4.TOKO BUKU

“Aku berharap ketika membuka mata, bukan dunia ini lagi yang kulihat, namun sayang nya harapan tetaplah harapan ”

†★†

Malam pun semakin larut, pasar malam yang awal nya meriah dalam hitungan menit sudah menjadi tempat pertumpahan darah. Carol yang melihat ini semua hanya bisa meringis, sedangkan Cleo yang hatinya selembut kapas sudah menangis dari tadi.

Jauh dari daerah nikel atau daerah pemukiman manusia, seorang pria berwajah tampan dengan mata menghunus ke arah jendela besar di ruangan yang tampak seperti ruang kerja miliknya. Tatapan nya setajam elang, kelam dan pekat. Aura dingin menyeruak dari tubuhnya. Dan jangan lupakan badan nya yang terpahat indah.

"Salam Baginda!" Seru seorang pria yang sedang menundukkan badannya. "Para serigala pemberontak mulai berulah lagi." Lanjut pria tersebut dengan badan yang masih menunduk.

"Biarkan mereka! Manusia manusia itu pantas mendapatkan nya." Sahut seseorang yang dipanggil pria tersebut dengan sebutan baginda.

"Tapi baginda—"

"Salah mereka Argon!!..salah mereka yang lupa melakukan persembahan untuk ku!" Tatapan pria tersebut sangat tajam, keji dan juga kosong seakan tidak ada cahaya didalamnya. "Terkadang manusia merupakan makhluk yang sangat lupa diri, dan aku..."

"Benci sipat manusia yang seperti itu!" Argon hanya menunduk mendengar perkataan pemimpin nya itu. Argon yang sudah lama menghabiskan waktu dengan sang Baginda pun tidak dapat membantah terlalu banyak. Aura seorang pemimpin sangat kental argon rasakan hingga akhirnya ia hanya bisa mengangguk dan undur diri.

Tidak ada suara yang keluar, hanya keheningan yang dapat dirasakan. Mata yang tajam itu menatap ke atas langit dan melihat bulan sabit yang indah. Tatapan yang begitu kosong seperti tidak ada kehidupan.

†★†

Sangat cepat waktu berlalu, tidak caroline sangka sudah hampir seminggu dia berada di dunia ini. Namun masih sedikit hal yang dia ketahui tentang dunia ini.

Dengan bermodal tekad dan rasa kepo yang menggelora, caroline pun pergi ke toko buku, untuk mencari buku yang dapat membantu nya mengetahui lebih banyak tentang dunia ini. Tentunya di temani oleh Cleo, jika tidak mungkin caroline akan nyasar.

"Ha disini Carol! Toko buku terlengkap di nikel, ayo kita masuk!" Ujar Cleo. Caroline mengangguk dan mereka pun masuk kedalam toko buku tersebut.

' Ting ' bunyi suara lonceng yang berada di atas pintu ketika ada yang membuka nya. Kesan pertama caroline memasuki toko itu adalah..?

"Wah gila!!..ini buku banyak banget woy!! Serasa di perpustakaan negara." Ucap caroline dalam hati. Cleo mendekat ke arah pria tua yang sedang membersihkan buku buku dengan kemoceng, sedangkan caroline masih terjebak di rasa kagum nya.

"Permisi tuan?" Ucap Cleo. Pria tua yang fokus membersihkan buku tadi pun menoleh dan melihat ke arah mereka. Entah perasaan caroline saja atau tidak, tatapan pria tua itu sangat dalam ketika melihat nya.

"Akhirnya datang ya." Ucap pria tua tersebut. Caroline dan Cleo yang tidak paham maksud dari pria tua tadi hanya menyerit heran.

"Siapa yang datang tuan?" Sekarang caroline yang bergantian bertanya. Pria tua tersebut tersenyum kecil tanpa membalas apa apa.

"Perkenalkan nama saya Edward, saya penjaga toko buku ini.."

"Ada yang bisa saya bantu?" Lanjut pria tua tersebut. Caroline yang paham jika pria tua ini sedang mengalihkan pembicaraan hanya bisa tersenyum tipis.

"Kedatangan kami kesini ingin mencari buku yang berisi tentang sejarah di sini tuan." Ucap caroline lagi.

"Jangan panggil tuan! Panggil saya Ed saja.."

"Mungkin buku yang kalian maksud adalah buku entpy." Lanjut Ed. "Buku entpy? Buku apa itu?" Tanya caroline penasaran begitu juga dengan Cleo yang baru mendengar nama buku yang unik.

Ed hanya diam. Namun ia berjalan menuju rak yang berada dipertengahan dan mulai mengambil satu buku dari sana. Ia kembali ke caroline dan Cleo sambil memegang buku entpy yang ia maksud.

