BAB 13

Lucy pun membalikkan kursi nya ke depan .

"Kenapa re? Kamu kaget gitu emang kamu kira dari tadi yang ngomong itu ibu bos? " Tanya lucy

"Iya lah orang kursi nya di balik jadi gue ga tau siapa yang duduk di situ, " Ucap rere

"Maaf ya re bukan maksud aku ngerjain kamu atau apa tapi kamu harus sadar sebelum apa yang kamu lakuin jadi boomerang buat hidup kamu , maaf kalo aku jadi penghalang buat kamu tapi semua sudah aja takdir nya semua sudah di atur " Belum juga lucy selesai bicara rere sudah memotong omongan lucy

"Udah udah percuma lo ceramahin guee ga mempan, intinya loo tetap musuh guee " Ucap rere sambil membalikkan badan dan akan pergi dari ruangan itu

"Tunggu , lalu ada hubungan apa kamu dengan pak kodir? " Tanya lucy sebelum rere membuka pintu .

"Pak kodir , tau darimana kamu pak kodir ?" Ucap rere

"Aku tadi melihat muu di warung kopi pinggir jalan pagi pagi " Ucap lucy

"Dia hanya rekan bisnis ku apa urusan mu memang nya siapa kamu pak kodir itu ? Ikut campur urusan orang saja!" Ucap rere sambil membuka pintu .

"Aku cuma bertanya saja , belum selesai bicara sudah pergi dasar orang itu tidak punya adab sekali !" Ucap lucy

"Ternyata rere tidak mengetahui kalo dia adalah ayah ku tapi ada bisnis apa mereka berdua aku takut bisnis yang aneh aneh tapi harus darimana aku mencari tau kegitaan mereka!" Ucap lucy dalam hati nya

Setelah beberapa jam mereka berkerja akhirnya waktu sudah menunjukan pukul 12 siang, itu tanda nya mereka waktu nya istirahat dan lucy pun langsung menuju warteg sesuai janji nya tadi dengan jeki .

Begitu juga dengan jeki yang mengikuti lucy menuju warteg .

Di tempat lain rere malah pergi naik motor untuk menemui pa kodir di warung kopi tadi.

"Kenapa belum pesen makanan nya lus?"Tanya jeki yang sudah duduk di samping lucy .

"Aku nunggu kamu jek masa makan duluan"Jawab lucy

"Ya kirain aja mau makan duluan hehe, ya udah yu makan dulu aja nanti ngobrolnya biar santai "Ucap jeki

"Oke" Jawab lucy

Mereka pun memesan makanan dan menyantap nya dengam khidmat tanpa suara .

Di tempat lain rere yang menemui pa kodir ternyata mereka berbisnis wanita atau bisa di sebut dengan germo pa kodir adalah orang yang mencari wanita wanita yang kurang duit dan menjual nya kepada om om idung belang dan pa kodir adalah calonya dan rere adalah wanita yang kehausan harta dengan cara apapun ia lakukan hanya untuk kepuasan dirinya rere ingin mendapatkan uang banyak hanya untuk poya poya saja .

"Gimana pa udah ada yang tertarik dengan saya gak?"Tanya rere

"Sabar kamu itu perlu di percantik karena lelaki hidung belang hanya melirik yang cantik ," Ucap pa kodir .

"Ah bapak ini gimana si saya udah ga punya duit nih buat belanja dan ke salon!"Ucap rere

"Itu urusan mu" Ucap pak kodir dengan santai sambil menyeruput kopi

"Hemm ya sudah kalo begitu saya tunggu kabar baik nya pak"Ucap rere dan pergi dari tempat itu

"Hemmm"Jawab pa kodir

Sementara lucy tidak mengetahui kerjaan ayah nya sebagai calo wanita wanita ****** itu jika lucy tau mugkin dia sudah benci sekali dengan perlakuan ayah nya yang arogan saja lucy sudah muak apalagi di tambah dengan mengetahui kerjaan nya.

Di tempat lain lucy bersama jeki pun sudah selesai dan mereka mulai membicara kan apa yang akan mereka bahas.

