Chapter 18 - Lima Puluh Juta

Badan Gusti sesekali berjengit karena Karin menciumi kulitnya. Kecupan perempuan itu semakin turun ke bawah. Hingga tiba di bagian terintim Gusti.

"Apa yang kau lakukan?" tanya Gusti.

"Aku sebenarnya jarang melakukan ini. Tapi aku ingin melakukannya karena kau tampan dan membuat gairahku bangkit," sahut Karin. Dia mulai bermain aksi lolipop.

Gusti reflek mengangakan mulut. Dia dapat merasakan hasrat yang menjalar di seluruh tubuhnya. Karin benar-benar piawai bermain oral.

"Akh! Edan!" umpat Gusti yang sudah keranjingan.

Karin berhenti sejenak sambil tersenyum miring. "Kau ternyata benar-benar pemula," komentarnya. Karin meraih tangan Gusti. Dia menyuruh lelaki itu menjambak rambutnya.

"Apa kau tidak akan kesakitan?" tanya Gusti.

"Apa aku terlihat kesakitan sekarang? Kau bisa mengarahkanku untuk bergerak seperti maumu," jawab Karin.

Gusti mengangguk. Kini dia mencengkeram rambut Karin. Lama-kelamaan dirinya makin terlena sampai mengeluarkan suara lenguhan.

Tahu Gusti sudah menikmati, Karin segera melakukan penyatuan. Dia mengambil posisi di atas badan Gusti. Karin mulai mengerang saat Gusti menggoyangkan pinggulnya. Alhasil dessahan mereka saling sahut menyahut.

Gairah Gusti telah membara. Tatapannya yang tadinya polos, sekarang telah berubah menjadi buas. Apalagi ketika melihat tubuh Karin bergetar hebat.

Buru-buru Gusti menggantikan posisi Karin. Dia mengambil alih untuk memimpin di atas badan perempuan tersebut.

"Akh! Akh!" Karin mengerang nyaring saat mencapai puncak kenikmatan. Dia tertawa senang karena merasa sangat puas dengan perlakuan Gusti. Terlebih lelaki tersebut membuatnya klimakss lebih dari sekali.

Erangan Karin kian menggila tatkala Gusti memberikan hentakan dengan cepat. Saat itulah Gusti berhasil merasakan puncak kenikmatan. Tubuhnya yang bermandikan keringat itu bergetar. Gusti juga mengangakan mulut dengan panjang.

Kini Gusti dan Karin sama-sama lemas. Mereka tumbang sambil sibuk mengatur nafas.

Gusti menarik selimut untuk menutupi tubuhnya dan Karin. Ia baru merasakan dinginnya pendingin ruangan ketika kegiatan intim selesai.

"Untuk ukuran pemula, kau cukup hebat. Wajahmu itu berhasil menyempurnakannya," puji Karin seraya berputar menghadap Gusti.

"Ini edan! Aku tak pernah merasakan ini..." lirih Gusti.

"Katakan padaku. Kau mau dibayar berapa?" tanya Karin. Dia mendekat dan merebahkan kepala ke dada Gusti. Memang usia Karin lebih tua dibanding Gusti, namun perempuan itu memiliki tubuh yang mungil dan awet muda. Wajar dia memiliki pekerjaan sebagai aktris. Karin pastinya melakukan perawatan setiap minggu.

"Bayar?" Karena terlena dengan aktifitas tadi, Gusti jadi lupa pada tujuan utamanya.

Karin terkekeh geli. "Karena kau memilihku sebagai perempuan yang menghapus keperjakaanmu, aku akan membayar dengan nilai tinggi. Apa lima puluh juta cukup?" tanyanya.

Mata Gusti membulat sempurna. Lima puluh juta? Itu bahkan lebih dari cukup untuknya.

"Benarkah? Ka-kau akan memberiku uang sebesar itu?" Gusti memastikan sambil merubah posisi menjadi duduk. Hingga Karin juga ikut duduk mengikutinya.

"Tentu saja, Sayang." Karin menepuk lembut pipi Gusti. "Oh iya, sepertinya aku ingin jasamu lagi minggu depan," sambungnya seraya beranjak ke kamar mandi.

