Two

Normal POV

" Bagaimana cara agar aku dapat mengetahui identitas dari pemilik tubuh ini?!. ck misi yang menyusahkan. " Ucapnya kesal

Dia mencoba berjalan menyusuri jalan setapak yang secara kebetulan di temukannya. Tak terasa semakin jauh langkahnya, semakin dekat pula dengan pedesaan.

" Sistem. " Panggilnya.

" YA TUAN. ", " ANDA MEMBUTUHKAN BANTUAN? "

"Ya, jelaskan tentang desa ini. " Pintanya kepada sistem.

"BAIK TUAN, JADI DESA INI ADALAH DESA FLOWERING, MENGAPA DISEBUT DENGAN DESA FLOWERING KARENA DI DESA INI KEHIDUPANNYA ASRI DAN TERDAPAT BERBAGAI JENIS TANAMAN BUNGA DI DESA INI TUANKU. "

" Apakah dekat dengan Istana Kerajaan? " Tanyannya lagi

"TIDAK TUAN, KITA MASIH HARUS MELEWATI 2 DESA LAGI UNTUK TIBA DI ISTANA. "

" Yah cukup informasinya, tolong ganti pakaian ku menjadi jubah yang bertudung dan bisakah kau mengurangi kadar keimutan ku? . "

" BAIK TUAN, NAMUN POIN ANDA AKAN BERKURANG DAN KADAR KEIMUTAN DI TURUNKAN MENJADI BERAPA% TUAN."

"Ya, turunkan menjadi 50%."

Cling

...Status Ditampilkan...

...Kecantikan : 75%...

...Daya tarik : 75% ...

...Kepintaran : 100%...

...Keimutan : 50% ...

...Keahlian : Multitalenta...

...Elemen : Tersegel...

...Kekuatan : Tingkat I, Ranah Ksatria...

...Poin : 9.830...

" SUDAH TUAN. "

" Baik, terimakasih. "

"ANDA TIDAK PERLU BERTERIMAKASIH TUAN, INI SUDAH MENJADI TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB SAYA. "

" Mari lanjutkan Perjalanan. "

*****

Tak terasa langkah kakinya telah menuntunya melewati desa flowering.

" Sistem, bisakah kita beristirahat aku merasa lelah. ", " ah ya dan apakah ada batas waktu untuk misi pertama ini? "

" BISA TUAN DAN UNTUK BATAS WAKTU MISI PERTAMA ANDA, TIDAK ADA TUAN. "

" Lalu mengapa kau tak memberitahu kan ku bahwa tak ada batas waktunya!. " Kesalnya

" HEHEHE, MAAF TUAN ANDA TIDAK BERTANYA. " Ucap Sistem sambil menyengir.

Saat hendak menyandarkan tubuhnya ke pohon disampingnya, Tiba-tiba saja di kagetkan dengan suara sistem.

" TUAN ANDA MENDAPATKAN MISI DARI ATASAN SAYA. "

" Kau mengagetkanku Sistem, ya apa misi kali ini. "

" MAAF TUAN, MISI KALI INI YAITU, "

...MISI...

...Menolong seorang kakek yang di kepung oleh para bandit...

...WAKTU...

...10 Menit dari sekarang...

...HADIAH...

...Misteri BOX ...

...HUKUMAN...

...Kurangnya persen kecantikan sebanyak 15%...

...YA/TIDAK...

" INI MISI KALI INI TUAN. "

" Apa-apaan hukumannya, yaa baiklah kuterima misinya. ", " dan dimana kakek tua itu berada. "

" ARAH JAM 12 TUAN, SEKITAR 70 METER DARI SINI. "

" Baik tapi sebelum itu bisakah kau memberiku busur dan panah? "

"BAIK TUAN DAN SEPERTI BIASA POIN AKAN BERKURANG. "

...Status Ditampilkan...

...Kecantikan : 75%...

...Daya tarik : 75% ...

...Kepintaran : 100%...

...Keimutan : 50% ...

...Keahlian : Multitalenta...

...Elemen : Tersegel...

...Kekuatan : Tingkat I, Ranah Ksatria...

...Poin : 9.810...

" Baiklah, mari beraksi. "

Dengan langkah kaki yang lebar namun terkesan tenang ia mulai beraksi, saat hampir mendekati sekumpulan manusia yang sedang bergulat dengan perlahan ia membidik para bandit dari jarak 10 meter.

Syut

Syut

Syut

Syut

Tak

tak

Tak

Tak

Arghh

arghh

Arghh

Arghh

Terdengar suara erangan kesakitan

" Yap, tepat sasaran. " Ucapnya.

Ia melangkahkan kakinya mendekati seorang pria tua yang kelihatanya sedang memilih barang yang berantakan di atas tanah.

" Apakah kau baik-baik saja Kek? " Tanyanya

" Ah ya, " Ucap sang kakek terkejut. " Hormat hamba tuan putri" Lanjutnya sambil memberi hormat.

" Tuan putri?. " tanyanya bingung

" Ya, anda tuan putri Alana De Sciglio, putri bungsu dari permaisuri pertama yang di anggap sampah. " Ucap sang Kakek. " Apakah anda yang telah menolong saya tuan putri. " lanjutnya.

" Ya, saya yang menolongmu Kek dan itu hanya kebetulan, " jawabannya " dan mengapa kakek bisa di cegah oleh para bandit? " tanyanya.

" Menjawab tuan putri, saya kebetulan baru saja kembali dari desa Flowering hendak kembali ke desa seberang, saat tiba disini saya si kepung oleh para bandit dan kakek ini hanya berusaha sekuat tenaga untuk melawan mereka dan beruntungnya tuan putri datang dan menolong saya. " Jawab sang kakek

" Baiklah Kek, apakah kakek akan melanjutkan perjalanan? "

" Menjawab tuan putri, saya akan melanjutkan perjalanan saya "

" Berhati-hatilah Kek" Jawabannya.

" Baik Tuan putri, sekali lagi saya ucapkan terimakasih. Saya mohon pamit. " Ucap Sang kakek memohon pamit

Terpopuler

Comments

Accan

Accan

cepet amat ketahuannya padahal wajahnya berubah.

2023-11-07

2

矢kaguyume冬

矢kaguyume冬

perasaan gampang banget di kenali nya padahal udah beda wajah nya

2023-10-09

4

IndraAsya

IndraAsya

👣👣👣

2023-10-08

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!