Bab 7

Malam hari, di kota Seoul langit sangat terang karena lampu lampu yang menghiasi sepanjang kota itu. Orang orang sangat sibuk berhalu halang di sepanjang jalan.

Begitu juga dengan para member QueenGirls yang tengah sibuk berlatih untuk konser yang di ada besok malam.

"Gusy ini gimana? Serin tidak bisa di hubungi" ujar gadis di kuncir satu tinggi. Dia adalah Soora.

"Aku jadi khawatir" Jawab Aeri.

"Jangan jangan dia tersesat lagi saat mendaki gunung" jawab Soora.

"Coba kita tanya Jennie, dia kan sumber informasi kita." Ujar Aeri

Soora dan Aeri pergi menemui Jennie yang sedang sibuk berlatih dance yang akan di tampilkan saat konser.

"Oi Jennie?" Panggil Aeri.

Jennie pun menghentikan aktivitasnya lalu berjalan menghampiri mereka berdua.

"Kenapa kalian tidak latihan?" Tanya Jennie sembari menglap keringat yang membasahi wajahnya.

"Aku khawatir pada Serin. Handphonenya tidak dapat di hubungi" ujar Aeri.

"Serin pasti Frustrasi gara gara si Lucas bajingan itu" ucap Jennie. Karena Lucas telah berselingkuh dengan adik kandungnya Serin.

"Jennie sebaiknya kamu telepon Lucas, mungkin saja dia tau keberadaan Serin" pinta Soora.

"Iya betul, aku takut Serin tersesat di gunung. Soalnya terakhir kali dia bilang akan mendaki gunung Halla sendirian" ujar Aeri dengan wajah khawatir.

"Lah kok jadi aku sih?" Kaget Jennie.

"Jennie kan berani, aku sih malas berusaha dengan lelaki sepertinya" ujar Aeri

"Sama aku juga" sahut Soora.

"Baiklah aku akan meneleponnya"

Jennie mengambil handphonenya lalu mencari kontak bernama Lucas dan meneleponnya.

Tut..

Tut..

...Via telepon...

Berdering...

Jennie : hallo Lucas, dimana Serin sekarang?

Lucas : Serin? Bukankah dia sudah berada di Seoul.

Jennie : Jadi dia tidak ada di sana?

Lucas : tidak, memang Serin ada di mana?

Jennie : Serin menghilang saat mendaki gunung! Ini semua gara gara kau Lucas. Bajingan!

Dengan wajah kesal Jennie menutup teleponnya.

"Gimana Jennie?" Tanya Aeri menunggu jawaban dari Jennie.

"Serin tidak bersama dengan Lucas" Jawab Jennie.

"Dia pasti tersesat di gunung! Kita harus pergi mencarinya" ujar Soora panik.

"Benar kita harus beritahu manajer dulu" Aeri pergi menemui manajer.

"Aku akan menelepon Renjun, siapa tau Serin bersamanya" ujar Soora.

"Aku juga akan menelepon orangtuanya" ujar Jennie mulai menghubungi orangtuanya Serin.

...Via telepon...

Soora dan Renjun.

Berdering..

Renjun : hallo, Kenapa Soora kau nelepon ku?

Soora : Renjun Oppa, apakah Serin bersama denganmu?

Renjun : tidak, memang kenapa dengan Serin?

Soora : Serin menghilang. Kami berencana untuk mencari di Gunung Halla karena terakhir kali dia bilang akan mendaki gunung sendirian. Tapi ini sudah 2 hari handphone tidak bisa di hubungi.

Renjun : APA? Aku akan membantu kalian mencari Serin.

Soora : kami tunggu di bandara internasional Incheon ya..

...____________...

Seluruh para member QueenGirls menanyakan keberadaan Serin kepada semua temannya. Namun tak ada satu pun yang mengetahuinya begitu juga dengan orangtuanya yang tidak tau keberadaan anaknya. Akhirnya Jennie, Soora dan Aeri berserta manajer Lee pergi ke pulau Jeju untuk mencari tau keberadaan Serin yang menghilang.

Setelah menempuh beberapa jam akhirnya rombongan mereka sampai ke bandara internasional Incheon di sana sudah ada Renjun yang menunggu.

"Renjun Oppa?" Panggil mereka serentak.

"Bagaimana kalian sudah dapat informasinya?" Tanya Renjun dengan wajah khawatir.

"Belum" jawab Jennie.

"Kita harus segera pergi ke gunung halla untuk mencari Serin" ujar Soora.

"Ayo cepat" Jawab Aeri

"Iya"

Sekitar pukul 10 malam akhirnya pesawat mereka mendarat di pulau Jeju. Rombongan mereka langsung pergi menuju gunung halla menggunakan mobil.

