Hans Jhony Valkyrie adalah keturunan langsung raja Ovtus Valkyrie pertama, ketika ayahnya yang merupakan ketua salah satu organisasi yang memburu vampire pada abad-19, raja Ovtus sangat membenci vampire karena mereka istrinya raja Ovtus meninggal.
Sejak kecil Hans sangat tertarik dengan vampire, hidup abadi, tidak menua dan mati seperti manusia pada umumnya, Hans mulai belajar kepada seorang ilmuwan kerajaan bernama Edward Weems (kakek buyut Janne Weems).
Edward Weems bahkan berteman dengan seorang vampire yang menua, ketika dia tidak lagi meminta darah sebagian makanannya, tubuhnya akan melemah, kurus sampai tulangnya lebur dan vampire pun sirna. Vampire yang bernama Benedic Ethan Duke.
Hans yang pintar belajar dengan cepat, semua hal. Tentang vampire dia telah memahaminya, Edward Weems dan Benedic sang vampire membuat janji jika penerusnya nanti akan dinikahkan, janji yang diikat dengan darah pada gigitan di tangan Edward.
Hans kecil yang selalu ikut Edward jika dia menemui tuan Vampire tua, sampai ketika vampire tua itu mengenalkan cucunya kepada Hans, yaitu ayahnya Reeve. Mereka berteman seperti anak pada umumnya, bermain dan belajar bersama.
Sementara raja Ovtus sibuk mengejar vampire baru, dengan bangga pulang membawa vampire buruannya dan membakar di depan rakyatnya.
Setelah Hans besar ada tekat dalam hatinya yang membuat dia ingin menjadi vampire.
Hans beranjak dewasa, berbarengan dengan Ayah Reeve, namun peperanan besar terjadi, Edward membantu ibu Reeve melarikan diri bersama Jesper pelayan yang selalu setia kepada keluarga Duke, karena kerajaan Ovtus diserang besar-besaran oleh bangsa Vampire dari penjuru wilayah.
Edward membawa catatan plakat yang hanya bisa di buka oleh darah dari keturunannya, dimana buku catatan itu adalah hasil penelitian Edward selama ini. Hans yang sudah dewasa mau tidak mau dia juga ikut ayahnya berperang, namun vampire yang di kenal gesit dan ulet susah untuk di musnahkan begitu saja.
Mayat-mayat bergelatakan di tanah, Hans yang melihat kalau peluang untuk menang sangat lah kecil, dia lari ke Castile tuan Benedic, memasuki goa yang terdapat di sebrang danau, Hans meminta bantuan kepada keluarga Duke tapi sayang, Benedic tidak menyetujuinya, keluarga mereka lama tidak pernah ikut pertikaian antara manusia dan vampire lain.
"Maaf Hans, aku tidak bisa menuruti permintaan mu" ujar Ayah Reeve yang mengantar Hans sampai kedepan gerbang.
Kesal dan marah, Hans sangat kecewa dia mengira keluarga Duke bisa di andalkan, tidak seperti vampire lainnya. Baru juga membalikan badan, ayah Reeve di tusuk dengan belati perak.
Jleb!
Tepat di jantung Benny Ethan Duke pisau itu menancap.
Aarrk
Seruan Benny terdengar hingga seisi penghuni seperti kelelawar terbang berhamburan, tubuh Benny hancur melebur dan menyisakan jantung yang berdetak.
Dengan penuh dendam Hans mengunyah dan memakan jantung Benny, yang di percaya akan membuatnya hidup abadi.
Seakan menyatu dengan darah Hans, membuat sel darahnya berkembang cepat di dalam tubuhnya, menyeruak hingga ke otak Hans. Dia merasakan perasaan aneh, tubuhnya memucat, kukunya menghitam, matanya berubah kekuningan, bahkan dia tidak bisa melihat jelas, seperti bayangan hitam putih berkabut. Hans yang tidak tahu arah itu berusaha kembali ke kerajaannya.
Dia bahkan sangat sensitif akan cahaya terang, berjalan sempoyongan, dia tidak sadar seekor kelelawar putih tengah mengikutinya, terus kembali pulang namun banyak mayat yang tergelatak dibakar oleh bangsa vampire sebagian unjuk balas dendam mereka.
Hans merintih kesakitan malamnya, badannya teru kejang tidak sadarkan diri, besok paginya dia kembali sadar dan mendapati seorang mayat perempuan yang telah tewas, darahnya habis di hisapnya dan dia juga merusak batang leher korbannya.
