Sedangkan di tempat lain Adnan sedang bertengkar dengan ke dua sahabat kakunya itu.
Alih alih terhibur karna sakit hati Akibat di tolak oleh seorang pelayan di kediaman Bangsawan JHi .Adnan malah di buat sakit kepala Karna kelakuan ke Dua Sahabat di depan nya ini.
" Apa? Kenapa kau melihatku seakan akan aku sedang mengaduh tentang hal besar !?" lihatlah bukan nya menanggapi kegalauan sahabat nya ,mereka malah terdiam duduk dengan wajah kaku di depan nya yang membuat dia semakin sakit kepala.
"Aishh lihatlah wajah kaku kalian itu
,setidak nya kalian menanggapi apa yang aku ceritakan selama 2 jam
haaaah jauh lebih baik kalau aku pergi ke menara dan menggantung diriku disana !?!"
" Sudahlah bukan kah di tolak berarti ketampanan mu itu tidak ada apa apanya ,mau bagaimana lagi Adnan! Lupakan Perempuan itu sejak di akademi 3 tahun yang lalu hanya namanya yg kau ceritakan cihhh." Jamess menatap sinis ke arah Adnan
"ohooooo lihatlah siapa yg berbicara ini,Apa kau sekarang pikun ? Kau juga mencintai anak dari majikan wanita itu!! Jangan kau pikir aku tidak tau hah!?!."
"K.kau!?" James memelototi Adnan
" Apa kalian sudah selesai?" menatap ke dua nya dengan wajah lelah.
" Aku harus pergi sekarang ada pekerjaan yang harus ku urus ,Dan Adnan kau tak ku izinkan menginap di sini James pergilah tumpukan dokumen akan menemanimu di tempat biasa,!?" titah Putra Mahkota .
Azran pergi tanpa berbalik melihat ke dua sahabat nya yang sedang memelototi dirinya tak terima , Adnan menggeram marah.
"Lihat apa yang telah kau lakukan!?" Adnan bertingkah seolah olah ia tersakiti
" Hei kau disini yang sedang datang mengganggu kami ,kau tau aku sudah berperang dengan dokumen sialan itu dari dua hari lalu dan kau membuat si Azran keluar memang kau ini bocah sialan." James menggeram marah muka nya sudah begitu lelah sudah 3 hari ia menginap di Istana.
Bahkan ia hanya pulang beberapa menit dan sudah kembali ke sini,bukan nya mereka bekerja dan menyelesaikan pekerjaan itu mereka malah di ajak bicara oleh bocah tengik di depan nya ini,sehingga ia belum bisa pulang untuk menemani adiknya itu .
" Hei apa maksudmu itu aku disini bertemu kalian akhhhhh kalian itu sahabat ku atau musuhku !?" rajuk Adnan
" lebih baik kau segera melarikan dirimu dariku Adnan sekarang aku benar benar ingin melempar mu ke kandang harimau itu!" geram James
" Ya ya ya baiklah aku pergi ,dasar psikopat !" umpatnya
Adnan bergegas keluar tanpa perduli lagi mata James yang terus meneror nya di belakangnya itu.
\*Tepi Danau
" Putra mahkota sialan itu aku sudah di sini hampir 1 jam tetapi si brengsek itu belum Juga tiba baiklah akan aku tunggu 5 menit kalau kau belum sampai juga lihat akan aku potong potong leher mu itu !," gerutunya.
Sekarang siska sedang berada di tepi danau ,walau ia sedikit marah dengan kelakuan Azran tetapi ia tetap menikmati' semilir angin yang sedang membelai wajahnya sekarang.
"Shrek"
Bunyi patahan ranting membuat atensi dari Siska terjaga,"Siapa di sana!!." Sisca berteriak ke arah bunyi tersebut dan memicingkan matanya waspada.
Sisca bersiap dengan jarum yang telah ia lumuri racun di tangan nya,Insting nya berkata Akan ada bahaya yang mendekat Ke arahnya.
Benar saja dari arah pepohonan muncul Beberapa orang laki laki yang menggunakan topeng dengan pedang di tangan nya.
" Siapa kalian?" tanya nya dengan kuda kuda yang jelas diposisikan untuk bertarung olehnya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 89 Episodes
Comments
Shinta Dewiana
huh mereka suruhan dari perdana mentri.
2024-10-31
0