Mencintai Adik Perempuanku Sendiri

Mencintai Adik Perempuanku Sendiri

PROLOG!

Terlihat dua bocah berumur 8 tahun dan 6 tahun yang sedang bermain di taman. Si bocah laki-laki cenderung lebih diam dan lebih suka membaca buku dibanding bermain bersama Nara. Iya, Nara adalah seorang anak perempuan yang banyak bicara dan suka mengganggu.

"Nara boleh kenalan nggak sama Kakak?"

Sambil mengayunkan ayunannya. Dan melihat kearah Aksa.

Aksa diam tanpa merespon apa yang Nara tanyakan. Aksa hanya membaca buku tanpa mendengarkan Nara.

"Kak, kok diem aja sih?"

"Kakak, jawab dong."

"Kakak, oh Kakak, oh Kakak, oh Kakak."

Anak perempuan itu terus melontarkan berbagai pertanyaan kepada Aksa. Sampai akhirnya Ia kewalahan karena berbicara terus menerus tanpa direspon oleh Aksa.

Tidak berselang lama, Aksa pergi meninggalkan Nara yang sedang menatap kearah Aksa. Aksa pergi tanpa mengucapkan satu katapun kepada Nara.

"Masa Nara ditinggal si." Nara menggumam dengan ekspresi datar.

Tiba tiba ada seorang anak laki-laki menghampiri Nara. Anak laki-laki itu memberikan Nara sebuah permen lollipop. Ternyata anak laki-laki itu adalah Lio, adik Aksa. Lio melihat Nara dan Aksa sedang bermain di taman. Lio mengira Nara adalah teman Kakaknya.

"Nama kamu siapa?" Ucap Lio kepada Nara.

"Aku Nara, kak. Makasi ya udah kasih permen ini buat Nara". Nara tampak senang bertemu dengan Lio.

Lio mengajak Nara untuk pergi ke rumah nya dan bermain di sana. Ternyata rumah Lio berseberangan dengan rumah Nara.

"Loh, ternyata rumah Kakak deket ya sama rumah Nara, itu rumah Nara ada di seberang." Sambil menunjuk kerumahnya.

"Wah, kita tetangga dong, seru juga misal mau main tinggal nyebrang aja." Sambil tersenyum kearah Nara.

Tiba tiba Aksa keluar dan melihat Lio dan Nara yang sedang bermain didepan rumahnya. Aksa heran mengapa anak perempuan tadi ada di rumahnya dan bermain bersama Lio.

"Dia siapa si, ngapain dia di sini?"

Aksa melihat kearah Nara dengan tatapan sendu.

"Lah, Nara kan temen kakak, kan? Tadi Lio liat kakak main sama Nara di taman. Emang kakak nggak kenal sama Nara?" Lio merasa heran terhadap kakaknya itu.

"Nggak kenal." Aksa pergi meninggalkan Lio dan Nara, sambil melirik Nara.

Nara mendengar ucapan Aksa. Nara merasa Aksa tidak menyukai keberadaannya. Lio pun menghampiri Nara sambil memegang pundak Nara.

"Gausah dengerin omongan kak Aksa. Kak Aksa emang orangnya gitu kok, tapi sebenernya dia baik. Nara akan tetep jadi temen kak Lio dan kak Aksa. Nara gausah takut ya." Lio menenangkan Nara sembari memegang pundak Nara.

Nara pun merasa senang dengan apa yang dikatakan oleh Lio. Nara tertawa dan memegang tangan Lio untuk mengajaknya bermain sepeda.

"Kak Lio, ayo main sepeda." Ucap Nara sambil menarik tangan Lio.

"Baiklah ayo. Aku ingin melihat seberapa hebat kamu mengendarai sepedamu."

Mereka asik bermain sepeda di depan rumah Lio. Nara sangat senang bermain dengan Lio. Begitupun Lio yang sangat bahagia karena dengan adanya Nara, Lio merasa punya teman untuk bermain bersama.

Tanpa disadari dari tadi Aksa sedang memperhatikan Lio dan Nara dibalik jendela. Aksa tampaknya tidak senang akan kehadiran Nara dirumahnya. Aksa melihat Nara dengan tatapan tidak suka. Aksa tidak suka jika adiknya dekat dengan anak perempuan yang baru dia kenal. Aksa pun langsung bergegas keluar untuk mengajak Lio untuk mandi.

"Lio, udah mainnya. Ini udah mulai sore, sana kamu mandi." Lio tampak takut dengan suara Aksa yang terdengar marah dengannya dan diapun akhirnya masuk kerumahnya sambil melihat kearah Aksa dan Nara.

"Terus kamu, ngapain masih disini. Sana pergi, nanti orangtuamu nyariin." Aksa meninggalkan Nara tanpa memandangnya sekalipun. Kini Nara sendirian di depan rumah milik Aksa.

"Yaudahlah. Lagian ini juga udah sore, yang diomongin kak Aksa bener. Nanti ibu sama ayah nyariin aku lagi." Nara menggerutu sambil mendorong sepedanya.

Terpopuler

Comments

Betri Betmawati

Betri Betmawati

ngimak dulu Thor
masih bingung jln cerita sama jdul nya

2025-03-23

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!