"Ini ambillah anak muda! mungkin buku ini memang sudah berjodoh dengan mu." Ucap Ed. Caroline yang mendengar itu lagi lagi keheranan, jodoh? Masak iya berjodoh dengan buku? Namun caroline tetap mengambil buku entpy yang berada di tangan Ed.

"Buku ini hanya berisi sejarah bangsa elf dan bangsa serigala, sedangkan kelanjutan nya berada di buku satu lagi.."

"Tapi, buku itu sudah hilang tidak tahu kemana." Lanjut Ed menjelaskan.

"Emm Ed berapa harga buku ini?" Tanya caroline. Ed hanya tersenyum tipis serta menggeleng pelan.

"Jangan dibayar anak muda! Aku berikan ke kamu karna aku tahu kamu bisa menjaga nya." Ucap Ed. Caroline hanya mengangguk dan mengucapkan terimakasih. Setelah dirasa sudah tidak memiliki keperluan lagi caroline dan cleo pun ingin pamit.

"Sekarang aku tidak takut dunia ini hancur lagi dewa!" Bisik pelan Ed sambil melihat punggung caroline yang menjauh dari nya.

Diperjalanan tanpa sengaja caroline bertemu pria manis yang pernah memberikan nya makanan ketika ia kelaparan. Dengan langka tergesa ia berjalan mendekati pria tersebut. Cleo yang melihat nya pun hanya mengikuti caroline karna tidak tahu apa yang akan dilakukan oleh caroline.

"Pria manis! Kau disini juga?" Tanya caroline ketika berada di samping pria manis tersebut. Pria manis itu menatap caroline kaget karna dapat bertemu gadis itu lagi disini.

"Oh hai! Apa yang kau lakukan disini?" Tanya pria manis tersebut ramah.

"Aku baru membeli buku!..oiya pria manis aku ingin mengucapkan terimakasih berkat makanan yang kau berikan kepada ku..."

"Aku caroline! Boleh aku tahu siapa namamu?" Lanjut caroline mengulur kan tangannya. Cleo yang melihat teman nya begitu antusias hanya dapat berdecak.

"Dasar!! giliran ketemu yang tampan saja dia menjadi cerewet." Ucap Cleo dalam hati. Pria manis hanya tersenyum tipis dan membalas uluran tangan caroline.

"Aku Arlan, senang bertemu dengan mu caroline!" Caroline tersenyum. Dan misi nya untuk mengetahui nama pria manis akhirnya berhasil. Pria manis dengan nama Arlan ah sangat menakjubkan. Caroline benar benar menyukai senyuman nya itu.

"Ah iya Arlan, perkenalkan ini teman ku Cleo." Seru caroline yang tidak lupa memperkenalkan Cleo.

Cleo dan Arlan berjabat tangan dan saling melemparkan senyuman. Caroline yang melihat itu mulai berpikir, bagaimana jika aku menjadi Mak comblang mereka? Pasti menyenangkan.

Ya itulah aneh nya caroline, dia mengatakan suka dengan senyum Arlan bukan berarti dia benar benar suka. Dia termasuk ke salah satu perempuan yang menanam kan jiwa kebebasan dalam dirinya, atau bahasa gaul di dunia nya disebut jomblo happy.

"Caroline, Cleo! Seperti nya aku tidak bisa berlama lama disini, aku ijin pamit soalnya masih banyak pesanan barang yang harus aku kirimkan." Seru Arlan sopan, eits tidak lupa dengan senyum manis nya itu.

Caroline hanya mengangguk dan mengucapkan kata perpisahan kepada Arlan, begitupun juga dengan Cleo hanya saja Cleo mengucapkan kata perpisahan nya tanpa menatap ke arah Arlan.

"Hemm bau bau bunga cinta tumbuh ni, macem remaja bucin kasmaran." Ucap caroline dalam hati ingin tertawa melihat wajah Cleo yang memerah karna senyuman Arlan.

Setelah berpamitan mereka pun berpisah dengan Arlan yang kembali mengantarkan barang barang pesanan orang dan caroline, Cleo yang kembali pulang kerumah.

†★†

Hari semakin gelap, bukan karna matahari sudah tenggelam, namun dikarenakan mendung yang tiba tiba datang ke daerah nikel. Mendung yang pekat dengan hembusan angin serta suara guntur yang sangat memekakkan telinga.

Di dalam kamar. Caroline menyalakan lampu untuk menghalau kegelapan di kamarnya. Ia berjalan mendekati jendela kamar dan melihat arah langit yang mulai menurunkan rintikan air hujan.

Karna caroline menyukai suasana seperti ini, ia dengan semangat langsung mengambil kursi di meja rias dan meletakkan kursi tersebut tepat di depan jendela kamarnya yang kebetulan jendela kamar milik nya itu tidak terlalu tinggi.

"Suasana yang tepat untuk membaca buku, ah aku sudah tidak sabar!" Seru caroline riang. Caroline kembali dengan buku yang sudah ia pegang. Dengan semangat 45 dia membuka buku yang baru caroline beli di toko tadi.

