"Di dunia yang aneh ini, setidaknya aku tidak sendirian."
†★†
Sesampainya di rumah yang tampak sederhana wanita tua yang caroline tahu namanya adalah ane, berteriak memanggil anak nya. Caroline masih diam tidak tahu harus berkata apa. Pintu rumah pun terbuka dan menampakkan seorang gadis yang usia nya setara dengan caroline.
Caroline dapat melihat gadis yang berada di pintu itu mengerut heran, dan menatap ke arah ibu nya seakan bertanya. Ane yang seakan paham maksud anak nya menyuruh masuk terlebih dahulu untuk menjelaskan semuanya.
Diruang tamu yang tidak terlalu besar namun cukup nyaman, tampak keluarga ane dan caroline sedang duduk, anak ane menuntut penjelasan dari ane.
"Cleo gadis ini seumuran dengan mu, dia kami temui tadi di perbatasan hutan huma." Jelas ane
"Iya benar nak, gadis ini tersesat jadi ibumu membawa nya untuk ikut dan memberikan sedikit tumpangan tempat tinggal." Sahut ayah nya. Caroline yang sedari tadi hanya diam disuruh oleh ane untuk memperkenalkan dirinya.
"Hai cleo, nama ku caroline.."
"Tapi kau bisa memanggilku Carol agar serasa akrab saja!" Lanjut caroline.
"Oh hai Carol, senang bertemu dengan mu." Ramah Cleo kepada caroline. Ane yang melihat itu hanya tersenyum dan mulai menjelaskan untuk apa dia membawa caroline pulang kerumah.
"Wah ibu aku setuju, dari dulu aku memang ingin memiliki seorang teman.."
"Terimakasih ibu." Lanjut cloe sambil memeluk ibunya. Ane hanya balas mengangguk dan menyuruh Cleo untuk membawa caroline berganti pakaian dan menunjukkan kamar nya. Cleo pun langsung bergegas dengan menarik tangan carol dengan semangat.
"Aku sangat bahagia akhirnya memiliki teman." Ujar Cleo.
"Apa selama ini kau tidak memiliki teman Cleo?" Tanya caroline penasaran. Cleo hanya diam dan berusaha tersenyum tipis.
"Bukan tidak ada hanya saja terkadang aku merasa berbeda dengan mereka semua." Jelas Cleo. Penjelasan yang gantung itu malah membuat caroline tambah penasaran namun ia tidak berani terlalu banyak bertanya karna takut di usir akibat terlalu ingin tahu masalah orang.
"Baiklah Carol ini kamar tidur mu, kamar tidur kita bersebelahan jadi aku dapat dengan mudah main main ke kamar mu.." caroline hanya mengangguk dan melihat sekeliling kamar tidur nya. Cukup besar untuk ukuran rumah sederhana itu pemikiran Carol.
"Dan satu lagi Carol, didalam lemari sudah ada baju baju yang mungkin ukuran nya pas semua dengan mu!..Kau bisa menggunakan nya dan jangan merasa sungkan." Lanjut Cleo kembali kepada Carol.
"Cleo ini sudah lebih dari cukup, terimakasih sudah mengantarku ke kamar." Seru caroline tulus. Cleo tersenyum sehingga membuat matanya ikut mengecil. Ah ternyata mata Cleo sesipit itu pikir caroline.
"Baiklah Carol aku tinggal dulu ya, kau bersih kan lah dirimu!" Nanti setelah itu turun lah kebawah untuk ikut makan malam bersama!" Caroline terbelalak kaget.
"Apa sudah hampir malam?" Tanya caroline. Cleo hanya mengangguk dan menunjuk ke arah jendela kamar yang belum tertutup. Dapat caroline lihat suasana di luar sudah mulai gelap yang berarti bentar lagi benar benar akan malam.