Setelah bercinta dengan klien pertamanya, Gusti mendapatkan uang. Karin benar-benar membayarnya seharga lima puluh juta. Melihat uang sebanyak itu masuk ke rekeningnya, Gusti senang bukan kepalang. Sekarang dirinya bisa membayar uang kostan dan membayar hutang.

"Sampai jumpa lagi, Kak!" ucap Gusti. Dia melepas kepergian Karin yang hendak bersiap untuk pulang.

"Tentu saja. Oh iya, mengenai pertanyaanmu tentang aku yang sudah berkeluarga, aku akan menceritakannya nanti. Kebetulan satu jam lagi aku harus mendatangi talk show. Jangan lupa tonton aku di tv!" kata Karin. Dia saling berpelukan dengan Gusti.

"Iya. Aku pasti akan menontonmu." Gusti membalas dekapan Karin yang singkat. Ia tersenyum simpul.

"Oh my god. Jangan buat aku jatuh cinta padamu. Bisa bahaya!" tukas Karin. Dia dan Gusti lantas tergelak bersama.

"Ya sudah. Aku mau mandi dulu," kata Gusti sembari masuk ke kamar mandi.

Karin yang sudah menggantung tas ke bahu, ingin melangkah menuju pintu. Namun atensinya tertuju ke arah ponsel Gusti yang sejak tadi terus bergetar.

Karena penasaran, Karin memeriksa ponsel Gusti. Ia bahkan membaca pesan dari Elang dan Widy.

Karin jadi mengetahui masalah Gusti dan pertemanannya. Apalagi dia juga mengenal Elang. Alhasil Karin duduk ke sofa. Tak lama kemudian, Gusti keluar dari kamar mandi.

"Loh, kau belum pulang?" tanya Gusti. Dia sudah rapi mengenakan kemeja yang sebelumnya dipakai.

Karin terdiam sejenak. Dia memperhatikan penampilan Gusti dari ujung kaki hingga kepala. Lelaki itu memang tampan, tetapi menurut Karin penampilannya masih terbilang kampungan. Bahkan ketika Gusti merasa sudah berdandan maksimal.

"Sepertinya aku bisa membantumu," imbuh Karin.

"Membantu apa?" Gusti tak mengerti.

