Teriakan perang mereka yang memenuhi langit, menjadi bukti keberanian dan keteguhan hati mereka. Dengan kekuatan mereka yang bersatu, mereka merangsek maju dan menerjang pasukan Ogre dengan semangat yang meluap-luap.
Samantha mengatakan, pasukan Ogre ini sepertinya adalah kiriman Raja Iblis yang diperintahkan untuk menyerang Akademi Sihir dan Pedang. Dia pun segera meminta bantuan kepada pihak kerajaan sampai akhirnya datang pasukan bantuan.
Dia yakin bahwa Raja Iblis ingin menghancurkan Akademi untuk melemahkan pertahanan negara dan menyebabkan kekacauan di seluruh negeri. Samantha adalah salah satu penyihir terkuat di Akademi, dan dia telah lama mempersiapkan diri untuk pertempuran melawan kekuatan jahat seperti ini.
Dia memimpin pasukan perang bersama dengan murid-murid terkuat di Akademi, yang dipimpin oleh Kapten Marcus. Mereka telah melalui pelatihan yang keras dan memiliki keahlian bertarung yang luar biasa. Dalam pertempuran ini, mereka tidak hanya melawan pasukan Ogre, tetapi juga menghadapi sihir-sihir gelap yang dilemparkan oleh penyihir jahat yang berada di pihak Raja Iblis.
Namun, meskipun penyerangannya kuat dan kejam, Samantha dan pasukannya tidak merasa gentar. Mereka telah bersumpah untuk melindungi Akademi dan melawan kekuatan jahat dengan segala yang mereka miliki. Mereka saling mendukung dan berjuang dengan semangat yang tak tergoyahkan.
Suara pedang yang terhunus, sihir yang meledak, dan teriakan perjuangan mengisi langit saat pertempuran pecah. Samantha berada di barisan depan, melepaskan mantra-mantra penyembuhan untuk rekan-rekan sejawatnya yang terluka. Dia juga menggunakan sihirnya untuk melawan musuh, melemparkan serangan api dan petir yang mematikan.
Kedua belah pihak saling berhadapan dengan kekuatan yang sama kuat. Tetapi, keberanian dan kekuatan pasukan kerajaan dan murid akademi tidak pernah padam. Mereka terus menerjang maju, memotong pasukan Ogre menjadi dua. Dalam kekacauan ini, Samantha berhasil menemukan pemimpin pasukan Ogre, ogre raksasa yang dikenal sebagai Goliath.
Samantha mengucapkan mantra sihir terkuatnya dan meluncurkan serangan terakhirnya ke arah Goliath. Namun, Goliath masih mampu menangkisnya sehingga Pangeran Andi dan Serigala Fenrirnya memutuskan untuk membantu.
“Ayo kita juga harus ikut membantu, Fenrir!" ujar Pangeran Andi.
Fenrir memberikan desingan keren-keren dan bersiap untuk bertarung. Dengan kekuatan gaibnya, Serigala Fenrir meluncur ke depan, menggigit dan mencakar musuh-musuh Ogre dengan ganas.
Di sisi lain, Samantha tidak menyerah begitu saja. Dengan mantra sihir yang baru dia pelajari selama di Akademi, dia mengirimkan gelombang energi penyembuhan kepada pasukan Akademi yang terluka. Sambil terus melemparkan serangan api dan petir, Samantha mendukung pasukannya dengan keberanian dan kekuatan magisnya.
Pertempuran menjadi semakin panas, suara timpukan senjata semakin keras, dan darah mulai mengalir. Namun, semangat Samantha dan pasukan Akademi tidak goyah. Mereka memiliki tujuan yang sama: melindungi kerajaan mereka dari kejahatan Ogre.
Akhirnya, dengan kerja keras, keberanian, dan dukungan satu sama lain, pasukan Akademi berhasil mengalahkan pemimpin pasukan Ogre, dan pimpinannya, Goliath. Teriakan kemenangan menggelegar di medan tempur, dan Samantha merasakan kelegaan yang mendalam.
“Akhirnya kita berhasil!" ucap Pangeran Andi tampak senang.
“Syukurlah," kata Samantha merasa lega. Sebagai salah satu guru di Akademi, ia merasa senang karena siswa-siswanya berhasil melawan ancaman Ogre dan melindungi Akademi mereka.
Setelah pertempuran berakhir, Samantha berjalan menyusuri medan tempur yang dipenuhi dengan jejak-jejak pertempuran. Ia melihat pasukan Akademi yang sedang membersihkan area, menguburkan para prajurit yang gugur, dan merawat yang terluka. Samantha merasa bangga melihat semangat dan dedikasi para siswanya dalam menjalankan tugas mereka sebagai pelindung kerajaan.
