“Dok, apa pihak rumah sakit tidak bisa mengusahakan darah buat puteri saya?” tanya Marcel dengan nada serius menatap wajah petugas medis.
“Di dalam keluarga kami tidak ada yang memiliki darah sama dengan Charlotte puteri saya itu Dok.” Ucap Marcel selanjutnya.
“Maaf Tuan, kami sudah mengusahakan.” Ucap petugas medis itu. Dan Marcel yang terlihat panik dan bingung lalu mengambil hand phone dari saku jasnya sambil melangkah menuju ke arah Nyonya Hanson yang tampak juga berdiri dari tempat duduk karena melihat ekspresi wajah Marcel yang panik dan bingung.
“Bagaimana mungkin Kak Marcel, di dalam keluarga tidak ada golongan darah yang sama dengan Charlotte?” tanya Millie sambil melangkah mengikuti Marcel.
“Golongan darah Charlotte AB negatif .” Jawab Marcel sambil mengusap usap layar hand phone miliknya untuk membuat status jika dirinya sedang membutuhkan darah golongan AB negatif untuk puterinya Charlotte yang sedang menjalankan proses operasi.
“Cel bagaimana?” tanya Nyonya Hanson sambil menatap Marcel yang tengah sibuk dengan layar hand phone miliknya.
“Charlotte butuh darah dengan segera Ma. Ini aku sedang posting status semoga segera mendapatkan.” Jawab Marcel tanpa menoleh ke arah Mamanya sebab dia masih menunggu respon dari postingan statusnya. Akan tetapi tiba tiba...
“Tuan, golongan darah saya sama dengan Nona Charlotte, izinkan saya mendonorkan darah saya buat Nona Charlotte.” Ucap Alamanda sambil berdiri dan menatap Marcel. Marcel yang mendengar ucapan Alamanda langsung menoleh ke arah Alamanda.
“Benarkah? Ayo segera masuk ke ruang operasi agar dokter segera mengambil darah Ners Alamanda.” Ucap Marcel sambil segera menarik tangan Alamanda untuk dibawa ke ruang operasi. Marcel akan melaporkan pada petugas medis yang tadi memanggilnya, kalau sudah mendapatkan orang dengan golongan darah yang sama dengan Charlotte puterinya.
Samanya golongan darah Alamanda dengan Charlotte adalah bukanlah hal yang kebetulan begitu saja. Akan tetapi ini sudah merupakan perhitungan dari Dokter pribadi keluarga Hanson dalam mencarikan seorang perawat buat Charlotte.
Millie yang melihat hal itu tampak tidak suka.
“Kak Marcel aku juga ada teman yang memiliki golongan darah AB negatif , sama dengan Charlotte. “ teriak Millie.
“Benarkan Millie, jika benar tolong hubungi teman kamu itu. Biarlah cucuku mendapat donor darah dari temanmu saja. Daripada cucuku kemasukan darah perawat yang orang biasa biasa itu. Nanti akan mencemari darah keturunanku.” Ucap Nyonya Hanson sambil menatap Millie.
“Benar Tante, kasihan Charlotte kemasukan darah orang udik.” Ucap Millie memprovokasi Nyonya Hanson.
“Cel! Tunggu!.” Teriak Nyonya Hanson sambil berjalan menuju ke arah Marcel yang sudah berdiri di depan ruang operasi sambil berbicara serius dengan petugas medis yang tadi memanggilnya.
“Cel, jangan pakai darah perawat itu. Millie memiliki teman yang juga golongan darahnya sama dengan Charlotte. Millie sedang menghubungi temannya itu agar segera datang ke sini.” Ucap Nyonya Hanson saat berada di dekat Marcel.
“Ma, yang sudah ada di sini saja dulu. Lebih cepat lebih bagus.” Ucap Marcel lalu Alamanda pun sudah di bawa masuk oleh petugas medis untuk diambil darahnya.
“Kamu itu selalu menolak maksud baik Millie.” Ucap Nyonya Hanson dengan nada tinggi lalu berjalan cepat menuju ke tempat duduknya lagi.
“Tidak apa apa Tante..” ucap Millie tampak kecewa karena Marcel tetap mengizinkan Alamanda menjadi donor darah buat Charlotte. Dan di dalam hati Millie berharap operasi Charlotte gagal total. Akan tetapi mulutnya berkata beda.
“Tante duduk saja dengan tenang, semoga operasi Charlotte segera selesai dan Charlotte segera sehat lagi.” Ucap Millie sambil menatap Nyonya Hanson yang duduk tampak tidak tenang. Sedangkan Marcel tampak berjalan mondar mandir di depan ruang operasi dengan tidak tenang.
Beberapa waktu kemudian dari dalam ruang operasi itu muncul Alamanda yang diantar oleh petugas medis yang tadi memanggil Marcel. Melihat Alamanda ke luar dari ruangan itu tampak Marcel berjalan mendekati Alamanda.
“Ners bagaimana dengan Charlotte?” tanya Marcel.