"Kenapa Serin bisa mendaki gunung sendirian?" Tanya Renjun.

"Sepertinya Serin frustrasi karena memergoki Lucas sedang berselingkuh di villa miliknya di pulau Jeju" Jawab Jennie.

"Apa jadi Lucas berselingkuh?" Tanya Renjun tak percaya.

"Iya dengan Soomin adik kandungnya Serin" jawab Jennie.

"Gila banget ya" sahut Aeri

"Kasian Serin" Sahut Soora

"Keterlaluan banget si Lucas! Akan ku hajar dia kalau sampai kita bertemu!" Ujar Renjun dengan wajah marah

Ting..

Sebuah suara telepon milik Jennie berbunyi ada sebuah panggilan dari Lucas.

"Oi oi oi si Lucas telepon nih" Jennie menunjukkan layar handphonenya.

"Mana sini aku aja yang angkat" Renjun langsung mengambil handphonenya Jennie

...Via telepon...

Lucas : hallo Jen.. gimana Serin sudah ketemu?

Renjun : untuk apa kau menanyakan Serin lagi!

Lucas : lah ini siapa ya?

Renjun : Sialan Gara gara kau Serin menghilang sekarang!

Lucas : apa maksudnya?

Renjun: jika kita bertemu aku akan menghajar mu.

Dengan perasaan kesal Renjun langsung mematikan teleponnya.

"Renjun yang tenang ya Serin pasti ketemu" bujuk Soora.

"Serin pasti baik baik saja" sahut Aeri.

Akhirnya rombongan mereka telah sampai di wisata Gunung Halla. Mereka langsung turun dari mobilnya dan mereka melihat Lucas dan Soomin sudah ada di situ.

"Kalian?" Ujar Aeri.

"Dasar wanita ******" Jennie langsung menjambak rambut Soomin. "Dasar adik ga tau diri! Gara gara kau Serin menghilang sekarang!" Jennie yang meluapkan emosinya pada Soomin.

"Jennie hentikan!" Teriak Lucas berniat memukul Jennie.

"LUCAS!"

BRUG!

Renjun meninju tubuhnya Lucas yang hendak menyerang Jennie.

"DASAR PRIA PENGECUT!"

Lucas langsung tersungkur di tanah. Lalu Soomin memberontak dan membantu Lucas untuk berdiri.

"BERANINYA KAU!" Lucas hendak membalas perbuatan Renjun.

"HENTIKAN KALIAN SEMUA!" Teriak Aeri mengelegar.

"Kita harus mencari Serin dulu itu yang terpenting" ujar Aeri.

"Maafkan kami, karena emosi melihat mereka" ujar Renjun.

"Iya aku" sahut Jennie.

"Ayo teman teman kita bertanya pada petugas di sini" ajak Soora.

Mereka semua pergi menuju petugas yang menjaga wisata Gunung Halla untuk bertanya tentang Serin.

"Permisi pak" ujar Renjun pada petugas yang sedang minum kopi.

Petugas itu pun menoleh kearah suara itu." Kalian artis kan!" Ujar petugas itu dengan mata melotot tak percaya.

"Lee Renjun, Kim Jennie, Park Soora, Aeri Chan" petugas itu mengabsen nama mereka.

"Iya itu kami" ujar Soora tersenyum.

"Kami mau bertanya apakah ada pendaki gunung yang bernama Choi Serin dua hari yang lalu?" Tanya Renjun.

"Tunggu sebentar saya liat dulu ya" petugas itu membuka catatan pengunjung.

"Ada dua hari yang lalu, tapi pendaki itu belum kembali juga. Ku pikir itu hanya orang iseng yang memakai nama Choi Serin" ujar petugas.

"Tidak dia benaran Choi Serin" Jawab Renjun.

"Waduh gawat kalau gitu. Kita harus segera mencarinya" ujar petugas.

Petugas itu langsung melaporkan ke atasan tentang seorang pendaki yang menghilang. Mereka langsung mengirim beberapa tim pencari untuk menelusuri gunung mencari Serin.

"Pak saya mau ikut mencari" pinta Renjun pada tim pencari.

"Itu sangat berbahaya. Lagi pula hari sudah malam biarkan kami yang sudah berpengalaman yang mencarinya" jawab tim pencari.

"Tapi pak saya harus segera menemui sahabat" lirih Renjun.

"Kami akan berusaha yang terbaik untuk mencari teman anda" jawab tim pencari.

"Sudahlah Renjun lebih baik kita menunggu di penginapan sini" ujar Aeri

Renjun pun mengikuti saran dari Aeri dan mereka semua menginap di penginapan di dekat gunung halla.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!