Adnan kemudian duduk di dekat sofa biasa Putra Mahkota menerima tamu,ia sedikit ragu menyampaikan pesan yang di berikan anak buahnya .
Bagaimanapun Pangeran ke tiga masih anggota Kekaisaran namun,apa boleh buat jika kelakuan nya sudah menjurus ke arah penggulingan sahabat nya ini.
"Huuuuh, "ia menghela nafas sejenak
"Aku sebenarnya tidak mau menyampaikan informasi ini karna bagaimanapun kalian masih bersaudara tetapi apa boleh buat ?"
"Jangan bertele-tele lanjutkan saja jika itu penting" jelas Putra Mahkota tau bahwa bukan hal biasa bila saudaranya sendiri seperti ini siapa yang tidak memiliki sikap seperti ini bila sang Ayah hanya melihat ke arah nya .
Ia tau istana hanyalah kedok
tanpa tau bahwa di balik kemegahan istana banyak intrik,racun bahkan beberapa kali ia hampir tidak bernyawa akibat permainan di istana.
"Baiklah aku tidak akan bertele-tele lagi. saudaraku,kau tau kemarin aku mendapatkan informasi tentang tempat yg akan di kunjungi oleh saudaramu ? Itu adalah salah satu markas Bandit yang sudah beberapa bulan terakhir di cari oleh kekaisaran Norby,menurut informasi yang aku dapat,iya bekerjasama menjebak mu sa.at kau akan berangkat menuju ke area pinggir kerajaan Norte beberapa hari lagi,kau tau kota itu sedang dalam masa sulit."
"Hmmmm aku tau,memang beberapa hari lalu Kasim sendiri yang memberitahu ku bahwa beberapa hari lagi kami akan berangkat untuk mengetahui beberapa masalah disana dan Ayah sendiri yang menyuruhku untuk mencari berbagai macam alternatif karna wabah yang menyerang di kota itu?,apa kau tau sesuatu?"
Adnan mengangguk paham,"yah berarti ia akan mencegat kalian di jalan di bantu oleh bandit itu lalu apa kau punya rencana? " Adnan sedikit khawatir ia tau tubuh Putra Mahkota sendiri sering tidak enak beberapa hari terakhir Dia hanya cemas.
"Hahahaha " tiba-tiba Putra Mahkota tertawa,di matanya terlintas kilatan dingin yang berarti ia sangat marah.
"Kamu tenang saja saudaraku pecundang itu tidak akan mendapat kan apa apa,apa kau meragukan kemampuan ku ?."
Seketika Adnan mengangguk dan segera paham ia terlalu khawatir bukan kah dihadapan nya ini pernah memerintah ribuan pasukan,ilmu beladiri dan kemampuan pedang nya tidak perlu di ragukan lagi.
Setelah beberapa saat berbahasa basi merekapun berpamitan dan melanjutkan pekerjaan masing masing.
Jauh di pelosok desa terpencil, Seseorang yang tengah duduk di dalam sebuah gubuk reyot yang di beberapa tempat terlihat lalu lalang orang yang sedang bercengkrama,sambil meminum arak membuat tempat itu seakan sebuah rumah bordil.
Tak di sangka di arah kiri lorong terdapat pintu rahasia yang menghubungkan nya dengan ruangan rahasia yang cukup luas,disana hanya ada meja dan beberapa tumpukan dokumen serta beberapa peti yg entah isinya apa?.
Brakkkkk!!!
"Sial apa kalian tidak bisa mencari informasi tentang masalah kecil ini ? dan hanya kembali dengan tangan kosong? jangan bercanda dengan ku sialan!!!" .
Terlihat seorang Pria terduduk di atas lantai dengan darah dan luka lebam di bagian wajahnya menunduk takut pada orang yang ada di depan nya .
"Aa.a.mpuni saya Tuan saya sudah berusaha mengumpulkan informasi terkait Putra Mahkota tap...tapi hanya ini yang hamba dapat kan,"ia ingin menangis menahan luka nya beberapa hari lalu ia berhasil mengumpulkan informasi yang berkaitan dengan Putra Mahkota kekaisaran ini.
Apa daya hanya sedikit saja yang ia ketahui membuat Tuan nya marah dan menghajarnya dari tadi.
" Tutup mulutmu atau akan ku hantam kepalamu dengan ini"ujar nya dengan nafas naik turun menggenggam sebuah belati di tangan kanan nya.
"Cepat pergi dan jangan sampai aku mengucapkan hal itu lagi kau tau aku tidak suka mengulangi perkataan ku!!" ujarnya dingin
Dengan aura mencekam seakan menanggung beban berat Laki laki itupun segera bangkit dan berlari ke arah luar.
Seakan belum puas laki-laki yang memakai topeng tersebut mengobrak abrik ruangan itu untuk melampiaskan amarah nya sambil mengumpat Ia pun bergumam kecil dengan sorot mata tajam.
"Aku akan tunggu kehancuranmu kakak,lihat bagaimana aku akan mencabik-cabik tubuhmu itu sialan!!" umpat nya .
brakkkkk!!!
Suara itu terus berlanjut beberapa sa.at.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 89 Episodes
Comments
Shinta Dewiana
apa itu si pangeran ke 3
2024-10-31
0
Ayano
Yah resiko itu mah karena ngebantuin orang jahat
2023-09-24
0
Ayano
Akan selalu ada wilayah hitam seperti ini dimanapun settingnya.
Rasanya semakin dark aja
2023-09-24
1