"Hah tidak terasa, sudah satu hari saja aku berada di dunia aneh ini " ucapnya dalam hati. Cleo pun berpamitan kepada caroline dan mengatakan akan menunggu dibawah, sedangkan caroline mulai membersihkan dirinya di kamar mandi.
†★†
Sesudah makan malam bersama keluarga Cleo, caroline memutuskan untuk kembali ke kamar dan membaringkannya badannya di tempat tidur dengan menghadap ke arah langit langit kamar. Ia tidak menyangka akan mengalami ini semua namun apa boleh daya, jika dia mengeluh pun tidak akan membuat nya kembali.
Carolus sekarang benar benar harus berusah menikmati, dan bertahan hidup di dunia ini. Terlalu banyak hal yang pastinya tidak ia ketahui disini oleh sebab itu mily dan pria manis itu mengatakan kata hati hati untuk nya.
Caroline hampir terlelap hingga suara ketukan pintu ia dengar, seakan tahu itu siapa caroline pun mempersilahkan nya untuk masuk.
"Apa aku mengganggu tidur mu?" Tanya Cleo. Ya yang mengetuk pintu kamar caroline adalah Cleo.
"Tidak Cleo, kemari dan naik lah aku juga bosan di kamar aja." Cleo pun berjalan mendekati ranjang Caroline dan menaiki nya.
"Ibu ku bilang kau terseret, bagaimana kau bisa tersesat Carol?" Tanya Cleo.
Caroline bingung ingin memberikan penjelasan apa, otak cantik nya berputar seakan mencari jawaban yang pas dan dapat diterima di akal.
"Iya aku pun tidak tahu Cleo, aku mengikuti kupu kupu dan tanpa sadar aku sudah berada di sana." Ucap caroline kepada Cleo.
"Astaga kau ini benar benar ceroboh ya Carol, hanya karna kupu-kupu kau sampai tersesat?" Cleo menggeleng heran sedangkan Carol hanya menyengir tanpa dosa.
"Sebenarnya ini dimana Cleo?? Em, tidak.."
"Maksudku ini daerah apa?" Lanjut caroline.
"Carol sekarang kau berada di daerah nikel, daerah ini merupakan daerah pedesaan tempat manusia berada." Jelas Cleo.
"Apa ada hal lain selain manusia Cleo?"
"Tentu ada, di dunia ini semua terbagi menjadi beberapa daerah Carol.." seru Cleo.
"Ada daerah nikel tempat tinggal kami para manusia, ada daerah huma biasanya elf banyak tinggal disitu.."
Caroline yang mendengar kata Huma teringat dengan pertemuan nya dengan mily si elf kecil yang membantu nya keluar dari hutan itu.
"Lalu ada daerah radon, biasanya tempat itu ditinggali oleh bangsa serigala dan juga vampir." Jelas Cleo kembali. Bulu kuduk Caroline berdiri mendengar nama nama makhluk mitos di jaman nya yang ternyata hidup di dunia ini.
"Lalu Carol ada satu tempat yang harus kau hindari..!" Seru Cleo serius.
"Tempat apa itu?" Tanya carol.
"Tempat itu adalah daerah ar-"
"Apa yang kalian lakukan disini, ayo turun!" Hari ini ada pasar malam, sekalian Cleo ajak Caroline berkeliling supaya dia mengenal desa ini." Seru ane yang tiba tiba datang ke kamar caroline. Caroline kesal karna tidak dapat mendengar kelanjutan cerita Cleo namun dia juga penasaran dengan pasar malam di dunia ini.
"Astaga aku lupa, tadi aku kemari niatnya ingin mengajak carol ke pasar malam ibu." Seru Cleo yang memang itu adalah niat awal nya datang ke kamar caroline.
"Sudah sudah, pergi lah jangan di rumah saja!" Nanti kalian kurang perkenalan." Seru ane lalu meninggal kamar caroline.
"Kau dengar Carol!" Jika ibu sudah berkata begitu berarti kita harus pergi!" Ucap Cleo dengan sedikit kekehan kecil di bibir kecil nya.