Hanyut akan cerita yang dibaca nya, caroline dikejutkan dengan suara petir yang sangat keras, beriringan dengan hujan yang akhirnya turun dengan sangat deras seperti ditumpahkan. Caroline menandai halam buku yang telah ia baca dan menutup nya.

"Huftt aku lelah ya tuhan! Sangat sangat lelah!" Lirih caroline. Ia tidak menyangka akan ada dunia seperti ini.

Dunia dimana hal hal yang tidak dia percayainya, hidup!! bahkan memiliki kelompok dan silsilah yang besar. Satu hal yang caroline simpulkan dari buku tersebut, yaitu baik itu daerah kawasan elf, serigala atau pun vampir mereka harus tetap tunduk pada pemimpin besar mereka. Tapi siapa? Dibuku ini tidak dijelaskan dengan detail, ditambah lagi buku ini ada part dua nya!

Jujur caroline sedikit jengkel dengan buku ini, kenapa harus dipisah si? Kenapa gak disatukan aja biar gak adak part dua part dua nya, caroline jadi teringat dengan kreator tok tik yang selalu menggantung cerita nya dengan alasan durasi tidak cukup dan menghidupkan 'durasinya gak cukup geys kita sambung part dua', caroline rasanya ingin memaki!! Sumpah,dia tidak berbohong.

"Dimana aku harus mencari kelanjutan buku ini? Astaga ini benar benar bikin repot." Ucap caroline frustasi.

"Andai disini ada internet, pasti udah aku cari di web! Ya mana tau kan ada buku nya." Ya itu hanyalah kata andai yang caroline ucapkan yang sayangnya tidak akan pernah terjadi.

"Tidak apa caroline!! Semangat!!"

"Aku yakin pasti bisa ketemu sama lanjutan buku ini, dan membongkar rahasia dunia ini.."

"Hehe dunia aneh, tunggu seorang detektif caroline datang!! Kau akan aku tuntas hingga sampai ke akar! Hahahaha." Ucap caroline dengan tawa layaknya antagonis film. Hah jangan lupakan itu kawan kawan, caroline adalah ratu drama sejati. Jadi jangan heran oke!

"Baiklah caroline princess trulala Lala, perjalanan kita baru dimulai!! Hei buku yang aku tidak tahu bagaimana wujud mu! Mau kau rusak, kotor atau pun tua..!"

"Dengar sini!! Aku sama sekali tidak perduli! Aku pasti akan mendapatkan mu!!.. ingat itu!" Teriak caroline lantang.

' JDERRR ' Kilat menyahut omongan caroline dengan sangat kuat.

"Alamak, pamali caroline teriak teriak ada kilat! Nanti kesamber pulak.."

"Aduh!! Maaf kilat maaf!! Aku hanya terlalu bersemangat, kita temenan oke?" Ucap caroline yang lagi lagi di balas dengan suara kilat yang kuat.

Caroline aneh? Ya dia memang aneh kawan kawan. Apa yang kalian harapkan dari seorang caroline? Dia memang gadis aneh dan memiliki pemikiran yang diluar nalar, hah ngidam apa lah dulu mama nya ketika hamil dia.

Caroline yang sudah tidak bisa lagi menahan kantuk nya langsung merapikan kursi dan buku yang ia bawa tadi, dan mulai berjalan ke arah tempat tidur. Efek hujan sangat berpengaruh ke mata ya ternyata. Dengan mata yang semakin berat caroline pun mulai menutup matanya dan mulai memasuki dunia mimpi yang indah dengan ditemani hujan di luar sana.

Bersambung...

[On going]

BOOK STORY FANTASI 1

"Author laknat!! Suka suka hati aja mindahin orang ke dunia lain!!"

Seru caroline

"Biar keren cerita nya atu neng, kan gak papa lah sesekali nya.."

"Resek banget jadi author, iya lu enak bilang nya!! Aku yang tersiksa disini bangs—"

"Wow wow pelan pelan pak supir pelan!!tahan tahan jangan kebablasan!!"

"Awas kamu ya buat aku sengsara lagi disini, ku hantui tidur kamu!!"

"Lah klk mau menghantui berarti harus mati dulu dong? Emang Eneng nya mau mati cepet cepet?"

"Ihhhhh sumpah ni author!! Kesel kesel kesell aku tu!"

Caroline rasanya ingin menangis 

"Uluh uluhh, cengeng banget.."

Terpopuler

Comments

Jell_bobatea

Jell_bobatea

Hebat banget thor, kreativitasmu luar biasa!

2023-07-25

0

Ohara Shinosuke

Ohara Shinosuke

Semangat menulis, thor! Teruslah berkarya dan menghibur pembaca seperti aku.

2023-07-25

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!