BAB VII : BERPAPASAN DENGAN UTA

Setelah pengakuan Hiroshi waktu itu, beberapa hari kemudian serasa kehidupan kami bertebaran bunga – bunga musim semi padahal di musim panas.

Mungkin inilah yang disebut dengan perasaan kasmaran anak remaja.

Besok adalah kepergian Hiroshi untuk melanjutkan kuliahnya di Tokyo University sebuah kampus terbaik di Jepang. Aku bersama Megumi pergi ke sebuah pusat perbelanjaan sejenis mall di Sapporo untuk membeli sebuah benda couple yang ingin ku berikan kepada Hiroshi besok sebagai kenang – kenangan.

Meskipun menurutku berlebihan melakukan ini, tapi karena Hiroshi belum tentu pulang seminggu sekali membuatku harus menandainya agar jauh dari para wanita penggoda di Tokyo. Hmmm… aku melakukannya sesuai saran Megumi si gadis paling mahir memikat pria di sekolahku. HAHAHAHA…

“Chiyo… bagaimana perasaanmu setelah berpacaran dengan laki – laki yang tumbuh bersamamu dari kecil?” tanya Megumi yang berdiri di rak accessories salah satu toko.

“Hmmm… entahlah, senang pastinya tapi aku pun merasa terkejut kami menjadi pasangan kekasih” jawabku polos sembari memilah accessories.

“Sejak pertama melihat Hiroshi, aku selalu melihat dirinya menatapmu dengan tatapan laki – laki ke perempuan bukan seperti tatapan kakak ke adik” dia pun menjabarkan analisanya bak detektif.

“Benarkah, sepertinya aku tidak pernah mengamati secara dalam makna sorot matanya kepadaku” tanggap ku.

“Sudah ku prediksi sejak lama, kalau dia memilki perasaan lebih untukmu. Tidak ku sangka dia cukup lama menyatakan perasaannya kepadamu. Hei… tapi bersyukurlah dengan adanya kasus ini, Hiroshi jadi punya keberanian untuk menyatakan perasaannya kepadamu” kata Megumi.

“Apakah aku harus bersyukur dengan adanya hal itu, meski beberapa hari dia sudah tak muncul lagi tapi setiap malam aku susah tidur. Terlebih dia masih berkeliaran di Sapporo dan Kawasan Hokkaido lainnya. Perasaan tak berdaya dengan rasa amarah yang memuncak atas perlakuannya kepadaku tanpa alasan jelas, itu membuatku semakin membencinya” jelas ku.

Megumi langsung memelukku “Maaf kan aku Chiyo… semua salahku, percayalah badai pasti berlalu”.

“Megumi aku terima permohonan maafmu, traktir aku makan sekarang perutku sudah lapar” jawabku mengubah topik pembicaraan.

“Baiklah tuan putri, silahkan pilih restoran mana yang ingin kamu kunjungi” sahutnya.

Kami pun duduk di sebuah restoran yang ada di mall tersebut, duduk saling berhadapan menunggu makanan yang kami pesan.

“TARAAA….Lihatlah!!!” aku pun memamerkan sebuah gantungan ponsel berwarna biru laut dengan icon anime dan di bagian talinya ada manik – manik berinisial kan nama kami berdua HC.

“Kekanak – kanakan sekali, memangnya Hiroshi mau memakainya?” remeh Megumi melihat gantungan couple yang aku beli.

“Kami menyukai anime yang sama, dan Hiroshi menyukai warna biru laut. Pasti dia menyukainya, jangan membuatku menyesal dengan pilihanku” keluhku.

“Ya.. ya… ya kalian memang memiliki selera yang unik, simpanlah mataku iritasi terlalu lama melihatnya” ujarnya sembari menutup matanya.

Setelah lelah bermain seharian di mall, kami pun memutuskan untuk pulang. Aku dan Megumi naik skuter berwarna putih milik paman Megumi.

“Pelan – pelan saja Chiyo, kalau skuter ini kenapa – napa aku bisa di giling oleh pamanku” celoteh Megumi yang duduk di belakangku.

“Tenang, tidak akan terjadi apapun. Ruas jariku harus terlatih, setelah di gips beberapa hari membuatnya malah kaku. Anggap saja ini terapi untuk jemariku, nikmati saja laju skuter ini yang begitu pelan” sahutku menikmati berkendara yang cukup lama tak kurasakan.

“Kalau ibumu tahu, kita bisa mati di lempar oven dan dipukuli habis – habisan” Megumi semakin rusuh di belakang.

“Tenang saja, ibuku sedang mengikuti festival musim panas di Osaka untuk promosi produk kue kami. Kita tak akan menjadi mayat sesampai di rumahku” aku pun makin memaksimalkan laju skuter.

