Aku milikmu

Glek....

Adrian menelan ludahnya dengan kasar melihat penampilan Elena saat ini.

Bagaimanpun Adrian adalah pria normal. Disuguhi pemandangan seperti itu tentu saja membuat libidonya naik seketika.

Apalagi mata Adrian langsung di manjakan dengan kulit Elena yang putih mulus hanya tertutup kain tipis itu. Lekuk tubuhnya semakin terbentuk sempurna karena posisinya duduk saat ini.

"S*it!! Kenapa Elena jadi terlihat menggoda seperti ini??" Batin Adrian karena baru menyadari pesona Elena. Mungkin karena selama ini Elena selalu berpakaian sopan sehingga lekuk tubuhnya tidak terlalu kentara.

"Kenapa baru pulang??" Adrian saja sampai tertegun melihat Elena yang menurunkan kakinya satu persatu dengan begitu anggun. Adrian benar-benar tak menyangka jika Elena akan semahir itu untuk menggodanya.

"Kamu mau makan dulu atau mandi dulu??" Adrian memejamkan matanya karena tangan Elena menyentuh dadanya lalu mengusapnya dengan lembut sampai jemari lentiknya itu melepaskan sampul dasinya yang sebenarnya sudah tidak rapi.

"S*al!! Kenapa melepaskan dasi ku begitu berdamage seperti ini" Hati Adrian terus saja memuji Elena saat ini. Sungguh Elena yang ada di hadapannya saat ini berbeda jauh dengan Elena yang dihadapinya saat di kantor.

"Sepertinya, kamu tidak lapar saat ini. Atau mungkin.." Elena menjeda kalimatnya.

"Kamu lapar yang lain??"

Grep...

Adrian menahan tangan Elena yang begitu berani menggodanya. Adrian mendorong Elena ke belakang hingga punggung putihnya menyentuh dinding.

"Kau tau?? Saat ini aku masih tidak percaya jika kau begitu mahir menggodaku El" Kini Adrian berhasil membalikkan keadaan. Dia kembali menguasai dirinya saat ini.

"Aku jadi ragu kalau kau masih menjaga kehormatan mu"

"Kenapa tidak kau buktikan saja jika kau ragu Tuan Adrian" Elena tak mau kalah ditindas oleh Adrian. Sebisa mungkin dia menyembunyikan kegugupannya. Adrian mengusap wajah halus Elena dengan punggung tangannya.

Elena berdesir hebat karena mendapat sentuhan lembut seperti itu untuk pertama kalinya dari pria yang dicintainya.

Tapi sebisa mungkin Elena mengendalikan dirinya agar tidak memperlihatkan kegugupannya.

Elena menunjukkan senyuman nakal yang baru pertama kali ini Adrian.

Sreett...

Bruukkkk....

Elena tersentak karena Adrian menarik tubuhnya dengan tiba-tiba, lalu mendorongnya dengan sedikit kasar hingga Elena terlempar ke ranjang.

Dengan cepat Adrian bergerak di atas Elena hingga wanita itu sudah tidak bisa bergerak karena berada di bawah kungkungan pria bertumbuh tinggi sekitar 185 cm itu.

"Apa kau sering menggoda pria di luaran sana seperti saat ini??" Mata mereka saling beradu dalam jarak yang hanya tersisa beberapa senti saja.

Sungguh Adrian melihat sisi lain dari sahabat yang sudah ia kenal sejak sembilan tahun yang lalu itu. Liar, badas, dan mata duitan.

"Tentu saja, hidup butuh uang. Sedangkan gaji yang kau berikan itu masih sangat kurang" Dusta Elena.

Adrian tersenyum kecut mendengar pernyataan Elena. Dalam benaknya dia bersyukur karena tidak terpincut dengan wajah cantik Elena yang ternyata bermuka dua.

"Lalu bagaimana kau memuaskannya?? Bukankah kau mengaku masih suci??" Adrian jadi ragu dengan pernyataan Elena yang mengaku masih suci saat ini.

