Entahlah saat ini rasa nya Rayna benar-benar takut kepada pria yang sedang duduk tidak jauh dari nya berdiri itu
Iya yakin bahwa pria dewasa itu tidak main-main dengan perkataan nya terbukti bahwa saat ini papa nya saja belum bisa menemukan keberadaan nya padahal hari sudah sore
Diei nya juga sangat yakin bahwa anak buah papa nya pasti sedang mencari nya, manun nihil mereka tidak bisa menemukan kebaradaan nya
Diri nya juga tidak mau jika sampai terkurung di sini selama nya
"Pilihan yang bagus gadis kecil, kalau begitu bersiaplah" ucap Bastian tiba-tiba
Sedang kan Rayna sendiri yang saat ini masih sangat gugup bercampur takut tidak mengerti apa maksud pria itu
"Bersiap-siap memang nya kita mau ke mana tuan" tanya Rayna takut-takut
"Tentu saja mengantar mu pulang, Oh apakah kamu betah berada di sini kalau begitu tidak masalah" ucap Bastian
Sedang kan Reina sendiri yang mendengar kata pulang langsung saja berucap
"Tidak tuan saya akan pulang saya sudah siap saat ini juga tita nya sedikit meninggi lantaran diri nya takut bahwa orang yang di panggil nya tuan itu akan berubah pikiran dan tidak jadi mengantar nya pulang
Namun Bastian sempat terdiam sambil menatap nya tajam, Rayna langsung menunduk kan kepala nya takut
"Apa kan aku akan berada di sini aku tidak mau" itulah batin nya
"Baiklah keluar nanti akan ada pengawal yang mengantar mu, tapi ingat jangan berpikir melari kan diri karena itu tidak akan mungkin terjadi" ucap Bastian
Sedang kan Rayna yang awal nya sangat senang saat ingin keluar langsung saja terhenti dan mengangguk kan kepala nya lemas
Entahl ah saat ini yang di pikir kan hanya pulang dan tidak tahu harus menjelas kan apa kepada kedua orang tua nya nanti saat sampai
"Anda tidak berbohong kan tuan jika akan mengantar kan saya pulang" tanya Rayna menatap Bastian dengan takut takut
"Apakah aku terlihat bercanda, atau kamu justru ingin berada di sini" ujar Bastian dengan suara yang sangat dingin
Glekkk Raina langsung saja menelan ludah nya dengan susah payah, entah lah sudah berapa kali diri nya menelan ludah nya terasa sangat susah
"Tidak saya hanya bertanya saya percaya kepada and" ucap nya setelah itu langsung pergi keluar kamar dan benar saja ternyata dua pengawal itu langsung saja mengantar nya turun ke bawah menggunakan lift
Tidak terasa mereka sudah berada di lantai bawah dan ada terlihat supir sedang menunggu nya
"Nona silakan masuk aaya akan mengantar anda pulang" ucap supir yang terlihat seumuran sang papa namun sangat lah berotot
"Baik terima kasih Pak" ucap Rayna setelah memasuki mobil
Lumayan membutuh kan waktu lama hingga tanpa terasa Rayna tertidur di dalam mobil. Itu adalah salah satu hobi Rayna yang akan ketiduran di dalam mobil jika perjalanan lebih dari 30 menit
Ia pun menggeliat saat merasa tidur nya terganggu
Dan terdengar sayup-sayup seseorang memanggil nya
"Nona bangun kita sudah sampai" itulah samar-samar yang terdengar di telinga gadis yang sedang tertidur di jok mobil belakang
"Sudah sampai ya Pak" ucap nya setengah sadar
Ia pun membenar kan duduk nya sejenak agar matanya terbuka sempurana, namun saat ia melihat sekeliling ternyata benar di depan nya saat ini adalah mansion milik nya
Rayna yang awal nya masih ngantuk langsung saja melotot kaget
"Ah kenapa bapak tidak berhenti sedikit jauh dari sini" ucap nya panik setelah itu dia langsung turun dari mobil
Ia meruntuki diri nya yang ketiduran dan tidak memberitahu supir itu jika mengantar nya jangan sampai di depan halaman Mansion nya
"Bapak cepat pergi dari sini sebelum ada orang melihat nya" ucap Rayna dengan panik sedang kan pria itu langsung saja mengganggu kan kepala dan menjauhi halaman Mansion tersebut
Sedang kan Bastian mendengar semua pembicaraan yang keluar dari mulut gadis yang sudah menjadi sugar baby nya itu, lagi dan lagi ia tersenyum kecil melihat suara gadis nya itu panik
"Meskipun keras kepala dan membuat ku ingin emosi jika berdekatan dengan nya tapi itu juga sedikit menghibur ku" batin Bastian setelah utu ia langsung beranjang dari kursi kerja nya saat tau bahwa gadis nya sudah sampai di rumah
Baru saja ia bernafas lega terdengar suara sang Papa memanggil nya
"Rayna kamu sudah pulang?, di antar siapa" tanya David dengan datar dan penuh selidik
"Eh papa, papa dari kapan disini" tanya nya gugup
Sedang kan David yang mendengar ucapan putri nya ingin sekarali marah, bagai mana mungkin diri nya sedari tadi sangat panik sedang kan saat ini putri nya malah bertanya kepada diri nya seolah olah tidak terjadi apa-apa
"Masuk kita akan bicara di dalam" ucap David setelah itu langsung berbalik memasuki gerbang tersebut tanpa memperdulikan sang putri
Kalau kalian tanya bagai mana mungkin David tahu bahwa putri nya sudah pulang tentu saja karena dia sudah berpesan kepada penjaga gerbang jika ada putri nya pulang harus segera menghubungi nya
Saat ini Rayna tengah mengekor di belakang David saat masuk ke kediaman terlihat sama mama sudah berkaca-kaca mendekati diri nya dan memeluk nya dengan erat
Melihat papa nya yang seperti nya marah di tambah mama nya yang begitu memeluk nya dengan erat ia tahu pasti saat ini orang tua nya begitu mengkhawatir kan diri nya
"Sayang kamu tidak apa-apa kan, apa ada yang terluka kenapa kamu nggak hubungi Mama atau papa jika kamu nggak pulang bilang ke orang rumah kita semua mencemas kan mu" ucap sang mama bertubi-tubi
Rayna yang mendengar itu semakiin merasa bersalah
"Mama maafin Rayna karena pergi tidak mengabari mama sama papa, Rayna atau Rayna salah kalian boleh marah dan menghukum Rayna" ucap nya sambil menangis dan membalas pelukan sama dengan erat
Sedan gkan David sendiri melihat pemandangan itu tentu saja tersentuh lantaran putri nya sudah kembali bahkan awal nya ia ingin marah kepada putri nya seketika hilang tapi diri nya harus tetap tegas dan menanyai nya secara detail sebagai orang tua
"Suudah peluk-pelukan nya sekarang duduk lah" ucap David tiba-tiba yang mana itu membuat pelukan ibu dan anak terlepas
Rayna sendiri tahu bahwa sang papa saat ini sedang marah diri nya segera menghapus air mata nya dan duduk di sofa ruang keluarga dengan menunduk
"Jelas kan ke mana saja kamu dari pagi, dan siapa tadi yang mengantar mu mengguna kan mobil" tanya David penuh selidik
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 390 Episodes
Comments