Merasa heran.

.

.

.

Sikembar sudah bersiap siap untuk pergi ke kampus, dimeja makan sudah terhidang masakan dari pelayan dirumah ini.

"Bibik sudah makan?" tanya Ram, walaupun hampir setiap hari pertanyaan itu selalu terlontar dari mulut majikan kecilnya tetapi membuat pelayan itu merasa dihargai.

"Belum tuan kecil, bibik nanti saja setelah selesai mencuci pakaian," jawab pelayan.

Sikembar pun tidak memaksa asalkan para pelayan tidak telat makan.

"Hari ini kita ada kuliah pagi sampai siang, apa kalian punya rencana lain?" tanya Roy.

"Gak ada deh kayanya, setelah selesai kuliah aku mau dirumah saja ada sedikit pekerjaan," ucap Rakha.

"Cih udah kayak CEO saja," cibir Ram.

"Aku ingin buat desain terbaru mobil mewah khusus untuk anak anak, dengan ukuran mini tapi kelajuannya bisa menyamai mobil orang dewasa," ucap Rakha.

"Aku juga, ada klien yang memesan pesawat pribadi dan aku harus mendesainnya sebagus mungkin, atas permintaan klien itu sendiri," Roy.

"Kita sudah punya perusahaan masing-masing, apakah nanti kita juga akan hidup masing-masing?" tanya Ram.

"Suatu hari nanti kita pasti bakal menikah, tidak mungkinkan kalau kita juga harus berkongsi istri?" Ren.

"Bukan itu maksudnya, ah sudahlah lebih baik sekarang kita berangkat ke kampus, nanti telat gak enak sama profesor." Ram.

Mereka pun berangkat menggunakan skuter, sesampainya di kampus skuter yang sikembar pakai pun dilipat dan dimasukkan kedalam tas ransel. Bagaimana mereka bisa membawa skuter? jawabannya, sebelum mereka pergi ke kota London, skuter dan barang barang lainnya sudah mereka paketkan lalu dikirim menggunakan jasa pengiriman barang, hanya pistol yang tidak bisa mereka bawa.

Saat mereka masuk ke kampus, sikembar dibuat heran dengan mahasiswa dan mahasiswi di kampus ini.

"Ada apa ini? kenapa dengan mereka?" tanya Ram, sedangkan saudaranya hanya mengangkat bahu pertanda tidak tahu.

"Sebenarnya ada apa ini? kenapa kalian berbaris dan menunduk hormat seperti ini?" tanya Ram.

Ya, sejak kejadian kemarin para mahasiswa dan mahasiswi merasa bersyukur karena ada orang yang berani melawan Bryan bahkan mengalahkan mereka. jadi sebagai ucapan terimakasih mereka, mereka memberi penghormatan kepada siapa pun yang telah menolong mereka hingga terbebas dari belenggu ketakutan mereka selama ini. Sekarang mereka bisa membawa uang tanpa harus takut dirampas lagi.

"Mengapa kalian semua diam? ada apa ini?" tanya Ram lagi kali ini dengan nada naik satu oktaf.

Kemudian muncul dosen yang mengajar di kampus ini. mereka juga memberi hormat kepada sikembar.

"Kami mewakili para mahasiswa dan mahasiswi disini, dan ini sebagai ucapan terimakasih kami karena kampus ini sekarang aman. Dan mereka sudah sepakat siapa pun yang telah menolong mereka tidak peduli anak kecil sekalipun maka ia akan dianggap super hero," ucap dosen itu panjang lebar.

"Pak dosen yang terhormat, kami tidak butuh ini semua, apapun yang kami lakukan adalah kehendak kami sendiri. kami tidak bisa melihat orang orang lemah tertindas." ucap Ram.

"Sekarang semua bubar sebelum kami menghancurkan kampus ini," Ray akhirnya buka suara tapi dengan nada ancaman, sehingga para mahasiswa dan mahasiswi membubarkan diri.

Tapi mereka sudah bertekad akan selalu menghormati sikembar sampai kapanpun. Dan para dosen juga membubarkan diri, mereka tidak mau membuat sikembar murka.

"Ada ada saja mereka, masa anak sekecil kita diperlukan seperti itu," Ram.

"Kamu aja yang kecil, kita mah sudah besar kali," Roy.

"Sudah, sudah lebih baik kita masuk kelas, profesor Albert sudah menunggu." Ray.

Mereka pun berjalan menuju ruang kelas khusus untuk mereka saja.

"Selamat pagi prof," sapa sikembar serentak.

"Hmmm pagi, kalian telat 5 menit," jawab profesor Albert.

"Maaf prof, didepan tadi kami dihadang," Ram.

"Dihadang? maksud kalian?" tanya profesor Albert.

