"Sistem" Panggil Alana
"YA TUAN. " Jawab Sistem
"Apakah disini ada hutan kegelapan? " Tanya Alana
"ADA TUAN, SEDIKIT INFORMASI DISANA TERDAPAT BANYAK SPIRIT BEAST DARI TINGKAT RENDAH HINGGA LEGENDARIS, TAPI DIKABARKAN BAHWA YANG LEGENDARIS SANGAT SULIT DITEMUKAN, SELAIN ITU JUGA BANYAK MONSTER." Info Sistem
" Hanya itu? "
" MASIH ADA TUAN, DIKABARKAN JUGA BAHWA DI HUTAN KEGELAPAN JIKA MANUSIA DENGAN KEKUATAN YANG MASIH RENDAH MEMASUKI HUTAN TERSEBUT TIDAK DAPAT KELUAR LAGI SEBAB IA AKAN MATI DI DALAMNYA. "
" Menakjubkan. " Ucap Alana dengan mata berbinar.
" TUAN JIKA ANDA BERPIKIR UNTUK KESANA LEBIH BAIK JANGAN. DISANA BERBAHAYA. " Ucap Sistem memperingati
" Ck. Kau ikuti saja aku. " Decak Alana
" BAIK TUAN. "
Alana mulai memasang kembali tudung pada kepalanya dan mulai berjalan kearah hutan kegelapan. Setibanya ia di hutan kegelapan tanpa adanya keraguan sedikitpun ia melangkah kakinya menyusuri hutan tersebut, terpancar binar dimatanya saat melihat isi hutan tersebut. Tak terasa ia sudah berada pada lapisan terakhir dari hutan tersebut, banyak pohon rindang yang begitu indah di dalam lapisan terakhir hutan ini serta tanaman herbal serta beracun tapi tak satupun ia ambil, karena menurutnya semuanya sudah ia punya dalam ruang dimensi. Saat hendak melangkahkan kakinya tanpa sengaja ia mendengar suara erangan hewan, dengan perlahan ia mulai memeriksa apakah betul dari sumber yang ia tujui terdapat hewan yang mengerang atau tidak. Dan tidak jauh dari hadapanya terlihat seekor Werewolf berwarna putih salju yang sedang terbaring lemah.
Garrghhh
" Jangan mendekatiku hei manusia! " Ucap Werewolf waspada.
" Tenanglah aku tidak mempunyai niat jahat terhadap mu, biarkan aku menolongmu. " Dengan perlahan-lahan ia mendekati werewolf tersebut.
" Sistem, tolong berikan kepada ku obat herbal. Dan jarum jahitan. (Jahit Luka) " Ucap Alana dalam hati.
" Baik tuan" Balas Sistem
" Baiklah, tahan sakitnya. " Ucap Alana kepada werewolf sambil mengobati luka yang ada pada tubuhnya. Alana bisa saja mengambil tumbuhan herbal yang ada di hutan ini namun jika begitu ketika dia kembali werewolf tersebut sudah mati.
" Selesai " Ucap Alana
" Terimakasih Hai manusia. " Balas Werewolf, " Maukah kau mengontrak ku menjadi henwan kontrak mu? " Lanjut werewolf tersebut.
" Baiklah. " Ucap Alana tanpa protes dan langsung saja mengontrak hewan tersebut. Setelah selesai mengontrak werewolf tersebut tiba-tiba sebuah cahaya mengelilinginya dan werewolf tersebut dan saat cahaya menghilang yang berada didepannya adalah seorang laki-laki tampan berambut putih.
"Apakah kau werewolf itu? " Tanya Alana
" Ya, saya werewolf itu Nona. " jawabnya.
" Baiklah kau ku kirim ke ruang dimensi untuk beristirahat. " Ucap Alana.