"Kau benar, ternyata ibu mu cerewet juga!" Sama seperti ibuku." Lirih caroline pelan. Cleo yang mendengar itu hanya menatap caroline prihatin.
"Hei sudahlah, kau pasti akan bertemu lagi dengan ibumu!" Sekarang kau anggap lah ibu ku ibumu juga, agar kau tidak merasakan kesedihan." Caroline menatap hari Cleo dan gaya tersenyum mengangguk.
"Iya jika bertemu." Batin caroline.
†★†
Caroline dan Cleo pun sampai di pasar malam yang ane katakan, caroline takjub melihat ramai nya orang yang berada di pasar malam itu. Persis seperti yang berada di dunia nya hanya saja jika disini tidak terdapat permainan permainan seperti kuda putar.
Banyak orang berjualan aneka jenis makanan, harum nya yang semerbak membuat air liur caroline seketika berjatuhan. Banyak yang Mereka lakukan disana, mulai dari melihat pertunjukan teater, membeli banyak makanan dan hal terakhir yang ingin mereka lakukan adalah menerbangkan lampion.
"Apa menerbangkan lampion harus dilakukan Cleo?" Tanya caroline penasaran, dengan masih membuat surat permohonan yang akan di ikat di lampion nanti.
"Tentu saja!!..Hal itu wajib dilakukan, ya sebut saja sudah seperti adat disini." Ucap Cleo dengan semangat.
Setelah mereka menulis permohonan mereka di kertas kecil dan mengikat nya di lampion, terdengar aba aba dari ketua adat untuk segera melepaskan lampion nya secara bersamaan.
Caroline melepaskan lampion nya begitu juga dengan Cleo. Caroline terpana melihat indah nya lampion yang berada di langit langit malam yang dipenuhi bintang itu. Langit langit yang awal nya gelap seketika bercahaya karna cahaya lampion yang menyinari nya.
"Ayo Carol, kita ke suatu tempat yang aku jamin kau pasti suka!" Ajak Cleo.
Caroline pun mengikuti langkah Cleo, hingga mereka berhenti ditempat penjual gelang.
"Tempat ini yang kau maksud Cleo? Penjual gelang?" Tanya caroline heran. Cleo hanya menyengir.
"Hei Carol jangan salah, penjual gelang ini bukan sembarang penjual gelang, dia dapat memberi kan gelang sesuai dengan kepribadian kita!" Ucap Cleo menjelaskan. Caroline yang awal nya tidak tertarik sekitar menjadi tertarik dengan penjelasan dari Cleo.
"Ada yang bisa saya bantu anak muda?" Tanya penjual itu lembut.
"Ah iya aku ingin gelang yang cocok untuk ku Liora!"seru Cleo. Penjual yang baru diketahui namanya Liora itu pun tersenyum dan mulai mencari gelang yang sesuai dengan Cleo.
"Nama dan penampilan nya tidak sesuai." Pikir caroline dalam hatinya. Karna menurut caroline wanita yang dipanggil liora itu sudah amat cukup tua dan berkeriput. Namun caroline hanya diam tidak berani bertanya.
"Gelang Ruby ini sesuai dengan kepribadian mu anak muda." Ucap Liora kepada Cleo. Cleo menerima gelang tersebut dengan bahagia.
"Kau yang memiliki hati yang lembut, dan mata mu memancarkan rasa tulus yang sangat anggun membuat dirimu berjodoh dengan gelang Ruby ini." Jelas Liora kepada Cleo
"Terimakasih liora!!" Ucap Cleo bahagia. "Lalu bagaimana dengan teman ku??..Gelang apa yang cocok untuk nya?" Tanya Cleo pada liora. Liora menatap ke arah caroline dengan tajam. Caroline yang mendapatkan tatapan tajam seperti itu hanya bisa berdehem menghilangkan rasa takut nya.
