Sama-sama gila

BRAKK..

Elena langsung terbangun dari tidurnya begitu mendengar suara pintu kamarnya yang di banting dari luar dengan sangat keras.

"Adrian kau tidak waras??" Umpat Elena dengan jantungnya yang berdegup dengan keras karena ketakutan jika yang masuk ke dalam kamarnya adalah rampok atau orang jahat lainnya.

"Ya aku memang tidak waras!!" Adrian menarik selimut Elena dan membuangnya ke sembarang arah.

Elena sedikit ketakutan menghadapi Adrian yang tampak mengeraskan rahangnya itu.

"Kenapa kah tidak mau mengangkat telepon mu untuk mendengarkan penjelasan ku??" Adrian membungkuk mensejajarkan wajahnya dengan Elena. Menatap wanita yang telah membuatnya gusar itu dengan tatapan tajamnya.

"Memangnya penjelasan apa yang akan aku dengar?? Penjelasan atau hanya alasan tak masuk akal yang akan aku dengar?? Lagi pula sudah bisa di tebak apa yang kau lakukan di luar sana. Jadi apa lagi yang akan kau jelaskan sampai kau repot-repot pulang saat ini juga?? Bukankah kau sudah merencanakannya dari awal, sehingga kau tak ingin aku ikut ke sana??" Elena menahan kegugupan dalam dirinya. Dia tidak mau terlihat lemah tak bisa melwan Adrian.

"Akkhhh!!"

Elena memekik karena Adrian mendorongnya hingga berbaring kembali di ranjangnya. Adrian yang sudah tampak marah karena tuduhan Elena itu mengurung Elena di bawahnya. Mencengkeram kedua tangan Elena di kedua sisinya.

"Aku akui aku memang berniat bermain dengan wanita tadi, tapi itu tidak jadi ku lakukan karena aku terus mengingat mu. Tapi asal kau tau, aku tidak mengajak mu ke sana bukan karena aku sengaja merencanakan ini. Tapi aku memang membutuhkan mu di sini untuk menangani perusahaan ku. Karena hanya kau yang aku percaya!!"

Adrian memang berniat menjelaskan semuanya kepada Elena meski dengan kemarahannya yang hampir meledak. ?

"Cih" Elena seakan tak percaya dengan apa yang Adrian katakan itu.

"Apa maksudnya itu??"

"Terserah apa yang mau kau katakan, sekarang lepaskan aku!!" Geram Elena.

Dia memang mencintai Adrian. Tapi dia juga bisa marah dengan pria itu. Dia memang bisa menyembunyikan rasa cintanya namun susah untuk kemarahannya.

"Tidak akan!!"

Adrian justru menyatukan bibir mereka. Kali ini Adrian memainkan bibir Elena dengan kasar.

"Lepas Adrian!! Dasar b****sek!!"

"Akkkhhhhh!!!!" Adrian langsung berguling ke samping setelah lutut Elena menendang sela**kangannya.

"Apa yang kau lakukan j*lang!!" Wajah Adrian memerah menahan rasa sakit yang terasa sampai ubun-ubun itu.

"Kau merusak masa depan ku Elena!!" Ucap Adrian tertahan sambil memegang benda berharganya.

"Masa depan mu sudah rusak dari dulu Adrian!! Kenapa kau baru mempermasalahkannya sekarang!!" Elena hanya menatap Adrian dengan datar tanpa kasihan sedikitpun.

"Jaga bicaramu, awww!!!" Adrian masih sangat kesakitan saat ini. Rasanya dua bulatan miliknya pecah di dalam sana.

"Kenapa kau tidak terima?? Bahkan aku rasa milikmu itu perlu di periksa kan lagi ke Dokter. Takutnya sudah terinfeksi penyakit menular dari wanita yang baru saja kau tiduri. Aku tidak mau sampai tertular darimu!!" Elena bangkit dari ranjangnya meninggalkan Adrian yang mulai sedikit tenang.

"Jangan sok suci kau Elena!!" Adrian terus menatap Elena dengan sengit.

"Aku memang masih suci saat melakukannya dengan mu kalau kau lupa. Aku juga tidak pernah melakukannya dengan orang lain setelah itu"

"Kau pikir hanya kau yang tidak pernah melakukannya dengan orang lain setelah itu?? Aku juga sama meski tadi hampir saja aku melakukannya tapi itu tidak jadi El. Percaya padaku!!"

Adrian kembali melunak, mereka berdua memang tidak pernah marah terlalu lama. Meski sering kali berdebat dengan mengumpat, mamun semuanya akan kembali baik-baik saja beberapa saat kemudian.

"Ter se rah!!" Elena berbalik pergi, keluar dari kamar mereka itu.

"Mau kemana kau El??"

