Bab Dua Belas

Happy Reading.

William menatap pria di depannya ini dengan seksama, Ari tengah menjelaskan apa saja yang telah dia selidiki mengenai Hanum dan keluarganya. Sebenarnya William yakin jika Hanum adalah gadis yang baik, dan bukan orang gila harta seperti wanita-wanita lain diluar sana.

Dia hanya ingin tahu kehidupan Hanum dahulu hingga dia menjadi istrinya. Ternyata Arie menjelaskan jika kehidupan Hanum tidak sama seperti yang di bayangkan. Wanita itu tidak tahu jika selama ini dia di manfaatkan oleh Paman dan Bibinya termasuk harta kekayaan yang tidak diketahui oleh istrinya itu.

William kini tahu motif kedua orang yang mengasuh Hanum sejak di tinggalkan oleh kedua orang tuanya dan akhirnya berakhir di tempat mewah ini, bukan hanya untuk penebus hutang tapi juga karena kedua orang itu ingin menguasai satu tempat yang ada di Bali yang masih atas nama Hanum sendiri.

"Sebenarnya Nona muda bukan hanya dijadikan sebagai jaminan hutang pamannya terhadap Tuan besar, dan harta Nona Hanum peninggalan orang tuanya juga di habiskan oleh mereka, mereka berniat menjual Villa di Bali, namun sampai saat ini belum bisa karena prosedur di sana cukup sulit. Mereka harus mendapatkan tanda tangan Hanum sendiri beserta kehadiran pemilik sah nya, padahal selama ini Nona Hanum tidak pernah tahu jika , seluruh kekayaan yang di habiskan oleh paman dan Bibinya itu adalah hartanya," ujar Ari menjelaskan.

"Dua orang brengsek itu, mereka harus mendapatkan pelajaran!" William mengepalkan kedua tangannya.

Sebenarnya William juga tahu jika Hanum adalah istri yang di jadikan pengganti hanyalah untuk menebus hutang, tapi dia tidak tahu jika Paman dan Bibi Hanum selama ini hanya memanfaatkan kekayaan Hanum dah berfoya-foya menghabiskannya. Bahkan akan menghabiskan segala harta yang Hanum punya.

"Ari, kamu urus kedua orang itu, aku akan bicara dengan istriku tentang semua hal itu," ujar William.

*****

Hanum begitu bahagia melihat kondisi sang suami yang sudah bisa berjalan normal kembali, ternyata usahanya selama ini tidak sia-sia. Hanum yang terlihat cuek dan tidak terpengaruh dengan sikap William di awal-awal pernikahan, membuat William sadar jika istrinya itu adalah wanita yang memiliki semangat dan perjuangan yang keras.

"Gimana mas? Pasti seneng 'kan bisa sembuh, dulu-dulu aja sok-sokan nggak mau terapi dan diobati," ujar Hanum mengejek suaminya.

William terkekeh mendengar ucapan sang istri yang selalu mencibirnya. Hanum membereskan baju-baju yang baru saja di setrika oleh Bibik dan memasukkannya ke dalam lemari.

Semenjak menikah, segala keperluan William Hanum lah yang mengurusi. Hanum juga mengurus dirinya sendiri. Misalkan baju-baju milik William dan miliknya akan Hanum tata sendiri di dalam lemari.

Hanum memang tidak membatasi para pelayan masuk ke kamar mereka. Karena sejak dulu sudah ada petugas yang di beri tanggung jawab untuk membersikan kamar William.

Ini hari kedua William berjalan tanpa tongkatnya. Rencananya akhir pekan ini keluarga Atmaja akan mengadakan syukuran

"Hanum, sini deh," William menarik Hanum yang sejak tadi berdiri untuk duduk. Karena tarikannya begitu kuat membuat Hanum terjatuh di pangkuan William.

"Eh, Mas!!" Pekik Hanum. Reflek tangannya menyentuh dada dan leher suaminya. Tatapan mata mereka saling bertemu.

Hanum merasa jantungnya akan lompat, apalagi dengan jarak sedekat ini, dia bisa melihat kontur wajah William dengan sangat jelas. Wajah itu tampan dengan garis keturunan bule dari sang Mama, alis tebal, hidung mancung dan bibir tipis yang merah.

Ada bulu-bulu halus di sekitar rahang, sepertinya William belum lama mencukur karena beberapa bulan bulu itu sedikit tebal. Hanum benar-benar jatuh hati kepada suaminya ini.

William juga semakin perhatian dengannya dan hal itu membuat Hanum merasa begitu bahagia. Meluluhkan hati William memang tidak mudah, tapi kalau kita berusaha dengan keras dan sabar pasti akan ada hasilnya.

"Kamu cantik," ujar William membuat Hanum tersipu.

"Ihh, sekarang mas I'am pintar gombal ya!" Hanum memukul bahu William dan menyembunyikan wajahnya di dada bidang sang suami.

William terkekeh, dia merasa Hanum itu wanita luar biasa, Hanum selalu sabar menghadapinya yang sering marah-marah karena emosinya tidak stabil.

William juga sudah mengetahui asal-usul Hanum yang ternyata selama ini hanya di manfaatkan oleh paman dan bibinya saja. Paman dan Bibi Hanum telah menghabiskan harta warisan peninggalan ayah Hanum, sampai mereka menggunakan Hanum sebagai jaminan hutang agar mau menikah dengan William.

"Aku ingin mengatakan sebuah rahasia besar padamu, Hanum. Tapi janji jangan menyela ataupun menghentikan," ujar William. Hanum masih menatap suaminya yang memandangnya dengan tatapan dalam.

"Kenapa aku deg degan ya mas, jangan bilang mas akan bicara yang tidak-tidak!" William tersenyum kembali.

"Aku hanya ingin menceritakan tentang keluargamu, kecelakaan itu dan juga harta warisan yang ditinggalkan oleh kedua orang tuamu," Hanum sedikit terkejut dengan apa yang diceritakan oleh suaminya.

William menceritakan semuanya, tentang Iqbal dah Asma yang menghabiskan dan menjual semua hartanya.

"Jadi, itu semua bukan milik Paman dan Bibi?" William menggeleng. "Jadi itu semua milik ku?"

"Iya, kamu hanya di manfaatkan oleh mereka," tangis Hanum pecah. Dia merasa sangat bodoh karena tidak tahu apa-apa dan setahunya selama dia sudah di asuh oleh Paman dan Bibinya yang sangat baik, mau membiayai sekolahnya dan mau mengurusi nya sejak kecil.

"Mas, tolong bantu aku untuk mencari keadilan," uhar Hanum.

"Tentu saja, aku pasti akan membantumu," ujar William mencium kedua mata Hanum yang masih basah.

Dia berjanji akan mengembalikan semua hak milik Hanum yang telah dijual oleh Iqbal dan juga Asma.

Bersambung.

Terpopuler

Comments

Noor Sukabumi

Noor Sukabumi

lanjut thor

2023-08-14

0

Carlina Carlina

Carlina Carlina

semoga hanum bahagia 😘😘😘😘

2023-08-11

0

Cicih Sophiana

Cicih Sophiana

ternyata Hanum anak orang kaya jga

2023-08-04

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!