Thirteen

***

Sedang di ruang kerja sang Kaisar, terdapat 2 insan berbeda gender dan usia, sedang berpelukan. Lebih tepatnya Sang Kaisar yang sedang memeluk puterinya sedang Alana tak membalas pelukan dari sang Kaisar, karena Ia merasa dirinya hanyalah jiwa asing yang kebetulan menempati raga ini. Setelah dirasa cukup, sang Kaisar segera melepaskan pelukannya.

" Nak, dimana saja kau selama ini. Ayahanda mencarimu kemana-mana selama 2 tahun ini namun tak ku temui jejak yang menandakan bahwa itu dirimu. " Ucap Sang Kaisar kepada Alana

" Aku berada di suatu tempat yang sulit di jangkau oleh manusia. " Ucap Alana seadanya.

" Maafkan kelalaian Ayahanda selama ini, Ayahanda selalu saja mementingkan pekerjaan Ayahanda tanpa memperhatikan mu sedikitpun. " Ucap Sang Kaisar merasa bersalah.

Alana tak membalas ucapan dari sang Kaisar a.k Ayahanda pemilik tubuh ini.

" Dirimu sangatlah mirip dengan mendiang Ibundamu. Jikalau saja Yang Agung tak menjemputnya lebih dulu, mungkin saja saat ini Ia sedang duduk bersama-sama dengan kita. " Ucap Sang Kaisar lirih.

" Itu takdirnya. " Ucap Alana.

" yaah, itulah takdirnya. Dan tak seorangpun dapat mengubah takdir itu. " Ucap Sang Kaisar.

" Dan untuk pangeran Mahkota, saat ini Ia masih berada di Akademi Kekaisaran. " Lanjut Sang kaisar.

Alana hanya mendengar tanpa membalas ucapan Sang Kaisar.

" Baiklah mari Ayahanda mengantarkan dirimu ke paviliun utara, tempat tinggal mu. " Ucap Sang Kaisar kepada Alana.

" Baiklah. " Ucap Alana bangkit dari duduknya.

Setibanya mereka di paviliun utara, Alana merasa sedikit takjub dengan pemandangan di paviliun ini.

" Masuk dan beristirahatlah, saat jam makan siang tiba akan ada pelayan yang menjemput mu untuk kita makan bersama. " Ucap Sang Kaisar.

" Baik Yang Mulia, terimakasih telah mengantar saya sampai ke sini. " Ucap Alana menundukkan sedikit kepalanya.

" Jangan panggil aku dengan sebutan Yang Mulia, seolah-olah aku adalah orang asing bagimu nak. " Ucap Sang Kaisar.

" Ya, memang aku orang asing bagimu" Ucap Alana dalam hati.

" Maafkan saya Ayahanda. " Ucap Alana

" Baiklah, istirahat lah aku akan kembali bekerja. " Ucap Sang Kaisar sambil membelai lembut kepala Alana yang tertutup jubahnya.

Setelah kepergian Sang Kaisar, Alana segera memasuki paviliun tersebut. Namun sebelum masuk ia lebih dulu berpesan kepada para pelayan dan penjaga yang berjaga di sekitar paviliun itu untuk tidak ada yang mengganggu waktu istirahat nya.

" Jika ada yang ingin bertemu dengan saya katakan saja, saya sedang beristirahat jadi diharapkan untuk tidak mengganggu. " Ucap Alana.

Setelah menyampaikan hal tersebut Alana segera berlalu dari hadapan mereka dan memasuki paviliun itu. Sesampainya ke dalam paviliun Ia segera masuk ke ruang dimensi tanpa lebih dulu melihat-lihat isi paviliun tersebut.

" Selamat datang nona " Ucap Luan menyambut kedatangan Alana.

" Ya, aku ingin ke perpustakaan. " Ucap Alana

" Baik Nona, mari saya antarkan. " Ucap Luan.

Alana segera menyetujui ucapan Luan. Sesaat kemudian mereka sudah berada dalam ruang perpustakaan tersebut.

" Nona, silahkan lakukan apa yang hendak anda lakukan saya akan menjaga anda. " Ucap Luan.

" Tidak perlu dan Terimakasih, kau boleh kembali melakukan aktivitasmu Luan. " Ucap Alana menolak secara halus tawaran Luan.

" Baik Nona, saya permisi. " Ucap Luan

Sesaat setelah kepergian Luan dari hadapannya, Alana segera mengambil beberapa buku dan membacanya. Tak terasa sudah 2 hari ia didalam perpustakaan tersebut dan banyak informasi yang tak ia ketahui ia dapatkan dari buku-buku yang ia baca dalam perpustakaan tersebut. Ada beberapa informasi yang baru saja ia ketahui antara lain :

Di dalam buku tersebut menuliskan bahwa akan ada hari dimana terjadi peperangan yang dasyat dan hal itu belum pasti kapan terjadinya.

Ada Seorang Kaisar dari bangsa demon yang telah hidup beratus-ratus tahun namun usia tak membuat kadar ketampanannya berkurang.

Hal yang paling mencengangkan bagi Alana adalah Sang Kaisar masih mengembara mencari Sang permaisuri.

Bahwa ada beberapa Kekaisaran di dunia keduanya ini. Yakni :

- Kekaisaran yang dihuni oleh manusia namun mempunyai kekuatan yakni Kekaisaran yang saat ini menjadi tempat tinggalnya.

- Kekaisaran Demon yang di huni oleh manusia setengah Demon, yakni Kekaisaran terkuat diantara semua semua Kekaisaran.

- Kekaisaran yang dihuni oleh para Elf, yakni asal Mendiang permaisuri. Ya, Mendiang permaisuri adalah seorang berdarah Elf dan yang pasti darah Elf mengalir di tubuhnya dan tubuh pangeran mahkota. Dan hal itu menandakan bahwa Alana dan pangeran mahkota akan hidup lebih lama di banding manusia yang lain.

*****

Terpopuler

Comments

Oi Min

Oi Min

apa ini calon jodoh Alana nnti

2024-10-05

0

✧༺ 𝘽𝙝𝙩𝙖𝙧𝙖 𝙂𝙪𝙧𝙪༻✧

✧༺ 𝘽𝙝𝙩𝙖𝙧𝙖 𝙂𝙪𝙧𝙪༻✧

Tinggalkan bekas biru lalu pergi tanpa ragu
Apakah selamanya politik itu kejam?
Apakah selamanya dia datang 'tuk menghantam?
Ataukah memang itu yang sudah digariskan?

2023-11-17

0

monkey D Luffy

monkey D Luffy

is there something there?

2023-11-17

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!