"Malam ini aku tidur di kamar sebelah. Aku tidak mau tidur dengan mu selama masih ada jejak wanita itu di tubuh mu itu!! Menjijikkan!!" Cibir Elena.

"Sudah ku katakan aku tidak jadi menyentuhnya!!" Kesal Adrian karena Elena tidak juga percaya dengan kejujurannya.

"Aku tidak peduli yang jelas, malam ini aku tidak mau tidur dengan mu!!" Ucap Elena dengan tangan terlipat di depan dadanya.

"Hey j*lang licik!! Aku sudah membuang-buang waktuku berharga ku untuk pulang secepat ini hanya karena kau. Tapi sekarang kau justru mengabaikan ku seperti ini??"

Adrian sungguh tidak percaya dengan apa yang ia dapat saat ini. Elena benar-benar membuatnya frustasi.

"Aku tidak menyuruh mu pulang saat ini Tuan Adrian vincent lewis. Aku hanya menyuruhmu untuk bersenang-senang di sana, jadi semua itu bukan salah ku. Nikmatilah malam yang dingin ini dengan memeluk bantal mu itu. Bye..bye..." Elena melambaikan tangannya itu dengan senyuman licik di bibirnya.

"Itu tidak akan membiarkan itu terjadi Elena lovina!!" Adrian menunjukkan seringaian tajam pada Elena.

Melihat gelagat Adrian yang mencurigakan itu Elena langsung mengambil langkah seribu keluar dari kamar itu. Elena berlari secepat mungkin menuju kamar di sebelahnya.

"Tunggu aku El!! Aku tidak akan melepaskan mu!!" Ucap Adrian sambil berlari mengejar Elena.

"Aaaa!!" Teriak Elena ketakutan saat Adrian sudah sudah ada di belakangnya.

BRAAKK...

"ELENA!!" Teriak Adrian karena Elena berhasil menutup pintu kamar itu sebelum Adrian meraih tangan Elena.

Elena berdiri di balik pintu masih mengatur nafasnya yang tersengal-sengal. Jarak kamar yang mereka tempati dengan kamar itu memang tidak jauh, namun Elena seperti di kejar perampok yang membuatnya ketakutan.

"Buka Elena!! Kau tidak bisa mengabaikan ku seperti ini!!" Ucap Adrian dari luar kamar.

"Elena buka!! Dasar j*lang licik!!"

Elena hanya terkikik mendengar Adrian terus mengumpat kesal di luar sana.

Elena sadar jika rasa sakit hati dan kemarahannya hilang begitu saja saat Adrian tiba-tiba muncul di hadapannya hanya untuk menjelaskan apa yang tadi terjadi di antara Adrian dan wanita itu.

"Awas saja kau, besok aku tidak akan membiarkan mu lolos lagi!!" Kalimat itu yang terakhir di dengar oleh Elena dari luar.

"Dasar pria g*la!!" Gumam Elena.

"Tapi aku lebih g*la karena mencintai pria g*la"

Terpopuler

Comments

Ibelmizzel

Ibelmizzel

klu diposisi kita liat laki2 suka main dgn perempuan biar cinta pun tetap mundur jijik aja.