"Oh ya lus kamu mau ngobrolin apa sih ?" Tanya jeki

"Sebenernya aku mau tanya soal rere sih jek, ya kali aja kamu tau kan kalian sering bareng gitu sama anak anak !" Jawab lucy

"Emang kenapa rere? Berulah lagi dia sama kamu?" Tanya jeki

"Kalo berulah mah pasti tapi ini ada yang lebih bikin aku penasaran dari pada itu !" Ucap lucy

"Hal apa lus"Tanya jeki

"Jadi tadi pas aku lagi naik anggot aku lihat rere bertemu dengan pa kodir mereka seperti membicarakan sesuatu gitu di warung kopi pinggir jalan dan aku sangat ingin tau ada urusan apa mereka berdua" ucap lucy

"Memang nya pak kodir siapa lus?" Tanya jeki

"Pak kodir adalah ayah ku yang sangat aku benci!" Ucap lucy dengan muka datar .

"Maksud mu kamu benci ayah mu?" Tanya jeki penasaran

"Iya dia laki laki tidak bertanggung jawab , aku ibu dan adik - adik tidak pernah merasakan kasih sayang atau pun merasakan tanggung jawab nya seorang ayah dia hanya sibuk dengan dunia nya sendiri dengan minuman nya dan dunia gelap nya !" Ucap lucy dengan penuh kebencian .

Lucy terpaksa menceritakan kekurangan ayah nya pada jeki agar jeki tau alasan ia ingin mengetahui kedekatan rere dengan pak kodir ayah nya itu.

"Apa lus? Ayah mu sejahat itu?"Tanya jeki

"Ya begitu lah jek,aku dan ibu serta adik adik ku selalu mendapat perlakuan tidak enak dari nya tidak ada keharmonisan dalam keluarga kita!" ucap lucy

"Aku salut sama kamu bisa sekuat dan setegar ini, padahal kamu wanita tapi bisa terus berdiri tegak tanpa bimbingan seorang ayah dan pastinya ibu kamu hebat lus bisa mendidik kamu menjadi wanita yang kuat dan mandiri !" Ucap jeki

"Aku bisa sekuat ini karena ibu dan adik - adik ku , mereka tidak boleh hidup terus menderita selama nya aku harus memperjuangkan kebahagiaan mereka jek, itu cita cita ku!" Ucap lucy

"Aku percaya suatu saat kamu akan jadi orang hebat lus akan menjadi orang yang paling bisa di andalkan di keluaga mu!" Ucap jeki

"Amin jek semoga saja aku bisa mewujudkan cita cita itu meskipun entah kapan dan dari mana jalannya " Ucap lucy

"Pasti ada jalan lus semangat"Ucap jeki

"Untuk masalah rere gimana jek kamu punya solusi ga gimana cara nya kita bisa tau apa hubungan mereka?"Tanya lucy

"Aku punya ide lus , bagaimana kalo kita selidiki ke tempat mereka biasa ketemuan tapi kita nyamar aja jadi orang lain biar mereka ga tau , nanti kita dengarkan apa yang mereka bicara kan,gimana?" Tanya jeki

"Sepertinya ide bangus jek , kapan kita beraksi jek?"Ucap lucy

"Biasa nya sih rere suka keluar malam kita ikutin aja pergi nya rere kemana siapa tau dia pergi menemui ayah mu!" Ucap jeki

"Emmm ide bagus nanti malam berarti kita ketemu ya!" Ucap lucy

"Iya lus aku jemput kamu yaa!" Ucap jeki

"Oke jam 7 yaa biar cepet biar ga kemaleman"Ucap lucy

"Okeh , ya udah yu ke cafe lagi 5 menit lagi jam kerja " Ucap jeki sambil melihat jam tangan miliknya.

"Ya udah yuu , bu mau bayar berapa ya? " Ucap lucy

"Aku juga bu berapa"Ucap jeki

"25ribu berdua " ucap ibu warteg

"Biar aku aja lus yang bayar!"Pinta jeki

"Eh ga usah aku ada uang ko!" Jawab lucy

"Gapapa kali kali aku teraktir kamu kan " Ucap jeki

"Ya udah kalo maksa" Jawab lucy

Mereka pun kembali ke cafe untuk bekerja lagi.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!