Terpopuler

Comments

Doni Gunawan

Doni Gunawan

lanjutkan lagi

2024-12-18

0

Berlian Nusantara dan Dinda Saraswati

Berlian Nusantara dan Dinda Saraswati

jadi jtuh cinta

2024-11-08

0

Mustamin Gau

Mustamin Gau

Dpt uang dpt enak

2024-06-30

4

lihat semua
Episodes
1 Chapter 1 - Pamit Dari Kampung
2 Chapter 2 - Mbak-Mbak Seksi
3 Chapter 3 - Ospek
4 Chapter 4 - Gadis Bernama Widy
5 Chapter 5 - Gosip Tentang Ana
6 Chapter 6 - Siluman
7 Chapter 7 - Mobil Elang
8 Chapter 8 - Kembali Ke Kost-Kostan
9 Chapter 9 - Kehilangan Dompet
10 Chapter 10 - Cewek Nggak Benar
11 Chapter 11 - Kesulitan
12 Chapter 12 - Rahasia Elang
13 Chapter 13 - Rahasia Elang Lainnya
14 Chapter 14 - Semakin Terpuruk
15 Chapter 15 - Tawaran Rilly
16 Chapter 16 - Mulai Berubah
17 Chapter 17 - Pertama Kali
18 Chapter 18 - Lima Puluh Juta
19 Chapter 19 - Semakin Tampan
20 Chapter 20 - Gusti Yang Semakin Mempesona
21 Chapter 21 - Tentang Keperawanan
22 Chapter 22 - Kehidupan Pribadi Elang
23 Chapter 23 - Dimulainya Petualangan Gusti
24 Chapter 24 - Cerita Ziva
25 Chapter 25 - Klub Malam
26 Chapter 26 - Putus
27 Chapter 27 - Niat Elang
28 Chapter 28 - Dilecehkan Perempuan
29 Chapter 29 - Main Di Samping Teman
30 Chapter 30 - Salah Paham
31 Chapter 31 - Kesalahpahaman Berlanjut
32 Chapter 32 - Pelajaran Dari Rilly [1]
33 Chapter 33 - Pelajaran Dari Rilly [2]
34 Chapter 34 - Pekerjaan Bayangan
35 Chapter 35 - Tergoda Teman Sendiri
36 Chapter 36 - Tak Sengaja Mengintip
37 Chapter 37 - Wanita Muda Bernama Alena
38 Chapter 38 - Ternyata Anak SMA
39 Chapter 39 - Kedatangan Mawar
40 Chapter 40 - Saran Gusti
41 Chapter 41 - Mawar Si Gadis Kampung
42 Chapter 42 - Tawaran 300 Juta
43 Chapter 43 - Menemani Mawar
44 Chapter 44 - Burung Jalak
45 Chapter 45 - Luna Sebenarnya
46 Chapter 46 - Menyusul Gusti
47 Chapter 47 - Diselamatkan Elang
48 Chapter 48 - Bertengkar
49 Chapter 49 - 2 Plus 1
50 Chapter 50 - Cemburu?
51 Chapter 51 - Ungkapan Elang
52 Chapter 52 - Kabur Bersama
53 Chapter 53 - Masih Melarikan Diri
54 Chapter 54 - Tiga Sahabat
55 Chapter 55 - Noda Lipstik
56 Chapter 56 - Masa Lalu Yang Tak Ingin Di Ingat
57 Chapter 57 - Kedatangan Alena
58 Chapter 58 - Berbohong Pada Mawar
59 Chapter 59 - Jajan Alena
60 Chapter 60 - Memergoki
61 Chapter 61 - Alena Lagi
62 Chapter 62 - Kenyataan Tentang Gusti
63 Chapter 63 - Tiga Pria Mabuk
64 Chapter 64 - Kebetulan
65 Chapter 65 - Pernyataan Mawar
66 Chapter 66 - Bisnis Rahasia Elang
67 Chapter 67 - Memberitahu Mawar
68 Chapter 68 - Mawar Ingin Juga
69 Chapter 69 - Tugas Berat Elang
70 Chapter 70 - Pembobolan
71 Chapter 71 - Setuju
72 Chapter 72 - Pesta Besar
73 Chapter 73 - Tawaran Menggiurkan
74 Chapter 74 - Efeknya [1]
75 Chapter 75 - Efeknya [2]
76 Chapter 76 - Bersikap Biasa Saja
77 Chapter 77 - Kelelahan
78 Chapter 78 - Tak Ada Yang Berubah
79 Chapter 79 - Memastikan
80 Chapter 80 - Terbukti
81 Chapter 81- Masalah Baru
82 Chapter 82 - Langsung Di Madu?
83 Chapter 83 - Tanggung Jawab Gusti
84 Chapter 84 - Tertangkap
85 Chapter 85 - Pulang Kampung
86 Chapter 86 - Menanggung Resiko
87 Chapter 87 - Beristri Dua
88 Chapter 88 - Malam Pertama [End]
89 NOVEL ELANG! [Berondong Plus-Plus]
90 NOVEL HAREM BARU [Adiknya Rilly]
91 NOVEL BARU!
Episodes

