Tangkapan kelinci dijadikan sate panggang yang lezat. Fang memegang perut buncitnya, kesulitan untuk duduk dan bangun.
"Ayah, bantu aku."
Gana yang kasihan pada Fang yang gagal untuk bangun berdiri, mengulurkan tangan dan membantu anaknya itu menyeimbangkan badan. Aira juga kembali cemas, berat badan Fang yang kemarin sempat menyusut karena sakit kini bertambah dan lebih gendut dari sebelumnya.
"Nak, kamu betulan tidak mau kurus?" Aira bertanya dengan nada hati-hati.
"Apakah aku terlihat buruk dengan lemak diperut dan wajah? Bu, aku cukup tampan!" Orang dewasa senang bermain dan bercanda, akan memberikan sebagian makanan enak untuk dirinya makan sebagai ungkapan kesenangan. Fang rasa gendut itu membawa berkah.
"Tapi bajumu hampir tidak muat lagi. Lalu kamu juga kesulitan bergerak"
Oh.
Fang menggaruk pipi.
"Keluarga kita jatuh miskin? Ayah tidak mampu membelikan aku kain untuk membuat pakaian baru lagi?"
Gana menjitak lembut kepala Fang. "Omong kosong apa yang kamu katakan! Ibunya bertanya demi kebaikan kamu dan kamu malah menyumpahi keluarga kita miskin."
"Hey, aku hanya penasaran saja."
Mencubit pinggiran lemak di bagian perut, Fang yang barusan ingin bangun untuk menambah nasi di dapur memilih berhenti makan. Benar juga perkataan ibunya. Kalau terlalu gendut dan tidak bisa bergerak leluasa, dirinya sendirilah yang akan menyesali nantinya.
"Kalau begitu aku akan makan sebanyak lima mangkuk nasi sehari. Aku mengurangi setengah jatah makanku." Ungkap Fang dengan tidak rela.
***
Baramun yang kembali ke lembah Droid tidak bertemu Kuro. Diberitahu bahwa rajanya tengah mengurung diri untuk kenaikan level kultivasi. Baramun harus menunggu seminggu untuk bicara tentang hal-hal yang diberitahukan Fang kepada Kuro.
Seminggu kemudian, Kuro mengumumkan pada seluruh ras iblis bahwa rencana perebutan wilayah bawah dibatalkan. Mata-mata yang dikirim juga harus kembali dan meninggalkan pos.
Banyak yang mempertanyakan mengapa keputusan ini dibuat secara tiba-tiba. Kuro yang duduk diketinggian menatap malas pada semua menteri dan jendral iblis yang terus berseteru.
Posisi Baramun yang kehilangan sebelah tanduknya juga menjadi objek tidak terlihat. Sebagai iblis kuat, kehilangan tanduk sama saja dengan kehilangan identitas. Berdiri di samping singgasana, Baramun tidak menyuarakan apapun. Menunggu keputusan Kuro.
Tak lama situasi menjadi tenang.
"Kalian sudah selesai berdebat kan? Sekarang dengar. Aku akan menunjuk salah satu diantara kalian untuk mencari pasangan menikah dari ras manusia. Diam! Aku belum selesai bicara disini. Bagi kalian yang mau menikah dan punya anak bersama manusia, aku akan membantu kultivasi kalian. Beberapa harta kuno juga akan dihadiahkan pada siapa saja yang menikah dengan anak petinggi. Semakin tinggi kedudukannya itu semakin baik."
"Taka akan mengajukan diri ini yang mulia."
Seorang menteri muda yang berani mengambil resiko keluar dari barisan. Mengajukan diri untuk mencoba. Tidak lama beberapa iblis muda lainnya juga ingin melakukan hal yang sama. Kuro memberi mereka sebuah pil yang dapat menyembunyikan wujud asli mereka tanpa melafalkan mantra sihir.
"Bagus. Hebat! Lima dari kalian akan mendapatkan gulungan latihan untuk memperkuat kekuatan. Setelah kalian berhasil menikah dan punya anak, aku akan memberikan hadiah yang lebih berharga."
Lembah Droid yang mempunyai populasi lebih dari seratus ribu iblis dalam waktu semalaman menjadi lembah kosong tidak berpenghuni. Baramun yang akan ikut pindah bersama yang lain dipanggil menghadap dan melakukan percakapan pribadi dengan Kuro selama satu jam.