Adrian juga merasa bodoh karena percaya dan menyetujui perjanjian konyol itu begitu saja. Dia tidak berpikir lebih jauh tentang akibat dari hubungan mereka itu.

"Masih banyak cara untuk memuaskan mereka tanpa harus merelakan kesucian ku kepada mereka" Jawab Elena tanpa berpikir jika jawabannya itu terdengar aneh di telinga Adrian.

"Lalu kenapa kau rela memberikannya untukku??"

Deg...

Elena mendadak bisu. Dia tidak bisa menjawab umpan balik dari Adrian.

Cup...

Elena menyambar bibir penuh milik Adrian sebagai jalan pintas untuk menghindar dari pertanyaan itu. Otaknya tiba-tiba saja buntu untuk mengelabuhi Adrian tentang perasaannya.

Bibir Elena yang terasa lembut itu tak di sia-siakan begitu saja oleh Adrian. Pria perkasa itu langsung saja meraup bibir Elena tanpa ampun.

Elena begitu kewalahan mengimbangi permainan Adrian. Dia yang baru pertama kalinya bersentuhan dengan pria sampai sejauh itu tentu saja merasa kaku. Namun berkat bimbingan dari video-video yang Elena tonton sebelum ini, membuatnya lebih mengerti ke arah mana Adrian memimpin permainannya.

Bisa kacau kalau sampai Adrian menyadari permainan Elena yang amatiran padahal dia mengaku handal dalam hal itu.

Adrian yang sudah sangat berpengalaman begitu tenang memimpin permainan. Dia yang sudah handal begitu tau bagaimana memuaskan seseorang yang berada di bawah kungkungannya.

Adrian terus saja memainkan bibir manis milik Elena. Namun tangannya sudah bergerak ke mana-mana. Bahkan baju Mesya yang berlengan spaghetti sudah turun sampai ke sikunya.

Adrian sudah tidak bisa berpikir jernih lagi saat ini. Apalagi melihat wajah Elena yang memerah saat ini membuat Adrian semakin merasa tertantang untuk melakukan lebih.

Adrian mulai bergerak ke bawah menuruni leher Elena dengan bibirnya. Tangannya yang semula tak bisa bebas merasakan kulit Elena pun mulai berontak.

SREKK....

Kain tipis berwarna hitam itu sudah terkoyak dengan sekali hentakan olah Adrian. Kini Adrian menjauhkan dirinya dari Elena.

Elena yang sudah membuang rasa malunya bukan lagi menutupi area sensitifnya itu. Dia justru bangun menggapai bahu Adrian. Tangannya melepas kancing baju milik pria itu satu persatu hingga dada bidang itu menunjukkan otot-ototnya yang terbentuk sempurna.

"Kau memang sudah mahir sepertinya El" Adrian tersenyum miring melihat Elena yang tanpa malu melepas kemejanya.

"Itu memang pekerjaanku. Jadi jangan terkejut begitu Tuan Adrian yang terhormat"

Kini Elena semakin membuat Adrian tak bisa berkata-kata karena Elena sudah melepas gasper miliknya dengan cepat. Adrian bahkan hanya diam saja saat Elena membuka kancing celananya.

"Sudah cukup main-mainnya El. Aku sudah saatnya aku mendapatkan apa yang aku beli" Bisik Adrian membuat jantung Elena benar-benar tak terkendali.

Dirinya benar-benar akan kehilangan mahkotanya di tangan lelaki yang menganggapnya wanita penggoda.

"Lakukan semau mu Ian, aku milikmu" Ucapan itu bagaikan tantangan bagi Adrian. Pria itu benar-benar menunjukan keperkasaannya kepada Elena. Membuat wanita yang berada di bawahnya itu terbuai dengan semua sentuhannya.

"Pelan-pelan Adrian" Ucap Elena saat Adrian sudah mengarahkan miliknya kepada Elena.

"Tenang dan nikmati saja"

Kuku Elena yang panjang itu mencengkeram kuat lengan Adrian sebagai pelampiasan rasa sakit yang saat ini ia rasakan.

