***
Keesokan harinya Paviliun barat dihebohkan dengan teriakan Sang Selir Agung.
" Aaaaaa, bagaiamana bisa wajahku jadi seperti ini, hiiks, hikss.. " Tangisnya.
Berita menghebohkan ini sampai ke telinga Sang Kaisar. Dengan segera ia ke paviliun barat. Setibanya disana, Sang Kaisar di kagetkan dengan wajah Selir Agung yang penuh dengan nanah. Tabib berkata bahwa hal itu disebabkan oleh Racun yang ada pada minuman. Dengan segera Sang Kaisar memerintahkan beberapa pengawal untuk membawa Selir Agung ke Paviliun bagian timur. Mendengar akan membawanya ke paviliun timur, Selir Agung meraung-raung lebih keras lagi, ia tak ingin ke tempat itu. Ya, paviliun timur adalah tempat pengasingan bagi mereka yang mempunyai penyakit menular. Sekalipun tabib menyatakan bahwa penyakit ini tak menular namun Sang Kaisar tetap waspada bisa saja perkiraan Sang tabib salah.
Sedangkan di lain sisi, Anastasya puteri Sang selir masih terpaku di tempatnya. Ia cukup terkejut dengan apa yang dialami Sang ibunda.
Dengan segera ia ke paviliun utara milik Alana. Setibanya disana, ia segera menyerobot masuk ke kamar Alana meski sudah di tahan oleh para prajurit.
" Alana!! Dimana kau? Dasar puteri sampah. Aku tahu ini pasti perbuatanmu kan?? " Teriak Anastasya.
" Inikah hasil belajar tata krama selama ini puteri Anastasya? Pantaskah engkau memasuki kamar seseorang tanpa seijin nya? Lalu pantaskah engkau berteriak-teriak seperti seekor gagak?" Ucap Alana penuh intimidasi.
Anastasya segera berbalik ke arah suara tersebut dan ia mendapat Alana sedang menggunakan jubah mandi. Dimata Anastasya, Alana bagaikan seorang dewi yang baru saja singgah di tempat ini. Ia begitu terpana dengan kecantikan milik Alana.
Putri Anastasya sepertinya mengalami kelainan seksual.
Alana yang diperhatikan seperti itupun merasa merinding. Dengan segera Alana berkata.
" Dapatkah kau meninggalkan kediaman ku? " Ucap Alana
Bagaikan di hipnotis, puteri Anastasya dengan patuh meninggalkan Paviliun utara. Alana semakin dibuat bingung dengan sikap Puteri Anastasya.
Anastasya telah tiba dikediamannya, didalam pikiran nya saat ini, ia sangatlah kagum dengan tubuh Alana. Dengan tatapan yang penuh obsesi dan nafsu ia berkata.
" Aku akan melakukan berbagai cara apapun itu untuk mendapatkanmu Alana. Kau milikku, milik Anastasya seorang. " Ucap Anastasya tertawa seram.
***
Seminggu berlalu, di paviliun timur lebih tepatnya di sebuah ruangan terdengar suara tangisan yang begitu memilukan.
" Aku tak sanggup. Anastasya anakku bagaimana bisa dia tak datang mengunjungi ku. " Ucap Selir Agung sambil menangis meraung-raung. Ia takut melihat wajahnya sendiri, wajahnya terlihat seperti monster. Karena tak sanggup lagi dengan penderitaannya, ia memutuskan untuk bunuh diri.
Saat seorang pelayan hendak masuk kedalam, dirinya dikagetkan dengan keadaan selir Agung yang sudah tak bernyawa. Dengan segera Ia berlari ke arah seorang prajurit sambil berkata.
" Tolong beritahu Kaisar bahwa Yang Mulia selir Agung tak bernyawa lagi. " Ucap pelayan tersebut sambil menangis.
Dengan segera Sang prajurit segera ke kediaman utama dan menyampaikan berita duka ini kepada sang Kaisar. Sang Kaisar yang mendengar akan hal itupun terkejut, ia segera meminta para pelayan untuk menyiapkan api pembakaran.
Setelah memerintahkan hal tersebut Sang Kaisar beserta beberapa orang lainnya, segera bergegas ke paviliun timur. Setibanya disana ia melihat mayat Sang selir Agung telah di bersihkan, dengan tegas ia memerintahkan untuk segera di bawa ke tempat pembakaran. Ya, jika ada orang di dunia ini yang telah mati akan dibakar agar nanti ia tidak bereinkarnasi lagi.
Sedangkan disisi Anastasya, ia telah mendengar berita bahwa Sang ibunda telah menghembuskan nafas terakhir nya. Namun ia terlihat biasa saja. Dengan sarkas nya ia berkata.
" Biarkan saja, lebih baik ia mati dari pada menjadi beban. " Ucap Anastasya penuh sarkas. Ia berpikir lebih baik ia mencari cara bagaimana mendapatkan seorang Alana dari pada memikirkan Sang ibunda yang telah berpulang.
****
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 73 Episodes
Comments
Oi Min
kenthir.....
2024-10-05
0
Uci Umami
idiiiih jijay
2024-02-11
0
SeoulganicId
apa nihhhhh kok jdi gini😭
2023-11-30
1