Setelah mengirim werewolf tersebut ke ruang dimensi, ia kembali melanjutkan perjalanannya. Tak terasa hari mulai gelap, yah sekalipun sedari awal ia memasuki hutan kegelapan hanya remang-remang cahaya matahari yang menyinari hutan yang ditutupi oleh pepohonan.Ia terus melangkahkan kakinya, tiba-tiba Alana merasa seperti sedang menginjak sebuah lubang yang dibuat menyerupai perangkap.
Akhhk
Erang Alana ketika jatuh kedalam lubang tersebut.
" Sangatlah gelap. Sistem" Ucapnya sambil memanggil sistem.
" YA TUAN. "
" Berikanlah kepadaku sebuah lentera. "
" BAIK TUAN. "
"Terimakasih" Ucap Alana. Setelah mendapatkan lentera dari sistem Ia mulai menyusuri lorong yang terdapat pada lubang tersebut.
Saat sedang mengamati lorong tersebut, tiba-tiba dari kejauhan ia melihat seekor burungnya Phoenix berwarna merah darah yang terlihat sedang menjaga sebuah pedang yang ditancapkan pada sebuah batu dan disampingnya terdapat sebuah buku.
" Selamat datang Yang Terpilih. " Ucap Phoenix.
"Yang Terpilih? Apakah kau sekawanan dengan Luan bola buluh berwarna biru itu? " Tanya Alana
" Ya Nona, saya partnernya. ", " Silahkan anda mengontrak saya, pedang beserta buku kuno ini Nona. "
" Baiklah" Ucapnya sambil menyayat jarinya dan mengontrak Phoenix, pedang dan buku kuno tersebut. Setelah selesai mengontrak, seperti pada spirit beast lainnya, tentunya akan bercahaya dan berubah. Ya Phoenix api ini berubah menjadi seorang wanita berambut merah.
" Terimakasih Nona, akhirnya setelah sekian lama aku kembali menjadi manusia. " Ucapnya senang.
" Memangnya berapa lama kau menjadi burung? "
Tanya Alana
" Sekitar 1000 tahun Nona. " Jawab Phoenix tersebut.
" Sangat lama. ", " Lalu apakah kau telah memiliki nama? " tanya Alana
" Belum Nona. "
" Baik aku akan memberikanmu sebuah nama. " , " Namamu sekarang adalah Liana. " Ucap Alana
" Terimakasih atas kemurahan hati anda Nona. "
Jawab Liana, " Sebelum itu Nona mohon maaf saya mempertanyakan hal ini. Apakah anda sudah tahu apa saja elemen anda? serta ranah kekuatan anda? "
" Untuk elemen aku belum mengetahuinya, tapi untuk Ranah kekuatan aku telah mencapai ranah Kaisar. " Jawab Alana.
" Tidak Nona, saat ini anda telah berada pada Ranah Dewa, karena saya dapat merasakannya." Jawab Liana.
" Bagaiamana hal itu dapat terjadi ? " Jawab Alana bingung.
" Hal itu disebabkan oleh karena anda telah mengontrak 2 spirit beast tingkat tinggi sekaligus. Jika seseorang mengontrak spirit beast tingkat tinggi maka tingkatan kekuatannya akan naik. " Jawab Liana
" Berarti werewolf itu juga spirit beast. " Jawab Alana.
" Ya Nona " Ucap Liana
"Bagaimana kau mengetahuinya? " Bingung Alana
"Kita telah terikat kontrak Nona, maka segala hal berkaitan dengan anda kami akan mengetahuinya. "
" Baiklah. " Jawab Alana
" TENANG SAJA TUAN, SEKALIPUN ANDA DAN MEREKA TELAH TERIKAT KONTRAK TAPI HAL ITU TAK MAMPU MEMBUAT MEREKA TAHU BAHWA SAYA ADA BERSAMA-SAMA DENGAN ANDA. "
" Baiklah. " Jawab Alana
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 73 Episodes
Comments
dita18
tanpa ada embel2 pertarungan & adu mulut sngt mudah bagi Alana u/ mengontrak hewan beast itu,,, mantap
2023-09-25
3
Kania Rahman
semangat 💪👍
2023-08-17
0