El éxito no es la clave de la felicidad. La felicidad es la clave del éxito. Si amas lo que haces, tendrás éxito,
(bahwa sukses bukan kunci kebahagiaan melainkan kebahagiaan adalah kunci kesuksesan. Maka cintai apa yang kamu lakukan sebab akan membawamu pada kesuksesan.)
🍁🍁🍁
"kau mau kemana ?" tanya Maxim lagi mengikuti Briana
" Paris" jawab Briana singkat tanpa menoleh ke arah Maxim
Maxim mengikuti Briana dari belakang. Mereka sudah berada di Tempat parkir rumah sakit.
" aku akan mengantarmu " bujuk Max
" terimakasih, itu tak perlu " jawab Briana akan masuk ke Posche nya.
Maxim menghalanginya, Briana nampak kesal karena Maxim sudah membuang waktu berharganya.
" setelah kau menyelamatkan hidup putriku, aku akan membantumu" bujuk Max
" kau bisa membantuku dengan tak menghabiskan waktuku" jawab Briana
Maxim mengajak Briana masuk mobilnya. Dia meminta Supirnya membawa mobil Briana pulang.
" ini balas Budi ?" tanya Briana
" iya " jawab Maxim dingin.
" ini bukan jalan ke airport, kau menipuku?" bentak Briana
" diam lah aku sedang mengemudi" jawab Max
Maxim membawa Briana ke Hanggar Pesawatnya.
"Dengan menggunakan ini, aku akan sampai lebih cepat dari perkiraan. tapi biaya tiket yang aku keluarkan sia sia" Pikir Briana
" kau akan berdiri disitu seharian ?" sindir Maxim
Briana menelpon Adam.
" pak Adam , tolong re schedule penerbangan saya ke Paris untuk infonya saja akan meng email anda " perintah Briana
Maxim mengajak Briana masuk ke Pesawat Pribadinya.
Tidak sulit bagi seorang Maxim Lautner untuk mendapatkan Privat jet.
Privat jet adalah sebagian kecil dari salah satu asetnya.
" apa kau menyesal pernah menolakku?" sindir Maxim melihat Briana mengamati interior pesawatnya
" bukankah kau yang mencampakkan aku" ejek Briana
" Assistenku akan menemani penerbanganmu" jelas Maxim
Briana mendengarnya sambil mencibirnya.
" kenapa ? kau kecewa aku tak menemanimu?" ejek Maxim
" tidak " jawab Briana santai
" Proyek Milyaran dollarku lebih berharga daripada kau " jelas Maxim
" Terimakasih " kata Briana sebelum Maxim pergi.
Maxim tak melihat ke arah Briana , dia memunggunginya lalu pergi.
" bahkan hanya ucapan terimakasih dari dia itu sudah membuatku bahagia " batin Maxim
Dia lalu meninggalkan Hanggar , dia tak ingin Briana melihatnya seakan akan mengejar cintanya.
Pesawat pun sudah Take off dengan hati hati.
"good afternoon Mrs. Lautner, I am Captain Sam, I will be responsible for your flight to Paris with my co-pilot Loise. have a pleasant flight" ( Selamat siang Nyonya Lautner, saya kapten Sam akan menemani penerbangan anda sampai ke Paris dengan co pilot saya Loise. Selamat menikmati penerbangan anda )"
Suara kapten pilot pesawat dari ruang kokpit pesawat
" Mrs Lautner, lelucon macam apa ini " kata Briana
" Karena , tak pernah ada wanita yang dibawa Direktur naik ke pesawatnya " jelas Bram assistennya Maxim
" aku tak peduli" jawab Briana
" anda mendapatkan tempat istimewa di hati direktur" goda Bram
Briana menatapnya dengan sinis.
" jangan ungkit masalah ini, ini masa lalu saya " kata Briana tegas.
" Oya Bu, selama di Paris saya akan mendampingi Anda " jelas Bram
" tak perlu, aku bisa sendiri" kata Briana
" jangan begitu, apa ibu Briana mau melihat saya jadi pengangguran?" bujuk Bram
" terserah ...." bentak Briana
Briana sangat kesal dengan Maxim dan Bram.
Lebih baik dia pergi sendiri kalau ujung ujungnya begini.
🌸🌸
Clara meng email Briana bahwa dia sudah sampai Paris, dan akan menemui perwakilan majalah Elle.
Karena Briana memakai WiFi on Board dari pesawat dia bisa menghubungi siapa saja meski sedang diudara.
Untuk urusannya kantor , sementara dia meminta papanya mengurus nya dan Adam.
Waktunya dinner, Pramugari menghidangkan makanan untuk Briana dan Bram.
Bukan hanya pramugari, tetapi seorang chef pun muncul menyapa dan memberi hormat pada Briana .
" Pak Max, memilih sendiri koki untuk pesawatnya anda pasti tahu selera beliau" goda Bram
" sembarangan, "Briana mengacungkan garpu dan pisau kearah Bram
" Bos, istrimu sungguh galak" batin Bram
"enjoy your meal, madam, hope you are satisfied. if you want something immediately contact me" kata Koki tersebut ( Selamat Menikmati sajian makanan anda Nyonya, jika anda perlu sesuatu, anda dapat menghubungi saya )
" Merci " jawab Briana
" kenapa kau melihatku seperti itu, kau jangan merusak napsu makan ku" kata Briana melihat Bram menggodanya
" Pantas saja Direktur menyukainya" pikir Bram
🍁🍁🍁
Hai readers tersayang minta dukungannya
like, share , komen dan Vote
Terimakasih
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 119 Episodes
Comments
i'm
weh briana jutek amat😂😂😂
2020-09-18
0
Miss Bonita
uwu uwu kakak semangat
2020-08-17
2
[AIANA]
sehun
2020-08-10
0