Setelah berhasil membereskan semua. Lun xiang mendekati mayat-mayat yang di bunuhnya, mencari sesuatu. Siapa tahu ada yang bisa di jarahnya.
Hohoho….
Lun xiang mengambil semua cincin penyimpanan mereka, dan mengambil isi di dalam nya, menyimpan nya di sistemnya.
"Huh, lumayan. Banyak benda berharga yang ku dapat," senangnya tidak sia-sia membunuh mereka.
Lun xiang pergi, tak lupa mengambil satu pedang milik salah satu dari mereka. Lun xiang akan menggunakannya untuk senjatanya nanti, siapa tahu dia bertemu hewan spiritual tingkat Bumi Yuan Penciptaan bentuk lagi. Akan sangat merepotkan jika iya.
Tapi sebelum itu dirinya harus memperkuat tubuh dan meningkatkan kultivasinya. Lun xiang tidak ingin dirinya menjadi ayam geprek para hewan spiritual itu.
"Bagaimana cara ku meningkatkan kekuatan?" Tanya pada pria tua.
"Gunakan buah darah yang barusan kau dapat. Makan itu dan berkultivasi lah."
"Hm, baiklah. Tapi sebelum itu aku harus mencari tempat yang aman." Pria tua mengangguk.
Lun xiang berlari sambil mencari tempat yang cocok untuk menyerap buah darah. Tidak ingin saat penyerapan, ada gangguan dari hewan spiritual maupun para manusia yang mencoba membunuhnya, merebut apa yang di miliki.
"Seperti nya ini tempat cocok untuk ku," lihatnya pada gua di depannya. Pria tua mengangguk. Namun entah kenapa pria tua merasa gua itu tidak sesederhana yang di lihat. "Ayo masuk."
Lun xiang masuk kedalam gua. Sedangkan dua orang yang mengikuti terus memperhatikan Lun xiang yang masuk dalam gua.
"Yang Mulia, apa anda merasa ada sesuatu yang aneh di gua itu?" Entah kenapa Yan Chen merasakan ada yang tidak beres di gua itu.
"Kita lihat dulu. Jika itu membahayakan nya, aku akan bertindak."
Lun xiang menyusuri gua itu. Matanya melihat sekeliling. Gua ini sepertinya nampak aneh.
"Apa kau merasakan sesuatu?" Tanya pria tua.
"Entah kenapa aku merasa gua ini sedikit aneh. Aku merasakan aura yang mencekam. Tapi apa itu aku tidak tahu. Lebih baik menyerap buah darah dan meningkatkan kekuatan.
"Kau jaga aku,"
Pria tua mengangguk. Duduk di atas sebuah batu, sambil menjaga Lun xiang yang mulai untuk penyerapan buah darah.
Lun xiang memakan buah darah. Dan memejamkan mata, duduk bersikap lotus mulai menyerap kekuatan dari buah darah.
Semula semua berjalan baik-baik saja. Namun tiba-tiba tubuhnya merasakan panas dan sakit yang luar biasa. Setelah menelan buah darah itu, setiap saraf dan Dentian seakan di bakar, begitu panas. Aliran Qi nya kacau, jantungnya memompa dengan cepat.
Dug….Dug….Dug….
Lun xiang mengernyitkan dahi. Keringat menetes dari kening, terlihat gelisah.
Pria tua yang melihat langsung mendekati.
"Apa yang terjadi?" Gumamnya melihat Lun xiang yang amat kesakitan. "Mungkinkah dia tidak kuat dengan buah darah?"
Pria tua begitu khawatir, takut terjadi sesuatu dengan Lun xiang.
"Kau harus bertahan. Fokuskan pikiranmu, dan ingat tujuanmu untuk menjadi kuat. Jika kau tidak bisa menahan rasa sakit ini, maka kau selamanya akan gagal dan menjadi orang tidak berguna." Ucap pria tua.
Namun tiba-tiba tubuh Lun xiang mengeluarkan aura merah yang kuat. Aura yang membuat sesak siapapun yang ada di dekatnya.
"Apa ini?" Pria tua menatap Lun xiang yang mengeluarkan aura aneh yang mengelilingi tubuhnya.
Aaaaaa……
Lun xiang menjerit keras, karena rasa sakit itu sungguh begitu luar biasa.
Kaisar yang mendengar langsung menghilang dari tempat nya dan seketika muncul di hadapan Lun xiang. Pria tua yang melihat seorang pria tiba-tiba muncul terkejut. Apalagi saat pria itu dengan berani menyentuh Lun xiang.
"Ceroboh," Kaisar Yu Feng mengarahkan telunjuknya ke kening Lun xiang. Mengalirkan kekuatan masuk kedalam tubuh untuk mengatur Qi yang kacau akibat buah darah yang memiliki efek kuat.
Kaisar Yu Feng menatap selirnya masih dengan mengalirkan kekuatannya, ternyata selir buangannya itu cukup cantik.