"Akkhhh...." Leguh Adrian saat miliknya berhasil memasuki Elena sepenuhnya.

Tapi detik itu juga Adrian menyeringai tajam karena melihat cairan merah yang keluar dari milik Elena. Adrian kini percaya jika Elena masih menjaga kehormatannya.

Adrian memang sering melakukannya dengan banyak wanita. Namun baru kali ini dia mendapatkan yang masih bersegel. Adrian semakin menggila karena milik Elena begitu menjepit miliknya di dalam sana.

Berlahan Adrian mulai bergerak dengan teratur, dia tidak akan menyakiti Elena karena melakukannya dengan kasar.

"El, kenapa kau n**mat sekali" Bisik Adrian pada Elena yang menggigit bibir bawahnya.

"Iaaann...."

"Iya sayang"

Elena seakan lupa daratan saat ini. Dia sudah di buat g*la oleh Adrian dengan sentuhannya, di tambah lagi panggilan sayang yang baru saja pria itu ucapkan.

Suara-suara aneh dari mereka berdua semakin terdengar dengan jelas di kamar itu. Keduanya sama-sama menikmati permainan mereka itu. Hingga sesuatu yang siap meledak membuat Adrian mempercepat gerakannya.

"El-lenaaa, aku aakkhhhh......"

Adrian ambruk begitu saja menimpa Elena yang juga sedang mengatur nafasnya.

Terpopuler

Comments

Erna Yunita

Erna Yunita

no comment dulu

2024-09-29

0

Yunerty Blessa

Yunerty Blessa

cinta membuat mata hati Elena buta

2024-06-28

0

Nuryati Yati

Nuryati Yati

El cinta sendiri memang sakit tp jngn seperti itu caranya ntar nasibmu piye???

2024-02-12

2

lihat semua
Episodes
1 Perjanjian
2 Jangan sebut aku wanita bodoh!!
3 Aku milikmu
4 Bantu aku menidurkannya
5 Memabukkan
6 Merayu
7 Nyonya besar
8 Maniak
9 Harga diri
10 Kejutan
11 Bertemu pasangan romantis
12 Kemarahan tanpa penjelasan
13 Rahasia
14 Marah
15 Kepulangan Adrian
16 Tamu tak di undang
17 Wanita asing
18 Kecurangan
19 Sama-sama gila
20 Layaknya seorang istri
21 Masalah
22 Lelah
23 Sarapan
24 Saling merindukan
25 Seperti nenek-nenek
26 Menolak
27 Menagih janji
28 Tamu tak terduga
29 Seperti balita
30 Kamila yang aneh
31 Tujuan rahasia
32 Merindukanmu
33 Kedatangan Adrian
34 Rahasia yang bukan rahasia
35 Bersikap aneh
36 Cinta sepihak
37 Peringatan
38 Harapan
39 Kabar membahagiakan
40 Bertemu Aura
41 Alasan Aura
42 Membiasakan diri
43 Sudah waktunya
44 Tiba saatnya
45 Selembar surat perpisahan
46 Apakah itu aku??
47 Kamila benar-benar kembali
48 Penolakan
49 Pernikahan
50 Pria dingin
51 Rencana Kamila
52 Ancaman
53 Pertemuan pertama
54 Bertemu CEO baru
55 Dua bocah kecil
56 Sahabat lama
57 Bukan lagi rahasia
58 Musibah
59 Kembali ke sisiku
60 Tak ada lagi rahasia
61 Maafkan Mama
62 Hari pertama
63 Dua bocah menggemaskan
64 Ikatan batin
65 Alasan yang sebenarnya
66 Beruang kutub
67 Siapa Daren
68 Sikap yang aneh
69 Mengikis jarak
70 Hal yang tak mungkin
71 Perasaan Adrian
72 Mabuk-mabukan
73 Sudah tak sanggup
74 Mengakui
75 Awal perpisahan
76 Perpisahan Adrian
77 Masih ragu
78 Kehancuran keluarga Lewis
79 Satu ranjang lagi
80 Ketakutan terbesar
81 Takdir
82 Kembaran versi lite
83 Fernando Lewis
84 Mirip
85 Seperti Ayah dan Anak
86 Terungkap
87 Anak-anakku
88 Alasan
89 Aku mencintaimu
90 Dia Papaku
91 Kemarahan Hary
92 Calon suami
93 Cemburu
94 Makan siang
95 Wanita tua
96 Nyonya besar
97 Permintaan maaf
98 Tak punya alasan
99 Melepas kerinduan
100 Rasa bersalah
101 Cucu-cucuku
102 Keponakan yang menggemaskan
103 Berita besar
104 Gosip
105 Pelajaran
106 Keputusan berat
107 Penolakan
108 Terjaga sampai pagi
109 Akhir
110 TERJERAT CINTA BODYGUARD TAMPAN ( jangan lupa mampir ) KARYA BARU
Episodes