Saat rambu – rambu merah pada lampu lalu lintas di perempatan jalan, ada sebuah mobil sport sedan berwarna hitam ikut berhenti di sebelah skuter kami.

Tiba – tiba kaca mobil di turunkan, dan seorang laki - laki mengenakan topi hitam melempar puntung rokoknya mengenai lenganku. Sontak Megumi yang melihatnya marah, “Hei jangan buang puntung rokok sembarangan!. Rokokmu mengenai temanku!”. Aku mengelus lenganku yang kena rokok tersebut seraya menoleh kearah laki – laki itu. Degh… Dia si rambut coklat Uta… apakah dia membuntuti kami? Atau hanya berpapasan?.

“Megumi diamlah, dan pegang erat pinggangku karena aku akan melaju dengan kencang” kataku memberi kode dan bersiap – siap melaju dengan menatap tajam rambu – rambu. “Ah sial, jangan ngebut jarimu masih proses pemulihan … Chiyo…!” protes Megumi. Akhirnya rambu – rambu berwarna biru, aku pun langsung melaju meninggalkan mobil itu. Nampak jelas dari spion skuter, dia melambaikan tangan dari arah belakang. Megumi masih tidak sadar dan terus mengoceh di belakang.

Mobil itu tak membuntuti kami, tapi terus terang membuatku panik. Entah apa rencana mereka, tapi mereka masih berseliweran di sekitar kami.

Setibanya kami di depan rumahku, aku turun dari skuter dan terduduk lemas di pinggir jalan.

“Hei kamu kenapa? Harusnya aku yang lemas dengan kecepatan gila mu itu mengendarai skuter” tanya Megumi sembari ikut duduk di sebelahku.

“Menginaplah di rumahku malam ini, jangan coba pulang sendiri apalagi ini menjelang malam” mintaku padanya.

“Kenapa? Kamu takut tidur sendiri ya?” dia malah meledek…

“Hmmm… bisa jadi seperti itu” jawabku singkat sembari menenangkan diriku.

Aku tidak tahu harus bagaimana, tapi aku tidak ingin menceritakan hal ini pada Megumi karena aku takut dia akan semakin cemas. Aku pun takut Megumi jadi incaran, karena Uta pun tahu wajah Megumi sedari awal kami bertemu.

 

 