"Gak taulah sejak kejadian kemarin para mahasiswa dan mahasiswi bahkan dosen semua berbaris dan menunduk hormat dengan kami," Ren.

Profesor Albert tersenyum, "Mereka berterima kasih kepada kalian, karena merasa terbebas dari belenggu anak mafia tersebut. selama bertahun tahun mereka dalam ketakutan dan mereka tidak bisa berbuat apa-apa,"

"Tapi gak usah seperti itu prof, kami ini hanya anak kecil," ucap Ram.

"Karena keberanian kalian, mereka menghormati kalian, biarkan saja selama masih dibatas normal," ucap profesor Albert.

Setelah selesai dengan kelasnya, sikembar pun keluar dari ruangan tersebut, sikembar berjalan kekantin disana banyak para mahasiswa dan mahasiswi yang ngantri untuk membeli makanan, saat mereka melihat sikembar datang, mereka semua memberi jalan untuk sikembar.

Sikembar tidak suka diperlakukan seperti itu, menurut mereka itu terlalu berlebihan.

"Perhatian semuanya, jika kalian masih bersikap seperti ini maka kami akan menghancurkan kantin ini," ucap Ram lantang. Mendengar kata kata itu membuat mereka kembali ngantri seperti semula.

Para mahasiswa malah mengagumi sosok sikembar yang tidak sombong. mereka satu persatu mengambil pesanan mereka dan sampailah kegiliran sikembar. Dikantin ini hanya tersedia fast food, jadi tidak perlu menunggu lama saat mengantri.

"Kalian orang Asia?" tanya seorang mahasiswi cantik mendekati mereka.

"Iya benar, kami dari Asia lebih tepatnya Indonesia," ucap Ram, karena diantara mereka hanya Ram yang paling ramah.

"Wow, Indonesia? aku ingin sekali ke Indonesia," tanya gadis itu.

"Benarkah?" tanya Ram.

"Iya, aku melihat diinternet banyak tempat tempat menarik di Indonesia, kenalkan namaku Christina, ucap gadis itu memperkenalkan diri.

"Nama yang cantik secantik orangnya," puji Ram.

Wajah Christina jangan ditanya lagi pasti blushing lah, mendengar pujian dari cowok tampan seperti sikembar.

"Sayang sekali masih anak kecil, kalau sudah besar pasti ku gaet salah satu dari mereka, toh wajah mereka sama persis," batin Christina.

Sikembar sudah selesai makan, jadi mereka pun hendak kembali kerumah mereka. Sikembar serentak bangkit padahal tidak diberi kode lebih dulu tapi mereka bisa bangkit secara serentak.

"Kalau begitu kami permisi," ucap Ram.

"Hei, siapa nama kalian?" tanya Christina.

"Aku Ramendra panggil Ram dan ini saudara ku.

"Aku Roy," kata Roy tanpa berjabat tangan.

"Aku Ren,"

"Aku Raffa,"

"Aku Ray,"

"Aku Rasya,"

"Dan aku Rakha,"

Lalu mereka pun pergi meninggalkan tempat itu, tanpa menoleh lagi kearah Christina yang masih memandang mereka sampai mereka menghilang dari pandangannya.

"Segitunya melihat mereka," ucap seorang pria seumuran Christina.

"Ehh, kamu ngapain kesini?" tanya Christina.

"Kenapa gak boleh atau gak suka?" tanya Zacky, atau sering dipanggil Zack.

"Bukan begitu," jawab Christina.

"Kamu menyukai bocah itu?" tanya Zack.

"Cuma pengen berteman kok, kenapa? lagian mereka itu masih bocah loh," jawab Christina.

Zacky menghela nafas berat, ia yang mati matian berjuang untuk mendapatkan Christina tapi selalu saja dicuekin. Harus dengan cara apalagi untuk dia mendapatkan hati Christina.

"Gak apa apa sih, cuma aku cemburu aja," jawab Zack to the point.

Christina mengernyitkan dahinya seolah olah tidak mengerti dengan kode yang diberikan oleh Zack kepadanya.

"Cemburu? why?"

.

.

.