Awalnya dia tidak percaya dengan apa yang dilakukannya, lama kelamaan dia membangkitkan beberapa orang yang baru saja mati dengan meneteskan darahnya, begitu caranya dia menghidupkan kembali kerajaan ayahnya.
Semakin hari kekuatan dia bertambah ketika dia yang berkekuatan vampire membantai para vampire lainnya dan memakan jantung mereka.
Kini dia mencari buku catatan Edward Weems yang menulis lengkap ramuan keabadian yang resepnya di buat langsung oleh Benedic.
***
Husstt!
Sekali lagi nenek Gulam yang masih cekatan terus memberikan perlawanan terhadap Hans, namun bagaikan bayangan semu, Hans terlalu cepat dia tidak mengimbangi seperti dia muda dulu.
Selagi nenek Gulam melawan Hans, anak buah Hans pengerukan pintu rumah Billy, teringat akan kata nenek Gulam, Billy hendak mengecek sebentar keluar kamar tapi Helen menahan lelaki itu. Helen memperingati dengan menggeleng kepalanya, Billy bingung entah bagaimana dia mempercayakan Helen yang masih kecil untuk menjaga mereka.
Tidak mendapatkan respon, anak buah Hans yang bernama Brood hendak memecahkan kaca rumah keluarga Weems dengan suaranya. Brood yang berperawakan plontos itu bersiap, dia mundur sekitar sepuluh langkah, baru juga membuka mulutnya, seseorang lelaki yang merupakan Vampire itu memasukan sebuah permen kecil yang merupakan boom perak yang dibuat Jesper untuk memusnahkan vampire yang rusuh.
Boom!
Suara dentuman keras itu mengagetkan semua orang termasuk nenek Gulam, kesempatan itu di ambil oleh Hans.
Krakk!
Dengan mudah Hans merengkuh, mencengkram leher nenek Gulam dengan satu tangannya.
Eerkk!
Erang nenek Gulam yang terus berusaha untuk mengerakan tangannya untuk menikam jantung Hans, diperkirakannya lagi itu terlalu jauh dari jangkauannya, sampai nenek Gulam menyebet tangan Hans yang mencekiknya.
Sruuak!
Seketika telapak tangan Hans terputus, belati perak dengan permata merah memang di takuti para vampire.
"Aarrk"
Jerit Hans yang membuat semua orang terkejut, beberapa orang di kota juga mendengar dan merasa ketakutan.
Namun naas nenek Gulam terjatuh kedalam sumur beserta pisauyang di genggamnya. Byurr, sumur yang dalam itu menjadi tempat peristirahatan terakhir untuk nenek Gulam yang bernama Elisabet.
Sedangkan Hans segera kabur sebelum Jasper datang. Karena es yang membekukan tuan Reeve belum mencair keseluruhan, hanya Jesper yang bis membantu keluarga Weems.
Jesper yang berlari kearah sumur, tidak dapat menemukan nenek Gulam. Serasa aman, Jasper menghampiri Billy, Camelia dan Helen.
Helen memang sering bertemu dengan Jasper karena dia berteman baik dengan nenek Gulam, sehingga Helen tidak merasa takut kepadanya.
Helen mengetahui bahwa sang nenek telah tiada. Dia hanya tertunduk dan terdiam, dia bahkan tidak meneteskan air mata.
Kriiett!
Suara seseorang membuka pintu kamar Billy dan Camelia. Billy memegang tongkat baseball bersiap untuk memukul siapa saja yang memaksa masuk rumahnya.
"Hiiatt!"
Dap, dengan cepat Jasper menangkap tongkat baseball yang di layangkan Billy.
Dia tidak berkata apa-apa, dia menghampiri Helen. Yang tertunduk, Jasper yang berbadan kekar itu memeluk gadis kecil itu.
Billy dan Camelia terdiam takut, dia tidak ingin anak mereka dibawa pergi, namun Jesper menggendong Helen kecil dan menyerahkannya kepada Billy.
"Rawatlah anak ini, jadikanlah dia anak kalian" ucapan Jesper yang kemudian disusul dengan anggukan iya dari Billy.
Sejak hari itu Helen adalah anak pertama mereka dan membesarkannya dengan penuh kasih sayang sama seperti anak kandung mereka sendiri.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 62 Episodes
Comments
Revano 1
semangat kak🚴🚴🚴
2023-09-19
252
Herlina Gt
masih membayangkan kk
2023-08-09
213
anak milenium
👏🏻👏🏻👏🏻👏🏻👏🏻👏🏻👏🏻👏🏻
2023-08-06
139