"Untuk setiap manusia di dunia ini, Tuhan telah memberikan sesuatu yang mulia dan baik ke dalam hatinya. Selalu jaga hatimu."
🍁🍁🍁
Briana sudah mempersiapkan semuanya untuk Launching perumahannya.
Dia datang ditemani Papa dan Assisten nya.
Semua sudah hadir di Sebuah Ballroom hotel berbintang.
Tamu tamu mulai berdatangan.
" aku tak mengundangnya " kata Briana pada Adam assisten nya
" Mantan direktur yang memintanya secara khusus" jelas Tomi
" Lihatlah betapa menjengkelkannya dia " kata Briana bergosip
Briana memberikan senyum manis dan melambaikan tangan ke arah pintu depan.
Maxim membalasnya dengan tersenyum.
" apa wanita ini salah minum obat, kenapa sikapnya berubah 180 Drajat padaku" pikir Max
Briana mendekati pintu depan sambil tak henti hentinya tersenyum. Banyak media yang mengabadikannya.
Mengejutkan Briana melewati Maxim dan menyapa Martin Alvez. Entah sengaja dia melakukannya untuk membalas dendam pada Mantannya.
Martin adalah Pengusaha perhiasan, sekaligus saudara sepupu dari ibu Maxim.
Briana menyalami Martin, Maxim nampak jengkel dibuatnya.
" aku tak menyangka anda akan hadir tuan ?" sapa. Briana
" kalau anda yang mengundangku kenapa tidak ?" jawab Martin
" waw sepupu, kau juga hadir " sapa Martin
" kenapa ? ini bahkan hotelku " ejek Maxim
" aku tinggal dulu mengapa para tamu" kata Briana
Sepeninggalan Briana Martin dan Maxim saling berbicara.
" kuakui aku tak bisa mengalahkanmu di dunia bisnis" sindir Briana
" memang " sahut Maxim dengan congkaknya
" Tapi orang yang kau suka akan mengalahkanmu itu sungguh menyakitkan " ejek Martin
" kau pikir aku menyukainya ?" sindir Maxim
" jadi kau tak menyukainya, baiklah berarti aku masih memiliki kesempatan " ejek Martin
" whatever" sahut Maxim meninggalkan Martin.
🍁🍁
Briana mengkroscek Adam apa benar ini Hotel Maxim.
" Hotel Grand Paragon ini dibawah naungan Dua. Benua grup milik pak Maxim " jelas Adam.
" kau yang memilih ini Adam, apa kau mengerjaiku ?" sindir Briana
" Bukan begitu Bu, ibu bilang minta dicarikan hotel mewah untuk acara ini, saya sudah Carikan ini yang paling pas" tutur Adam
" kepalaku pusing mendengarnya" gerutu Briana
Adam tak tahu punya dendam apa Direkturnya dan Pemilik Dua Benua grup.
🌸🌸
Briana selaku Dirut memberikan sambutan awal bagi tamu yang hadir.
Lalu dilanjutkan oleh sekretaris nya untuk melakukan penawaran.
Bagi pembeli yang beruntung, akan dapat dinner berdua dengan Briana selaku Direktur utama.
" apa wanita itu sudah gila, bisa bisanya dia membuat keputusan seperti itu" gerutu Maxim
" aku rasa, itu bukan ide buruk pak itu suatu sarana pemasaran yang lain dari yang lain " puji Assisten Maxim
Martin tak mau kalah, dirinya sudah melakukan Booking untuk sebuah unit pada perumahan tersebut.
" jangankan beli satu unit, bapak bisa beli seluruh Cluster" puji Assisten Maxim
" kau sudah mengujiku Bi" umpat Maxim dalam hati.
Melihat banyak unit yang sudah di booking Briana tersenyum puas.
Dia bisa melihat wajah papanya sangat bangga padanya.
" apa bapak tak ingin membeli salah satu ?" tanya Assisten Maxim
" aku tak tertarik" sahut Maxim
" lihat saja, banyak pria tua membelinya hanya karena ingin dinner dengan Bu Briana " ejek Assisten Maxim
" aku tak peduli" kata Maxim.
Hingga acara selesai pun Maxim masih tak ingin membeli satupun unit perumahan tersebut.
Banyak Tamu yang sudah hengkang dari acara tersebut.
Martin pun sudah memberi selamat atas keberhasilan Briana.
" aku sungguh menantikan hadiah tersebut" goda Martin sambil mencium tangan Briana
" kau masih tak berubah " puji Briana
Martin pergi meninggalkan hotel tersebut
" wanita itu benar benar kehilangan akal sehat " umpat Max
Briana sengaja memanas manasi Maxim.
🍁🍁🍁
Hai readers tersayang minta dukungannya
like, share , komen dan Vote
Terimakasih
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 119 Episodes
Comments
Jingga
bagus cerita'nya aku suka
2021-01-01
0
Inna Wati
bagus cerita y..mungkin byk readers yg blom baca ni
2020-10-24
1
i'm
weh aku juga mau beli🤓
2020-09-14
3