“Maaf Tuan saya tadi dibawa masuk ke dalam ruangan yang berbeda dengan Nona Charlotte, saya cuma diambil darahnya lalu saya keluar. Semoga proses operasi berhasil Tuan.” Ucap Alamanda lalu dia kembali berjalan ke tempat duduknya tadi. Sedangkan Marcel masih berjalan mondar mandir. Karena proses operasi lama akhirnya Marcel pun kembali duduk akan tetapi juga tidak lama duduk, dia kembali lagi berjalan mondar mandir. Dan begitu seterusnya.
Setelah kira kira dua jam lebih akhirnya petugas medis nama Marcel Hanson orang tua pasien Charlotte Hanson. Marcel dengan segera berjalan menuju ke petugas media yang memanggilnya.
“Operasi sudah selesai Tuan. Akan tetapi pasien belum sadar.” Ucap petugas medis itu.
“Silahkan Tuan menunggu di pintu keluar.” Ucap petugas medis itu sambil menunjukkan pintu keluar. Marcel pun lalu berjalan menuju ke pintu keluar ruang operasi. Nyonya Hanson, Millie dan Alamanda juga mengikuti langkah kaki Marcel. Mereka berempat dengan gelisah menungu di luar pintu. Tidak lama kemudian pintu terbuka dan muncul brankar yang ditarik dan didorong oleh dua perawat. Tampak di atas brankar tubuh mungil Charlotte tertutup oleh selimut dan lengan bagian yang dioperasi terbungkus rapat oleh alat medis. Wajah Charlotte tampak tidur dengan damai.
Brankar di dorong dan ditarik berjalan menuju ke ruang rawat. Keempat orang itu pun berjalan cepat mengikuti brankar yang membawa Charlotte.
Dan waktu pun terus berlalu. Millie yang tidak sabar menunggu Charlotte dan berharap Charlotte tidak segera sadar langsung pamit pulang. Sedangkan Alamanda, Marcel dan Nyonya Hanson masih setia menunggu di ruang rawat Charlotte. Nyonya Hanson menyuruh Alamanda untuk pulang juga, akan tetapi Marcel masih mempertahankan Alamanda karena khawatir jika Charlotte bangun akan mencari Alamanda.
Dan sesaat kemudian...
“Ners.... aku haus...” Suara lirih Charlotte..
“Sayang kamu sudah bangun. Apa masih sakit?” tanya Marcel yang sejak tadi duduk di dekat pembaringan Charlotte. Sedangkan Alamanda segera mengambilkan air minum lengkap dengan sedotannya.
“Tidak sakit Papa... aku tadi bermimpi Mama dan Ners Alamanda berteman baik... “ ucap Charlotte sambil tersenyum menatap Alamanda.
“Kamu tidak bermimpi Oma?” tanya Nyonya Hanson yang sudah berdiri di dekat pembaringan Charlotte. Dan Charlotte hanya menggeleng gelengkan kepalanya.
Hari pun terus berganti, secara berangsur angsur kesehatan Charlotte sudah pulih dan sudah diizinkan pulang kembali, Alamanda masih selalu merawat dan menemani Charlotte kontrol ke rumah sakit, hingga Charlotte benar benar dinyatakan sembuh total. Dan dengan sembuhnya Charlotte, kontrak kerja Alamanda pun selesai. Alamanda diizinkan meninggalkan Mansion. Millie pun dipersilahkan angkat kaki dari Mansion.
Alamanda segera masuk ke dalam kamarnya untuk memberesi barang barangnya. Sedangkan Charlotte langsung mengajak Sang Papanya untuk menyusul ke kamar Alamanda. Charlotte langsung masuk ke kamar Alamanda, sedangkan Marcel menunggu di depan pintu kamar Alamanda.
“Ners jangan pulang dulu... “ pinta Charlotte pada Alamanda saat Alamanda sudah menaruh baju bajunya ke dalam travel bag nya.
“Pekerjaan saya sudah selesai Nona. Saya juga harus segera pulang karena ada urusan keluarga sudah menunggu.” Ucap Alamanda sambil menatap Charlotte.
“Ners bisa bekerja lagi di sini. Please Ners.. jangan pergi dulu....” pinta Charlotte sambil mengambil lagi baju baju Alamanda yang sudah berada di dalam tas dan ditaruh lagi ke dalam lemari.
Sementara itu Marcel yang diam diam sudah terpesona dengan kebaikan hati Alamanda dalam merawat anaknya, tersenyum melihat tingkah anaknya yang mengambil paksa baju baju Alamanda dan ditaruh lagi di dalam lemari apalagi lemari dikunci dan kunci dipegang erat oleh Charlotte.
...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 156 Episodes
Comments
neng ade
Charlotte udah begitu sayang ya sm Ners Alamanda .. dan Marcel pun juga udah tergerak hati nya
2024-12-13
0
✍️⃞⃟𝑹𝑨🤎ᴹᴿˢ᭄мαмι.Ɱυɳιαɾ HIAT
charlot dah sayang sm ners nya jatuh hati jg tuh papa marcel sama ner alamanda
2023-07-13
0
Nit_Nit
Nyonya hanson sangat menghina alamanda,. Daripada keturunsnmu tercemari oleh sifat jahat millie kl kamu ambil mantu millie meter
2023-07-12
0