Entah apa isi pembicaraan yang dibahas, setelahnya keberadaan Baramun tidak pernah terlihat. Anak buah yang ditugaskan padanya juga dipindahkan ke pimpinan jendral lain. Beranggapan Baramun yang kehilangan sebelah tanduknya diusir dari bagian kelompok.
Baramun yang dinyatakan telah dibuang kembali menyamar dan menyuap seorang penjaga pintu gerbang arai pelindung untuk membiarkan dia masuk. Kuro memerintahkan dirinya untuk terus menempel pada Fang. Jika apa yang dikatakan bocah itu benar sangat bagus terus mempertahankan hubungan pertemanan. Hanya saja, kalau semua yang dikatakan Fang kebohongan, Kuro meminta Baramun untuk menghabisi Fang.
Belajar dari kejadian tempo hari yang dibegal di tengah jalan oleh perampok, Baramun menyamar dengan pakaian yang lusuh serta tidak menyewa kereta kuda. Duduk diantara manusia di dalam gerobak keledai yang berjalan lambat, hidung Baramun terus mencium bau darah segar.
Menahan diri agar tidak mengigit leher orang yang duduk di sampingnya, Baramun bertingkah mabuk perjalanan dan bersandar lemas di kursinya.
Biasakan.
Selama tinggal bersama manusia, hasrat haus darah harus ditekan kuat-kuat!
***
Fang menebak setelah Baramun kembali melapor pada rajanya, iblis jelek itu mungkin akan kembali. Tapi dia tidak menyangka akan secepat ini!
Baramun yang menyamar bagai tunawisma menunjukan surat-surat palsu kepada Buwin untuk izin tinggal. Melihat ada cap resmi pada lembar kertas bukti identitas Baramun, Buwin menghibahkan sebuah rumah tua yang lama tidak ditinggali.
Seantero desa mendengar tabuhan gong.
Buwin memukul gong sebagai tanda ada pertemuan mendadak dan setiap warga desa harus berkumpul. Orang-orang berkumpul di aula, Buwin tidak menyita banyak waktu dan berkata singkat.
"Seorang akan bergabung dengan desa kami. Baramun, dulu dia tinggal di daerah selatan namun karena satu hal harus pergi dari tempatnya tinggal dan datang kemari." Bisikan antara sesama menakut-nakuti Baramun. Astaga, manusia sangat aneh. Apa gunanya berbisik kalau dia masih bisa mendengar!
Buwin mengetuk meja agar semua orang diam. "Semua tolong dengar dulu! Yang sudah tidak sibuk bekerja di sawah wajib membantu Baramun membetulkan rumah tua. Baramun memberi uang sebanyak lima ratus perak, kalian akan dibayarkan gaji karena membantu dan sisa uang koin perak akan dimasukkan ke dalam kas desa."
???
Kalau ada uang semua akan mudah. Warga yang bebas dan tidak mempunyai pekerjaan di sawah lagi berbondong-bondong mengambil bahan dan peralatan untuk membetulkan rumah. Gana yang punya banyak papan kayu di rumah mengikat lusinan papan kayu dan mengajak Fang ikut.
Mendengar ada orang baru yang pindah, Fang melihat sosok Baramun yang menyamar.
Fang mencibir. Iblis ini tidak selalu bodoh. Baramun membuang muka ketika terus ditatap oleh Fang.
"Kamu tidak membawa barang apapun?" Gana keheranan. Kalau tidak ada barang bagaiman Baramun bertahan hidup?
Memerah. Baramun batuk, "besok aku akan pergi ke kota kabupaten untuk belanja semua kebutuhan yang diperlukan."
Gana sedikit iba. Berarti malam ini Baramun harus tidur di atas lantai tanpa alas sehelai pun. Untuk makan malam, sepertinya Baramun juga harus menunggu sampai esok hari.
"Eng, kalau kamu mau, kamu bisa makan malam di rumahku."
Baramun menolak halus. Makanan manusia masih sedikit aneh untuk dimakan olehnya. Pada cincin penyimpanan Baramun membawa semua keperluan dasar. Dia hanya akan bertahan sampai besok dan membeli semua furnitur yang dibutuhkan.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 52 Episodes
Comments
mochamad ribut
up
2023-08-05
0
mochamad ribut
lanjut
2023-08-05
0
Buang Sengketa
fang gendut adalah iblis sebenarnya 😁
2023-08-02
1