Episodes
1 BAB I: PERTEMUAN DENGANNYA
2 BAB II : SIAPA DIA?
3 BAB III : AKU DICULIK
4 BAB IV : AKU ADALAH MAINAN KAWAKI
5 BAB V : KAWAKI ADALAH SEORANG YAKUZA!
6 BAB VI : PENGAKUAN HIROSHI
7 BAB VII : BERPAPASAN DENGAN UTA
8 BAB VIII : KARAOKE SUNAGAWA
9 BAB IX : TINDAKAN ASAHI MENJADI TANDA TANYA
10 BAB X : KEPERGIAN HIROSHI
11 BAB XI : SISI LAIN DARI KAWAKI
12 BAB XII : BERTEMU GADIS ITU [ KAWAKI]
13 BAB XIII : DIA MENARIK [KAWAKI]
14 BAB XIV : TERGODA [KAWAKI]
15 BAB XV: NASEHAT HATORI
16 BAB XVI : KEMARAHAN KAK RYOTA
17 BAB XVII : PENYERANGAN DARI KLAN AIHARA
18 BAB XVIII : MENJADI SASARAN KLAN AIHARA
19 BAB XIX : KESEPAKATAN AKU DAN KAWAKI
20 BAB XX: KEMUNCULAN HIROSHI
21 BAB 21: PERASAAN HIROSHI
22 BAB 22 : PERTUNANGAN BERDARAH
23 BAB 23 : MELARIKAN DIRI
24 BAB 24 : KEHIDUPAN BARU
25 BAB 25 : KEMATIAN KENJI
26 BAB 26 : KEMUNCULAN KAWAKI
27 BAB 27 : YOSHIKO KOBAYASHI ADALAH AKU
28 BAB 28 : SELAMAT TINGGAL NAOKO
29 BAB 29 : TRAGEDI NAOKO
30 BAB 30 : PERTEMUAN KAWAKI DAN RYOTA
31 BAB 31 : PERTEMUAN DENGAN JIRO SI IKAN BUNTAL
32 BAB 32 : KAKEK JATUH SAKIT
33 BAB 33 : KEMATIAN KAKEK
34 BAB 34 : BERTEMU HIROSHI
35 BAB 35 : KEPUTUSAN HIROSHI
36 BAB 36 : PILIHAN JIRO
37 BAB 37 : TERSEKAP DI BANGSAL BAWAH TANAH
38 BAB 38: API CEMBURU
39 BAB 39 : KANON SANG ADIK TIRI
40 BAB 40 : TANPA KASIH SAYANG
41 BAB 41 : PENGAKUAN JIRO
42 BAB 42 : PERTEMUAN DENGAN AYAH
43 BAB 43 : RENCANA PERTUNANGAN HIROSHI
44 BAB 44 : RENCANA RYOTA
45 BAB 45 : REAKSI HIROSHI
46 BAB 46 : PUNCAK KESABARAN HIROSHI
47 BAB 47 : PERTENGKARAN HIROSHI DAN KAWAKI
48 BAB 48 : OBSESI KAWAKI
49 BAB 49 : MENGINGATKAN KEPADA IBUNYA
50 BAB 50 : EVAKUASI IBU DAN AYAH
51 BAB 51 : PERTEMUAN RAHASIA
52 BAB 52 : RUMAH YANG TERBAKAR
53 BAB 53 : KEDATANGAN KANON
54 BAB 54 : PERTEMUAN KANON DAN HIROSHI
55 BAB 55 : PERKATAAN KANON
56 BAB 56 : KEMBALI KE TOKYO
57 BAB 57 : MALAM PANAS
58 BAB 58 : KEBEJATAN KAWAKI
59 BAB 59 : KEMALANGAN
60 BAB 60 : RAHASIA MASA LALU
61 BAB 61 : TUBUH YANG DIKUASAI KAWAKI
62 BAB 62 : KEHAMILAN YANG MENGEJUTKAN
63 BAB 63 : PERTEMUAN DUA KELUARGA
64 BAB 64 : KEDATANGAN SOMA
65 BAB 65 : H-1 MENUJU HARI PERTUNANGAN
66 BAB 66 : PERTEMUAN KAWAKI DAN SOMA
67 BAB 67 : PENGAKUAN KANON
68 BAB 68 : SEBUAH SURAT PERWALIAN
69 BAB 69 : PENYERANGAN KELOMPOK BERTOPENG
70 BAB 70 : PELARIAN DAN PERBURUAN
71 BAB 71 : SEBUAH JEBAKAN MASA LALU
72 BAB 72 : DIBALIK KEMATIAN KUMIKO
73 BAB 73 : TAK ADA LAGI AIR MATA
74 BAB 74 : KEMARAHAN AYAH KAWAKI
75 BAB 75 : PERSETERUAN KAWAKI DAN SOMA
76 BAB 76 : SEBUAH TANDA KEPEMILIKAN
77 BAB 77 : HARI KEBEBASAN DAN SKEMA PELARIAN
78 BAB 78 : DI BALIK RUMAH TANGGA RYOTA
79 BAB 79 : KEHANGATAN SEORANG KAKAK
80 BAB 80 : PERMINTAAN BERCERAI
81 BAB 81 : MISI PEMBUNUHAN MINNA
82 BAB 82 : PEMAKAMAN MINNA
83 BAB 83 : DRAMA DI MULAI
84 BAB 84 : NIKAHI AKU
85 BAB 85 : PERMINTAAN MENIKAH YANG MENGEJUTKAN
86 BAB 86 : KENCAN PERTAMA
87 BAB 87 : PERASAAN KANON TERHADAP HIROSHI
88 BAB 88 : SIKAP KAWAKI TAK TERDUGA
89 BAB 89 : DUEL PROSTITUSI
90 BAB 90 : PENGAKUAN CINTA KAWAKI
91 BAB 91 : MELEPAS HIROSHI
92 BAB 92 : AYAH KAWAKI
93 BAB 93 : PESONA AKARI
94 BAB 94 : DAYA PIKAT AKARI
Episodes

