104
105
Bab 105
106
Bab 106 nasehat Bagas
107
Bab 107
108
Bab 108
109
Bab 109
110
Bab 110
111
Bab 111
112
Bab 112
113
Bab 113
114
Bab 114
115
Bab 115
116
Bab 116
117
Bab 117
118
Bab 118
119
Bab 119
120
Bab 120
121
Bab 121
122
Bab 122
123
Bab 123
124
Bab 124
125
Bab 125
126
Bab 126
127
Bab 127
128
Bab 128
129
Bab 129
130
Bab 130
131
Bab 131
132
Bab 132
133
Bab 133
134
Bab 134
135
Bab 135
136
Bab 136
137
Bab 137
138
EKSTRA PART
139
Karya Baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!