bab 3 menghadapi pilihan hati

Fadhil duduk termenung di kedai kopi, menatap layar ponselnya dengan perasaan galau. Pilihan-pilihan dari sistem misterius itu semakin membuatnya bimbang. Di satu sisi, dia masih menyimpan rasa untuk Rara, mantan kekasih yang tak terlupakan. Di sisi lain, Presiden Zahra hadir dalam hidupnya dengan pesona memukau yang sulit ditolak.

Dia merenung sejenak, berusaha memikirkan konsekuensi dari setiap opsi yang ada. Jika dia memilih opsi pertama, mungkin dia akan tenggelam dalam penyesalan karena melewatkan peluang emas di hadapannya. Opsi kedua memberinya imbalan materi, namun apakah uang mampu mengisi kekosongan hati? Sementara opsi ketiga terdengar menggiurkan, tapi apakah kebahagiaan sejati bisa didapatkan dengan paksaan?

Tiba-tiba muncul pesan di layar ponselnya, "Waktu telah tiba untuk menentukan, Tuan Fadhil. Ingatlah, setiap langkah memiliki konsekuensinya."

Fadhil menarik napas dalam-dalam. Dia sadar bahwa tak ada jalan mudah. Setiap pilihan akan membawanya pada garis takdir yang berbeda. Dia memejamkan mata dan mendengarkan kata hatinya. Perlahan dia menyadari, meski dulu mencintai Rara dengan sepenuh hati, namun tak mungkin bahagia jika hanya mengenang masa lalu.

Di sisi lain, meski awalnya hanya terpikat pesona Zahra, kini dia merasa ada ikatan batin yang lebih dalam terjalin di antara mereka. Zahra bukan sekedar sosok memukau, namun juga memiliki visi dan cita-cita yang serupa dengannya untuk memajukan negeri tercinta ini.

Di tengah kesunyian kedai kopi itu, Fadhil membuka mata dan membulatkan tekad. Dia mengetikkan pilihan yang tegas pada sistem misterius itu. "Aku tolak semua opsi yang kau berikan. Aku yang akan menentukan arah hidupku, bukan karena iming-iming hadiah atau paksaan."

Setelah menekan tombol kirim, Fadhil merasa lega seolah beban berat terangkat dari pundaknya. Dia siap menghadapi konsekuensi keputusannya ini. Meski masa depan masih samar, dia yakin ini adalah jalan terbaik baginya.

Keesokan harinya, Fadhil menemui Zahra dan mengutarakan isi hatinya dengan jujur. Dia mengaku tertarik dan ingin menjajaki hubungan yang lebih dalam dengan Zahra. Sang Presiden mendengarkan dengan bijaksana, dia menghargai keberanian dan ketulusan hati Fadhil. Mereka sepakat untuk menjalin hubungan perlahan, tanpa buru-buru. Cinta sejati butuh waktu untuk tumbuh dan berkembang.

Sementara itu di tempat lain, Rara yang mendengar kabar Fadhil dengan Zahra merasa terkejut. Meski masih memiliki rasa, dia paham bahwa kisah cinta mereka telah berakhir. Dengan hati pedih dia melepaskan Fadhil, memberinya kebebasan untuk menggapai kebahagiaan.

Hari demi hari berlalu, benih cinta Fadhil dan Zahra tumbuh semakin kuat. Mereka saling menguatkan dan memotivasi satu sama lain dalam menjalani lika-liku kehidupan. Fadhil belajar untuk mengejar impiannya tanpa mengandalkan jalan pintas. Dia sadar bahwa yang terpenting bukan hasil akhir, melainkan perjalanan menuju kesana.

Ketika cinta sejati datang dengan sendirinya, Fadhil memeluknya dengan hati terbuka. Hidupnya yang penuh liku kini membawanya pada kebahagiaan hakiki, berkat keputusan teguhnya untuk setia pada kata hati.

Dan dalam dekapan Zahra yang hangat, Fadhil menemukan cinta sejati yang telah lama dicarinya. Bersama, mereka menatap masa depan dengan keyakinan, bahwa tak ada yang lebih berharga dibanding hidup yang dijalani dengan tekad kuat dan keberanian untuk meraih kebahagiaan. Tak peduli berapa banyak cobaan yang menghadang, selama mereka saling menguatkan, Fadhil yakin mereka mampu melewatinya dengan baik.