Terpopuler

Comments

Mella Soplantila Tentua Mella

Mella Soplantila Tentua Mella

🙄🙄

2024-03-19

2

rahayu puji

rahayu puji

☺️☺️☺️seru juga hari2nya si kembar...nyok lanjut bacanya...gak sabar nich/Joyful//Joyful//Joyful/

2024-03-06

2

Diah Susanti

Diah Susanti

lha mulai nongol bahasa melayunya

2024-01-03

4

lihat semua
Episodes
1 Awal mula
2 Menciptakan senjata baru
3 Ada saja musuh
4 Jalan jalan
5 Merasa heran.
6 Aku suka kamu
7 Jangan coba coba
8 Sikembar menyerahkan diri
9 Berurusan dengan kami berarti hancur
10 Tertukar.
11 cewek yang menyusahkan.
12 Tidak mungkin
13 Resmi menjadi CEO
14 Pertemuan tidak terduga.
15 Bersandiwara
16 Salah orang
17 kagum
18 makan malam bersama
19 Cahayaku
20 Bertemu ibu
21 Penyesalan yang terlambat.
22 Bagai anjing dan kucing
23 Disambut baik
24 Calon istri idaman
25 Keliru.
26 Kolaborasi Raffa dan Prita.
27 Mendapat tawaran
28 Ray dan Nadine
29 Mengajak dengan paksa
30 Pengganggu
31 Kencan?
32 Aku siap
33 Menunggu waktu yang tepat
34 Nembak atau melamar pekerjaan?
35 mau ngerjain malah dikerjain
36 Biar kami hadapi
37 Ternyata kita punya pacar hebat.
38 Beginikah rasanya?
39 Ngajak dinner.
40 Dinner romantis ala Ray
41 Memperkenalkan ( part 1)
42 Memperkenalkan (part 2)
43 Makan malam bersama keluarga besar
44 Mengungkapkan
45 Keberanian gadis kecil
46 Ada ada saja
47 Berniat Menggoda
48 Mulai rekaman.
49 korban patah hati
50 Menangis
51 Jadi bingung.
52 Meminta maaf
53 Azura
54 Ngedate.
55 Khusus malam ini
56 Canggung
57 Hari libur.
58 Liburan bareng keluarga besar.
59 Keseruan di tepi pantai
60 Menginap ditepi pantai
61 Menolong Azura.
62 Menolong tidak harus diumbar umbar
63 Seperti mimpi
64 Triple A.
65 Pemberani.
66 Kebutik
67 Pesta
68 Sedikit kericuhan
69 Mendekati ujian.
70 Menerima tantangan
71 Kita masih kecil
72 Sudah kuduga
73 Awal kehancuran
74 Rencana lamaran
75 Membeli cincin pertunangan
76 Pasangan serasi
77 Biar kapok
78 Sampai segitunya?
79 Kejujuran Diva
80 Acara lamaran.
81 Resmi tunangan
82 Preman jalanan.
83 Hebat juga Kamu
84 Tidak tergoda
85 Seperti di film action
86 Terlalu semangat
87 Pengumuman kelulusan
88 Semakin terpesona.
89 Cari gara gara
90 Eyeliner
91 Fitting baju pengantin,
92 Penculikan.
93 Penyelamatan
94 Kekompakan satu keluarga
95 Pernikahan sikembar
96 Resepsi (part 1)
97 Resepsi (part 2)
98 Resepsi (part 3)
99 Berangkat Honeymoon
100 Welcome to Dubai.
101 Salah mencari lawan.
102 Ada ulat bulu
103 Terasa indah bila bersama
104 Serangan tidak terduga
105 Menghancurkan musuh
106 Semua merasa lega
107 Jangan ingat masa lalu.
108 Johan kapok
109 Bocah juga tidak mau kalah
110 Kesederhanaan
111 Ada apa dengan sikembar?
112 Sensitif
113 Garis dua
114 Kabar gembira
115 Kenapa aku?
116 Teman lama
117 Gara gara daster
118 Mengambil alih
119 Siapa yang mengajari kalian?
120 Kebahagiaan tidak bisa diukur dengan harta
121 Hanya ingin berbagi
122 Pembuat onar
123 Acara syukuran.
124 Wardina diculik.
125 Masa lalu Agnesia
126 Kemarahan Cahaya
127 Dia dalangnya
128 Patut untuk dicontoh
129 Kecelakaan
130 Kecemasan
131 Terimakasih untuk wonder girls
132 Kunjungan teman sekelas
133 Kembali ke sekolah
134 Menggagalkan
135 Maaf Mobilnya hancur
136 Aku hanya rindu
137 Menjelang kelahiran
138 Jajanan pinggir jalan
139 Hari kelahiran
140 Kebahagiaan keluarga
141 Luar biasa
142 Pulang dari rumah sakit
143 Rencana Acara aqiqah
144 Acara aqiqah
145 Punya maksud lain
146 Rencana yang gagal
147 Jangan berurusan denganku
148 Mencurigakan.
149 Bukan tandingan kalian
150 Jangan khawatir
151 Cuma ingin memastikan.
152 Tidak apa-apa.
153 Pendatang baru
154 Blacklist
155 Hari terakhir ujian
156 Dituntut
157 Acara perpisahan dan keberangkatan triple A.
158 Promosi novel baru
Episodes

