Bab 19

Janne berpikir bahwa dirinya hasil dari masa lalu Elena, tetapi dia tidak harus menjadi tawanannya, terkukung oleh bayang-bayangnya, masa lalu tidak bisa menyakiti Janne, kecuali jika Janne membiarkannya tenggelam dalam larutan asmara yang tidak pernah usai.

Perbedaannya dengan Elena bertemu dengan pasangan di saat yang salah, berbeda jauh dengan Janne, cinta pertamanya adalah Reeve dan sampai kapanpun Reeve lah pemenangnya.

Masa lalu adalah pelajaran terbaik yang pernah dia pelajari, kesalahan masa lalu adalah kebijaksanaan dan kesuksesan masa depan, Janne tidak harus bisa melawan dan tidak akan terlena dengan kisah Elena.

Cinta sejati Janne mungkin selama ini justru membutuhkan perhatian dan jalan baru darinya sendiri, tidak ingin bayang-bayang Elena mengambil alih hati dan rasanya, di kehidupan ini dia adalah Janne bukan Elena.

Puncak komedi kehidupan mereka ternyata hanya membuat Janne bimbang, harus dan pasti Janne bisa melakukan semuanya, dia bisa bersatu dengan pujaan hatinya, seperti Reeve berada di alam semesta ini, dia layak untuk mendapatkan cinta dan kasih sayang walau dirinya bukan manusia seutuhnya.

Sesi makan malam pertama keluarga Wems dan Ethan Duke berlangsung, berbagai menu telah dihidangkan pada meja makan yang panjang itu, malam ini ayahnya akan membahas tentang pernikahan Janne dan Reeve yang akan dilangsungkan beberapa minggu lagi. Sesuai dengan aturan dalam kitab Xaffo bahwa pernikahan mereka akan berlangsung saat gerhana bulan.

Ditemani lilin lilin merah yang menyala dengan terang, ibu dan ayah Janne mengenakan pakaian resmi. Helen juga mengenakan gaun yang sangat cantik, Jasper sendiri yang menyiapkan makan malam agar sesuai dengan selera keluarga Wems.

"Purnama merah akan terjadi minggu depan, apa kalian telah siap untuk menikah?" tanya Jesper kepada Janne dan Reeve.

Siap tidak siap aku memang harus menikah dengan Reeve bukan karena untuk melindungi keluarga ku saja tapi aku ingin membuktikan bahwa Elena salah.

Ungkap hati Janne yang terus meyakinkan dan memantapkan dirinya untuk menikah dan mencintai Reeve seumur hidupnya.

"Tentu saja kami siap" ucap Reeve yang menggenggam tangan Janne.

Melihat hal itu ayah Janne hanya terdiam, ini pertama kalinya Billy sangat yakin pada seorang lelaki, dia sangat yakin bahwa Reeve akan menjaga dan mencintai puterinya selamanya.

"Apa aku harus melakukan sesuatu?" tanya Janne yang memang sebelumnya tidak mengerti apa yang di lakukan calon pengantin.

"Biar ibu dan kakak mu yang menyiapkannya" ucap sang ibu tersenyum.

"Terimakasih ibu, kakak ku" sahut Janne tersenyum.

Dari beberapa hari sebelumnya baru sekarang Janne terlihat tersenyum dengan lega dan tenang seakan tidak ada beban di pundaknya, Helen pun menyiapkan beberapa bagian ritual agar nantinya pernikahan mereka berjalan dengan lancar tanpa ada gangguan, pernikahan yang memang sangat tertutup untuk umum, pernikahan yang hanya diadakan di castile untuk pertama kalinya.

Selepas mereka makan malam Janne tidak dapat tidur, dia tidak dapat memenjamkan mata nya karena sangat takut, jikalau dia kembali bermimpi dimensi masalalunya. Dia berjalan menuju balkon kamarnya, deburan angin laut yang sangat kencang seakan mengantarkan rasa rindu, cemas dan takut kepada Reeve.

Lelaki dengan kekuatan super itu melesat maju menuju balkon kamar Janne, melihat Janne tengah melamun entah apa yang nggak di situ pikirkan ada beberapa hal yang mengganjal di hati Reeve, tapi Reeve berusaha meyakinkan dirinya bahwa jin tidak akan menghianatinya.