Setelah menatap ke arah caroline, liora mulai mencari gelang yang cocok untuk caroline. Cleo sangat berantusias sedangkan caroline berulang kali merapalkan doa, ya walaupun yang dia tahu hanya doa makan.
"Gelang yang cocok dengan teman mu adalah gelang emerald ini anak muda, sesuai dengan kepribadian nya yang berani, dan memiliki jiwa percaya diri yang tinggi.."
"Teman mu memiliki kepribadian yang unik, dan dia memiliki jiwa yang suci dan bebas. Teman mu akan membawa banyak perubahan pada dunia ini." Lanjut liora. Cleo yang mendengar itu sangat bahagia dan langsung membayar gelang miliknya dan gelang caroline. Lalu mereka pergi dari sana.
"Kau luar biasa Carol!" Seru Cleo. Caroline sedari tadi hanya diam dan menatap gelang emerald yang berada di lengan nya. Membawa perubahan di dunia aneh ini, hah tidak mungkin. Itulah yang sedari tadi dipikirkan oleh caroline.
"Penjual gelang itu hanya mengatakan omong kosong Cleo, jangan berlebihan seperti itu." Jawab caroline dengan nada yang jengah.
"Yang benar saja Carol, kau tidak percaya??.. Dengar sini!.. liora itu dia tidak pernah salah.."
"Apa yang dia katakan sesuai dengan yang akan terjadi, dan tentunya pastinya kan-" omongan Cleo terhenti karna mendengar lolongan serigala yang menggelegar. Semua warga desa langsung lari berhamburan.
"Astaga serigala?" Carol ayo lari!" Cleo menarik tangan Caroline dan berlari bersama dengan warga desa.
Dalam lari nya caroline dapat melihat banyak serigala berlari seakan mencari mangsa nya, caroline pun berusaha untuk lari sekencang mungkin hingga netra nya tanpa sengaja melihat bangunan yang agak reyot.
"Cleo ikut aku!" Yang awal nya tadi Cleo yang menarik tangan caroline sekarang berbaik caroline yang menarik tangan Cleo, dan membawanya ke bangunan reyot untuk bersembunyi dari kawanan serigala.
'AUUUUUUU' Lagi dan lagi lolongan itu terdengar, dari lobang kecil Caroline melihat banyak serigala yang memangsa beberapa warga desa dengan sadis nya.
"Apa mereka bangsa serigala yang kau pernah bilang itu Cleo." Bisik Caroline pelan namun dapat didengar oleh Cleo.
"Bukan Carol, mereka memang bangsa serigala hanya saja mereka merupakan serigala liar yang banyak melanggar hukum dunia ini.."
"Bangsa serigala memiliki sumpah untuk melindungi umat manusia, bukan memangsanya!" Anggap saja mereka serigala pemberontak." Jelas Cleo dengan nada suara yang juga pelan.
"Dunia ini benar benar tidak aman, seperti nya aku harus lebih berhati hati dalam bertindak ke depan nya!" Hah jika disaat seperti ini bisa bisa nya aku merindukan handphone ku, jika ada handphone mungkin aku bisa mengambil gambar serigala serigala itu, lalu gambar nya akan aku jual dengan harga yang mahal mengingat serigala serigala ini berbeda dengan serigala di dunia ku." Batin caroline. Ya dasar caroline dengan segala jiwa matre yang sudah mendarah daging.
Bersambung...
[On going]
BOOK STORY FANTASI 1
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 27 Episodes
Comments
Jasmine Flow
ak suka cerita ini thor...ak suka bgt dg petualangan di dunia fantasi.semoga thor tetep lanjut ya bikin cerita ini makin seru.jangan mudah bosen thor...semangat...
2023-07-27
1
Agnes
Sejujurnya aku gak percaya bakal suka ama this genre, tapi author bikin aku ketagihan!
2023-07-25
0
Yue Sid
Waduh, aku ikutan deg-degan baca nih. 😱😍
2023-07-25
0