Kedua sahabat itu bertekad melindungi Azran dari segala macam bahaya,walaupun mereka berdua memiliki kesibukan yang cukup menyita waktu akan tetapi ketika menyangkut saudara nya yang satu itu mereka pasti ikut campur mau di minta ataupun tidak.
"Apa ada kabar terbaru tentang 'dia' ujar nya mencicit." Mereka sengaja berbisik karena tau bahwa bahkan angin punya telinga jadi alangkah baiknya mereka saling berbisik.
"Hmm...ayolah James jangan terlalu kaku apa kau tau? Kerutan di dahimu itu ahkh aku tidak tahan mencubit pipimu!!," ujar Adnan sambil terkekeh geli sendiri.
"Oh...apa Aku terlalu berbaik hati padamu Adnan? Kalau begitu sedikit tulang patah atau benjolan mungkin akan menyadarkan otak mu yang kurasa terkilir itu !!." Geram James sambil memain kan tongkat latihan mereka.
Adnan mendengus , "Kau ini!! Aku kan hanya bercanda kenapa tiba-tiba muncul tanduk di kepalamu itu hah.?"
"Hahhhh sudahlah bicara dengan mu membuat ku pusing saja cih !. " Rajuk James sambil membuang muka.
"Kau ini"ujar nya terkekeh pelan tau bahwa James,sifatnya tak beda jauh dengan sang Putra Mahkota cuek dan kaku jadi dia telah terbiasa .
Sejak kecil mereka memang sangat akrab,di mulai dari kejadian 10 tahun silam menjadi timbal balik dari hubungan persahabatan dari 3 orang asing itu.
"Oh yah James bagaimana kabar Adikmu itu?,bukan kah ia masih menyukai 'dia' kan?," ujar Adnan hati hati ia tau betapa bencinya James pada Pangeran ke 3 selain karna sifat nya yang angkuh,sombong dan juga semena mena ada 1 hal yg membuat ia sakit hati.
Saat pesta perayaan ulang tahun Putra Mahkota yang ke 17 tahun kemarin.
Bukan nya menerima pemberian kado dari Fransisca Dia malah membuang kadonya begitu saja.
Membuat Fransisca menangis karna tak tau jelas alasan Pangeran ke 3 yang membuang kado nya.
Dengan alasan kado pemberian Fransisca itu merupakan salah satu hal yang paling ia benci ,
Membuat sang kakak murka dan ingin menghajar Pangeran ke 3 jika bukan karna kedudukan nya sebagai pangeran .
Kalian harus percaya bagaimana Jamess akan mengulitinya di depan semua orang.
Sejak kejadian itu Jamess bertambah ingin mencekik mati Pangeran itu.
Tidak ada yang tidak tau betapa James memanjakan Adik nya itu,bahkan membuat Ia jauh jauh membeli kado untuk Adiknya yang akan ia berikan pada Nick (Pangeran ke 3) .
Bukan terima kasih yang Siska dapat malah penghinaan terhadap dia di depan semua tamu pesta itu.
"Lupakan Aku lebih baik menjadi Anjing bila harus merestui hubungan mereka,tidak dan tidak akan pernah!!" Ujarnya menyorot tajam ke arah Adnan
Adnan yg di tatap seperti itu meneguk ludah sambil bergumam ,"Aishhh lupakan laki laki sialan itu , aku menyesal membawa pembahasan soal dia !."
#*#PAGI HARI
Setelah berkutat dengan racun semalaman membuat Siska jatuh terduduk di depan meja nya.
" Ya dewa tulangku rasanya ingin patah hiks..." Ia meringis pelan merasa pegal dan sakit di sekujur tubuhnya Dia ingin membuat penawar racun untuk sang Kakek pemilik tubuh ini, bagaimanapun Ia juga sangat menyayangi dia .
Ia bekerja keras semalaman,barulah Dia selesai meracik beberapa obat penawar racun untuk Ia berikan atau campurkan ke makanan sang Kakek.
Karna jika dia langsung memberikan takutnya sang Kakek akan mati jantungan bukan karna mati terkena racun 'hahaha'.
Ia tertawa mengingat bahwa ada banyak hal yang harus ia selesaikan ,mulai dari laki-laki yang sekelebat bayangan nya muncul di ingatan tubuhnya.
Kakeknya yang terkena racun cukup lama,memberi pelajaran pada Airon si rambut aneh itu dan memperbaiki nama baik dari pemilik tubuh ini, bagaimanapun juga selain melakukan perawatan terhadap kulit nya ini.
Yang harus tetap kinclong agar tetap bisa tebar pesona pada opa opa nya di dunia Asing ini.
Siska menggeleng memikirkan ada banyak hal yg harus ia lakukan.
"Hmm aku harus segera membuat beberapa baju santai seperti di duniaku dulu bagaimanapun menggunakan gaun dengan korset ini membuat ku ingin mencekik leher orang yang membuat korset ini," ujar nya mengaduh.
Bagaimana tidak Dia sesak napas jika harus terus memakai pakaian yang berlapis lapis ini.
Belum lagi korset yang seakan meremukkan pinggang nya ya tuhan!!, Siska memang seorang dokter tetapi bukan Dokter feminin seperti teman-teman nya di sana.
Dia Gadis tomboy penyuka buku dan obat! Ohhhh jangan lupakan Opanya yang kini sedih karna kehilangan 1 penggemar imut ini .
Alea menggeleng pelan karna pikiran nya yang entah sejak kapan dari misi membuat pakaian ke arah opa nya tolong jangan sebut lagi sekarang ia benar benar rindu!!!! Gawat
"Ok pertama kita buat desain nya."
Siska bergegas mengambil tinta dan kuas yang berada di atas meja nya untuk melukis,yah walaupun masih kaku karna tidak terbiasa dengan kedua benda ini.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 89 Episodes
Comments
Shinta Dewiana
jago bela diri juga kan...alea
2024-10-31
0
Binti
Alena jago gelut gak apa cuma pinter medis aja
2024-08-21
0
Ayano
Sabar yak
Jadi perempuan bangsawan itu emang ribet
2023-12-09
1