2024-11-02

0

Nuryati Yati

Nuryati Yati

artinya kalian berjodoh karena sama2 gila 😁

2024-02-12

1

💜Ϝιαℓσνα💜

💜Ϝιαℓσνα💜

artinya kalian cocok krn sm2 gila😆

2023-11-29

1

lihat semua
Episodes
1 Perjanjian
2 Jangan sebut aku wanita bodoh!!
3 Aku milikmu
4 Bantu aku menidurkannya
5 Memabukkan
6 Merayu
7 Nyonya besar
8 Maniak
9 Harga diri
10 Kejutan
11 Bertemu pasangan romantis
12 Kemarahan tanpa penjelasan
13 Rahasia
14 Marah
15 Kepulangan Adrian
16 Tamu tak di undang
17 Wanita asing
18 Kecurangan
19 Sama-sama gila
20 Layaknya seorang istri
21 Masalah
22 Lelah
23 Sarapan
24 Saling merindukan
25 Seperti nenek-nenek
26 Menolak
27 Menagih janji
28 Tamu tak terduga
29 Seperti balita
30 Kamila yang aneh
31 Tujuan rahasia
32 Merindukanmu
33 Kedatangan Adrian
34 Rahasia yang bukan rahasia
35 Bersikap aneh
36 Cinta sepihak
37 Peringatan
38 Harapan
39 Kabar membahagiakan
40 Bertemu Aura
41 Alasan Aura
42 Membiasakan diri
43 Sudah waktunya
44 Tiba saatnya
45 Selembar surat perpisahan
46 Apakah itu aku??
47 Kamila benar-benar kembali
48 Penolakan
49 Pernikahan
50 Pria dingin
51 Rencana Kamila
52 Ancaman
53 Pertemuan pertama
54 Bertemu CEO baru
55 Dua bocah kecil
56 Sahabat lama
57 Bukan lagi rahasia
58 Musibah
59 Kembali ke sisiku
60 Tak ada lagi rahasia
61 Maafkan Mama
62 Hari pertama
63 Dua bocah menggemaskan
64 Ikatan batin
65 Alasan yang sebenarnya
66 Beruang kutub
67 Siapa Daren
68 Sikap yang aneh
69 Mengikis jarak
70 Hal yang tak mungkin
71 Perasaan Adrian
72 Mabuk-mabukan
73 Sudah tak sanggup
74 Mengakui
75 Awal perpisahan
76 Perpisahan Adrian
77 Masih ragu
78 Kehancuran keluarga Lewis
79 Satu ranjang lagi
80 Ketakutan terbesar
81 Takdir
82 Kembaran versi lite
83 Fernando Lewis
84 Mirip
85 Seperti Ayah dan Anak
86 Terungkap
87 Anak-anakku
88 Alasan
89 Aku mencintaimu
90 Dia Papaku
91 Kemarahan Hary
92 Calon suami
93 Cemburu
94 Makan siang
95 Wanita tua
96 Nyonya besar
97 Permintaan maaf
98 Tak punya alasan
99 Melepas kerinduan
100 Rasa bersalah
101 Cucu-cucuku
102 Keponakan yang menggemaskan
103 Berita besar
104 Gosip
105 Pelajaran
106 Keputusan berat
107 Penolakan
108 Terjaga sampai pagi
109 Akhir
110 TERJERAT CINTA BODYGUARD TAMPAN ( jangan lupa mampir ) KARYA BARU
Episodes

Updated 110 Episodes

1
Perjanjian
2
Jangan sebut aku wanita bodoh!!
3
Aku milikmu
4
Bantu aku menidurkannya
5
Memabukkan
6
Merayu
7
Nyonya besar
8
Maniak
9
Harga diri
10
Kejutan
11
Bertemu pasangan romantis
12
Kemarahan tanpa penjelasan
13
Rahasia
14
Marah
15
Kepulangan Adrian
16
Tamu tak di undang
17
Wanita asing
18
Kecurangan
19
Sama-sama gila
20
Layaknya seorang istri
21
Masalah
22
Lelah
23
Sarapan
24
Saling merindukan
25
Seperti nenek-nenek
26
Menolak
27
Menagih janji
28
Tamu tak terduga
29
Seperti balita
30
Kamila yang aneh
31
Tujuan rahasia
32
Merindukanmu
33
Kedatangan Adrian
34
Rahasia yang bukan rahasia
35
Bersikap aneh
36
Cinta sepihak
37
Peringatan
38
Harapan
39
Kabar membahagiakan
40
Bertemu Aura
41
Alasan Aura
42
Membiasakan diri
43
Sudah waktunya
44
Tiba saatnya
45
Selembar surat perpisahan
46
Apakah itu aku??
47
Kamila benar-benar kembali
48
Penolakan
49
Pernikahan
50
Pria dingin
51
Rencana Kamila
52
Ancaman
53
Pertemuan pertama
54
Bertemu CEO baru
55
Dua bocah kecil
56
Sahabat lama
57
Bukan lagi rahasia
58
Musibah
59
Kembali ke sisiku
60
Tak ada lagi rahasia
61
Maafkan Mama
62
Hari pertama
63
Dua bocah menggemaskan
64
Ikatan batin
65
Alasan yang sebenarnya
66
Beruang kutub
67
Siapa Daren
68
Sikap yang aneh
69
Mengikis jarak
70
Hal yang tak mungkin
71
Perasaan Adrian
72
Mabuk-mabukan
73
Sudah tak sanggup
74
Mengakui
75
Awal perpisahan
76
Perpisahan Adrian
77
Masih ragu
78
Kehancuran keluarga Lewis
79
Satu ranjang lagi
80
Ketakutan terbesar
81
Takdir
82
Kembaran versi lite
83
Fernando Lewis
84
Mirip
85
Seperti Ayah dan Anak
86
Terungkap
87
Anak-anakku
88
Alasan
89
Aku mencintaimu
90
Dia Papaku
91
Kemarahan Hary
92
Calon suami
93
Cemburu
94
Makan siang
95
Wanita tua
96
Nyonya besar
97
Permintaan maaf
98
Tak punya alasan
99
Melepas kerinduan
100
Rasa bersalah
101
Cucu-cucuku
102
Keponakan yang menggemaskan
103
Berita besar
104
Gosip
105
Pelajaran
106
Keputusan berat
107
Penolakan
108
Terjaga sampai pagi
109
Akhir
110
TERJERAT CINTA BODYGUARD TAMPAN ( jangan lupa mampir ) KARYA BARU

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!