Seiring berjalannya waktu, Akademi pulih dari serangan Ogre dan kehidupan kembali normal. Murid Akademi kembali ke latihan dan Samantha melanjutkan tugasnya sebagai guru yang bertanggung jawab dalam melatih generasi penerus. Meskipun pertempuran itu menyisakan bekas luka dan trauma, Samantha yakin bahwa pengalaman itu akan menguatkan para siswanya dan mengajarkan mereka nilai-nilai keberanian, kepercayaan diri, dan persatuan.
Tidak lama setelah pertempuran, Samantha menerima penghargaan atas jasanya dalam melindungi kerajaan. Raja dan Ratu Kerajaan Irisiana memberikan penghargaan kepada Samantha atas dedikasinya yang luar biasa. Meski Samantha merasa terhormat menerima penghargaan tersebut, ia tahu bahwa ini bukanlah hanya pencapaian pribadi. Ia menitipkan penghargaan tersebut sebagai simbol dari kerja keras dan semangat bersama para siswanya.
Namun, Samantha juga sadar bahwa ancaman dari kejahatan masih ada di luar sana. Pertempuran melawan Ogre hanya sebagian dari tugas mereka. Mereka harus terus belajar, melatih diri, dan mempersiapkan diri untuk menghadapi ancaman masa depan. Samantha bersumpah akan terus mengajar dan membimbing para siswanya dengan sebaik mungkin agar mereka menjadi pelindung yang tangguh dan bijaksana.
Setelah insiden pasukan Ogre yang menyerang Akademi, pihak Kerajaan Irisiana mulai mengajak kerajaan lainnya untuk berdiskusi.
Pertemuan antar kerajaan tersebut bertujuan untuk membahas langkah-langkah yang dapat diambil dalam menghadapi ancaman pasukan iblis. Setelah insiden pasukan Ogre, pihak Kerajaan Irisiana menyadari bahwa mereka perlu bekerja sama dengan kerajaan lain untuk menjaga keamanan perbatasan mereka.
Dalam pertemuan itu, perwakilan dari setiap kerajaan saling berbagi informasi mengenai serangan pasukan iblis yang mereka alami. Mereka membahas taktik dan strategi yang telah berhasil digunakan dalam melawan pasukan iblis, serta kerugian yang telah dialami oleh masing-masing kerajaan.
Selain itu, pertemuan tersebut juga menjadi wadah untuk membentuk aliansi antar kerajaan dalam menghadapi pasukan iblis. Aliansi ini akan memungkinkan pertukaran informasi, bantuan militer, dan koordinasi serangan dalam menghadapi pasukan iblis yang telah menerobos wilayah perbatasan.
Selama diskusi, beberapa rencana juga dibahas. Rencana-rencana ini meliputi peningkatan kekuatan pasukan perbatasan, penempatan pos pengamatan tambahan, peningkatan patroli perbatasan, dan penggunaan sihir pelindung untuk mencegah terobosan pasukan iblis.
Tidak hanya itu, pertemuan ini juga menekankan pentingnya saling berbagi intelijen dan kerjasama dalam memantau aktivitas pasukan iblis di perbatasan. Melalui kerja sama ini, diharapkan para kerajaan dapat mengetahui dengan lebih baik kekuatan dan rencana pasukan iblis, sehingga dapat diambil langkah-langkah yang lebih efektif dalam menghadapinya.
Setelah pertemuan berakhir, pihak Kerajaan Irisiana dan kerajaan lainnya sepakat untuk terus berkomunikasi dan berkoordinasi dalam menghadapi ancaman pasukan iblis. Mereka menyadari bahwa hanya dengan bekerja sama dan saling mendukung, mereka dapat melindungi wilayah mereka dari serangan pasukan iblis tersebut.
Pangeran Andi juga merasa perlu lebih mengasah kemampuannya untuk melindungi kerajaannya. Dia merencanakan untuk melakukan pelatihan intensif dengan guru perang kerajaan. Guru perang akan membantu Pangeran Andi mengasah keterampilan bertempur, strategi, dan kepemimpinan.
Selama pelatihan, Pangeran Andi akan belajar tentang teknik bela diri dan taktik perang yang efektif. Dia juga diwajibkan melakukan latihan fisik yang berat untuk meningkatkan kekuatan dan daya tahan tubuhnya. Pangeran Andi menyadari bahwa hanya dengan memiliki fisik yang kuat dan keterampilan bertempur yang baik, dia dapat menjadi pemimpin yang efektif dalam melawan pasukan iblis.
Selain meningkatkan kemampuan bertempur, Pangeran Andi juga berusaha meningkatkan pengetahuannya tentang musuh. Dia membaca buku-buku tentang iblis, mencari tahu kelemahan dan kekuatan mereka. Dalam upaya untuk memahami musuhnya secara lebih baik, Pangeran Andi juga berbicara dengan orang-orang yang pernah menghadapi pasukan iblis sebelumnya, seperti pada seorang petualang terkenal dan dianggap sebagai pahlawan, yaitu pamannya, Ken.
Bersambung.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 21 Episodes
Comments