Terpopuler

Comments

Taufik Hidayat

Taufik Hidayat

hadeh

2023-08-23

0

lihat semua
Episodes
1 bab 1
2 bab 2
3 bab 3 menghadapi pilihan hati
4 bab 4 pencarian jati diri
5 bab 5 pada masa depan presiden
6 bab 6 cinta, persahabatan, dan perubahan
7 bab 7 menghadapi ujian yang berat
8 bab 8 membuka pintu baru
9 Bab 9 Menikah Di Bawah Cahaya Bulan
10 Bab 10 Takdir Pertemuan Ega dan Sahrul
11 Bab 11 Cinta, Persahabatan, dan Impian yang Menyatu
12 Bab 12Keajaiban Pilihan Hidup
13 Bab 13 Menyatukan Misi untuk Dunia yang Lebih Baik
14 Bab 14 Menginspirasi Generasi Baru
15 Bab 15 Puncak Impian
16 Bab 16 Dari Mimpi ke Kenyataan
17 Bab 17 Ujian Persahabatan
18 Bab 18 Misi Internasional
19 Bab 19 Bulan Madu yang Dinanti
20 Bab 20 Cinta dan Komitmen Abadi
21 Bab 21 Petualangan Baru dan Pengabdian yang Tak Terlupakan
22 Bab 22 Zahra, Presiden yang Berdedikasi
23 Bab 23 Malam Romantis Fadhil dan Zahra
24 Bab 24 Kabar Kehamilan Zahra dan Ega
25 Bab 25 Masa Kehamilan yang Penuh Keajaiban
26 Bab 26 Persiapan Menjadi Orangtua
27 Bab 27 Zahra Kembali Menjabat sebagai Presiden
28 Bab 28 Upacara Pemberian Nama Anak yang Mengharukan
29 Bab 29 Berakhirnya Masa Jabatan Zahra sebagai Presiden
30 Bab 30 Wulan dan Haidir Menjadi Siswa TK yang Ceria
31 bab 31 tetangga baru, pusvita dan valerine
32 Bab 32 Perjalanan Bisnis dan Bulan Madu Ega dan Sahrul
33 Bab 33 Liburan Keluarga di Bali
34 Bab 34 Persiapan Masuk Sekolah Dasar
35 Bab 35 Keseruan di Sekolah Dasar
36 Bab 36 Memperdalam Jejak Zahra dan Yayasan Bakti Bangsa
37 Bab 37 Menghadapi Tantangan Krisis Global
38 Bab 38 Cahaya Harapan dan Perubahan
39 Bab 39 puncak kebahagiaan
40 Bab 40 Momen Berharga
41 Bab 41 Momen Kebersamaan
42 Bab 42 Menghadapi Cobaan
43 Bab 43 Terang di Ujung Tantangan
44 Bab 44 Berkembangnya Keluarga Bakti Bangsa
45 Bab 45 Nama untuk Sang Putri
46 Bab 46 Petualangan di Ekosistem Sawah
47 Bab 47 Cobaan dan Kekuatan Cinta
48 Bab 48 Menggapai Mimpi
49 Bab 49 Langkah Berani Valerine
50 Bab 50 Benih Cinta
51 Bab 51 Momen Spesial
52 chapter 52 Kesepian
53 Bab 53 Keajaiban Persahabatan
Episodes

Updated 53 Episodes

1
bab 1
2
bab 2
3
bab 3 menghadapi pilihan hati
4
bab 4 pencarian jati diri
5
bab 5 pada masa depan presiden
6
bab 6 cinta, persahabatan, dan perubahan
7
bab 7 menghadapi ujian yang berat
8
bab 8 membuka pintu baru
9
Bab 9 Menikah Di Bawah Cahaya Bulan
10
Bab 10 Takdir Pertemuan Ega dan Sahrul
11
Bab 11 Cinta, Persahabatan, dan Impian yang Menyatu
12
Bab 12Keajaiban Pilihan Hidup
13
Bab 13 Menyatukan Misi untuk Dunia yang Lebih Baik
14
Bab 14 Menginspirasi Generasi Baru
15
Bab 15 Puncak Impian
16
Bab 16 Dari Mimpi ke Kenyataan
17
Bab 17 Ujian Persahabatan
18
Bab 18 Misi Internasional
19
Bab 19 Bulan Madu yang Dinanti
20
Bab 20 Cinta dan Komitmen Abadi
21
Bab 21 Petualangan Baru dan Pengabdian yang Tak Terlupakan
22
Bab 22 Zahra, Presiden yang Berdedikasi
23
Bab 23 Malam Romantis Fadhil dan Zahra
24
Bab 24 Kabar Kehamilan Zahra dan Ega
25
Bab 25 Masa Kehamilan yang Penuh Keajaiban
26
Bab 26 Persiapan Menjadi Orangtua
27
Bab 27 Zahra Kembali Menjabat sebagai Presiden
28
Bab 28 Upacara Pemberian Nama Anak yang Mengharukan
29
Bab 29 Berakhirnya Masa Jabatan Zahra sebagai Presiden
30
Bab 30 Wulan dan Haidir Menjadi Siswa TK yang Ceria
31
bab 31 tetangga baru, pusvita dan valerine
32
Bab 32 Perjalanan Bisnis dan Bulan Madu Ega dan Sahrul
33
Bab 33 Liburan Keluarga di Bali
34
Bab 34 Persiapan Masuk Sekolah Dasar
35
Bab 35 Keseruan di Sekolah Dasar
36
Bab 36 Memperdalam Jejak Zahra dan Yayasan Bakti Bangsa
37
Bab 37 Menghadapi Tantangan Krisis Global
38
Bab 38 Cahaya Harapan dan Perubahan
39
Bab 39 puncak kebahagiaan
40
Bab 40 Momen Berharga
41
Bab 41 Momen Kebersamaan
42
Bab 42 Menghadapi Cobaan
43
Bab 43 Terang di Ujung Tantangan
44
Bab 44 Berkembangnya Keluarga Bakti Bangsa
45
Bab 45 Nama untuk Sang Putri
46
Bab 46 Petualangan di Ekosistem Sawah
47
Bab 47 Cobaan dan Kekuatan Cinta
48
Bab 48 Menggapai Mimpi
49
Bab 49 Langkah Berani Valerine
50
Bab 50 Benih Cinta
51
Bab 51 Momen Spesial
52
chapter 52 Kesepian
53
Bab 53 Keajaiban Persahabatan

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!