"Jangan menunda pekerjaan , semakin cepat kita menyesuaikan semakin cepat pula kita akan tahu hasilnya "
🌸🌸🌸
Berita mengenai rencana proyek yang di kuasai Briana telah sampai di telinga
Maxim dan papa Briana
"Kau akan masuk jeratanku" kata Maxim sambil tersenyum sinis pada assisten nya
"maksud Bapak ?" tanya Bram assistennya
"Aku tak bicara denganmu " jawab Maxim dengan acuhnya
🌸🌸
Saat ini juga Briana dibantu Teman temannya akan mengambil foto untuk Poster baru Intisari Land.
Mona sudah hadir membantunya, sedangkan Clara masih terdampar di Swiss meng handler job Briana.
Bukan kaleng kaleng Intisari Land menggandeng model papan atas sekaligus menjabat Direktur Utama.
Briana sudah puas dengan hasil jepretan kru-nya.
Sekarang tinggal di publish dan di komersilkan.
Setelah itu akan diadakan jamuan Launching ulang untuk mempromosikan perumahan tersebut.
Maria meminta Briana datang ke outlet Sour Sally Pondok Indah Mall
"Aunty ...." pekik Keana melambaikan tangannya
"Aku datang .." jawab Briana riang
"apa yang membuatmu sesenang ini ?" tanya Maria pada Briana
"Tak bisakah aku senang Tante ?" tanya balik
"Terserah kau saja," jawab Maria cuek
Keana mulai bercerita tentang apa saja yang dilakukan di Play School.
Briana antusias mendengarkan dengan seksama sesekali dia memberikan respon
positif.
"Apa Aunty akan mau mengantar ku pulang ?" pinta Keana
"Nenek akan mengantarmu pulang sayang, ya kan Tante " bujuk Briana
"Iya, dia tak ingin bertemu daddymu" sindir Maria
"Tante tahu betul Briana " puji Briana dengan licik
"Apa Aunty pernah bertemu Daddy?"
"Tentu saja belum " cepat cepat Briana menjawabnya
"Bahkan aku berbohong pada anak kecil" pikir Briana
"Tante , masih banyak yang harus aku kerjaan bisakah aku pergi sekarang ? pinta Briana
"pergilah, Keana akan aku antar"
"tapi Keana masih ingin bertemu aunty" rengek Keana.
"aku akan ke suatu tempat dulu, besok kita bertemu lagi" Briana berlalu pergi setelah berpamitan pada Keana dan Maria mama tirinya.
Kini dia menuju parkiran Mall untuk kembali menggunakan mobilnya. Tetapi tanpa ia sadari sepasang kaki mungil mengejar langkahnya dengan berlari kecil.
"Jangan pergi.... jangan pergi mama..." tangis Keana pecah.
Briana tak sadar Keana berlari mengikutinya dari belakang hingga parkiran diikuti Maria.
Keana terus saja memanggilnya tapi Briana tak menoleh sama sekali.
Tiba tiba saat ingin masuk kemobil ya Briana mendengar suara tabrakan yang kencang dan "Bruukkk ..." Briana membalikkan badannya sebelum masuk ke mobilnya, betapa terkejutnya dia melihat gadis tersebut terjerembab ke tanah.
Tubuh kecil tersebut jatuh tersungkur disrempet motor.
Dengan cepat Briana langsung lari tak menghiraukan apapun demi menghampiri gadis tersebut.
Sedangkan Maria memekik keras dan membawanya kerumah sakit.
🌸🌸
Rumah sakit Pondok Indah
Keana masuk ke ruang IGD,
Maxim sudah datang setelah mendengar kabar anaknya tersrempet motor
Dia marah marah pada Maria yang tak becus menjaga putrinya.
Berulang kali Maria memberitahunya bahwa ini tak seperti yang Maxim kira. Ini murni kecelakaan.
Dengan terisak Maria terus saja memandangi tubuh lemah cucunya dari balik kaca ruang perawatan.
Melihat hal tersebut Briana jadi tak terima karena itu juga akibat ulahnya.
"ini semua salahku, kau jangan menyalahkan dia " bentak Briana
"Ooo jadi kau penyebab anakku begini?" murka Maxim
"Aku minta maaf " pinta Briana
"Apa kau pikir dengan minta maaf bisa mengembalikan putriku seperti semula?" bentak Maxim
"Aku sungguh minta maaf" pinta Briana lagi
"Go " usir Maxim
"Tapi..." jawab Briana
"I said Go " usir Maxim lagi dengan nada tinggi.
Briana dengan muka memelas pergi meninggalkan ruangan tersebut.
Dan Tante Maria masih termenung di depan IGD.
Dokter keluar dan mengatakan Keana kehilangan banyak Darah. Dan stock Darah Keana sedang kosong dirumah sakit ini
"Apa darahnya dok, akan aku beli berapapun harganya " tanya Maxim
"AB resus negatif"
Maria mendengar penuturan dokter lalu teringat sesuatu.
Ibu Briana dulu sakit dan darahnya AB negatif dia mendengar dari suaminya. kemungkinan Briana memiliki darah yang sama.
Maxim denga bergegas ke Kantor PMI pusat mencari donor untuk anaknya.
Maria menghubungi Briana
"Hallo Bi, apakah golongan darahmu AB negatif ??" tanya Maria
🍁🍁🍁
Bagaimana kelanjutannya ?
Apakah golongan darah Briana AB negatif ?
Hai readers tersayang minta dukungannya
like, share , komen dan Vote
Terimakasih
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 119 Episodes
Comments
Mamaxe Azalah
bukan anaknya maxim
2020-12-24
0
ZasNov
Pasti Briana yang menyelamatkan Keana nanti...
Maxim maen marah2 aja, orang anaknya lari sendiri..
Semoga Keana baik2 aja...
2020-12-15
1
HNF G
anak siapa itu keana, koq bpknya gak ab resus negatif, malah briana🙄🤔
2020-12-06
3