Updated 110 Episodes

1
Perjanjian
2
Jangan sebut aku wanita bodoh!!
3
Aku milikmu
4
Bantu aku menidurkannya
5
Memabukkan
6
Merayu
7
Nyonya besar
8
Maniak
9
Harga diri
10
Kejutan
11
Bertemu pasangan romantis
12
Kemarahan tanpa penjelasan
13
Rahasia
14
Marah
15
Kepulangan Adrian
16
Tamu tak di undang
17
Wanita asing
18
Kecurangan
19
Sama-sama gila
20
Layaknya seorang istri
21
Masalah
22
Lelah
23
Sarapan
24
Saling merindukan
25
Seperti nenek-nenek
26
Menolak
27
Menagih janji
28
Tamu tak terduga
29
Seperti balita
30
Kamila yang aneh
31
Tujuan rahasia
32
Merindukanmu
33
Kedatangan Adrian
34
Rahasia yang bukan rahasia
35
Bersikap aneh
36
Cinta sepihak
37
Peringatan
38
Harapan
39
Kabar membahagiakan
40
Bertemu Aura
41
Alasan Aura
42
Membiasakan diri
43
Sudah waktunya
44
Tiba saatnya
45
Selembar surat perpisahan
46
Apakah itu aku??
47
Kamila benar-benar kembali
48
Penolakan
49
Pernikahan
50
Pria dingin
51
Rencana Kamila
52
Ancaman
53
Pertemuan pertama
54
Bertemu CEO baru
55
Dua bocah kecil
56
Sahabat lama
57
Bukan lagi rahasia
58
Musibah
59
Kembali ke sisiku
60
Tak ada lagi rahasia
61
Maafkan Mama
62
Hari pertama
63
Dua bocah menggemaskan
64
Ikatan batin
65
Alasan yang sebenarnya
66
Beruang kutub
67
Siapa Daren
68
Sikap yang aneh
69
Mengikis jarak
70
Hal yang tak mungkin
71
Perasaan Adrian
72
Mabuk-mabukan
73
Sudah tak sanggup
74
Mengakui
75
Awal perpisahan
76
Perpisahan Adrian
77
Masih ragu
78
Kehancuran keluarga Lewis
79
Satu ranjang lagi
80
Ketakutan terbesar
81
Takdir
82
Kembaran versi lite
83
Fernando Lewis
84
Mirip
85
Seperti Ayah dan Anak
86
Terungkap
87
Anak-anakku
88
Alasan
89
Aku mencintaimu
90
Dia Papaku
91
Kemarahan Hary
92
Calon suami
93
Cemburu
94
Makan siang
95
Wanita tua
96
Nyonya besar
97
Permintaan maaf
98
Tak punya alasan
99
Melepas kerinduan
100
Rasa bersalah
101
Cucu-cucuku
102
Keponakan yang menggemaskan
103
Berita besar
104
Gosip
105
Pelajaran
106
Keputusan berat
107
Penolakan
108
Terjaga sampai pagi
109
Akhir
110
TERJERAT CINTA BODYGUARD TAMPAN ( jangan lupa mampir ) KARYA BARU

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!