"kenapa kamu malah menyalahkan paman sih nathan, lagian paman juga gak tau kalau akhirnya bakalan kayak gini." Sahut paman dengan bingungnya.
"Paman tidak usah berpura-pura lupa, lagian kak tiara bisa pergi dari rumah ini itu karena semua ucapan sampah yang keluar dari mulut paman itu. Coba saja kalau paman bisa menjaga mulut jahat paman itu pasti kak tiara tidak akan pergi dari rumah ini. Dan perlu kau tau bahwa engkau lah dalang dari kehancuran keluarga kami ini, kau menghancurkan semuanya bahkan kau juga membuat kakakku pergi jauh dariku. Aku sungguh-sungguh membencimu dan juga keluargamu yang lainnya." Bentak Jonathan dengan emosinya kepada paman.
Paman yang merasa tidak terima dengan semua ucapan Jonathan tadi, dia berniat ingin memukul wajah Jonathan.
Papah yang melihat paman ingin memukul Jonathan pun dengan cepat menahannya.
"Apa lagi yang ingin kau lakukan kepada anak laki-lakiku bang, apa kau belum puas setelah menyakiti perasaan anak perempuanku." Ucap papah sambil menyingkirkan tangan paman dari Jonathan.
"Oh...jadi sekarang kau sudah berani yah melawan abangmu ini, aku sungguh kecewa padamu Rudi." Jawab paman sambil menatap papah tak percaya.
"Aku melakukannya bukanlah karna aku sengaja, tapi aku melakukannya karna aku ingin melindungi anak-anakku. Bahkan aku tidak ingin karna kebodohanku, aku sampai kehilangan anakku yang kedua kalinya." Ucap papah dengan sedihnya.
"Apa maksudmu berkata seperti itu? , apa kau ingin ikut-ikutan menyalahkanku juga."
"Tentu saja, karna jika bukan karna kau semua ini pasti tidak akan terjadi, kau sudah menghina putriku habis-habisan dihadapanku bang." Ucap papah sambil mengusap kasar wajahnya.
"Ck.. pembodohan dengan semua itu, lagian kau tidak bisa hanya menyalahkanku saja untuk masalah ini, jelas-jelas kau juga ikut bersalah dalam masalah ini karna seperti yang kita tau tadi kau juga ikut-ikutan menghinanya di hadapan kita semua. Lagian kalau memang kau merasa tak suka melihatku menghina putrimu itu, kenapa kau tak ada untuk membelanya tadi dan kenapa baru sekarang kau melakukannya disaat tiara sudah pergi kau baru menunjukkan sifat pedulimu itu, bukankah itu suatu pembodohan Rudi." Jawab paman dengan sedikit menyeringai ke arah papah.
Mendengar Itu Kini papah hanya bisa tertunduk dengan malu mengingat semua perlakuan yang sudah dia lakukan kepadaku.
Kemudian setelah itu papah pun tersungkur ke lantai sambil menangisi semua kesalahannya.
Disaat itu papah terus-menerus menyalahkan dirinya untuk semua yang sudah terjadi.
"Aku memang orang tua yang tidak berguna." Tangis papah sambil menampari kedua pipi nya secara bergantian.
Jonathan yang merasa kasihan melihat papah dengan cepat ia menghampiri papah dan memeluknya.
Jonathan terus berusaha untuk menenangkan papah .
"Pah...papah tolong hentikan itu." Ucap jonathan sambil menahan kedua tangan papah.
Setelah Jonathan menghentikannya, kini papah hanya duduk terdiam sambil menangisi semua perbuatannya.
"Aku memang orang tua yang jahat." Isak papah sambil mengacak-acak rambutnya.
"Tidak pah itu semua tidak benar, kau bukan orang tua yang jahat jadi tolong berhentilah berkata seperti itu pah." Tangis Jonathan sambil memeluk erat tubuh papah.
Disaat itu Jonathan terus saja berusaha untuk menenangkan keadaan papah agar tidak terus-terusan menyalahkan dirinya akan semua yang sudah terjadi saat itu.
"Papah orang yang jahat nathan." Isak papah dengan terus menerus mengulangi perkataannya itu.
"Tidak pah kau itu tidak jahat, tolong jangan berkata seperti itu lagi di hadapanku, hatiku terasa sakit pah jika mendengar perkataan itu jadi tolonglah berhenti untuk mengucapkannya, nathan mohon pah." Ucap Jonathan sedih sambil menatap wajah papah dengan lekat.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 113 Episodes
Comments
Natalia Luis Naik0fi
Orng tua gila msa anknya di hina it klo kna bpaku jngn kau keluarkn kata kotormu dia membela ank anknya
2024-03-14
3
Aiur Skies
lah baru nyadar 🤣🤣🤣🤣🤣
2024-01-30
0
Aiur Skies
orang tua gak ada pikiran ba bar blas
2024-01-30
1