Updated 158 Episodes

1
Awal mula
2
Menciptakan senjata baru
3
Ada saja musuh
4
Jalan jalan
5
Merasa heran.
6
Aku suka kamu
7
Jangan coba coba
8
Sikembar menyerahkan diri
9
Berurusan dengan kami berarti hancur
10
Tertukar.
11
cewek yang menyusahkan.
12
Tidak mungkin
13
Resmi menjadi CEO
14
Pertemuan tidak terduga.
15
Bersandiwara
16
Salah orang
17
kagum
18
makan malam bersama
19
Cahayaku
20
Bertemu ibu
21
Penyesalan yang terlambat.
22
Bagai anjing dan kucing
23
Disambut baik
24
Calon istri idaman
25
Keliru.
26
Kolaborasi Raffa dan Prita.
27
Mendapat tawaran
28
Ray dan Nadine
29
Mengajak dengan paksa
30
Pengganggu
31
Kencan?
32
Aku siap
33
Menunggu waktu yang tepat
34
Nembak atau melamar pekerjaan?
35
mau ngerjain malah dikerjain
36
Biar kami hadapi
37
Ternyata kita punya pacar hebat.
38
Beginikah rasanya?
39
Ngajak dinner.
40
Dinner romantis ala Ray
41
Memperkenalkan ( part 1)
42
Memperkenalkan (part 2)
43
Makan malam bersama keluarga besar
44
Mengungkapkan
45
Keberanian gadis kecil
46
Ada ada saja
47
Berniat Menggoda
48
Mulai rekaman.
49
korban patah hati
50
Menangis
51
Jadi bingung.
52
Meminta maaf
53
Azura
54
Ngedate.
55
Khusus malam ini
56
Canggung
57
Hari libur.
58
Liburan bareng keluarga besar.
59
Keseruan di tepi pantai
60
Menginap ditepi pantai
61
Menolong Azura.
62
Menolong tidak harus diumbar umbar
63
Seperti mimpi
64
Triple A.
65
Pemberani.
66
Kebutik
67
Pesta
68
Sedikit kericuhan
69
Mendekati ujian.
70
Menerima tantangan
71
Kita masih kecil
72
Sudah kuduga
73
Awal kehancuran
74
Rencana lamaran
75
Membeli cincin pertunangan
76
Pasangan serasi
77
Biar kapok
78
Sampai segitunya?
79
Kejujuran Diva
80
Acara lamaran.
81
Resmi tunangan
82
Preman jalanan.
83
Hebat juga Kamu
84
Tidak tergoda
85
Seperti di film action
86
Terlalu semangat
87
Pengumuman kelulusan
88
Semakin terpesona.
89
Cari gara gara
90
Eyeliner
91
Fitting baju pengantin,
92
Penculikan.
93
Penyelamatan
94
Kekompakan satu keluarga
95
Pernikahan sikembar
96
Resepsi (part 1)
97
Resepsi (part 2)
98
Resepsi (part 3)
99
Berangkat Honeymoon
100
Welcome to Dubai.
101
Salah mencari lawan.
102
Ada ulat bulu
103
Terasa indah bila bersama
104
Serangan tidak terduga
105
Menghancurkan musuh
106
Semua merasa lega
107
Jangan ingat masa lalu.
108
Johan kapok
109
Bocah juga tidak mau kalah
110
Kesederhanaan
111
Ada apa dengan sikembar?
112
Sensitif
113
Garis dua
114
Kabar gembira
115
Kenapa aku?
116
Teman lama
117
Gara gara daster
118
Mengambil alih
119
Siapa yang mengajari kalian?
120
Kebahagiaan tidak bisa diukur dengan harta
121
Hanya ingin berbagi
122
Pembuat onar
123
Acara syukuran.
124
Wardina diculik.
125
Masa lalu Agnesia
126
Kemarahan Cahaya
127
Dia dalangnya
128
Patut untuk dicontoh
129
Kecelakaan
130
Kecemasan
131
Terimakasih untuk wonder girls
132
Kunjungan teman sekelas
133
Kembali ke sekolah
134
Menggagalkan
135
Maaf Mobilnya hancur
136
Aku hanya rindu
137
Menjelang kelahiran
138
Jajanan pinggir jalan
139
Hari kelahiran
140
Kebahagiaan keluarga
141
Luar biasa
142
Pulang dari rumah sakit
143
Rencana Acara aqiqah
144
Acara aqiqah
145
Punya maksud lain
146
Rencana yang gagal
147
Jangan berurusan denganku
148
Mencurigakan.
149
Bukan tandingan kalian
150
Jangan khawatir
151
Cuma ingin memastikan.
152
Tidak apa-apa.
153
Pendatang baru
154
Blacklist
155
Hari terakhir ujian
156
Dituntut
157
Acara perpisahan dan keberangkatan triple A.
158
Promosi novel baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!