Setelah di rasa Saraf dan Dentian tersusun rapi dan Qi nya berjalan lancar, Kaisar Yu Feng pergi meninggalkan Lun xiang, biarlah selirnya itu tidak mengetahui bahwa dirinya sempat membantunya.
Setelah di bantu oleh kaisar, tiba-tiba dalam tubuhnya sebuah kekuatan melonjak. Kekuatan yang sebelumnya seakan buntu kini tiba-tiba pecah dan kekuatan itu melonjak hingga ke Body Tempering Qi level 5. Dan itu sungguh membuat tubuhnya terasa ringan.
Walaupun itu hanya tahapan awal kultivasi, Lun xiang begitu senang.
Perlahan dia membuka mata, melihat kedua tangannya. Ada rasa aneh di tubuhnya. Seolah aliran Qi di dalam tubuh begitu lancar.
"Selamat, selamat. Kau akhirnya kini menjadi seorang pendekar, bukan lagi wanita bodoh dan tidak berguna."
"Benarkah?" Lun xiang begitu senang. Dia tidak menyangka akan mengalami hal seperti ini menjadi seorang pendekar di dunia barunya. "Kira-kira aku beras di tingkat apa?"
"Kau berada di Body Tempering Qi level 5."
"Oh benarkah?" Ucapnya senang. "Bisa kau katakan Tingkatan keberapa itu Body Tempering Qi?" Tanyanya ingin mengetahui.
"Kalau menurut mu?"
"Tingkatan itu lebih kuat dengan hewan spiritual Gorila api yang ku lawan."
Pria tua yang mendengar, bibirnya bergetar dan karena tidak tahan, tawanya puj meledak.
Hahahaha…..
Tawa pria tua terpingkal-pingkal. Dia sampai berguling-guling di tanah dengan memegang perutnya. Sungguh lucu sekali. Bagaimana bisa tingkatan Body Tempering Qi lebih kuat dari Bumi Yuan Penciptaan bentuk, sungguh konyol. Yang ada Body Tempering Qi adalah Tingkatan awal sebuah Kultivasi.
Lun xiang yang melihat mengerutkan kening, bersedekap dada. Apakah ada yang lucu, pikirnya.
"Apa yang membuat mu tertawa?"
Hahahaha……
"Hei,. Katakan, apa yang lucu?"
"Hahaha….aku hanya merasa lucu saja."
"Katakan apa yang lucu?"
"Menurut mu apakah Body Tempering Qi lebih kuat dari Bumi Yuan Penciptaan bentuk?"
"Tentu saja. Aku merasa tubuh ku di aliri dengan kekuatan. Pastinya kekuatan ini lebih kuat dari gorila api."
Plak…
"Dasar bodoh! Kultivasi tingkat Body Tempering Qi adalah tingkatkan paling dasar. Jadi jangan ngimpi bahwa Tingkatan mu lebih kuat dari gorila api itu,"
"Lalu tingkatan apa yang paling tinggi?"
"Nirwana, bisa di katakan ityu Tingkatan dewa. Tapi untuk mu, sepertinya mustahil." Jawabnya mengejek, seolah tidak yakin Lun xiang bisa berada di tingkat Nirwana.
"Sialan! Kau benar-benar meremehkan ku," kesalnya ingin memberi pelajaran pada Pria tua.
Namun saat mereka saling mengejar, suara raungan keras terdengar di telinga mereka.
"Apa kau mendengar?" Tanya Lun xiang dan pria tua mengangguk. "Ayo kita lihat, apa yang terjadi."
Lun xiang dan pria tua langsung menuju asal suara. Ternyata di sana terdapat seekor raja piton es yang meraung karena di kurung dalam sebuah formasi. Beberapa orang berdiri mengelilingi Raja Singa Petir, seekor Singa yang berada di tingkat Legenda.
Semua orang mengurung, berharap Raja Singa Petir mampu mereka kalahkan dan mereka bisa menganbik kristal petir. Namun semua itu sia-sia, kekuatan mereka kalah telah.
Singa Petir meraung dan mengeluarkan kekuatannya.
Wuuus…
Kekuatan besar dan petir menyambar-nyambar di dalam gua itu.
Ledakan hasil dari petir membuat tempat itu hancur.
Jeduaar…
Jeduaar…
Tanah bergoyang. Gua seakan akan runtuh. Lun xiang yang bersembunyi tubuhnya juga bergoyang karena kuatnya gonjangan itu.
Jeduuar…
Jeduaar…
Sebuah batu dari atas jatuh, beruntung batu itu tidak mengenai Lun xiang karena seseorang tiba-tiba datang dan menghalau batu itu.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 95 Episodes
Comments
Ray
Ternyata kaisar bukan orang yg ditolong Lun Xiang waktu di hutan itu🤔
Dan sekarang siapa yg menolong Lun Xiang ?
Makin penasaran😂🙏
2024-07-08
3
Shinta Dewiana
apa di tolong sm si kaisar lg ini
2024-07-05
0
Riah Hariah Boh
Adakah Lun Xing berjaya, siapa yg menyelamatnya
2024-07-03
1