"Apa yang sedang kau lamunkan?" Reeve yang memeluk Janne dari belakang.

Janne hanya melirik bahwa Reeve yang memeluknya dari belakang, Janne juga sangat merasakan kegundahan hati Reeve, dia bahkan belum bisa menceritakan yang sebenarnya kepada Reeve apa yang dilihat sebelumnya dan sosok mantan suami dari Elena.

"Apa kau tidak mencintai ku?" tanya Reeve yang berbisik di kuping Janne.

"Bukan...bukan itu" Janne yang dipaksa berbalik agar bisa berhadapan dengan Reeve.

"Katakan kau mencintai ku" pinta Reeve yang hidungnya berpapasan dengan hidung Janne.

"Aku mencintai mu sejak dulu, bahkan sangat tapi aku hanya manusia, aku bisa menua dan mati" ucap Janne terus menatap Reeve.

Satu sisi memang apa yang dikatakan Janne adalah sebuah kenyataan telak, bahwa dirinya adalah manusia biasa yang dapat menua dan mati, berbeda dengan Reeve, dia adalah bangsa vampire yang hidupnya abadi ratusan bahkan ribuan tahun.

"Aku akan menunggu dan menemukan mu lagi dan lagi, memulai setiap waktu kau kembali, aku pastikan cinta ku hanya terus menanti mu" bisik Reeve, yang membuat Janne teringat akan perkataan yang sama dengan ap yang Ethan Duke katakan pada Elena.

"Aku.....aku...." belum juga mengatakan sesuatu Reeve langsung ******* bibir Janne, kedua tangan Reeve memegang wajah Janne, yang tidak dibiarkannya beralih dari kecupannya.

Janne tidak dapat berkutik, dia hanya pasrah bahwa dirinya juga terlena akan sentuhan mesra sang kekasih, Reeve mencium setiap sudut wajah Janne, deru nafas Janne membuat Reeve semakin bernafsu. Janne yang merasakan hal yang sama juga seakan dirinya hilang kendali, tangannya perlahan melepas kancing kemeja Reeve, bulu dadanya terlihat jelas, roti sobek yang di elus Janne, membut Reeve menggendong Janne dengan posisi masih berciuman.

Merebahkan pelan badan Janne diatas kasur yang berlatar kelambu kain berwarna kemerahan, Reeve mengangkat satu kaki Janne sehingga dirinya dapt merasakn dengan tangan area sensitive Janne, dengan lembut tangan Reeve yang dingin membuat Janne merintih kenikmatan.

"Aku ingin kau terus kau mencintai ku sampai kau gila" ucap Janne yang sedikit nakal berbeda dari biasanya.

Mendengar hal itu Reeve berhenti melakukan aksinya, sebelumnya dia tidak pernah melihat tingkah Janne yang aneh, yang Reeve tahu jin adalah gadis polos belum pernah berpacaran ataupun berhubungan.

"Ada apa?" tanya Janne yang duduk, sesekali dia mencium dada Reeve, namun Reeve merasakan bahwa itu bukanlah Janne yang seperti bisanya. Tidak menjelaskan apa yang terjadi sebenarnya, dia hanya mengucapkan "kita harus menahannya sampai hari pernikahan."

Janne juga merasakan entah apa yang terjadi, salahkah dirinya jika menginginkan Reeve dalam hubungan yang intim, mungkin juga karena pertama kalinya Janne merasakan ada sesuatu yang membuatnya ingin dan ingin sehingga tidak dapat menahan.

Reeve bisa saja melakukannya dengan mudah tapi tidak mungkin emang ingkar janji nya kepada Billy, namun perkataan nakal itu mengingatkan Reeve kepada film dewasa yang sempat dia tonton sebelumnya, Hal itu yang membuatnya berbeda ada sesuatu yang Reeve rasakan bahwa itu bukan Janne yang dia kenal.

Reeve pergi ke perpustakaan dia mencari beberapa buku yang berkaitan dengan nenek moyangnya Elena Ethan Duka, Ada beberapa bab yang memang ditulis oleh kakek buyutnya tentang gadis manusia yang dia cintai, namun semuanya berubah ketika neneknya menjadi seorang vampire setelah melahirkan anak pertama mereka.

Terpopuler

Comments

☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔

☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔

makin seru .. semangat author

2023-08-28

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!