Updated 94 Episodes

1
BAB I: PERTEMUAN DENGANNYA
2
BAB II : SIAPA DIA?
3
BAB III : AKU DICULIK
4
BAB IV : AKU ADALAH MAINAN KAWAKI
5
BAB V : KAWAKI ADALAH SEORANG YAKUZA!
6
BAB VI : PENGAKUAN HIROSHI
7
BAB VII : BERPAPASAN DENGAN UTA
8
BAB VIII : KARAOKE SUNAGAWA
9
BAB IX : TINDAKAN ASAHI MENJADI TANDA TANYA
10
BAB X : KEPERGIAN HIROSHI
11
BAB XI : SISI LAIN DARI KAWAKI
12
BAB XII : BERTEMU GADIS ITU [ KAWAKI]
13
BAB XIII : DIA MENARIK [KAWAKI]
14
BAB XIV : TERGODA [KAWAKI]
15
BAB XV: NASEHAT HATORI
16
BAB XVI : KEMARAHAN KAK RYOTA
17
BAB XVII : PENYERANGAN DARI KLAN AIHARA
18
BAB XVIII : MENJADI SASARAN KLAN AIHARA
19
BAB XIX : KESEPAKATAN AKU DAN KAWAKI
20
BAB XX: KEMUNCULAN HIROSHI
21
BAB 21: PERASAAN HIROSHI
22
BAB 22 : PERTUNANGAN BERDARAH
23
BAB 23 : MELARIKAN DIRI
24
BAB 24 : KEHIDUPAN BARU
25
BAB 25 : KEMATIAN KENJI
26
BAB 26 : KEMUNCULAN KAWAKI
27
BAB 27 : YOSHIKO KOBAYASHI ADALAH AKU
28
BAB 28 : SELAMAT TINGGAL NAOKO
29
BAB 29 : TRAGEDI NAOKO
30
BAB 30 : PERTEMUAN KAWAKI DAN RYOTA
31
BAB 31 : PERTEMUAN DENGAN JIRO SI IKAN BUNTAL
32
BAB 32 : KAKEK JATUH SAKIT
33
BAB 33 : KEMATIAN KAKEK
34
BAB 34 : BERTEMU HIROSHI
35
BAB 35 : KEPUTUSAN HIROSHI
36
BAB 36 : PILIHAN JIRO
37
BAB 37 : TERSEKAP DI BANGSAL BAWAH TANAH
38
BAB 38: API CEMBURU
39
BAB 39 : KANON SANG ADIK TIRI
40
BAB 40 : TANPA KASIH SAYANG
41
BAB 41 : PENGAKUAN JIRO
42
BAB 42 : PERTEMUAN DENGAN AYAH
43
BAB 43 : RENCANA PERTUNANGAN HIROSHI
44
BAB 44 : RENCANA RYOTA
45
BAB 45 : REAKSI HIROSHI
46
BAB 46 : PUNCAK KESABARAN HIROSHI
47
BAB 47 : PERTENGKARAN HIROSHI DAN KAWAKI
48
BAB 48 : OBSESI KAWAKI
49
BAB 49 : MENGINGATKAN KEPADA IBUNYA
50
BAB 50 : EVAKUASI IBU DAN AYAH
51
BAB 51 : PERTEMUAN RAHASIA
52
BAB 52 : RUMAH YANG TERBAKAR
53
BAB 53 : KEDATANGAN KANON
54
BAB 54 : PERTEMUAN KANON DAN HIROSHI
55
BAB 55 : PERKATAAN KANON
56
BAB 56 : KEMBALI KE TOKYO
57
BAB 57 : MALAM PANAS
58
BAB 58 : KEBEJATAN KAWAKI
59
BAB 59 : KEMALANGAN
60
BAB 60 : RAHASIA MASA LALU
61
BAB 61 : TUBUH YANG DIKUASAI KAWAKI
62
BAB 62 : KEHAMILAN YANG MENGEJUTKAN
63
BAB 63 : PERTEMUAN DUA KELUARGA
64
BAB 64 : KEDATANGAN SOMA
65
BAB 65 : H-1 MENUJU HARI PERTUNANGAN
66
BAB 66 : PERTEMUAN KAWAKI DAN SOMA
67
BAB 67 : PENGAKUAN KANON
68
BAB 68 : SEBUAH SURAT PERWALIAN
69
BAB 69 : PENYERANGAN KELOMPOK BERTOPENG
70
BAB 70 : PELARIAN DAN PERBURUAN
71
BAB 71 : SEBUAH JEBAKAN MASA LALU
72
BAB 72 : DIBALIK KEMATIAN KUMIKO
73
BAB 73 : TAK ADA LAGI AIR MATA
74
BAB 74 : KEMARAHAN AYAH KAWAKI
75
BAB 75 : PERSETERUAN KAWAKI DAN SOMA
76
BAB 76 : SEBUAH TANDA KEPEMILIKAN
77
BAB 77 : HARI KEBEBASAN DAN SKEMA PELARIAN
78
BAB 78 : DI BALIK RUMAH TANGGA RYOTA
79
BAB 79 : KEHANGATAN SEORANG KAKAK
80
BAB 80 : PERMINTAAN BERCERAI
81
BAB 81 : MISI PEMBUNUHAN MINNA
82
BAB 82 : PEMAKAMAN MINNA
83
BAB 83 : DRAMA DI MULAI
84
BAB 84 : NIKAHI AKU
85
BAB 85 : PERMINTAAN MENIKAH YANG MENGEJUTKAN
86
BAB 86 : KENCAN PERTAMA
87
BAB 87 : PERASAAN KANON TERHADAP HIROSHI
88
BAB 88 : SIKAP KAWAKI TAK TERDUGA
89
BAB 89 : DUEL PROSTITUSI
90
BAB 90 : PENGAKUAN CINTA KAWAKI
91
BAB 91 : MELEPAS HIROSHI
92
BAB 92 : AYAH KAWAKI
93
BAB 93 : PESONA AKARI
94
BAB 94 : DAYA PIKAT AKARI

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!