Updated 91 Episodes

1
Chapter 1 - Pamit Dari Kampung
2
Chapter 2 - Mbak-Mbak Seksi
3
Chapter 3 - Ospek
4
Chapter 4 - Gadis Bernama Widy
5
Chapter 5 - Gosip Tentang Ana
6
Chapter 6 - Siluman
7
Chapter 7 - Mobil Elang
8
Chapter 8 - Kembali Ke Kost-Kostan
9
Chapter 9 - Kehilangan Dompet
10
Chapter 10 - Cewek Nggak Benar
11
Chapter 11 - Kesulitan
12
Chapter 12 - Rahasia Elang
13
Chapter 13 - Rahasia Elang Lainnya
14
Chapter 14 - Semakin Terpuruk
15
Chapter 15 - Tawaran Rilly
16
Chapter 16 - Mulai Berubah
17
Chapter 17 - Pertama Kali
18
Chapter 18 - Lima Puluh Juta
19
Chapter 19 - Semakin Tampan
20
Chapter 20 - Gusti Yang Semakin Mempesona
21
Chapter 21 - Tentang Keperawanan
22
Chapter 22 - Kehidupan Pribadi Elang
23
Chapter 23 - Dimulainya Petualangan Gusti
24
Chapter 24 - Cerita Ziva
25
Chapter 25 - Klub Malam
26
Chapter 26 - Putus
27
Chapter 27 - Niat Elang
28
Chapter 28 - Dilecehkan Perempuan
29
Chapter 29 - Main Di Samping Teman
30
Chapter 30 - Salah Paham
31
Chapter 31 - Kesalahpahaman Berlanjut
32
Chapter 32 - Pelajaran Dari Rilly [1]
33
Chapter 33 - Pelajaran Dari Rilly [2]
34
Chapter 34 - Pekerjaan Bayangan
35
Chapter 35 - Tergoda Teman Sendiri
36
Chapter 36 - Tak Sengaja Mengintip
37
Chapter 37 - Wanita Muda Bernama Alena
38
Chapter 38 - Ternyata Anak SMA
39
Chapter 39 - Kedatangan Mawar
40
Chapter 40 - Saran Gusti
41
Chapter 41 - Mawar Si Gadis Kampung
42
Chapter 42 - Tawaran 300 Juta
43
Chapter 43 - Menemani Mawar
44
Chapter 44 - Burung Jalak
45
Chapter 45 - Luna Sebenarnya
46
Chapter 46 - Menyusul Gusti
47
Chapter 47 - Diselamatkan Elang
48
Chapter 48 - Bertengkar
49
Chapter 49 - 2 Plus 1
50
Chapter 50 - Cemburu?
51
Chapter 51 - Ungkapan Elang
52
Chapter 52 - Kabur Bersama
53
Chapter 53 - Masih Melarikan Diri
54
Chapter 54 - Tiga Sahabat
55
Chapter 55 - Noda Lipstik
56
Chapter 56 - Masa Lalu Yang Tak Ingin Di Ingat
57
Chapter 57 - Kedatangan Alena
58
Chapter 58 - Berbohong Pada Mawar
59
Chapter 59 - Jajan Alena
60
Chapter 60 - Memergoki
61
Chapter 61 - Alena Lagi
62
Chapter 62 - Kenyataan Tentang Gusti
63
Chapter 63 - Tiga Pria Mabuk
64
Chapter 64 - Kebetulan
65
Chapter 65 - Pernyataan Mawar
66
Chapter 66 - Bisnis Rahasia Elang
67
Chapter 67 - Memberitahu Mawar
68
Chapter 68 - Mawar Ingin Juga
69
Chapter 69 - Tugas Berat Elang
70
Chapter 70 - Pembobolan
71
Chapter 71 - Setuju
72
Chapter 72 - Pesta Besar
73
Chapter 73 - Tawaran Menggiurkan
74
Chapter 74 - Efeknya [1]
75
Chapter 75 - Efeknya [2]
76
Chapter 76 - Bersikap Biasa Saja
77
Chapter 77 - Kelelahan
78
Chapter 78 - Tak Ada Yang Berubah
79
Chapter 79 - Memastikan
80
Chapter 80 - Terbukti
81
Chapter 81- Masalah Baru
82
Chapter 82 - Langsung Di Madu?
83
Chapter 83 - Tanggung Jawab Gusti
84
Chapter 84 - Tertangkap
85
Chapter 85 - Pulang Kampung
86
Chapter 86 - Menanggung Resiko
87
Chapter 87 - Beristri Dua
88
Chapter 88 - Malam Pertama [End]
89
NOVEL ELANG! [Berondong Plus-Plus]
90
NOVEL HAREM BARU [Adiknya Rilly]
91
NOVEL BARU!

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!